• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Daily Archive May 17, 2020

Romadhon 19

☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Alhamdulillah sdh menuju 10 hari terakhir bulan Romadhon. Jika sdh demikian teringatlah dengan Lailatul Qadr.

Alloh Ta ‘ala berfirman : “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) saat Lailatul Qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Lailatul qadar itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala uuusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar”
(QS. Al-Qadr: 1-5),

Alloh memberitahukan bahwa Dia menurunkan Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang penuh keberkahan. Alloh Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi.”
(QS. Ad-Dukhaan: 3)

Dan malam itu berada di bulan Ramadhan, sebagaimana firman Alloh Ta ‘ala: “Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an.”
(QS. Al-Baqarah: 185).

Ibnu Abbas radhiAllohu ‘anhu berkata : “Alloh menurunkan Al-Qur’anul Karim keseluruhannya secara sekaligus dari Lauh Mahfudh ke Baitul’Izzah (langit pertama) pada malam Lailatul Qadar. Kemudian diturunkan secara berangsur-angsur kepada Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam sesuai dengan konteks berbagai peristiwa selama 23 tahun.”

Malam itu dinamakan Lailatul Qadar karena keagungan nilainya dan keutamaannya di sisi Alloh Ta ‘ala. Juga, karena pada saat itu ditentukan ajal, rizki, dan lainnya selama satu tahun, sebagaimana firman Alloh Ta’ala : “Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.”
(QS. Ad-Dukhaan: 4).

Kemudian, Alloh Ta’ala berfirman mengagungkan kedudukan Lailatul Qadar yang Dia khususkan untuk menurunkan Al-Qur’anul Karim: “Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu?” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir, 4/429.)

Selanjutnya Alloh Ta’ala menjelaskan nilai keutamaan Lailatul Qadar dengan firman-Nya: “Lailatul Qadar itu lebih baik dari pada seribu bulan.”

Maksudnya, beribadah di malam itu dengan ketaatan, shalat, membaca, dzikir dan do’a sama dengan beribadah lebih dari seribu bulan, pada bulan-bulan yang di dalamnya tidak ada Lailatul Qadar.

Lalu Alloh Ta’ala memberitahukan keutamaannya yang lain, juga berkahnya yang melimpah dengan banyaknya malaikat yang turun di malam itu, termasuk Jibril ‘alaihis salam. Mereka turun dengan membawa semua perkara, kebaikan maupun keburukan yang merupakan ketentuan dan takdir Alloh Ta’ala. Mereka turun dengan perintah dari Alloh Ta’ala.
Selanjutnya, Alloh Ta’ala menambahkan keutamaan malam tersebut dengan firman-Nya : “Malam itu (penuh) kesejahteraan hingga terbit fajar”
(QS. Al-Qadar: 5)

Maksudnya, malam itu adalah malam keselamatan dan kebaikan seluruhnya, tak sedikit pun ada kejelekan di dalamnya, sampai terbit fajar. Di malam itu, para malaikat -termasuk malaikat Jibril- mengucapkan salam kepada orang-orang beriman.

Semoga Alloh Ta’ala melimpahkan taufik-Nya kepada kita semua untuk amal yang dicintai dan diridhai-Nya.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhon 18

💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

AL IMAM AL GHAZALI mengatakan bahwa MANUSIA itu terbagi menjadi empat (4) golongan :

PERTAMA: رجل يدري ويدري أنه يدري
Rajulun Yadri wa Yadri Annahu Yadri
(Seseorang yang Tahu (berilmu), dan dia Tahu kalau dirinya Tahu).

Orang ini bisa disebut ‘Alim (Orang yang mengetahui). Kepada orang ini yang harus kita lakukan adalah mengikutinya. Apalagi kalau kita masih termasuk dalam golongan orang yang awam, yang masih butuh banyak diajari, maka sudah seharusnya kita mencari orang yang seperti ini, duduk bersama dengannya akan menjadi pengobat hati.

Mereka ada para pewaris Nabi dan Jenis manusia yang paling baik. Jenis manusia yang memiliki kemapanan ilmu, dan dia tahu kalau dirinya itu berilmu, maka ia menggunakan ilmunya. Ia berusaha semaksimal mungkin agar ilmunya benar-benar bermanfaat bagi dirinya, orang sekitarnya, dan bahkan bagi seluruh umat manusia.

KEDUA: ورجل يدري ولا يدري أنه يدري
Rajulun Yadri wa Laa Yadri Annahu Yadri
(Seseorang yang Tahu (berilmu), tapi dia Tidak Tahu kalau dirinya Tahu).

Untuk model ini, bolehlah kita sebut dia seumpama orang yang tengah tertidur. Sikap kita kepadanya membangunkan dia. Manusia yang memiliki ilmu dan kecakapan, tapi dia tidak pernah menyadari kalau dirinya memiliki ilmu dan kecakapan. Manusia jenis ini sering kita jumpai di sekeliling kita. Terkadang kita menemukan orang yang sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa, tapi ia tidak tahu kalau memiliki potensi. Karena keberadaan dia seakan Tidak berguna atau tidak diberdayakan.

Tipe seperti ini jika tidak di support dikhawatirkan merugi di akhirat.

KETIGA: ورجل لا يدري ويدري أنه لا يدري
Rajulun Laa Yadri wa Yadri Annahu Laa Yadri
(Seseorang yang tidak tahu (tidak atau belum berilmu), tapi dia tahu alias sadar diri kalau dia tidak tahu).

Jenis manusia ini masih tergolong baik. Sebab, ini jenis manusia yang bisa menyadari kekurangannnya. Ia bisa mengintropeksi dirinya dan bisa menempatkan dirinya di tempat yang sepantasnya. Karena dia tahu dirinya tidak berilmu, maka dia belajar.

Dengan belajar itu, sangat diharapkan suatu saat dia bisa berilmu dan tahu kalau dirinya berilmu. Manusia seperti ini sengsara di dunia tapi bahagia di akhirat.

KEEMPAT: ورجل لا يدري أنه لا يدري
Rajulun Laa Yadri wa Laa Yadri Annahu Laa Yadri.
(Seseorang yang Tidak Tahu (tidak berilmu), dan dia Tidak Tahu kalau dirinya Tidak Tahu).

Inilah adalah jenis manusia yang paling buruk dan berbahaya. Ini jenis manusia yang selalu merasa mengerti, selalu merasa tahu, selalu merasa memiliki ilmu, padahal ia tidak tahu apa-apa.

Karakter di atas ini,
Cenderung manusia jenis seperti ini susah disadarkan, kalau diingatkan ia akan membantah sebab ia merasa tahu atau merasa lebih tahu. Jenis manusia seperti ini, paling susah dicari kebaikannya. Manusia seperti ini dinilai tidak sukses di dunia, juga merugi di akhirat.

Semoga bisa menjadi bahan renungan dan introspeksi bersama, di posisi golongan manakah kita berada ?
(Sumber : Kitab ihya ‘Ulumuddin)

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhon 17

🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Alhamdulillah hari ke 17 Bulan Romadhon.
Pernahkah saat kau duduk santai dan menikmati harimu, tiba-tiba terpikirkan olehmu ingin berbuat sesuatu kebaikan untuk seseorang?

Itu adalah Alloh Ta’ala yang sedang berbicara denganmu dan mengetuk pintu hatimu
(QS 4:114, 2:195, 28:77).

Pernahkah saat kau sedang sedih, kecewa tetapi tidak ada orang di sekitarmu yang dapat kau jadikan tempat curahan hati?

Itu adalah Alloh Ta’ala yang sedang rindu padamu dan ingin agar kau berbicara pada-NYA
(QS 12:86).

Pernahkah tanpa sengaja kau memikirkan seseorang yang sudah lama tidak bertemu, tiba-tiba orang tersebut muncul, atau kau bertemu dengannya, atau kau menerima telepon darinya?

Itu adalah Kuasa Alloh Ta’ala yang sedang menghiburmu
Tidak ada yang namanya kebetulan
(QS 3:190-191).

Pernahkah kau mendapatkan sesuatu yang tidak terduga, yang selama ini kau inginkan tapi rasanya sulit untuk didapatkan?

Itu adalah Alloh Ta’ala yang mengetahui dan mendengar suara batinmu serta hasil dari benih kebaikan yang kau taburkan sebelumnya
(QS 65:2-3).

Pernahkah kau berada dalam situasi yang buntu, semua terasa begitu sulit, begitu tidak menyenangkan, hambar, kosong bahkan menakutkan?

Itu adalah saat Alloh Ta’ala mengizinkan kau untuk diuji, Dan Alloh Ta’ala ingin mendengar rintihan serta do’amu agar kau menyadari akan keberadaan-NYA….

Karena Ia tahu kau sudah mulai melupakan-NYA dalam kesenangan
(QS 47:31, 32:21).

Jika kau peka, akan sering kau sadari bahwa KASIH dan KUASA Alloh Ta’ala selalu ada di saat manusia merasa dirinya tak mampu.

Apakah kau pikir tulisan ini hanya iseng terkirim padamu?

Tidak!
Sekali lagi,
TIDAK ADA YANG KEBETULAN…
apa yang kamu lakukan dicatat, shg berkah dan musibah tergantung apa yang kita lakukan.

Coba rasakan kehadiran-NYA…, dengarkan suara-NYA yang berkata:
“Jangan khawatir, AKU di sini bersamamu”
(QS 2:214, 2:186)

Semoga Alloh Ta’ala melimpahkan taufik-Nya kepada kita semua untuk amal yang dicintai dan diridhai-Nya.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhon 16

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Masa Lalu, Sekarang Dan Akan Datang
Terdapat 3 hal yang dibenci hati:

✓ Jika berkaitan dengan masa lalu, ia akan memunculkan huzn (kesedihan).

✓ Dan jika berkaitan dengan masa sekarang, ia akan menghadirkan ghamm (keresahan).

✓ Bila berkaitan dengan masa yang akan datang, ia akan melahirkan hamm (kecemasan).

Oleh sebab itu, seorang hamba hendaknya memohon kepada Alloh Ta’ala agar menghilangkan semua hal yang tidak disukai hati, baik yang berkaitan dengan masa lalu, sekarang, maupun yang akan datang, sehingga hati menjadi jernih mudah menerima kebenaran.

Tetaplah bersemangat untuk kehidupan kita, sebagaimana sabda Rasululloh shallallahu ‘alaihi wasallam , “Bersemangatlah atas perkara yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan Alloh dan janganlah engkau melemah”
Jika ada sesuatu yang menimpamu, maka jangan engkau katakan: “Seandainya saya kerjakan ini niscaya akan menjadi begini dan begitu, akan tetapi katakanlah bahwa Alloh yang telah menetapkannya, apa yang Dia kehendaki maka Dia perbuat, karena sesungguhnya (kata-kata) “seandainya” membuka peluang bagi perbuatan syetan”.
(HR.Muslim)

Jangan diingat masa lalu, karena sudah menjadi sejarah (diingat utk evaluasi silahkan)
Jangan cemas masa akan datang, karena belum kejadian.

Mumpung ketemu bulan Romadhon, mari kita kerjakan hari ini secara sungguh-sungguh secara benar dan baik sesuai aturan Agama Islam.

Selamat beraktifitas, salam sukses selalu penuh cinta & barokahNya Alloh Ta’ala.

Semoga Alloh Ta’ala melimpahkan taufik-Nya kepada kita semua untuk amal yang dicintai dan diridhai-Nya.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhon 15

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Berlalu Ramadhan Separuh.
Sejenak dalam kegelapan malam melihat langit cerah, didapati purnama bersinar. Tanda separuh Romadhon berlalu.

Namun kala melirik mushaf al-Qur’an yang kita baca, ternyata tak kunjung beranjak setengah.

Mengingat lagi sedekah selama ini, pun biasa saja tiada yang istimewa.

Introspeksi dengan shalat-shalat sunnah, tidak didapati tambahan masih seperti dulu di bulan-bulan lainnya.

Menyesal? Tentu. Namun kita perlu yang lebih dari itu.

Lekas menutup akhir dengan kebajikan yang banyak sebagai penentu proses hasil sebelumnya.

Yang menjadi tolak ukur adalah kesempurnaan akhir, bukan kekurangan saat permulaan

Lekas bergegas bangkit menutupi kelalaian di separuh Romadhon berlalu, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Sesungguhnya amal-amal itu bergantung pada akhirnya.”
(HR Bukhari: 6493, Muslim: 112)

Manfaatkan sedikit kesempatan tersisa, sebab separuh Romadhon telah berlalu.

Alhamdulillah hari jum’at, mari membaca al kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat, berdoa dan sedekah.

Semoga Alloh Ta’ala melimpahkan taufik-Nya kepada kita semua untuk amal yang dicintai dan diridhai-Nya.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍