• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Daily Archive May 23, 2020

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 H – Taqobbalallohu minna wa minkum

💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖

لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Perkenankanlah kami segenap keluarga besar sejenak pagi menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441/2020.

Taqobbalallohu minna wa minkum

Smg Amal ibadah kita selama bln Romadhon diterima oleh Alloh Ta’ala dan kita keluar dibln yg istimewa ini sbg hamba yg bertaqwa. Aamiin YRA

Allohu akbar Allohu akbar Allohu akbar Walillahilham


www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhon 30 : PENENTUNYA ADA DI “GARIS FINISH BUKAN STARTNYA”

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Sejenak Pagi:
Romadhon 30
PENENTUNYA ADA DI “GARIS FINISH BUKAN STARTNYA”

Dari Sahl bin Sa’d radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan,

“Bahwa nilai amal itu ditentukan oleh bagian penutupnya.”
(HR. Ahmad 22835, Bukhari 6607 dan yang lainnya).

Karena itu, perjuangan besar seharusnya kita lakukan ketika kita berada di penghujung amalan. Termasuk ketika di penghujung ramadhan.

Al-Hafidz Ibnu Rajab mengatakan,

“Wahai para hamba Alloh, sungguh bulan Romadhon ini akan segera pergi dan tidaklah tersisa waktunya kecuali sedikit. Karena itu, siapa saja yang telah beramal baik di dalamnya hendaklah dia menyempurnakannya dan siapa saja yang telah menyia-nyiakannya hendaklah ia mengakhirinya dengan yang terbaik.”

Ujung terbaik, itulah kesuksesan orang baik…

Ibnul Jauzi menjelaskan,
Al-Imam Ibnu Al-Jauziy rahimahulloh berkata :
“Seekor kuda pacu jika sudah berada mendekati garis finish, dia akan mengerahkan seluruh tenaganya agar meraih kemenangan, karena itu, jangan sampai kuda lebih cerdas darimu.. Sesungguhnya amalan itu ditentukan oleh penutupnya.. Karena itu, ketika kamu termasuk orang yang tidak baik dalam penyambutan, semoga kamu bisa melakukan yang terbaik saat perpisahan.”

Hasan al-Bashri mengatakan,
“Perbaiki apa yang tersisa, agar kesalahan yang telah lalu diampuni. Manfaatkan sebaik-baiknya apa yang masih tersisa, karena kamu tidak tahu kapan rahmat Alloh itu akan dapat diraih.”

Abu Bakr as-Shiddiq berdoa kepada Alloh Ta’ala,
Ya Alloh, jadikan usia terbaikku ada di penghujungnya, amal terbaikku ada di penutupnya, dan hari terbaikku, ketika aku bertemu dengan-Mu. (HR. Ibnu Abi Syaibah 30124).

Ya Alloh jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhon 29 : Ucapan dan Doa terbaik saat Hari Raya Idul Fitri

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Sejenak Pagi:
Romadhon 29

Alhamdulillah masuk hari ke 29 bulan suci Romadhon, setelah ini Idul Fitri.

Idul Fitri memiliki makna yang berkaitan erat dengan tujuan yang akan dicapai dari kewajiban berpuasa itu sendiri yaitu manusia yang bertaqwa. Kata Id berdasar dari akar kata aada – yauudu yang artinya kembali sedangkan fitri bisa berarti buka puasa untuk makan dan bisa berarti suci.

Fitri yang berarti buka puasa berdasarkan akar kata ifthar (sighat mashdar dari aftharo – yufthiru) dan berdasar hadis Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam yang artinya:

”Dari Anas bin Malik: Tak sekali pun Nabi Muhammad shallallohu ‘alaihi wasallam. Pergi (untuk shalat) pada hari raya Idul Fitri tanpa makan beberapa kurma sebelumnya.” Dalam Riwayat lain: “Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam makan kurma dalam jumlah ganjil.”
(HR.Bukhari).

Dengan demikian, makna Idul Fitri adalah hari raya saat umat Islam kembali berbuka atau makan. Karena itu salah satu sunnah sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri adalah makan atau minum walaupun sedikit. Ini menunjukkan bahwa hari raya idul fitri 1 syawal adalah waktunya berbuka dan haram untuk berpuasa.

Sedangkan kata Fitri yang berarti suci, bersih dari segala dosa, kesalahan, kejelekan, keburukan berdasarkan dari akar kata fathoro-yafthiru dan hadis Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam yang artinya “Barangsiapa yang berpuasa di bulan Romadhon dengan didasari iman dan semata-mata karena mengharap ridho Alloh, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaq ‘alayh).

“Barangsiapa yang sholat malam di bulan Romadhon dengan didasari iman dan semata-mata karena mengharap ridho Alloh, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaq ‘alaih).

Bagaimana ucapan saat Idul Fitri?

“Para sahabat Rasululloh shallallahu ‘alaihi wasallam apabila bertemu di hari raya, mereka mengucapkan kepada sebagian lainnya: taqabbalallahu minna wa minka,” tulis Ibnu Hajar Al Asqalani dalam kitab Fathul Baari.

Taqabbalallahu Minna Wa Minkum
artinya, “Semoga Alloh menerima (puasa dan amal) dari kami dan (puasa dan amal) dari kalian.

Ada ucapan yg lebih panjang yaitubl “Taqabbalallaahi minnaa wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja’alanaallaahu wa iyyaakum minal ‘aaidin wal faaiziin wal maqbuulin kullu ‘ammin wa antum bi khair.”

Artinya, ” Semoga Alloh menerima (amal ibadah Ramadlan) kami dan kamu. Wahai Allah Yang Maha Mulia, terimalah! Dan semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang serta diterima (amal ibadah). Setiap tahun semoga kamu senantiasa dalam kebaikan.”

Lalu bagaimana jawaban Taqabbalallahu Minna Wa Minkum?

Jawaban Taqabbalallahu Minna Wa Minkum adalah doa yang sama: Taqabbalallahu Minna Wa Minkum atau Taqabbal yaa kariim.

Adapun ucapan minal aidin wal faidzin artinya “semoga kita semua tergolong orang yang kembali dan berhasil”. jadi arti minal aidin wal faidzin yang diucapkan saat Idul fitri adalah doa dan harapan agar kita semua menjadi golongan orang yang kembali ke fitrah atau suci.
“Minal Aidin wal Faizin” lebih menyimpan arti pencapaian seorang mukmin setelah berpuasa penuh dan melawan hawa nafsunya dengan beribadah kepada Alloh Ta’ala di bulan Romadhon.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhon 28 : Menangis lah Sebelum Romadhon Pergi

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sejenak Pagi:
Romadhon 28

Menangislah…
Saudara dan Sahabatku
Sebelum bulan suci Romadhon pergi.

Kita pernah berjanji mengkhatamkan Al-Qur’an…
Tapi setelah Romadhon tiba di akhir hitungan, kita tak juga beranjak dari Juz awalan atau pertengahan Al-Qur’an…

Menangislah…
Sebelum bulan Romadhon pergi.

Kita pernah berjanji akan menyempurnakan Qiyamullail (sholat malam) yang bolong penuh tambalan…
Tapi setelah Romadhon tiba di akhir hitungan, kita tak juga menyempurnakan Qiyamullail itu…

Menangislah…
Sebelum Ramadhan pergi.
Kita berdo’a sejak bulan Rajab dan Sya’ban agar disampaikan ke bulan Romadhon…
Tapi setelah Romadhon tiba di akhir hitungan, ternyata kita masih juga tak bisa menahan diri dari kesia-siaan…
Dan ternyata kita masih juga tak bisa menambah banyak ibadah Sunnah…
Bahkan, terkadang yang Wajib hampir terlewatkan…

Menangislah wahai saudaraku…
Biar butir air mata bening itu jadi saksi di hari Kiamat…
Bahwa diri kita masih bodoh, lalai, sombong dan terlena…
Sehingga bulan Romadhon yang mulia dan selalu dirindukan ini pun disia-siakan…

Menangislah…
Dan tuntaskan semuanya pada hari ini atau malam ini dan hari-hari atau malam-malam berikutnya…
Atas i’tikaf (berlama-lama ibadah di Masjid) yang belum juga kita lakukan…
Atas lembaran Al-Qur’an yang menunggu dikhatamkan…
Atas zakat yang menunggu diberikan…
Atas Sholat Wajib yang menunggu segera dilakukan di awal waktunya…
Atas Sholat Sunnah yang menunggu dijadikan pahala tambahan atau tambalan bagi kekurang-khusyu’an Sholat Wajib kita…

Menangislah…
Alloh belum menjanjikan apapun pada masing-masing hamba-Nya untuk Ramadhan tahun depan…
Karena kematian hanya Alloh Yang Maha Mengetahuinya…
Apakah kita masih akan dipertemukan lagi dengan bulan suci Romadhon atau tidak…

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhon 27 : Belajar Dari Orang – Orang Sholeh

🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Sejenak Pagi:
Romadhon 27

Alhamdulillah masuk hari ke 27 bulan Romadhon.

Jika Imam Syafi’i merasa mendapat bencana saat melihat betis gadis yang tak sengaja tersingkap. Aku malah merasa mendapat nikmat meski tak diungkap.

Jika Umar menginfakkan kebun yang membuatnya ketinggalan shalat ashar. Aku malah biasa saja berulang kali tertinggal meski azan terdengar.

Jika Urwah bin Zubair tak terganggu salatnya saat pisau bedah mengamputasi kaki. Aku bahkan terganggu hanya karena nyamuk yang menggigit ibu jari.

Jika Nabi Ibrahim as. sangat menyesal karena pernah berbohong meski seumur hidup hanya tiga kali. Aku malah santai saja meski jumlah dustaku sudah tak terhitung lagi.

Jika ‘Aisyah menyesali mengatakan “Shafiyah Si Pendek” yang bisa mengubah warna lautan. Lalu bagaimana dengan gunjingan dari mulutku? Mungkin bisa membuat seluruh samudra menjadi busuk dan pekat kehitaman.

Jika Umar bin Abdul Azis bergetar menahan istrinya berbicara di ruangan yang diterangi pelita minyak yang dibiayai negara. Aku malah keasyikkan menggunakan fasiltas perusahaan seakan milikku saja.

Jika serpihan pagar kayu rumah orang yang dijadikan tusuk gigi bisa membuat “sang kyai” tertahan untuk masuk surga. Aku malah woles saja menikmati mangga hasil jarahan kebun tetangga.

Sudah begitu …
Pede pula meminta surga.
Astaghfirullah!
Memang hari ini dunialah yang nyata dan akhirat hanya cerita. Namun sesudah mati, akhiratlah yang nyata dan dunia tinggal cerita.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhan 26 : Saat Menjelang Akhir Ramadhan

🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Sejenak Pagi:
Romadhon 26

Alhamdulillah masuk hari ke 26 bulan Romadhon, tetap semangat, jaga kesehatan dan bahagiaan org2 tercinta utk terus beribadah dan memperbaikinya.

Al-Hafizh Ibnu Rojab berkata :
Wahai hamba Alloh,
Sesungguhnya bulan Romadhon ini akan segera berlalu.

Dan waktu yang tersisa tinggal sedikit saja.

Karena itu siapa saja dari kita yang telah berbuat baik maka hendaklah ia sempurnakan lagi.

Namun barangsiapa yang menyia-nyiakannya, maka hendaklah ia akhiri dengan lebih baik.

Perhatikan nasehat Imam Hasan al-Bashri.

Teruslah berbuat baik dari waktu yang tersisa semoga Alloh Ta’ala memaafkan kita atas perbuatan yang telah lalu.

Manfaatkan waktu tersisa karena kita tidak pernah tahu kapan Rahmat Alloh Ta’ala bisa diraih.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhon 25 : Bagaimana Merespon/Mensikapi Kondisi Pandemi Saat ini

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Sejenak Pagi:
Romadhon 25

Alhamdulillah masuk hari ke 25 Bulan suci Romadhon.
Bulan penuh Barokah, Pengampunan dosa dan Bebas dari api neraka.

Sudah berapa lama tinggal di rumah, kerja di rumah, bisnis di rumah dan lain-lain.
Adakah yang salah?
Tidak ada yg salah, kan sudah kejadian (berarti sdh takdir) adanya Covid 19 (Corona).
Yang salah cara merespon/mensikap kejadian ini.
Bagaimana mensikapinya???

Sebelum menjawab itu, mari kita buka al qur’an, Alloh Ta’ala berfirman:
“Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Alloh dan barangsiapa yang beriman kepada Alloh niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Alloh Maha Mengetahui segala sesuatu”
(QS.At-Taghabun :11).

“Alloh tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”.
(QS.Al Baqoroh 286)

Berdasarkan 2 ayat diatas, maka cara mensikapi kondisi saat ini adalah,

1️⃣Kita hrs yakin bhw semua dari Alloh Ta’ala mk kita kembalikan kpd Alloh Ta’ala, dg bertaubat dan perbanyak isghfar dan sholawat, pasti akan ada petunjuk (jalan keluar).

2️⃣Jauhi maksiat, tingkatkan ibadah & manfaat (suka memberi, tahan marah dan memaafkan), mk semua persoalan akan selesai.

3️⃣Tidak mungkin kita tidak sanggup menyelesaikan masalah/beban kita, asal bersama dan hrs semakin deket dengan Alloh Ta’ala. (mungkin selama ini jauh dg Alloh Ta’ala, sibuk urusan dunia).

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhon 24 : Keutamaan Sedekah

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Sejenak Pagi:
Romadhon 24

Alhamdulillah masuk hari ke 24 bulan Romadhon, mari terus kita tingkatkan ibadah kita, apalagi hari hari terakhir romadhon, khusus sedekah di bulan romadhon dilipat gandakan 70 x.

Agama Islam sendiri juga sudah memerintahkan untuk saling tolong menolong pada sesama manusia dalam kebaikan dan sedekah yang bisa dilakukan diantaranya adalah zakat yang terkandung banyak manfaat zakat fitrah didalamnya serta qurban.

“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali dari bisikan-bisikan orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat kebaikan atau mengadakan perdamaian diantara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Alloh, maka kami akan memberinya pahala yang besar”.
[QS. An Nissa : 114]

Keutamaan sedekah antara lain:
1⃣ Memperkuat Iman
Ibadah menjadi sarana pengabdian hamba terhadap Alloh Ta’ala dan sedekah dalam Islam menjadi salah satu perintah untuk semua umat muslim. Bersedekah yang dilakukan dengan niat ibadah pada Alloh Ta’ala akan semakin menguatkan iman pada Alloh Ta’ala.

2⃣ Menyembuhkan Penyakit
Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Bentengilah hartamu dengan zakat dalam Islam, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersedekah dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana.”
(H.R. Ath-Thabrani)

“Obatilah orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah!”
(HR. Abu Dawud).

3⃣ Meringankan Sakratul Maut
Tidak hanya pahala sedekah di hari Jumat yang bisa kita lakukan, namun dengan melakukan sedekah sesering mungkin, ini mengartikan kita juga memperingan kepedihan yang kelak akan kita rasakan saat sakratul maut sebab dengan sedekah, maka Alloh Ta’ala akan menghilangkan perasaan dan sifat sombong dalam Islam dan egois orang yang melakukan sedekah tersebut.

Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sedekah dari seorang Muslim menigkatkan (hartanya) dimasa kehidupannya. Dan juga meringankan kepedihan saat maut (Sakratulmaut), dan melauinya (sedekah) Alloh menghilangkan perasaan sombong dan egois.”
(Fiqh-us-Sunnah vol. 3, hal 97)

4⃣ Mengabulkan Hajat
Selain dengan cara banyak keutamaan shalat hajat, untuk anda yang memiliki hajat tertentu dan ingin segera dikabulkan, maka cara yang bisa ditempuh adalah melakukan sedekah.

“Barang siapa berniat sedekah, kecepatan Alloh membalasnya lebih dari kecepatan gerakan sedekahnya.”
(Hadist Qudsi)

5⃣ Pemisah Diri Dari Neraka
Bersedekah yang tidak hanya bisa dilakukan dengan memberikan uang namun juga pakaian, makanan dan hal lainnya akan menjadi pemisah kita dengan api neraka saat kiamat datang.

Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jauhkan dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan (sedekah) sebutir kurma“.
(HR. Muttafaqun ‘alaih)

6⃣ Membangun rumah di surga
Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Siapa yang membangun masjid karena Alloh walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Alloh bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.”
(HR. Ibnu Majah)

Untuk itu jangan tidak sedekah, lebih lebih di sepuluh terakhir Romadhon.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhon 23

❓❓❓❓❓❓❓❓❓❓
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Alhamdulillah masuk Romadhon ke 23

Saudara dan sahabatku….

🔹Tak lama lagi kita akan berpisah dengan bulan Ramadhan..

🔸Laksana bahtera, perlahan ia mulai mengangkat jangkar dan siap untuk berlayar..

🔹Sebelas bulan lamanya dia akan meninggalkan kita, untuk kemudian berlabuh kembali di hati-hati orang-orang yang beriman pada tahun berikutnya..

🔸Ibarat sang surya, perlahan ia mulai tenggelam bersama megah merah di ujung ufuk..

🔹Semua begitu cepat..
Hangatnya dekapan kedatangannya belum juga hilang, kini ia kembali mendekap untuk pergi..

🔸Baru kemarin kita mengucap marhaban ya ramadhan, dan hari ini kita harus mengucap mahlan (pelan-pelan) wahai ramadhan.

🔹Tapi yang jelas dia masih di sini. Dia belum berlayar ataupun tenggelam.

🔸Untukmu yang selama ini telah mengisi hari-harinya dengan beragam kebaikan, maka sempurnakan amalanmu di sisa waktu yang ada. Namun bila sebaliknya, bila selama ini engkau tenggelam dalam kelalaian,
maka perbaikilah amalanmu sebelum ia benar-benar pergi berlalu.

🔹Ingatlah.!!
Bahwa amalan itu dinilai pada akhirnya.
Bila engkau kehilangan awal ramadhan, maka jangan sampai engkau kehilangan akhirnya.
Bila engkau lalai pada awalnya, maka kini masanya untuk bersungguh-sungguh untuk akhir yang indah.

🔹Suatu kali Fudhail bin Iyadh pernah bertemu dengan seseorang.

Beliau lantas bertanya padanya:

“Berapa umur anda?”.

“Enam puluh tahun”, jawab laki-laki itu.

“Kalau begitu sejak enam puluh tahun yang lalu anda sudah berjalan menuju Alloh, dan perjalananmu hampir saja tiba.”

“Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji’ûn”, ujar lelaki itu.

“Apakah anda tahu maknanya?” Tanya Fudhail.

Lelaki itu menjawab: “Ya, saya tahu. Saya adalah hamba Alloh dan hanya kepada-Nya saya akan kembali.”

🔹Fudhail lalu menasehatinya:

“Wahai saudaraku…
Barangsiapa yang menyadari bahwa dirinya adalah hamba Alloh Ta’ala dan hanya kepada-Nya ia kembali, hendaknya dia juga menyadari bahwa dia akan berdiri di hadapan-Nya dan akan ditanya (oleh-Nya). Dan barangsiapa yang menyadari bahwa dirinya akan ditanya maka hendaknya ia mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan tersebut.”

Laki-laki itu pun menangis lantas bertanya kepada Fudhail:

“Lalu apa yang harus aku perbuat?”

“Mudah”, jawab Fudhail.

“Apa? Semoga Alloh Ta’ala merahmatimu.” Tanya laki-laki itu lagi.

Fudhail menjawab, “
“Berbuat baiklah di sisa umurmu, niscaya Allah akan mengampuni apa yang telah lalu dan yang masih tersisa dari umurmu. Namun bila engkau berbuat keburukan pada apa yang masih tersisa niscaya engkau akan dihukum atas apa-apa yang telah lalu dan yang masih tersisa darimu.”

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhon 22

🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Jika Romadhon tampak telah berkemas-kemas untuk undur diri setelah bertamu pada kita hampir satu bulan lamanya, maka manfaatkan hari-hari terakhirnya dengan ibadah terbaik kepada Alloh Ta’ala.

Misalnya, dengan bersedekah setiap malam pada malam-malam terakhir di bulan ini. Berikan sedekah dengan sepenuh keyakinan bahwa Alloh Ta’ala akan mengganti apa yang kita keluarkan dengan berlipat ganda. Apalagi jika sedekah tersebut kita lakukan di bulan Romadhon.

Suatu hari seorang anak bertanya kepada ibunya, benarkah dengan kita memberikan sesuatu kepada orang lain akan menyebabkan milik kita jadi bertambah banyak? Bukankah sesuatu yang sudah dikurangi justru menjadi bertambah sedikit?

Sang ibu tersenyum, lalu mengajak buah hatinya itu pergi ke kebun bunga. Mereka berdua memandang hamparan bunga aneka warna tumbuh di kebun itu, dihiasi dengan lebah-lebah yang berterbangan di atas bunga-bunga.

“Nak, dahulu bunga-bunga di kebun ini hanya sedikit. Kemudian datanglah lebah hinggap di atas bunga. Maka dengan senang hati bunga memberikan madu kepada lebah-lebah,”

Dengan penuh kelembutan ibu itu melanjutkan ceritanya, “Akibat lebah hinggap di atas bunga, maka kaki-kakinya akan membawa serbuk sari dari bunga tersebut. Hingga suatu saat lebah itu hinggap pada bunga yang lain, serbuk sari itu membantu penyerbukan, dan menumbuhkan bunga-bunga yang baru.”

“Jadi karena bunga awalnya memberi madu kepada lebah, maka menumbuhkan bunga-bunga lain sebanyak ini, betul begitu Ibu?” Anaknya tampak mengerti arah pembicaraan ibunya.

“Betul, Nak. Seandainya bunga itu tak mau berbagi madu, tentu lebah-lebah juga tak akan hinggap padanya. Akibatnya, tak ada yang membantu penyerbukan, dan semakin lama jumlah bunga-bunga di taman ini pasti semakin sedikit.”

“Itulah sebabnya, berbagi itu menyebabkan apa yang kita miliki justru bertambah banyak!” Anak itu mendapat pengetahuan baru hari ini. Seperti biasa, ibunya selalu tahu cara menjelaskan sesuatu kepadanya.

Maka di penghujung Romadhon ini, jadilah bunga yang senantiasa berbagi madu. Jadilah bunga yang tak pernah meragukan manfaat berbagi. Sebagaimana Allah berfirman dalam Surat Saba’ ayat 39,

“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Alloh akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.”

Alhamdulillah hari jum’at mari membaca Al Kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat, berdoa dan sodaqoh, nanti malam 23.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍