Hidup Itu Seperti Pertandingan Sepak Bola

Bypagi100

Hidup Itu Seperti Pertandingan Sepak Bola

💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sejenak Pagi:

Hidup itu seperti sebuah pertandingan sepakbola…
Menang dalam pertandingan sepakbola itu biasa…
Kalah dalam pertandingan sepakbola itupun biasa…
Saat menang, berusahalah untuk rendah hati & tidak sombong…
Saat kalah, berusahalah untuk tidak minder, berusahalah untuk belajar lagi & bangkit lagi…
Tak ada tim yg akan menang terus…
Tak ada tim yg akan kalah terus…
Yang terpenting adalah jangan pernah menyerah & selalu lakukan yg terbaik…

Trofi Piala Dunia itu terbuat dari emas 18 karat seberat enam kilogram. Kalau pakai nilai emas sekarang, harganya sekitar tiga milyar rupiah.

Jadi, sebetulnya ngapain juga tim-tim tersebut harus bertanding cape-cape demi mendapat piala dunia? Kan tinggal beli aja sendiri ke toko penjual trofi. Betul kan? Jangan-jangan biaya transportasi setiap tim terbang ke Rusia lebih mahal dari harga pialanya itu sendiri. Hehehe.

Jawabannya, karena trofi itu hanya simbol saja. Sedangkan nilai sebenarnya justru apa yang ada di belakang trofi tersebut. Yaitu nama besar sebagai negara terbaik dalam sepak bola. Belum lagi gengsi yang tinggi, serta dielu-elukan penggemar di seluruh dunia. Dan masih banyak lagi.

Semua hal tersebut harganya lebih dari tiga milyar. Bahkan tidak ternilai! Tidak heran 32 negara bertanding habis-habisan demi piala tersebut.

Spirit seperti ini seyogyanya ditiru oleh para ayah di seluruh dunia. Ketika kita mencari nafkah yang halal untuk keluarga, tidak perlu kita menghitung-hitung rezeki Alloh dari uang yang diperoleh. Biarlah perhitungan uang itu kita serahkan menurut pembagian Alloh.

Sebab uang itu hanya simbol saja. Sedangkan nilai sebenarnya justru apa yang ada di belakang uang tersebut. Yaitu keridhaan Allah karena kita telah berusaha mencari hanya yang halal. Belum lagi keluarga akan mendapat keberkahan, serta di akhirat dijanjikan surga. Dan masih banyak lagi.

Semua hal tersebut harganya lebih dari uang yang kita peroleh. Bahkan tidak ternilai! Tidak heran para ayah habis-habisan ikhtiar demi rezeki yang halal tersebut.

Demikianlah ternyata Piala Dunia juga mengajarkan kita, bahwa terkadang sesuatu itu hanya simbol saja. Kita harus belajar menghargai apa yang ada dibalik simbol tersebut.

Semoga kita menjadi lebih baik dan bermanfaat.

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

About the author

pagi100 administrator

Leave a Reply