• +62-8123070905
  • sejenakpagi.info@gmail.com

Daily Archive February 13, 2020

Pelatihan Soft Skills, sikap selalu optimis tidak mengeluh

Kenapa Mengeluh….

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Pernahkah kita dengar keluhan atau rintihan orang2 seperti ini:

“Rasanya aku tidak mampu menjalani hidup ini”.
“Hutang dan tagihan tambah banyak”.
“Ortu, suami/istri, anak sakit gak sembuh sembuh”.
“Aku barusan kena PHK”.
“Suami/istri minta cerai”.
“Anak tidak mau sekolah/kuliah”.

Itu semua, sebagian keluhan yang terjadi dari anak manusia.
Yang putus asa, kurang percaya diri dan kurang yakin kepada Alloh Ta’ala, atas kehidupan ini.

Padahal Alloh Ta’ala telah berfirman:

“Alloh tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya……..” (QS Al Baqoroh : 286)

Bagaimana agar tidak mengeluh saja, agar tidak gundah gulana dan cemas.
Mari kita buka firman Alloh Ta’ala:

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Alloh. Ingatlah, hanya dengan mengingat Alloh hati menjadi tenteram.” (QS Ar Ra’d : 28)

Begitu kita kurang bersyukur, pasti yang ada pada diri ini kekurangan.
Pasti punya tetangga lebih cantik, lebih cakep, lebih pintar, lebih kaya dan lain-lainnya.

Sekiranya kita ingat Alloh Ta’ala yang berfirman:

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.” (QS Ibrahim : 7)

Sudah semestinya kita lakukan 2 hal ini.

    1. Adanya disyukuri, jangan sombong.
    2. Tidak adanya tetap disyukuri, mesti bersabar dan action/perbaiki/improve lagi.

Insyaa Alloh kita akan tenang, lebih bijak lagi mensikapi apa yg terjadi pada kita.

Selamat berjuang saudara dan sahabatku.
Kalian bisa kok…..

“Hayo kita buktikan kita bisa”.
“Bisa bersyukur, tidak mengeluh lagi”.
“Bisa bertutur, berfikir dan berbuat yg positif”.
“Yuk jangan pernah lagi negatif”.

Alhamdulillah hari Jum’at.
Mari membaca surat Al Kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat, doa dan sodaqoh.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala untuk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

______________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Pendidikan Karakter, membangun sikap rendah hati

Membangun Karakter: Sikap Rendah Hati

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Sehari-hari Albert Einstein menggunakan kereta api sebagai sarana transportasinya. Saat di stasiun, ia sering melihat seorang lelaki paruh baya yang selalu membawa buku-buku tebal di tangannya.

Einstein penasaran sekali dengan lelaki itu, tetapi ia ragu untuk menegur karena dari perilakunya sang lelaki nampak tidak bersosialisasi dengan orang lain.

Suatu hari kebetulan Einstein duduk di samping lelaki tersebut, maka ia tidak sia-siakan kesempatan ini.

“Maaf Tuan, saya lihat setiap hari Tuan membawa banyak buku. Apakah pekerjaan Tuan sebenarnya?”

Benar saja, lelaki itu tampak kurang suka ditegur orang tak dikenal. Dengan wajah ketus dan penuh keangkuhan ia menjawab,

“Saya adalah Doktor di bidang Fisika. Gelar saya adalah Ph.D. Bagaimana dengan Anda?”

“Saya hanya seorang pelajar Fisika, Tuan.”

Inilah yang disebut rendah hati. Meski Einstein sangat ahli di bidang mekanika kuantum, ia tetap menyebut dirinya sebagai pelajar. Bahkan seiring berjalan waktu, Einstein menemukan teori relativitas yang membuat namanya dikenal sebagai ilmuwan Fisika terbesar abad 20.

Di tanah air, juga terdapat kisah kerendahan hati yang lebih mempesona. Suatu siang seorang pemuda membawa banyak sekali koper memasuki gerbang Pondok Pesantren Lirboyo. Rupanya ia hendak menjadi santri baru, pantaslah barangnya cukup merepotkan.

Kebetulan ia melihat seorang tukang kebun yang sedang mengurus tanaman di halaman pondok, maka dengan santun pemuda itu menyapa sang tukang kebun,

“Maaf Pak, apa tidak merepotkan kalau saya minta tolong?”

“Boleh Mas, apa yang bisa saya bantu?”

“Kalau berkenan, tolong bantu membawa sebagian koper saya Pak ke kamar santri baru.”

“Baik Mas, mari saya bantu bawakan.”

Tanpa perasaan sungkan barang-barang itu dibawakan sampai ke dalam. Pemandangan itu mengejutkan para santri lama yang menyaksikannya. Belakangan si pemuda baru mengetahui bahwa orang yang ia sangka tukang kebun tersebut ternyata Kyai Abdul Karim, pengasuh pondok pesantren itu sendiri.

Tampak benar bagaimana tawadhu seorang ulama besar yang tidak malu-malu membantu dan melayani para pelajar yang datang hendak menuntut ilmu. Kyai Abdul Karim wafat tahun 1954 dan cerita di atas hanya goresan kecil dari lautan kerendahan hati dalam kehidupan beliau.

Dalam hadist riwayat Al-Imam Ahmad, sahabat bertanya pada Ibunda Aisyah apakah yang dilakukan Rasulullkh shallallahu alaihi wasallam kalau sedang berada di rumah. Maka Ibunda menjawab,

“Rasululloh shallallahu alaihi wasallam melakukan seperti apa yang dilakukan kalian jika sedang membantu istrinya. Rasululloh shallallahu alaihi wasallam menambal sendiri sandalnya, menjahit bajunya dan mengangkat air menggunakan ember.”

Ya Rabbi, adakah keteladanan yang lebih indah melebihi akhlak seperti yang diperlihatkan manusia yang paling mulia di seluruh alam ini?

Maka jagalah selalu sifat rendah hati dalam diri kita ini. Hindari sejauh-jauhnya sifat merasa sudah pandai, merasa sudah sukses, dan merasa tidak pantas melakukan sebagian pekerjaan karena memandang diri sendiri yang sudah mulia dan terhormat.

Semoga kita terus berusaha utk bisa rendah hati, senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

___________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊

Pernikahan Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah

Makna Pernikahan

❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Jika hakikat pernikahan adalah karena SEX,
maka pasangan rajin bertengkar jika servis di kamar tidur tidak memuaskan.

Jika hakikat pernikahan adalah karena HARTA,
maka pasangan bakal bubar jika bangkrut.

Jika hakikat pernikahan adalah karena BEAUTY/BODY, pasangan bakal lari jika rambut beruban dan muka keriput atau badan jadi gendut.

Jika hakikat pernikahan adalah karena ANAK,
maka pasangan akan cari alasan utk pergi jika buah hati (anak) tidak hadir.

Jika hakikat pernikahan adalah karena KEPRIBADIAN,
pasangan akan lari jika orang berubah tingkah lakunya.

Jika hakikat pernikahan adalah karena CINTA,
hati manusia itu tidak tetap dan mudah terpikat pada hal-hal yang lebih baik, lagipula manusia yang dicintai pasti MATI / PERGI.

Jika hakikat pernikahan adalah karena IBADAH kepada Alloh Ta’ala,
sesungguhnya Alloh Ta’ala itu KEKAL dan MAHA PEMBERI HIDUP kpd makhlukNYA

Dan Alloh Ta’ala mencintai hambaNYA melebihi seorang ibu mencintai bayinya.

Maka tak ada alasan apapun didunia yang dapat meretakkan rumah tangga kecuali jika pasangan mendurhakai Alloh Ta’ala.

Semoga yg sudah menikah ingat kembali esensi pernikahan Ar Ruum ayat 21, Alloh Ta’ala berfirman:

“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Alloh) bagi kaum yang berpikir.”

Semoga yg belum menikah segera ketemu jodoh yg sholeh/sholehah yg dibarokahi Alloh Ta’ala.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

______________________

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

__________________________

Program Family Coach:

  1. “Seminar Keluarga Sakinah”
  2. “Membangun Ketahanan Keluarga”
  3. “Kursus Pra-Nikah & Pengembangan Mindset Keluarga”
  4. “Tips Membangun Keluarga Sakinah, Mawaddah Wa Rahmah”
  5. “Tips Mengelola Konflik dalam Keluarga”
  6. “Tips Mengelola Keuangan Keluarga”
  7. “Desain Rumah Sehat dalam Keluarga”
  8. “Kiat Membangun Kerukunan Bertetangga”
  9. “Membangun Keluarga SAMARA”
  10. “Medsos & Keluarga Jaman Now”
  11. “Family: Love, Love & Love Again”
  12. “Entrepreneurship dalam Keluarga”
  13. “Pribadi Anggun dalam Keluarga SAMARA”
  14. “Keluarga dan Problem LGBT”
  15. “Membangun Sikap Asertif dalam Keluarga”
  16. “Internet Sehat untuk Keluarga”
  17. “Mengokohkan Cinta Keluarga Surga”
  18. Workshop: “Komunikasi Sehat dalam Keluarga”
  19. “Family Business in Digital Revolution”

____________________________

Kunjungi: Coach Your Life