• +62-8123070905
  • sejenakpagi.info@gmail.com

Daily Archive February 12, 2020

Soft skills, jangan mudah menilai atau menghakimi

Hikmah dari Dua Buah Apel

๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ

ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู
Sejenak Pagi:

Seorang anak kecil memegang dua buah ๐ŸŽ๐ŸŽ di kedua tangannya.
Ibunya datang mendekat, sambil tersenyum kemudian bertanya:

“Sayang.., boleh aku minta ๐ŸŽ satu?”

Si anak memandang ibu nya beberapa detik, kemudian dengan cepat menggigit ๐ŸŽ๐ŸŽ nya, satu demi satu…

Si ibu berusaha menyembunyikan kekecewaannya, tapi senyum telanjur luntur dari wajah nya… ๐Ÿ˜•

Kemudian si anak menyodorkan ๐ŸŽ yang telah digigitnya tadi.
Dengan sukacita dan ๐Ÿ˜Š senyum ceria dia berkata :

“Ini untuk Ibu, yang ini LEBIH MANIS”

Pesan Moral…

Saudara & sahabatku……..
siapapun anda, seberapapun pengalaman & pengetahuan anda, jangan tergesa menilai seseorang, siapapun dia.
Beri orang lain kesempatan utk memberikan penjelasan dgn caranya sendiri.

Alhamdulillah hari senin muncul lagi, tetap semangat meraih cinta dan cita2 tuk berharap ridho Alloh Ta’ala.
Salam sukses selalu, semoga senantiasa dilindungi dan dibarokahi Alloh.

Semoga kita semua diberikan keselamatan, kesehatan, kekuataan, kesabaran dan rezeki yang melimpah…

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat di sisa hidup ini.

___________________________

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘

_________________________

Program Pendidikan Karakter:

  1. Ketrampilan Komunikasi (Communication Skills)
  2. Kepemimpinan (Leadership)
  3. Ketrampilan Bekerja dalam Tim (Team Work)
  4. Ketrampilan Problem Solving & Decision Making
  5. Ketrampilan Berpikir Kreatif dan Inovatif
  6. Positive Mental Attitude
  7. Ketrampilan Mengelola Waktu (Time Management)
  8. Kemampuan Negosiasi (Negotiation Skills)
  9. Public Speaking ( Ketrampilan berbicara di depan Publik)
  10. Penguasaan Teknik ERO (Event, Respon, Outcome)
  11. Ketrampilan Berfikir positif & Berprasangka Baik
  12. Motivasi Berprestasi (Achievement Motivation Training)
  13. Conflict Resolution ( Teknik Penyelesaian Konflik)
  14. Empathy & Adaptability (Sikap Empati dan Adaptasi)
  15. Komunikasi & Sikap Asertif (Assertive Skills Training)

_____________________________

Program Parenting:

  1. “Kiat menumbuhkan kasih sayang ortu dan anak”
  2. “Menciptakan saling asih, asah dan asuh dlm Keluarga”
  3. “Peranan ortu untuk mensukseskan anak”
  4. “Ayah-Bunda: Bicaramu Doamu”
  5. “Ayah-Bunda: Anakmu Dirimu”
  6. “Ayah-Bunda: Gunakan golden time utk anakmu”
  7. “Menjadi Orang Tua Bijak di era Digital”
  8. “Ayah-Bunda: Anak CAPER, Ortu BAPER”
  9. “Ayah-Bunda: Sekolah itu bernama IBU”
  10. “Ayah-Bunda: Orang Tua HEBAT, Anak HEBAT”
  11. “Ayah-Bunda: Anak, Internet & Gadget”
  12. “Ayah-Bunda: Paradigma Orang Tua di Zaman Kekinian”
  13. “Ayah-Bunda: Anak Aktif VS Anak Hiperaktif”
  14. “Ayah-Bunda: Mendidik Anak Kreatif & Berakhlak Mulia”
  15. “Ayah-Bunda: Inovative Parenting”
  16. “How To Deal With Child”
  17. “Seminar: Mencetak Anak Unggul”
  18. “Tips & Trik Melatih Emosi Anak”
  19. “Workshop: Anak Juara, Keluarga Juara

______________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Hati-hati Tergelincir

๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ

 

ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู
Sejenak Pagi:

Numan bin Tsabit atau yang kita kenal dengan Abu Hanifah, atau populer disebut Imam Hanafi, pernah berpapasan dengan anak kecil yang berjalan mengenakan sepatu kayu, Sang imam berkata,

โ€œHati-hati, Nak dengan sepatu kayumu itu Jangan sampai kau tergelincir.โ€

Sang bocah tersenyum dan mengucapkan terima kasih atas perhatian Abu Hanifah.

โ€œBolehkah saya tahu namamu, Tuan?โ€ tanya si bocah

โ€œNu’man namaku,โ€ jawab Sang Imam

โ€œJadi, Tuan lah yang selama ini terkenal dengan gelar Al-Imam Al-A’dhom. (Imam Agung) itu..??โ€ tanya si bocah

โ€œBukan aku yang memberi gelar itu, Masyarakatlah yang berprasangka baik dan memberi gelar itu kepadaku,โ€ kata sang Imam merendah.

โ€œWahai Imam, hati – hati dengan gelarmu. Jangan sampai Tuan tergelincir ke neraka karena gelarโ€ฆ!Sepatu kayuku ini mungkin hanya menggelincirkanku di dunia. Tapi gelarmu itu bisa menjerumuskanmu ke dalam api yang kekal jika kesombongan dan keangkuhan menyertai nya,โ€ kata si bocah

Ulama besar yang diikuti banyak umat Islam itupun tersungkur menangis.
Imam Abu Hanifah (Hanafi) bersyukur.
Siapa sangka, peringatan datang dari lidah seorang bocah.

Betapa banyak manusia tertipu karena jabatan, tertipu karena kedudukan, tertipu karena kemaqoman. Jangan sampai kita jadi tergelincir jadi angkuh. Karena Gelar dan Kebesaran.

Sepasang tangan yang menarikmu kala terjatuh lebih harus kau percayai daripada seribu tangan yang menyambutmu kala tiba di puncak kesuksesan.

Hubungilah sahabat mu, sahabat yang baik adalah lentera di kegelapan, kadang cahayanya baru terasa ketika dunia gelap. (Hasan al Bashri).

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

_______________________________

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘

______________________________

Program Pendidikan Karakter (Soft Skills):

  1. Ketrampilan Komunikasi (Communication Skills)
  2. Kepemimpinan (Leadership)
  3. Ketrampilan Bekerja dalam Tim (Team Work)
  4. Ketrampilan Problem Solving & Decision Making
  5. Ketrampilan Berpikir Kreatif dan Inovatif
  6. Positive Mental Attitude
  7. Ketrampilan Mengelola Waktu (Time Management)
  8. Kemampuan Negosiasi (Negotiation Skills)
  9. Public Speaking ( Ketrampilan berbicara di depan Publik)
  10. Penguasaan Teknik ERO (Event, Respon, Outcome)
  11. Ketrampilan Berfikir positif & Berprasangka Baik
  12. Motivasi Berprestasi (Achievement Motivation Training)
  13. Conflict Resolution ( Teknik Penyelesaian Konflik)
  14. Empathy & Adaptability (Sikap Empati dan Adaptasi)
  15. Komunikasi & Sikap Asertif (Assertive Skills Training)

______________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Etika berdagang, bisnis dengan cara Islami

TRANSAKSI JUAL BELI YANG ANEH

๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡๐Ÿ‡

ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู

Sejenak Pagi:

Imam Abu Hanifah suatu hari kedatangan seorang perempuan yang membawa pakaian sutra di tangannya.

Perempuan ini berniat menjual kain mewah tersebut kepadanya.

“Berapa harganya?,” tanya Imam Abu Hanifah.

“Seratus dirham.”

“Tidak. Nilai barang ini lebih dari seratus dirham.”

Keruan saja si perempuan heran. Lazimnya pembeli selalu menawar barang dagangan dengan harga lebih murah. Tapi yang dilakukan ulama besar itu aneh.

Perempuan itu pun melipatgandaan harganya menjadi empat ratus dirham.

“Bagaimana bila barang itu lebih mahal lagi?” tanya Abu Hanifah.

“Anda bercanda?” perempuan tersebut tercengang.

“Datangkanlah seseorang untuk menaksir harganya!” Kata Abu Hanifah.

Perempuan itu akhirnya menghadirkan seorang laki-laki yang biasa menjual kain. Kata si laki-laki,

“Pakaian sutra ini seharga lima ratus dirham.”

Maka Imam Abu Hanifah membayarnya kontan dengan harga lima ratus dirham.

Beliau paham, perempuan tersebut menjual sutranya karena sedang sangat membutuhkan uang.

Apa yang dilakukan Imam Abu Hanifah adalah di luar logika umum tentang untung-rugi dalam sudut pandang materi.

Sang imam sebenarnya punya kesempatan untuk memanfaatkan keluguan perempuan tersebut, lalu meraup keuntungan yang melimpah.

Namun, budi pekertinya yang luhur membuatnya bersih dari “nalar eksploitatif” semacam itu.

Beliau memberi contoh bahwa membeli sesuatu tak harus selalu berpikir bahwa kita mesti mendapat barang sebagus-bagusnya dengan harga semurah-murahnya.

Apalagi bila si pembeli tahu, penjual barang adalah orang yang membutuhkan pertolongan. Artinya, membeli juga bisa berarti membantu.

Teladan ini barangkali relevan dengan keadaan kita sekarang, di tengah gemarnya orang berbelanja di minimarket milik segelintir pemodal besar, ketimbang warung tetangga yang menjadi sumber nafkah keluarga dan pendidikan anak-anaknya.

Atau bersikerasnya orang menawar harga sayuran di pedagang kecil yang bernilai ribuan namun di kesempatan lain menghabiskan puluhan ribu hingga ratusan ribu di restoran tanpa tawar-menawar atau merasa dirugikan.

Semoga kita bisa terus istiqomah beribadah dg penuh kesungguhan dan hanya berharap ridho Alloh.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

____________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘

Pelatihan Soft skills, bersyukur dan merasa cukup

Kapan Kita Bisa Berkata “Cukup”?

๐Ÿ”…๐Ÿ”…๐Ÿ”…๐Ÿ”…๐Ÿ”…๐Ÿ”…๐Ÿ”…๐Ÿ”…๐Ÿ”…๐Ÿ”…๐Ÿ”…

ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู
Sejenak Pagi:

Alkisah, seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib. Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya. Mata air itu bisa membuat si petani menjadi kaya raya seberapapun yang diinginkannya, sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti bila si petani mengucapkan kata “cukup”….

Seketika si petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di depan hidungnya. Diambilnya beberapa ember untuk menampung uang kaget itu. Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubug mungilnya untuk disimpan disana. Kucuran uang terus mengalir sementara si petani mengisi semua karungnya, seluruh tempayannya, bahkan mengisi penuh rumahnya. Masih kurang! Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya. Belum cukup, dia membiarkan mata air itu terus mengalir hingga akhirnya petani itu mati tertimbun bersama ketamakannya karena dia tak pernah bisa berkata “cukup”.

Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata “cukup”.

Kapankah kita bisa berkata cukup? Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya. Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih dibawah target.

Istri mengeluh suaminya kurang perhatian.
Suami berpendapat istrinya kurang pengertian.
Anak-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati.
Suami istri mengeluh gaji tidak cukup.

Pedagang mengeluh dagangan sepi, kurang pembeli dlsb.
Semua merasa kurang dan kurang.
Kapankah kita bisa berkata cukup?

“Cukup” bukanlah soal berapa jumlahnya.
“Cukup” adalah persoalan kepuasan hati.
“Cukup” hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri.

Tak perlu takut berkata cukup.
Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya.

“Cukup” jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri. Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan. Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulit berkata cukup.

Mari kita sama-sama belajar untuk mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini. Yang ada disyukuri, yang belum ada kita USAHAKAN dan berdoa.

Yang ada dioptimalkan, yang belum ada dikejar dengan potensi diri dan yakin bahwa Alloh sangat mencintai mereka yang berdoa, berusaha, bertaqwa dan bertawakal hanya kepada Alloh.  Bersama Alloh tidak ada yang tidak mungkin, selamat beraktifitas, semoga kita semua senantiasa sukses dalam segala hal yang diridhoi ALLOH Ta’ala.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

__________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘

pelatihan rubahlah cara berfikirmu

Rubahlah Cara Berfikirmu

โžกโžกโžกโžกโžกโžกโžกโžกโžกโžกโžก
ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู
Sejenak Pagi:

Seorang murid bertanya pada gurunya;

“Guru kenapa ya hidup ini selalu banyak masalah?”

Guru: “Bukan hidup yang banyak masalah tapi pikiranmulah yang bermasalahโ€ฆ?”

“Kamu selalu berprasangka buruk pada apa saja dan siapa saja, itulah sebenarnya masalahnya”

Murid: “Tapi faktanya aku selalu mendapat masalah dalam hidupku”

Guru: ” Ya itu karena pikiranmu bermasalah”, Setiap kejadian dalam hidup itu netral pikiran kamulah yang menilai itu “bermasalah” atau “menguntungkan”.

Murid : “Maksudnya?”

Guru : “Misalnya apakah Hujan itu bermasalah atau malah menguntungkan”.

Murid : “Bagiku bermasalah, karena kalau aku naik motor dan lupa bawa jas hujan pasti basah kuyup”

Guru : “Lantas kalau hujan bagi tukang Baso dan Tukang Payung apakah itu bermasalah?”

Murid : ” Tentu saja tidak”, bagi mereka malah menguntungkan.

Guru : “yang jadi masalah Hujannya atau orangnyaโ€ฆ?

Ingatlah selaluโ€ฆโ€ฆ

Ketika kita selalu berprasangka baik/Husnudzon maka hal-hal baiklah yang akan kita jumpai di sepanjang waktu kehidupan kita.

dan ketika kita selalu berprasangka buruk/Suudzon maka hal-hal buruklah yang akan selalu kita jumpai setiap hari.

Jadi jangan mengeluh jika kita termasuk orang-orang yang selalu merasakan pengalaman yang negatif dan tidak menyenangkan di sepanjang hidup kita.

Karena kita dan pikiran kita sendirilah penyebabnya.

Bisa jadi ketika kamu membaca tulisan ini sebenarnya Alloh Ta’ala sedang mencoba membantu kamu untuk memperbaiki cara berpikirmu, agar hidupmu tidak selalu dirundung masalah.

Jadi mari kita ubah cara berpikir kita saat ini juga agar kita tidak lagi menjumpai pengalaman negatif dan tidak menyenangkan.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘

_________________________

Program In-House Training: Pengembangan Karakter (Soft Skills)
  1. Ketrampilan Komunikasi (Communication Skills)
  2. Kepemimpinan (Leadership)
  3. Ketrampilan Bekerja dalam Tim (Team Work)
  4. Ketrampilan Problem Solving & Decision Making
  5. Ketrampilan Berpikir Kreatif dan Inovatif
  6. Positive Mental Attitude
  7. Ketrampilan Mengelola Waktu (Time Management)
  8. Kemampuan Negosiasi (Negotiation Skills)
  9. Public Speaking ( Ketrampilan berbicara di depan Publik)
  10. Penguasaan Teknik ERO (Event, Respon, Outcome)
  11. Ketrampilan Berfikir positif & Berprasangka Baik
  12. Motivasi Berprestasi (Achievement Motivation Training)
  13. Conflict Resolution ( Teknik Penyelesaian Konflik)
  14. Empathy & Adaptability (Sikap Empati dan Adaptasi)
  15. Komunikasi & Sikap Asertif (Assertive Skills Training)
Cerdik Pandai Pelatihan berpikir kreatif

Kecerdikan Yang Dianggap Bodoh

๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ

ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู
Sejenak Pagi:

Ketika seorang pengusaha sedang memotong rambutnya pada tukang cukur yang berdomisili tak jauh dari kantornya, mereka melihat ada seorang anak kecil berlari-lari dan melompat-lompat di depan mereka.

Tukang cukur berkata, “Itu Bejo, dia anak paling bodoh di dunia”

“Apa iya?” jawab pengusaha

Lalu tukang cukur memanggil si Bejo, ia lalu merogoh kantongnya dan mengeluarkan lembaran uang Rp. 1000 dan Rp. 500, lalu menyuruh Bejo memilih,

“Bejo, kamu boleh pilih & ambil salah satu uang ini, terserah kamu mau pilih yang mana, ayo nih!”

Bejo melihat ke tangan Tukang cukur dimana ada uang Rp. 1000 dan Rp. 500, lalu dengan cepat tangannya bergerak mengambil uang Rp. 500.

Tukang cukur dengan perasaan benar dan menang lalu berbalik kepada sang pengusaha dan berkata,

“Benar kan yang saya katakan tadi, Bejo itu memang anak terbodoh yang pernah saya temui. Sudah tak terhitung berapa kali saya lakukan tes seperti itu tadi dan ia selalu mengambil uang logam yang nilainya paling kecil.”

Setelah sang pengusaha selesai memotong rambutnya, di tengah perjalanan pulang dia bertemu dengan Bejo. Karena merasa penasaran dengan apa yang dia lihat sebelumnya, dia pun memanggil Bejo lalu bertanya,

“Bejo, tadi saya melihat sewaktu tukang cukur menawarkan uang lembaran Rp. 1000 dan Rp. 500, saya lihat kok yang kamu ambil uang yang Rp. 500, kenapa tak ambil yang Rp. 1000, nilainya kan lebih besar 2 kali lipat dari yang Rp. 500?”

Bejo pun berkata,

“Saya tidak akan dapat lagi Rp. 500 setiap hari, karena tukang cukur itu selalu penasaran kenapa saya tidak ambil yang seribu. Kalau saya ambil yang Rp. 1000, berarti permainannya akan selesai…”

PESAN MORAL…

Banyak orang yang merasa lebih pintar dibandingkan orang lain, sehingga mereka sering menganggap remeh orang lain. Ukuran kepintaran seseorang hanya Alloh Ta’ala Yang Maha Mengetahuinya. Alangkah bijaksananya kita jika tidak menganggap diri sendiri lebih pintar dari orang lain.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

_____________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘

Sudut Pandang & Masalah Persepsi

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู
Sejenak Pagi:

Seorang guru bertanya kepada muridnya tentang pelajaran sejarah dunia,

“Nak, siapakah Barack Obama itu?”
“Penjual es krim, Pak.”

Guru tersebut terkejut mendengar jawabannya. Ia bertanya sekali lagi, si murid tetap memberi jawaban yang sama. Ia kembali mengulang,

“Nak, bukankah biografi Barack Obama ada di buku paket. Apa kamu sudah membacanya?”

“Sudah, Pak. Barack Obama adalah penjual es krim!”

Sang guru semakin emosi mendengar jawaban seperti itu. Ia perintahkan si murid mengeluarkan buku paket miliknya, dan membuka halaman tentang Obama.

Pada buku si murid, biografi Obama hanya ada satu halaman. Kisah hidup Obama berhenti pada saat masih remaja, di usia 16 tahun ia memperoleh pekerjaan sebagai pelayan kedai es krim di kota Honolulu, negara bagian Hawaii.

Guru tersebut menyadari ternyata pada buku si murid, halaman kedua hilang.

Mungkin tersobek tidak sengaja, atau bisa jadi salah cetak. Pantas ia tidak tahu kelanjutan sejarah hidup Obama hingga menduduki kursi presiden ke-44 di Amerika.

Guru tersebut benar, ketika ia menganggap bahwa Barack Obama adalah presiden. Karena kenyataannya memang demikian.

Tetapi muridnya juga benar karena sejauh yang ia baca, Obama adalah penjual es krim.

Jadi dalam cerita tersebut keduanya sama-sama benar. Lalu mengapa terjadi perselisihan ?

Karena sang guru tidak menyadari bahwa ada halaman yang hilang. Begitu ia tahu, akhirnya ia memaklumi jawaban murid tersebut.

Apa yang terjadi dalam kehidupan kita sejatinya juga serupa dengan kisah ini.

Hampir semua perbedaan pendapat antara dua orang, sebenarnya hanya disebabkan karena adanya “halaman yang hilang”, adanya perbedaan pengetahuan & pemahaman, adanya perbedaan sudut pandang.

Saat seorang suami berselisih dengan istrinya, redamlah dulu emosi. Sebab yang perlu kita cari tahu adalah di mana “halaman yang hilang” itu.

Ketika orang tua berseberangan dengan anaknya, carilah dulu “halaman yang hilang” tersebut. Bukan langsung melampiaskan kemarahan kepada anak.

Karena dalam perbedaan pendapat bukan berarti ada yang benar dan ada yang salah. Bisa jadi kedua pendapat benar. Namun menjadi berbeda, karena ada “halaman yang hilang” di antara keduanya.

“Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Alloh.” (QS.Shad ayat 26)

Saudara dan Sahabatku….
Mari kita saling “5 M”, saling bisa memahami, menyadari, memaklumi, memaafkan dan memperbaiki diri.

Hari jum’at hadir kembali mari membaca srt Al Kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat, doa dan sodaqoh.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

__________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘

Kiat menghadapi orang yang marah

Hilangkan Sampah Dihatimu

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน

ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู
Sejenak Pagi:

๐Ÿ”นSeorang laki-laki yg berbeda paham dengan seorang Guru Sufi mengeluarkan kecaman dan kata-kata kasar meluapkan kebenciannya kepada Sang Guru.

๐Ÿ”ธSang Guru hanya diam, mendengarkannya dengan sabar, tenang dan tidak berkata apa pun.

Setelah lelaki tersebut pergi, si murid yg melihat peristiwa itu dengan penasaran bertanya:

“Mengapa Sang Guru diam saja tidak membalas makian lelaki tersebut?”

๐Ÿ”ธBeberapa saat kemudian, maka Sang Guru bertanya kepada si murid :

โ€œJika seseorang memberimu sesuatu, tapi kamu tidak mau menerimanya, lalu menjadi milik siapa kah pemberian itu ?โ€

“Tentu saja menjadi milik si pemberiโ€, jawab si murid.

“Begitu pula dengan kata-kata kasar ituโ€, tukas Sang Guru.

โ€œKarena aku tidak mau menerima kata-kata itu, maka kata-kata tadi akan kembali menjadi miliknya. Dia harus menyimpannya sendiri.
Dia tidak menyadari, karena nanti dia harus menanggung akibatnya di dunia atau pun akhirat, karena energi negatif yg muncul dari pikiran, perasaan, perkataan, dan perbuatan hanya akan membuahkan penderitaan hidupโ€.

๐Ÿ”ธKemudian, lanjut Sang Guru:

โ€ Sama seperti orang yg ingin mengotori langit dengan meludahinya. Ludah itu hanya akan jatuh mengotori wajahnya sendiri.

Demikian halnya, jika di luar sana ada orang yg marah-marah kepadamu, biarkan saja, karena mereka sedang membuang SAMPAH HATI mereka.

๐Ÿ”ธJika engkau diam saja, maka sampah itu akan kembali kepada diri mereka sendiri, tetapi kalau engkau tanggapi, berarti engkau menerima sampah itu.โ€

โ€œHari ini begitu banyak orang di jalanan yg hidup dengan membawa sampah di hatinya (sampah kekesalan, sampah amarah, sampah kebencian, dan lainnya), maka jadilah kita orang yg BIJAKโ€

Nasehat Bijak Sang Guru…

โ€œJika engkau tak mungkin memberi, janganlah mengambilโ€

โ€œJika engkau terlalu sulit untuk mengasihi, janganlah membenciโ€

“Jika engkau tak dapat menghibur orang lain, janganlah membuatnya sedihโ€

โ€œJika engkau tak bisa memuji, janganlah menghujatโ€

โ€œJika engkau tak dapat menghargai, janganlah menghinaโ€

โ€œJika engkau tak suka bersahabat, janganlah bermusuhanโ€

Alhamdulillah Hari Jum’at hadir kembali mari membaca srt Al Kahfi, memperbanyak doa, istighfar, sholawat dan sodaqoh.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

___________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘

Tidak mudah menghakimi dan berpikir positif

Tidak Mudah Menghakimi…

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน

ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู
Sejenak Pagi:

Sebuah kapal pesiar mengalami kecelakaan di laut dan akan segera tenggelam. Sepasang suami istri berlari menuju ke skoci untuk menyelamatkan diri. Sampai di sana, mereka menyadari bahwa hanya ada tempat untuk satu orang yang tersisa. Segera sang suami melompat mendahului istrinya untuk mendapatkan tempat itu. Sang istri hanya bisa menatap kepadanya sambil meneriakkan sebuah kalimat sebelum skoci menjauh dan kapal itu benar-benar menenggelamkannya.

Guru yang menceritakan kisah ini bertanya pada murid-muridnya, โ€œMenurut kalian, apa yang istri itu teriakkan?โ€

Sebagian besar murid-murid itu menjawab, โ€œAku benci kamu!โ€ โ€œKamu tau aku buta!!โ€ โ€œKamu egois!โ€ โ€œNggak tau malu!โ€

Tapi guru itu kemudian menyadari ada seorang murid yang diam saja. Guru itu meminta murid yang diam saja itu menjawab. Kata si murid, โ€œGuru, saya yakin si istri pasti berteriak, โ€˜Tolong jaga anak kita baik-baikโ€.

Guru itu terkejut dan bertanya, โ€œApa kamu sudah pernah dengar cerita ini sebelumnya?โ€

Murid itu menggeleng, โ€œBelum. Tapi itu yang dikatakan oleh mama saya sebelum dia meninggal karena penyakit kronis.โ€

Guru itu menatap seluruh kelas dan berkata, โ€œJawaban ini benar.โ€

Kapal itu kemudian benar-benar tenggelam dan sang suami membawa pulang anak mereka sendirian.

Bertahun-tahun kemudian setelah sang suami meninggal, anak itu menemukan buku harian ayahnya. Di sana dia menemukan kenyataan bahwa, saat orangtuanya naik kapal pesiar itu, mereka sudah mengetahui bahwa sang ibu menderita penyakit kronis dan akan segera meninggal. Karena itulah, di saat darurat itu, ayahnya memutuskan mengambil satu-satunya kesempatan untuk bertahan hidup.

Dia menulis di buku harian itu,

โ€œBetapa aku berharap untuk mati di bawah laut bersama denganmu. Tapi demi anak kita, aku harus membiarkan kamu tenggelam sendirian untuk selamanya di bawah sana.โ€

Cerita itu selesai. Dan seluruh kelas pun terdiam.

Memetik Hikmah…

Guru itu tahu bahwa murid-murid sekarang mengerti moral dari cerita tersebut, bahwa kebaikan dan kejahatan di dunia ini tidak sesederhana yang kita sering pikirkan. Ada berbagai macam komplikasi dan alasan di baliknya yang kadang sulit dimengerti.

Karena itulah kita seharusnya jangan pernah melihat hanya di luar dan kemudian langsung menghakimi, apalagi tanpa tahu apa-apa.

Mereka yang sering membayar untuk orang lain, mungkin bukan berarti mereka kaya, tapi karena mereka menghargai hubungan daripada uang.

Mereka yang bekerja tanpa ada yang menyuruh, mungkin bukan karena mereka bodoh, tapi karena mereka menghargai konsep tanggung jawab.

Mereka yang minta maaf duluan setelah bertengkar, mungkin bukan karena mereka bersalah, tapi karena mereka menghargai orang lain.

Mereka yang mengulurkan tangan untuk menolongmu, mungkin bukan karena mereka merasa berhutang, tapi karena menganggap kamu adalah sahabat.

Mereka yang sering mengontakmu, mungkin bukan karena mereka tidak punya kesibukan, tapi karena kamu ada di dalam hatinya.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

_____________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘

Pendidikan karakter menjadi pribadi yakin dan optimis

Yakin dan Optimis

๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท

ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู
Sejenak Pagi:

Kucing suka makan ikan tapi tak bisa berenang. Ikan suka makan cacing tapi tak bisa ke darat…

Proses untuk kucing dan ikan dapat makanan mereka ialah proses kehidupan…

Kehidupan tak mengajarkan kucing pandai berenang baru dapat ikan…

Begitu juga tak mengajarkan ikan supaya pandai ke darat baru dapat cacing…

Kehidupan mengajar kucing dan ikan untuk berusaha.

Namun bukan yakin pada usaha semata-mata…

Jika yakin pada usaha semata mata, niscaya kucing dan ikan akan merasa putus asa untuk memperoleh makanan mereka…

Justru, karena keyakinan mereka…?

Pastinya, Rezeki Alloh yang kasih

Belajar yakin pada Alloh….

Semoga kita bisa terus istiqomah beribadah dg penuh keikhlasan berharap ridho Alloh.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

_______________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘