Category Archive Uncategorized

ByHasbi Maula

Keutamaan Menjaga Lisan (10-12)

😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Keutamaan Menjaga Lisan (10-12)*

🔟 *Memperoleh ridha Alloh Ta’ala di akhirat*

Keutamaan menjaga lisan juga membuat kita memperoleh ridha Alloh Ta’ala di akhirat kelak. Insyaa Alloh kita akan mendapatkan surga dan dapat bertemu dengan Alloh Ta’ala.

Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda: *“Sesungguhnya seseorang berbicara dengan satu kalimat yang diridhoi oleh Alloh dan dia tidak menyangka akan sampai kepada apa (yang ditentukan oleh Alloh), lalu Alloh mencatat keridhaan baginya pada hari dia berjumpa dengan Alloh.”*
(HR At Tirmidzi, Ibnu Majah, Al-Imam Malik dan Ahmad)

1⃣1⃣ *Memperoleh keberuntungan di akhirat*

Selain ditinggikan derajatnya dan memperoleh ridho Alloh Ta’ala, orang-orang yang menjaga lisannya dari perkataan dusta, akan diberikan keberuntungan dan keselamatan di akhirat. Serta dijauhkan dari keburukan.

Diriwayatkan oleh Khlaid bin Abi ‘Imran, bahwasahnya Rasululloh shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda serambi memegang lisannya dalam waktu yang lama, *“Semoga Alloh merahmati seorang hamba, yang telah berkata benar maka ia akan mendapatkan keberuntungan yang besar atau diam dari keburukan maka ia akan selamat.”*
(HR. Ibnu Al Mubarak)

1⃣2⃣ *Menjaga lisan laksana emas*

Seseorang diharuskan berpikir terlebih dahulu sebelum berbicara. *Namun apabila ia masih tak mampu berbicara baik atau mungkin tak menguasai ilmunya, maka lebih baik ia diam*.

Tindakan diam bukanlah sesuatu yang bodoh. Justru diam itu lebih baik bagi seorang muslim. Bahkan Luqman Al Hakim mengibaratkan diam seperi emas. Begitu sangat berharga dan bernilai bagi kita.

Wasiat Lukman Al Hakim kepada anaknya: *“Anakku, tiada penyesalan sama sekali dalam diamku. Karena sesungguhnya jika berbicara laksana perak maka diam bagaikan emas”*

Pada intinya, sebaiknya manusia berbicara perihal kebaikan dan hal-hal yang bermanfaat. Janganlah mengucapkan sesuatu yang menyakiti hati orang lain, menghina, berlagak sok pintar, sombong atau perkataan dusta. Apabila tidak mampu berbicara baik, maka diam bisa menjadi pilihan tepat. Namun ingat, diam pun ada saatnya. Apabila kita melihat keburukan maka seharusnya berbicara dan mencegah kemungkaran tersebut. Dan apabila kita ditindas, kita juga diperbolehkan membela diri. Yang terpenting, pikirkan terlebih dahulu kata-kata yang hendak diucapkan. Sebab perkataanmu adalah kualitas dirimu.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

ByHasbi Maula

Keutamaan Menjaga Lisan (7-9)

😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Keutamaan Menjaga Lisan (7-9)*

7⃣ *Menghindari sifat keras hati*
Keutamaan menjaga lisan selanjutnya adalah untuk menghindari sifat keras hati. Umumnya seseorang yang banyak berbicara dan suka mengumbar-umbar perkataan dosa, hatinya dipenuhi dengan penyakit. Mereka itu orang-orang yang berhati keras. Tidak mudah menerima nasehat. Bahkan jika mendengar firman Alloh (Al-Quran) hatinya sama sekali tak bergetar. Naudzubillah mindzalik.

Dari Ibnu Umar ra., katanya: “Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda: *”Janganlah engkau semua memperbanyak kata, selain untuk berzikir kepada Alloh Ta’ala, sebab sesungguhnya banyaknya pembicaraan kerasnya hati dan sesungguhnya sejauh – jauh manusia dari Alloh ialah yang berhati keras, yakni enggan menerima petunjuk baik.”*
(HR. At Tirmidzi)

8⃣ *Menyelamatkan diri dari dosa*
Selain menunaikan sholat, puasa dan mengaji, cara lain untuk menyelamatkan diri dari dosa serta azab kubur yakni dengan menjaga lisan. Daripada mengunjing atau membicarakan sesuatu yang tak bermanfaat, akan lebih baik jika kita diam serambi memperbanyak istighfar.

Dari ‘Uqbah bin ‘Aamir, dia berkata, “Aku bertanya, wahai Rasulalloh, apakah sebab keselamatan?” Beliau menjawab, “Kuasailah lidahmu, hendaklah rumahmu luas bagimu dan tangisilah kesalahanmu”
(HR. Tirmidzi)

9⃣ *Diangkat derajatnya oleh Alloh Ta’ala*
Menjaga lisan dengan memperbanyak mengingat Alloh Ta’ala, berdizikir, mengucap asma-asma Alloh Ta’ala dan berucap kebaikan-kebaikan akan membuat kita diridhai oleh Alloh Ta’ala. Dan Alloh Ta’ala juga akan meninggikan derajat seseorang yang mampu menjaga lisannya.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah Ra, bahwasahnya Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wassalam *”Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan satu kalimat dari apa yang diridhai Alloh yang dia tidak menganggapnya (bernilai) ternyata Alloh mengangkat derajatnya karenanya.”*
(HR. Al-Bukhari).

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

ByHasbi Maula

Keutamaan Menjaga Lisan (1-6)

😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Keutamaan Menjaga Lisan (1-6)*

Kita pasti pernah mendengar peribahasa yang mengatakan bahwa *“lidah lebih tajam daripada pedang”*.
Ya, hal itu memang benar. Alloh Ta’ala memberikan karunia lisan kepada manusia untuk berbicara. Tentu saja karunia tersebut amat luar biasa. Namun sayangnya, banyak dari kita yang sulit mengendalikan lisan.

Saudara dan Sahabatku, berhati-hatilah terhadap lisan karena sebuah ucapan bisa menjerumuskan kita ke dalam api neraka. Apabila kita tidak mengetahui sebuah perkara dengan pasti, sebaiknya kita diam saja. Dan janganlah kita mengucapkan perkataan yang menyakiti hati orang lain, sekalipun itu hanya candaan. Sebab di akhirat kelak, segala apa yang kita ucapkan dengan lisan pasti akan dimintai pertanggung jawaban.

Alloh Ta’ala berfirman: *”Tiada satu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.”*
(QS Qaf: 18).

*”Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.”*
(QS. Al-Isra: 36)

Rasulluloh shallallaahu ‘alaihi wa sallam juga memperingatkan manusia agar tak banyak bicara, kecuali berbicara untuk hal-hal yang penting, bermanfaat ataupun untuk mengingat Alloh Ta’ala.

*”Janganlah kamu sekalian memperbanyak bicara selain berzikir kepada Alloh; sesungguhnya memperbanyak perkataan tanpa zikir kepada Alloh akan mengeraskan hari, dan sejauh-jauh manusia adalah yang hatinya keras.”*
(HR. Tirmidzi).

*“Siapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhir, hendaklah ia mengatakan yang baik atau diam.”*
(HR. Bukhari-Muslim).

Imam Al-Syafi‘i menjelaskan pula: “Apabila seseorang ingin berbicara, hendaklah berpikir dulu. Bila jelas maslahatnya maka berbicaralah, dan jika dia ragu maka janganlah dia berbicara hingga nampak maslahatnya.”

Berikut ini beberapa keutamaan menjaga lisan dalam islam yang harus diketahui.

1⃣Memiliki kedudukan tinggi sebagai muslim.

Keutamaan menjaga lisan yang pertama yakni menjadikan kita sebagai seorang muslim yang berkedudukan tinggi di mata Alloh Ta’ala. Dengan menjaga lisan kita akan terhindar dari perkataan-perkataan dosa yang bisa berujung pada dosa.

Suatu hari Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam. ditanya, “Siapakah Muslim yang paling utama?” Beliau menjawab,“ Orang yang bisa menjaga lisan dan tangannya dari berbuat buruk kepada orang lain.” (HR. Bukhari).

2⃣Dijanjikan surga.

Orang-orang yang mampu menjaga lisannya dari ucapan buruk dan tidak berguna juga dijanjikan surga oleh Alloh Ta’ala. Sebagaimana dijelaskan dalam suatu hadist:

Dari Sahl bin Sa’ad ra., Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang dapat memberikan jaminan kepadaku tentang kebaikannya apa yang ada di antara kedua tulang rahangnya – yakni mulut atau lidah – serta antara kedua kakinya – yakni kemaluannya, maka saya memberikan jaminan syurga untuknya.”
(HR. Al-Bukhari)

3⃣Dijauhkan dari neraka jahannam.

Untuk pembicaraan yang tidak jelas maslahatnya, atau mungkin ia tidak memiliki ilmu dalam bidang tersebut, maka sebaiknya seorang hamba diam saja. Berbicara sesuatu yang salah atau buruk justru membuat ia terjerumus ke dalam neraka jahannam.

Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan satu kalimat yang dibenci oleh Alloh yang dia tidak merenungi (akibatnya), maka dia terjatuh dalam neraka Jahannam.”
(HR. Al-Bukhari)

4⃣Dijauhkan dari kebinasaan.

Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam menjelaskan bahwa orang-orang yang berbicara tanpa berpikir dan tidak mampu menjaga lisannya, maka ia akan binasa di akhirat. Bahkan wajahnnya akan tersungkur dalam neraka.

Sabda Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau berbincang dengan Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu: “Maukah kuberitahukan kepadamu tentang kunci semua perkara itu?” Jawabku: “Iya, wahai Rasululloh.” Maka beliau memegang lidahnya dan bersabda, “Jagalah ini”. Aku bertanya, “Wahai Rasululloh, apakah kami dituntut (disiksa) karena apa yang kami katakan?” Maka beliau bersabda, “Celaka engkau. Adakah yang menjadikan orang menyungkurkan mukanya di dalam neraka selain ucapan lisan mereka?”
(HR. Tirmidzi)

5⃣Meningkatkan iman.

Seseorang yang banyak diamnya dan tak suka mengumbar ucapan yang sia-sia, biasanya ia lebih sering menghabiskan waktunya untuk berpikir. Apabila ia berpikir tentang kebesaran Alloh Ta’ala, mengingat akan nikmat yang telah didapat, mengingat kematian, maka kadar keimanannya pun juga akan bertambah.

Menjaga lisan termasuk dalam perbuatan yang meningkatkan iman seseorang. Diriwayatkan dari Abu Hurairah Ra, bahwasahnya Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda: *”Barangsiapa beriman kepada Alloh dan hari akhir maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam.”*
(HR. Al-Bukhari-Muslim)

6⃣Amalan sedekah yang mendatangkan pahala.

Perbuatan yang termasuk dalam menjaga lisan tidak hanya menjauhi perkataan berdosa ataupun diam. Tetapi juga menyampaikan kebaikan. Ketika seseorang mengucapkan sesuatu yang bermanfaat, seperti menyampaikan ayat-ayat Al-Quran atau dengan kata lain berdakwah lewat lisan, maka orang tersebut akan mendapatkan pahala. Perbuatannya tersebut dianggap sebagai sedekah. Sebagaimana sabda Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wassalam:
*”Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat”*
(HR. Bukhari)

Dalam hadist lain, Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam juga bersabda: *“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya”*
(HR. Muslim).

Semoga kita bisa menjaga lisan kita.
Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

ByHasbi Maula

Tetap Optimis

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sejenak Pagi:
*Tetap Optimis*

Jika burung-burung saja dipelihara oleh Sang Pencipta setiap hari tanpa harus ada manusia yang memeliharanya, mengapa kita harus khawatir akan hidup ini? Bukankah manusia adalah makhluk dengan derajat tertinggi sehingga pasti akan dipelihara oleh Sang Pencipta.

Kekhawatiran manusia sebenarnya merupakan wujud keserakahannya yang ingin mendapatkan lebih terus-menerus serta didorong oleh rasa kurang puas setiap kali menemukan dan memperoleh sesuatu.

Manusia tidak akan mampu mengubah nasibnya sendiri kecuali dia sendiri memiliki niat untuk mengubahnya.

Dengan memilih untuk berpikir positif, semangat optimisme dan cara pandang yang positif akan mengalir dalam menghadapi kehidupan yang semakin hari semakin sulit.

Daripada terus menerus menggerutu, mengeluh akan apa yang kita alami saat ini, ada baiknya kita mensyukuri bahwa kita masih diberi kesempatan untuk hidup hingga memungkinkan kita masih tetap berjuang, mewujudkan impian dan kemanfaatan hidup.

Hari jum’at hadir kembali waktunya membaca srt al kahfi, menperbanyak istighfar, sholawat, doa dan sodaqoh.

Have a nice Friday. Semoga Alloh Ta’ala selalu memberikan perlindungan, kemurahan dan kemudahan kepada kita semua.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

ByHasbi Maula

Harta simpanan dibawah ‘Arsy

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Harta simpanan dibawah ‘Arsy*

Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Dzarr, ia mengatakan, “Kekasihku (Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam) memerintahkan kepadaku 7 perkara:
1⃣agar mencintai orang miskin dan agar dekat dengan mereka,
2⃣agar aku memandang orang yang lebih rendah dari padaku dan tidak melihat orang yang lebih tinggi daripadaku dalam hal kekayaan,
3⃣agar aku menyambung shilaturrahim meskipun mereka memutuskannya,
4⃣agar aku tidak meminta sesuatupun kepada seseorang,
5⃣agar aku berkata benar meskipun pahit,
6⃣agar aku tidak takut celaan orang yang
mencela di jalan Alloh,
7⃣agar memperbanyak mengucapkan *LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAH*

sebab ketujuh perkara tersebut termasuk *harta simpanan di bawah ‘Arsy*” (HR Ahmad)

Semoga kita diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk bisa melakukan ketujuh hal diatas.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

ByHasbi Maula

OPTIMIS DAN BERSABAR DALAM BERDOA

🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*OPTIMIS DAN BERSABAR DALAM BERDOA*

Umumnya, manusia tidak sabar dengan keinginannya. Semua berharap, sebisa mungkin, keinginannya bisa terwujud secara instan. Atau minimal, tidak menunggu waktu yang lama.
Prinsip semacam ini memberikan dampak buruk ketika kita berdoa kemudian tidak kunjung dikabulkan. Biasanya, jadi terburu-buru, muncul rasa bosan dan akhirnya putus asa.
Padahal, perlu kita tahu, putus asa merupakan salah satu sebab doa kita tidak dikabulkan.

Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam bersabda,
*“Tidak hentinya doa seorang hamba akan dikabulkan, selama bukan doa yang mengandung maksiat atau memutus silaturahim, dan doa yang tidak tergesa-gesa.” Para sahabat bertanya, ‘Wahai Rasulullah, apa yang dimaksud tergesa-gesa dalam berdoa?’ Beliau menjawab, ‘Orang itu mengatakan, ‘Saya telah berdoa …, saya telah berdoa…, namun saya merasa belum pernah dikabulkan.’ Kemudian, dia putus asa dan meninggalkan doanya.”*
(HR. Muslim)

Tetap semangat, tetap optimis, bersabar, dan berprasangka baik terhadap Alloh Ta’ala Dzat yang Maha mengabulkan, Maha Bijak dan Maha Berkehendak.

*La Tahzan, innalloha ma’aana* (jangan bersedih, Alloh bersama kita).

Kita punya keinginan, Alloh Ta’ala juga demikian, namun pastikan keinginan itu lebih baik dibanding keinginan manusia.
Jadi apa yg terjadi pada kita, itu yg terbaik utk kita.

Bersama Alloh pasti bisa & pasti ada solusinya, percayalah.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

ByHasbi Maula

Berkata Benar Walau Pahit

➡➡➡➡➡➡➡➡➡➡➡
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Berkata Benar Walau Pahit*

Berkatalah yang benar walau itu pahit. Kebenaran tetap diterapkan walau ada celaan dan ada yang tidak suka. Inilah prinsip yang diajarkan dalam Islam oleh Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam. Nasehat ini beliau sampaikan pada sahabat mulia Abu Dzarr. Dalam tulisan kali ini akan diajarkan tiga contoh penerapan bagaimana kita mesti menerapkan kebenaran meski banyak yang berkomentar.

Dari Abu Dzaar, ia berkata, *“Kekasihku Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan tujuh hal padaku: (1) mencintai orang miskin dan dekat dengan mereka, (2) beliau memerintah agar melihat pada orang di bawahku (dalam hal harta) dan janganlah lihat pada orang yang berada di atasku, (3) beliau memerintahkan padaku untuk menyambung tali silaturahim (hubungan kerabat) walau kerabat tersebut bersikap kasar, (4) beliau memerintahkan padaku agar tidak meminta-minta pada seorang pun, (5) beliau memerintahkan untuk mengatakan yang benar walau itu pahit, (6) beliau memerintahkan padaku agar tidak takut terhadap celaan saat berdakwa di jalan Alloh, (7) beliau memerintahkan agar memperbanyak ucapan “laa hawla wa laa quwwata illa billah” (tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Alloh), karena kalimat tersebut termasuk simpanan di bawah ‘Arsy.”*
(HR. Ahmad 5: 159)

Alhamdulillah hari senin datang lagi, saatnya menjalankan yg direncanakan, saatnya memperbaiki diri menjadi lebih baik, saatnya berturur, berfikir dan berbuat yg positif.

*TETAP SEMANGAT Mengisi waktu dg Ibadah dan bermanfaat*

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

ByHasbi Maula

Hari Pahlawan 10 Nopember

🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Hari Pahlawan 10 Nopember*

Kisah ini terjadi puluhan tahun yang lalu, di kota perjuangan, Surabaya. Di malam 30 Oktober 1945, Jendral Mallaby dari pihak inggris terlibat baku tembak dan meninggal ditempat. Jendral pengganti mengeluarkan ultimatum yang berisi agar seluruh rakyat Indonesia menyerahkan senjata kepada pihak inggris.

Rakyat Surabaya yang menolak untuk memberikan senjata mereka hingga batas akhir yang ditetapkan oleh inggris yaitu tanggal 10 November 1945 akhirnya terbakar semangatnya untuk melawan dengan membakar. Akibatnya, Surabaya digempur dari berbagai sisi.
Tentara Inggris mulai melancarkan serangan berskala besar, yang diawali dengan pengeboman udara ke gedung-gedung pemerintahan Surabaya, dan kemudian mengerahkan sekitar tiga puluh ribu infanteri, sejumlah pesawat terbang, tank, dan kapal perang.

Inggris kemudian membombardir kota Surabaya dengan meriam dari laut dan darat. Perlawanan pasukan dan milisi Indonesia kemudian berkobar di seluruh kota, dengan bantuan yang aktif dari penduduk. Terlibatnya penduduk dalam pertempuran ini mengakibatkan ribuan penduduk sipil jatuh menjadi korban dalam serangan tersebut, baik meninggal maupun terluka.

Di luar dugaan pihak Inggris yang menduga bahwa perlawanan di Surabaya bisa ditaklukkan dalam tempo tiga hari, para tokoh masyarakat seperti pelopor muda Bung Tomo yang berpengaruh besar di masyarakat terus menggerakkan semangat perlawanan pemuda-pemuda Surabaya sehingga perlawanan terus berlanjut di tengah serangan skala besar Inggris.

Pada tahun 2019 ini, kita sebagai bangsa merupakan pelopor perubahan yang seharusnya dapat mewarisi semangat dari para pahlawan terdahulu. Memang semangat para pejuang tidak secara langsung kita gunakan , tapi banyak hal yang dapat kita lakukan demi perubahan bangsa ini. Karya positif, prestasi, bahkan kontribusi sekecil apapun untuk membangun bangsa ini.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai semangat para pahlawannya.

Bangsa yang kuat dan berdaulat adalah bangsa yang memiliki semangat juang dari para pahlawannya.

Jadilah insan yang memiliki semangat perjuangan untuk membangun Indonesia yang progresif dan bermanfaat !

*Selamat Hari Pahlawan!*
Atas pertolongan Alloh Ta’ala, para Pahlawan Bangsa dan seluruh Bangsa Indonesia, kita Merdeka.
Mari kita isi dengan kemanfaatan diri dari berbagai disiplin ilmu, saling asah, asih dan asuh antar sesama.

*INDONESIA HARUS LEBIH BAIK, MAJU, MAKMUR & BERDAULAT*

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

ByHasbi Maula

Kelahiran Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam

❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Kelahiran Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam*

Hari ini kelahiran Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam, peringatan kelahiran Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam ada dimana mana.

Hikmah dari Maulid Nabi Muhammad SAW yang bisa kita teladani.

1⃣meneladani akhlak dan sifat Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam.

Alloh Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an Surat Al-Ahzab ayat 21, “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Alloh dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Alloh.”

Ibnu Katsir menafsirkan bahwa ayat tersebut merupakan dalil pokok yang paling besar, yang menganjurkan kepada kita agar mencontoh Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam dalam semua ucapan, perbuatan, dan sepak terjangnya. Oleh karena itu, Alloh Ta’ala memerintahkan kepada kaum mukmin agar mencontoh sikap Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam Ketika Perang Ahzab, yaitu dalam hal kesabaran, keteguhan hati, kesiagaan, dan perjuangannya, serta tetap menanti jalan keluar dari Alloh Ta’ala. Semoga shalawat dan salam terlimpahkan kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam sampai hari kiamat.

Selain itu, akhlak Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam adalah cerminan Al-Qur’an. Bahkan beliau sendiri adalah sosok sempurna yang hadir di tengah-tengah umat manusia, membawa kabar gembira, menerangi kegelapan dengan membawa cahaya Islam. Hisyam bin Amir pernah bertanya kepada Aisyah RA tentang akhlak Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam, Aisyah menjawab, “Akhlak Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam adalah Al-Qur’an” (HR Muslim).

Sungguh, jawaban Aisyah ini singkat, namun sarat makna yang luar biasa. Ia menyifati beliau dengan satu sifat yang dapat mewakili seluruh sifat yang ada.

Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam juga memiliki sifat yang layak diteladani, yakni shiddiq , amanah, tabligh , dan fathonah.
*Shiddiq* adalah integritas, kejujuran, selalu menjunjung tinggi kebenaran.
*Amanah* adalah memegang teguh kepercayaan, bisa dipercaya.
*Tabligh* adalah menyampaikan dengan benar dan baik atas apa yang menjadi perintah Alloh Ta’ala.
*Fathanah* adalah kecerdasan, kepintaran, ketangkasan.

2⃣ungkapan kecintaan dan kegembiraan kepada Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam. Peringatan Maulid Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam merupakan salah satu bukti cinta kita kepada Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam. Di berbagai tempat biasanya diadakan pembacaan sirah nabawiyyah dengan iringan hadhrah , mengagungkan Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam dalam Dalam suasana khidmat dan penuh kegembiraan

Peringatan Maulid Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam ini diharapkan bisa memperdalam cinta kita kepada Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam sehingga umat bisa terus meneladani akhlak beliau oleh karena rasa cinta yang mendalam. Rasa gembira juga bisa menyebabkan bertambahnya rasa iman kepada Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam dan semakin senang menjalankan ajaran agama yang dibawa oleh Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam, yakni agama Islam.

Bahkan selain orang islampun saja mendapatkan manfaat dengan kegembiraan itu. Diriwayatkan ketika Tsuwaibah, budak perempuan Abu Lahab, paman Nabi, menyampaikan berita gembira tentang kelahiran sang Cahaya Alam Semesta itu, Abu Lahab pun memerdekakannya sebagai tanda suka cita. Ternyata sejak dilahirkan, Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam sudah memberi kemanfaatan dan menyebabkan kegembiraan.

Demikianlah rahmat Alloh Ta’ala terhadap siapa pun yang bergembira atas kelahiran Nabi sallallahu alaihi wa sallam termasuk juga terhadap orang kafir sekalipun. Maka jika kepada seorang yang kafir pun Alloh Ta’ala merahmati karena kegembiraan atas kelahiran Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam, apalagi anugerah Alloh Ta’ala bagi umatnya yang beriman dan bertakwa.

3⃣meneguhkan kecintaan kepada Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam. Cinta Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam bisa saja pudar seiring berjalannya waktu. Iman itu bisa bertambah dan bisa berkurang. Oleh sebab itu, peneguhan kecintaan kepada Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam merupakan sebuah keniscayaan, sebagai konsekuensi dari keimanan. Kecintaan pada utusan Alloh Ta’ala ini harus berada di atas segalanya, melebihi kecintaan pada anak dan istri, kecintaan terhadap harta, kedudukannya, bahkan kecintaannya terhadap dirinya sendiri.

Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah sempurna iman salah seorang dari kalian hingga aku lebih dicintainya daripada orangtua dan anaknya”
(HR. Bukhari)

Hadits ini menegaskan bahwa ketika cinta kita kepada Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam tidak lebih besar dari cinta kita kepada makhluk, maka kita tidak masuk dalam kategori orang beriman yang sempurna.

Hikmah ini bisa dijadikan pedoman bahwa di tengah semua kesibukan kerja dan aktivitas di dunia modern, kita tetap memegang teguh hal-hal yang diajarkan oleh Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam dan membuang jauh godaan untuk melakukan hal yang dilarang oleh Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam.

4⃣membiasakan membaca shalawat. Alloh Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an Surat Al-Azhab ayat 56, “ Sesungguhnya Alloh Ta’ala dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuknya dan ucapkanlah salam sejahtera kepadanya.”

Ibnu Katsir menafsirkan ayat ini dengan menyatakan bahwa Imam Bukhari mengatakan, Abul Aliyah telah mengatakan bahwa yang dimaksud dengan shalawat dari Alloh Ta’ala ialah pujian-Nya kepada Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam di kalangan para malaikat, dan shalawat dari para malaikat ialah doa mereka untuknya. Ibnu Abbas mengatakan bahwa makna yushalluuna ialah memberikan keberkahan. Demikianlah menurut apa yang telah diriwayatkan oleh Imam Bukhari secara ta’liq (memakai komentar) yang bersumber dari keduanya (Abul Aliyah dan Ibnu Abbas).

Salah satu hikmah Maulid Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam adalah pengingat bagi umat untuk terus mengucapkan shalawat kepada Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam di berbagai aktivitas, sehingga semua aktivitas kita bisa terus terkontrol karena terus ingat Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam. Dengan demikian, semua aktivitas kita bisa memeroleh keberkahan dari Alloh Ta’ala.

5⃣momen pengharapan syafaat Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam. Arti kata syafaat adalah perantaraan. Makna syafaat adalah pertolongan pihak ketiga kepada pihak yang membutuhkannya dalam rangka memberikan suatu manfaat atau menolak suatu mudharat. Rasululloh bisa memberikan syafaat, sebagaimana hadits beliau, “Syafaatku untuk umatku yang ahli dosa besar ”
(HR.Imam Abu Dawud, Imam Tirmidzi, Imam Ahmad, Imam Hakim, dan lain-lain).

Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam juga bersabda, “ Setiap Nabi mempunyai doa yang mustajabah, maka setiap Nabi doanya dikabulkan segera, sedangkan saya menyimpan doaku untuk memberikan syafaat kepada umatku di hari kiamat. Syafaat itu insya Alloh diperoleh umatku yang meninggal tidak menyekutukan Alloh dengan sesuatu apapun”
(HR. Imam Muslim, Imam Tirmidzi, Imam Ibnu Majah, dan Imam Ahmad).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam mengandung hikmah dalam kehidupan modern bahwa kecintaan, kegembiraan, keimanan dan keteladanan terhadap akhlak Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam di segala hal baik urusan akidah, syariah maupun akhlak, bisa menyebabkan umatnya memeroleh syafaat kelak di hari akhir.

6⃣mengingatkan pesan beliau sebelum wafat. Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam bersabda menjelang berhembusnya nafas terakhir beliau, “Aku tinggalkan pada kalian dua hal, kalian tidak akan tersesat dengannya, yakni Kitabulloh dan sunnah Nabi-Nya sallallahu alaihi wa sallam” (HR. Malik).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam mengingatkan kembali kepada umat untuk terus berpegang teguh dengan Al-Qur’an dan hadits serta tafsirannya berdasarkan metode ushul fiqh yang akurat.

7⃣mengingatkan kembali bahwa Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam sudah wafat dan diteruskan oleh pewaris para nabi, yakni ulama. Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam bersabda, “ Ulama adalah pewaris para nabi ” (HR At-Tirmidzi dari Abu Ad-Darda ra).

Setelah menegaskan kecintaan kepada Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam, berikutnya adalah kecintaan terhadap pewaris Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam yakni Ulama.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bisa menjadikan sarana kepada umatnya untuk terus meneladani ulama kontemporer (masa kini) yang memenuhi kriteria sebagai Ulil Amri , oleh karena itu Alloh Ta’ala memerintahkan agar taat kepada Ulil Amri . Salah satu bagian dari Ulil Amri adalah para ulama.

Demikian uraian hikmah Maulid Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam, semoga kita tetap terjaga iman kita untuk terus mencintai dan meneladani akhlakul karimah Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

ByHasbi Maula

Hari Jum’at

🌅🌅🌅🌅🌅🌅🌅🌅🌅🌅🌅
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Jumat yang Mulia…*

Hari jum’at hadir kembali.
Alhamdulillah

Mari muliakan hari ini.

Agar mendapat keberkahan.

Dari sang Khoirur Rooziqiin

🌷membaca doa Al-Maidah:ayat 114 :
*”…….Ya Tuhan kami, turunkanlah kepada kami hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami, yaitu bagi orang-orang yang sekarang bersama kami ataupun yang datang setelah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; berilah kami rezeki, dan Engkaulah sebaik-baik pemberi rezeki.”*

🌷membaca Al-Kahfi

🌷memperbanyak istighfar.

🌷memperbanyak Sholawat

🌷memuliakan malamnya

🌷memuliakan siangnya

Insyaa Alloh kita semua
Akan dimuliakan oleh Alloh.

Semoga kita menjadi lebih baik dan bermanfaat.

*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info

😊❤👍