• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Sejenak Pagi

Puasa Wajib Romadhon

🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
Romadhon 1
Puasa Wajib Romadhon

Alhamdulillah masuk bulan suci Romadhon, bulan pengampunan, bulan al qur’an, bulan penuh barokahNya Alloh Ta’ala, bulan wajib berpuasa.

Firman Alloh Ta’ala:
Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa”
[QS. Al-Baqarah: 183]

Jelas sekali puasa di Bulan Romadhon adalah wajib.
Yang menarik di ayat ini agar kamu bertaqwa.
Dari 5 rukun islam hanya puasa wajib Romadhon yg terdapat agar kamu bertaqwa, yg lain tidak ada, kenapa demikian?

Ada beberapa tafsir, diantaranya dari 5 rukun islam semua diketahui oleh manusia pada saat diamalkan, Membaca syahadat, Sholat, Zakat dan Haji, kecuali Puasa, yg tahu diri kita sendiri dan Yang Maha Tahu yaitu Alloh Ta’ala.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu ia berkata, “Rasûlulloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Alloh Azza wa Jalla berfirman, “Semua amal perbuatan anak Adam untuk dirinya kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku-lah yang akan membalasnya. ‘Puasa adalah perisai. Apabila seseorang di antara kamu berpuasa, janganlah berkata kotor/keji (cabul) dan berteriak-teriak. Apabila ada orang yang mencaci makinya atau mengajak bertengkar, katakanlah, ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa.’ Demi Alloh yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Alloh daripada aroma minyak kesturi. Bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan, yaitu kegembiraan ketika berbuka puasa dan kegembiraan ketika bertemu dengan Rabb-nya.”
[HR. Muttafaq ‘alaihi]

Selamat menjalankan ibadah puasa Romadhon, semoga diampuni dosa2nya dan diterima amal ibadahnya oleh Alloh Ta’ala.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Kita tinggkatkan terus ibadah kita kpd Alloh Ta’ala.
Semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Dalam lindungan dan Rahmat Alloh Subhanahu wata’ala. Menjadi hamba yang Bahagia, membahagiakan orang lain dan senantiasa bersyukur.
Semoga Alloh Ta’ala mengampuni dosa dan kesalahan kita.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
😊❤👍

Andai Ini Romadhon Terakhir?

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Andai Ini Romadhon Terakhir?

Kalimat yang memandang bulan Romadhon sebagai sesuatu yang istimewa. Jika kita bandingkan dengan momen penting dalam kehidupan. Misal waktu pernikahan, kita akan menghitung hari demi hari sembari mempersiapkan keperluannya. Semakin dekat, semakin berdebarlah hati kita.

Momen terakhir itu seperti kita akan berangkat ke suatu daerah menggunakan pesawat dengan penerbangan terakhir. Bukankah kita tidak akan melewatinya walau hanya sebentar. Momentum itu menjadi sangat berharga. Jika terhadap setiap momen penting keduniaan ada getaran dalam hati untuk tidak melewatkannya. Maka sejauh mana kita memiliki getaran menghadapi Romadhon. Apakah kita sudah menumbuhkan perasaan itu?

Siapa yang memandang berharga bulan Romadhon? Jawabnya ialah Ahli kubur, Seolah-olah mereka berkata “berikan aku Romadhon walaupun hanya satu detik. Karena setiap detik dibulan Romadhon sangat berharga bagi mereka untuk memohon ampunan”. Romadhon, menjadi momen penting untuk sedikit pun tidak dilewatkan dengan sia-sia.

Andaikan ini Romadhon terakhirku seharusnya dijawab dengan kalimat komitmen. Pertama, pasti akan gigih bertaubat karena romadhan adalah momentum pengampunan.

“Setiap kali mereka hendak keluar darinya (neraka) karena tersiksa, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya, (kepada mereka dikatakan). Rasakanlah azab yang membakar ini!”
(QS. Al Ahzab : 23)

Ketakutan akan siksa Alloh Ta’ala seharusnya menghadirkan semangat membutuhkan ampunan. Dalam Al-Qur’an digambarkan bagaimana para penghuni neraka tidak bisa lari dari hukuman yang kekal. Dengan siksaan yang teramat pedih, sepatutnya hadir kesadaran untuk kita bertaubat.

“Dan datanglah Tuhanmu, dan malaikat berbaris-baris. Dan pada hari itu diperlihatkan kepada mereka Jahannam, pada hari itu sadarlah manusia, tapi tidak berguna lagi kesadaran itu. Dia berkata, “Alangkah baiknya sekiranya dahulu aku mengerjakan (kebajikan) untuk hidupku ini.”
(QS. Al Fajr 23)

Orang yang cerdas ialah yang sadar akan banyaknya dosa dan bertaubat kepada Alloh Ta’ala. Karena jika kesadaran ini baru dirasakan pada hari pembalasan maka tidak berguna lagi kesadaran tersebut. Tetapi, banyak manusia yang ternyata tidak sadar mereka telah berbuat zalim. Kebanyakan dari mereka merasa apa yang mereka perbuat telah benar. Sedangkan, seorang nabi, Adam AS. merintih memohon ampunan Alloh Ta’ala.

Kesadaran untuk menghadirkan rasa takut ini perlu dilakukan agar kita membutuhkan ampunan. Alhasil, di momen Romadhon kita akan memiliki kegigihan untuk bertaubat.

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Alloh Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Alloh daripada bau minyak kasturi.”
(HR. Bukhari)

Sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas, di bulan mulia ini amalan kebaikan akan dilipatgandakan. Inilah kesempatan untuk memperbanyak amalan kebaikan. Banyak sekali amalan kebaikan yang bisa dilakukan, peluang untuk melipatgandakan pahala pun terbuka lebar. Amal yang terlihat biasa, di bulan Romadhon bisa jadi lumbung amal.

Bersedekah di bulan Romadhon sangat dianjurkan, apalagi memberi makan orang yang berbuka puasa, kita bisa dapat pahala puasa orang tersebut. Melaksanakan sahur pun juga ada pahalanya. Membaca al Quran dan memahaminya dapat melipatgandakan pundi-pundi pahala, tak terhitung jika kita bisa khatam berulang kali. Karena balasan untuk bacaan quran hitungannya perhuruf. Belum ditambah amalan-amalan ibadah yang diperintahkan di sepuluh hari terakhir, seperti menghidupkan malam dengan ibadah, melaksanakan i’tikaf, dan menunaikan zakat.

Menyangkut Romadhon

☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Menyangkut Romadhon

Hal-Hal Yang Boleh Bagi Orang Yang Berpuasa :
🔹Siwak sepanjang hari, kecuali menurut Imam Ahmad, dia menyatakan makruh bersiwak setelah dzhuhur
🔹Mendinginkan badan dengan air karena cuaca panas, baik dia mengguyurkannya ketubuhnya atau dia berendam di dalamnya
🔹Makan, minum dan bersetubuh di malam hari sampai terbit fajar
🔹Melakukan perjalanan yang diperbolehkan sekalipun dalam perjalanannya nanti dia akan berbuka
🔹Berobat dengan obat-obatan yang halal selama tidak ada yang masuk kedalam perutnya, termasuk dalam hal ini suntik yang bukan untuk mengeyangkan
🔹Mengunyah makanan untuk anak kecil dan tidak ada orang lain yang mengunyahkannya untuknya, dengan catatan tidak ada makanan yang masuk ke dalam perutnya
🔹Menghirup minyak wangi dan asap makanan,hal ini karena tidak adanya larangan dari pemilik syari’at.
(Tuntunan Praktis Puasa, Tarawih, I’tikaf, Lailatul Qodar & Zakar Fitrah hal 26)

Hal-Hal Yang Dimaafkan
🔹Menelan ludah sekalipun banyak, maksudnya adalah ludah diri sendiri bukan milik orang lain
🔹Muntah dan mimisan dengan tidak sengaja
🔹Menelan lalat tanpa sengaja
🔹Waktu pagi tiba sedangkan dia dalam keadaan junub. Akan tetapi ia wajib mandi karena ia wajib shalat dalam keadaan suci

Mimpi basah, karena mimpi basah dilakukan bukan atas pilihan orang yang berpuasa. Ia punya keharusan untuk mandi wajib jika melihat keluarnya ari mani.
(Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 14/283)

Juga berdasarkan hadits :
“Pena pencatat diangkat dari tiga golongan : orang gila hingga ia waras,orang tidur hingga ia terbangun dan anak kecil hingga bermimpi(baligh)”
(HR.Abu Daud 3823)

Makan dan minun karena lupa,kecuali Imam Malik yang berpendapat dia wajib mengqadha dalam puasa fardhu,adapun puasa sunnah maka tidak ada qadha’ apapun. Hal ini berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam :
“Jika seseorang lupa lalu dia makan dan minum ketika sedang berpuasa maka hendaklah dia meneruskan puasanya karena hal itu berarti Alloh telah memberinya makan dan minum”
(HR.Bukhori no 1933)

Wallahu a’lam bish-shawab.

Kita tinggkatkan terus ibadah kita kpd Alloh Ta’ala.
Semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Dalam lindungan dan Rahmat Alloh Subhanahu wata’ala. Menjadi hamba yang Bahagia, membahagiakan orang lain dan senantiasa bersyukur.
Semoga Alloh Ta’ala mengampuni dosa dan kesalahan kita.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
😊❤👍

Rukun-Rukun Puasa

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Rukun-Rukun Puasa

A.Niat
yaitu tekad hati untuk berpuasa demi menjalankan perintah Alloh Subhana Wa Ta’ala atau mendekatkan diri kepada-Nya

➡ Untuk puasa wajib, maka niatnya di malam hari sebelum fajar.

“Barangsiapa yang tidak berniat puasa pada malam hari sebelum terbit fajar, tidak ada puasa baginya”
(HR.An-Nasai dan Abu Dawud no 2454)

➡ Untuk puasa sunnah niatnya boleh disiang hari setelah fajar jika sebelumnya belum malam apapun atau belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Pada suatu hari, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepada ‘Aisyah : “Wahai Aisyah,apakah kamu mempunyai makanan?”
Aisyah menjawab : “Tidak, ya Rasululloh.” Beliau bersabda: “Kalau begitu, aku akan berpuasa.”
(HR.Muslim no 1154)

B.Imsak
yaitu menahan diri dari pembatal-pembatal puasa berupa makan, minum dan berhubungan suami istri. Waktunya yaitu semenjak terbit fajar sampai terbenam matahari

Sunnah-Sunnah Puasa

A.Menyegerakan Berbuka Puasa dan Mengakhirkan Sahur

“Umatku akan selalu dalam kebaikan selama mengakhirkan sahur & mempercepat berbuka”
(HR.Ahmad no 20530)

B.Berbuka dengan kurma yang matang dipohon atau kurma biasa atau air.
Yang terbaik dari ketiganya adalah yang pertama dan yang paling rendah adalah yang terakhir. Dianjurkan berbuka dalam jumlah ganjil.

“Rasululloh Shalallahu’Alaihi wa Salam berbuka dengan makan beberapa biji kurma muda. Jika tidak ada, maka dengan beberapa butir kurma. Jika tidak ada, maka dengan beberapa teguk air”
(HR.Abu Dawud)

C.Berdoa pada saat berbuka
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam apabila berbuka puasa mengucapkan :

DZAHABADZH ZHAMA`U WABTALLATIL ‘URUUQU WA TSABATAL AJRU IN SYAA-ALLAH

“Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan semoga tetap pahala (puasa),insya Alloh”
(HR.Abu Dawud no 2357)

D.Sahur
Rasululloh Shalallahu ‘Alaihi wa Salam bersabda:
“Makan sahur itu berkah,maka janganlah kalian tinggalkan meskipun salah seorang dari kalian hanya minum seteguk air,karena sesungguhnya Alloh ‘azza wajalla dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang makan sahur.”
(HR.Ahmad no 10664)

Wallahu a’lam bish-shawab.

Kita tinggkatkan terus ibadah kita kpd Alloh Ta’ala.
Semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Dalam lindungan dan Rahmat Alloh Subhanahu wata’ala. Menjadi hamba yang Bahagia, membahagiakan orang lain dan senantiasa bersyukur.
Semoga Alloh Ta’ala mengampuni dosa dan kesalahan kita.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
😊❤👍

Apa itu puasa….

🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Apa itu puasa….

Puasa menurut bahasa adalah menahan diri. Sedangkan menurut istilah syariat, puasa adalah menahan diri (dengan niat beribadah) dari makan, minum, bersetubuh dan hal-hal lain yang membatalkannya mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari

Keutamaan Puasa
Rasululloh Shalallahu ‘alaihi salam bersabda :
Rabb kita ‘Azza Wa Jalla berfirman,
“Puasa adalah perisai yang seorang hamba gunakan untuk perlindungan dari api neraka, dan (puasa itu) untuk-Ku maka Aku sendirilah yang akan membalasnya”
(HR.Ahmad no 14142)

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi salam bersabda:
“Sesungguhnya di surga ada satu pintu yang disebut dengan Ar-Rayyan, yang pada hari qiyamat tidak akan ada orang yang masuk ke surga melewati pintu itu kecuali para shaimun (orang-orang yang berpuasa). Tidak akan ada seorangpun yang masuk melewati pintu tersebut selain mereka. Lalu dikatakan kepada mereka. Mana para shaimun,bmaka para shaimun berdiri menghadap. Tidak akan ada seorangpun yang masuk melewati pintu tersebut selain mereka. Apabila mereka telah masuk semuanya,maka pintu itu ditutup dan tidak akan ada seorangpun yang masuk melewati pintu tersebut”
(HR.Bukhori no 1896)

Pihak Yang Wajib & Tidak Wajib Berpuasa
➡ Pihak Yang Wajib Berpuasa
Para ulama telah sepakat bahwa puasa wajib dikerjakan oleh orang Islam, berakal, baligh, sehat dan berada dikampung halaman (tidak sedang bepergian/safar). Untuk perempuan ditambah lagi satu syarat, yaitu suci dari haid dan nifas.

➡ Pihak Yang Tidak Wajib Berpuasa
Puasa tidak wajib atas orang kafir, orang gila, anak kecil, orang sakit, musafir (orang yg sedang bepergian), perempuan yang haid dan nifas, orang tua renta, perempuan hamil & perempuan menyusui.
(Fiqih Sunnah hal 216)

Wallahu a’lam bish-shawab.

Kita tinggkatkan terus ibadah kita kpd Alloh Ta’ala.
Semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Dalam lindungan dan Rahmat Alloh Subhanahu wata’ala. Menjadi hamba yang Bahagia, membahagiakan orang lain dan senantiasa bersyukur.
Semoga Alloh Ta’ala mengampuni dosa dan kesalahan kita.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
😊❤👍

Keutamaan Ibadah Puasa

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Keutamaan Ibadah Puasa

Ibadah puasa memiliki banyak manfaat bagi seorang mukmin. Di antara faidah terbesar menjalankan ibadah puasa adalah tumbuhnya ketakwaan di dalam hati, sehingga menahan anggota badan dari berbuat maksiat.

Alloh Ta’ala berfirman,
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa”
(QS. Al-Baqarah [2]: 183).

Di dalam ayat yang mulia ini, Alloh Ta’ala menjelaskan bahwa puasa disyariatkan bagi hamba-Nya untuk meningkatkan dan menyempurnakan ketakwaan mereka. Takwa merupakan sebuah istilah yang mencakup seluruh kebaikan. Para ulama menjelaskan bahwa takwa adalah melaksanakan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya, karena mengharap pahala dari AllOh Ta’ala dan karena rasa takut terhadap adzab dan hukuman-Nya.

Lalu, mengapa puasa merupakan sebab ketakwaan? Terdapat beberapa penjelasan mengenai hal ini.

1️⃣dengan puasa, seseorang akan lebih sedikit makan dan minum, yang menyebabkan lemahnya syahwat. Lemahnya syahwat ini menyebabkan berkurangnya maksiat yang ingin dia kerjakan. Karena syahwat adalah sumber dan awal dari semua maksiat dan keburukan. Hal ini sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
“Puasa adalah perisai”
(HR. An-Nasai dan Ibnu Majah).

2️⃣berpuasa melatih seseorang untuk kuat, sabar, dan tabah. Semua ini akan mendorong seseorang untuk meninggalkan dan menjauhi hal-hal buruk yang disukai jiwanya. Sebagai salah satu contoh, seseorang yang terbiasa dan sulit untuk berhenti merokok, dia mampu meninggalkannya dengan sebab puasa. Dia pun mampu meninggalkan kebiasaan buruk itu dengan lebih mudah.

3️⃣berpuasa memudahkan seseorang untuk berbuat ketaatan dan kebaikan. Hal ini tampak nyata di bulan Romadhon. Orang-orang yang di luar bulan Romadhon malas dan merasa berat beribadah, maka ketika bulan Romadhon mereka berlomba-lomba untuk beribadah sebanyak mungkin.

4️⃣berpuasa menyebabkan lunaknya hati untuk senantiasa berdzikir kepada Alloh Ta’ala dan memutus berbagai sebab yang dapat melalaikan-Nya.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Kita tinggkatkan terus ibadah kita kpd Alloh Ta’ala.
Semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Dalam lindungan dan Rahmat Alloh Subhanahu wata’ala. Menjadi hamba yang Bahagia, membahagiakan orang lain dan senantiasa bersyukur.
Semoga Alloh Ta’ala mengampuni dosa dan kesalahan kita.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
😊❤👍

Menyambut Romadhon Dengan Ilmu

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
Menyambut Romadhon Dengan Ilmu

Cara terbaik untuk menyambut Romadhon adalah dengan ilmu yaitu belajar lagi hal terkait degan Romadhon.
Mulai dari keutamaan, hukum-hukum dan ibadah yang disyariatkan di bulan Romadhon. Islam adalah agama yang mulia dan dibangun di atas ilmu, bukan di atas tradisi atau perasaan. Jika ingin beramal dan berkata harus dengan ilmu.

Al-Bukhari menulis bab:
“Bab ilmu sebelum berkata dan beramal”

Ilmu sangat penting, karena syarat agar amal kita diterima adalah harus dibangun di atas ilmu dan cara beribadah yang diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Konsekuensi dari syahadat seorang muslim adalah syarat diterimanya amal.

1️⃣Asyhadu alla ilaha illallahu (أشهد أن لا إله إلا الله)
Konsekuensinya adalah ibadah kita harus ikhlas kepada Alloh Ta’ala saja.
Tidak boleh riya’, sum’ah beribadah karena ingin dipuji dan dilihat manusia. Tidak boleh beribadah untuk yang lain semisal menyembelih kepada jin.

2️⃣Asyhadu anna Muhammad Rasululloh (أشهد أن محمدا رسول الله)
Konsekuensinya adalah dalam beribadah kita harus mengikuti cara Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, mengikuti sesuai dalil dan tidak boleh beribadah dengan sesuatu yang tidak ada ajaran/tuntunan sebelumnya dari beliau.
Sangat sayang sekali apabila Romadhon dengan berbagai keutamaannya akan tetapi amal kita tidak diterima karena cara ibadahnya tidak benar atau niatnya tidak benar (tentunya niat yang baik juga itu muncul karena ilmu).

Mari bersemangat belajar dan mempelajari hal-hal terkait Romadhon karena sebentar lagi akan menghampiri kita. Kita hadiri majelis ilmu, membaca buku dan berdiskusi yang bermanfaat.

Semoga Alloh Ta’ala mempertemukan kita dengan bulan Romadhon.
Abu Bakar Al-Warraq Al Balkhi berkata,
“Bulan Rajab adalah bulan untuk menanam tanaman, bulan Syaban adalah bulan untuk menyirami tanaman dan bulan Romadhon adalah bulan untuk memanennya”.

Nabi Muhammad sholallohu ‘alaihi wasallam juga berkata, “Rajab bagaikan angin, Syaban bagaikan mendung, dan Romadhon bagaikan hujan”
(Lathaiful Maarif hlm. 121).

Wallahu a’lam bish-shawab.

Kita tinggkatkan terus ibadah kita kpd Alloh Ta’ala.
Semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Dalam lindungan dan Rahmat Alloh Subhanahu wata’ala. Menjadi hamba yang Bahagia, membahagiakan orang lain dan senantiasa bersyukur.
Semoga Alloh Ta’ala mengampuni dosa dan kesalahan kita.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
😊❤👍

BAGAIMANA CARA TERBAIK MENJUMPAI ROMADHON YA?

☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
BAGAIMANA CARA TERBAIK MENJUMPAI ROMADHON YA?

Perjumpaan kita dengan Romadhon adalah perjumpaan Ruhani. Bila Ruhani tak diusahakan jernih, maka perjumpaan itu hakikatnya tidak akan terjadi. Setidaknya tak bisa dirasai.

Dawuh kanjeng Nabi Muhammad Sholallohu ‘alaihi wasallam.
Soal peristiwa dahsyat pada malam pertama Romadhon. Nyatanya, bila cuma diindera dengan mata dan telinga, ternyata tidak terjadi apa-apa.
Yang di Supermarket ya cuma melihat kornet, sayur, dan aneka kebutuhan rumah tangga. Yang di depan TV, ya melihat tayangan di TV. Yang terjebak macet di jalan, ya cuma melihat kendaraan berjejalan. Yang sibuk dengan dunianya, ya melihat dunia yang mengasyikkan atau melelahkan.

Padahal di sebuah dimensi atau alam atau majaz yang hanya Alloh Yang Maha Tahu. Saat kumandang Adzan maghrib tanggal 1 Romadhon, peristiwa dahsyat dan akbar sedang digelar.

Amat disayangkan. Bila Ruhani gagal menyaksikan peristiwa itu.
Yang karena gagal menyaksikan dan merasakannya, di moment kesyahduan Adzan Maghrib malam pertama itu, tidak ada sujud panjang penanda syukur. Tidak ada linang air mata haru dan bahagia. Tidak ada khusyuk. Tidak ada celupan dalam hati yang beraduk aduk antara harapan dan kecemasan.

Padahal…
Bila usia berhasil disampaikan ke bulan Romadhon. Tak main-main. Derajat dinaikkan. Dosa dibersihkan sebersih bersihnya. Yang sudah beberapa langkah ke Neraka, ditarik lagi ke dekat pintu Surga.

Padahal…
Malam pertama itu istimewa.
Kalau mau sungguh-sungguh dalam diam dan tafakkur, Ruh kita sangat bisa merasakannya. Merasakan apa yang dikabar oleh Nabi Muhammad Sholallohu ‘alaihi wasallam :
“Apabila datang awal malam dari bulan Romadhon, setan-setan dan jin-jin yang sangat jahat dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup tidak ada satu pintupun yang terbuka, sedangkan pintu-pintu surga dibuka tidak ada satu pintupun yang ditutup. Dan PENYERU menyerukan: ‘Wahai orang yang menginginkan kebaikan kemarilah. Wahai orang-orang yang menginginkan kejelekan tahanlah.’ Dan Alloh memiliki orang-orang yang dibebaskan dari neraka, yang demikian itu terjadi pada setiap malam.”
(HR. At-Tirmidzi)

Para penyeru dalam hadits tersebut adalah malaikat-malaikat Alloh Ta’ala dan mahluk-mahlukNya yang lain, di alam semesta.
Kita tak akan bisa mendengarnya lewat telinga.
Frekuensi seruan itu ada pada saluran hati yang siap, suci, dzikir, yakin dan bertafakkur. Di detik malam pertama.

Kosongkan urusan sejak ashar. Mandi dan berwudhu. Pakai pakain terbaiknya. Gelar sajadah bersama keluarga. Panjangkan dzikir disana. Tidak ada cara yang paling tepat. Untuk menemui bulan paling Mulia. Kecuali dengan cara yang juga mulia. Berdzikir…
Beristighfar… menyambut detik2 adzan Maghrib tiba…

Wallahu a’lam bish-shawab.

Kita tinggkatkan terus ibadah kita kpd Alloh Ta’ala.
Semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Dalam lindungan dan Rahmat Alloh Subhanahu wata’ala. Menjadi hamba yang Bahagia, membahagiakan orang lain dan senantiasa bersyukur.
Semoga Alloh Ta’ala mengampuni dosa dan kesalahan kita.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
😊❤👍

Romadhon 23

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
Romadhon 23

Alhamdulillah masuk Romadhon ke 23

Saudara dan sahabatku….

🔹Tak lama lagi kita akan berpisah dengan bulan Ramadhan..

🔹Laksana bahtera, perlahan ia mulai mengangkat jangkar dan siap untuk berlayar..

🔹Sebelas bulan lamanya dia akan meninggalkan kita, untuk kemudian berlabuh kembali di hati-hati orang-orang yang beriman pada tahun berikutnya..

🔹Ibarat sang surya, perlahan ia mulai tenggelam bersama megah merah di ujung ufuk..

🔹Semua begitu cepat..
Hangatnya dekapan kedatangannya belum juga hilang, kini ia kembali mendekap untuk pergi..

🔹Baru kemarin kita mengucap marhaban ya romadhon, dan hari ini kita harus mengucap mahlan (pelan-pelan) wahai romadhon.

🔹Tapi yang jelas dia masih di sini. Dia belum berlayar ataupun tenggelam.

🔹Untukmu yang selama ini telah mengisi hari-harinya dengan beragam kebaikan, maka sempurnakan amalanmu di sisa waktu yang ada. Namun bila sebaliknya, bila selama ini engkau tenggelam dalam kelalaian,
maka perbaikilah amalanmu sebelum ia benar-benar pergi berlalu.

🔹Ingatlah.!!
Bahwa amalan itu dinilai pada akhirnya.
Bila engkau kehilangan awal romadhon, maka jangan sampai engkau kehilangan akhirnya.
Bila engkau lalai pada awalnya, maka kini masanya untuk bersungguh-sungguh untuk akhir yang indah.

🔹Suatu kali Fudhail bin Iyadh pernah bertemu dengan seseorang.

Beliau lantas bertanya padanya:
“Berapa umur anda?”.

“Enam puluh tahun”, jawab laki-laki itu.

“Kalau begitu sejak enam puluh tahun yang lalu anda sudah berjalan menuju Alloh Ta’ala, dan perjalananmu hampir saja tiba.”

“Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji’ûn”, ujar lelaki itu.

“Apakah anda tahu maknanya?” Tanya Fudhail.

Lelaki itu menjawab: “Ya, saya tahu. Saya adalah hamba Alloh Ta’ala dan hanya kepada-Nya saya akan kembali.”

🔹Fudhail lalu menasehatinya:
“Wahai saudaraku…
Barangsiapa yang menyadari bahwa dirinya adalah hamba Alloh Ta’ala dan hanya kepada-Nya ia kembali, hendaknya dia juga menyadari bahwa dia akan berdiri di hadapan-Nya dan akan ditanya (oleh-Nya). Dan barangsiapa yang menyadari bahwa dirinya akan ditanya maka hendaknya ia mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan tersebut.”

Laki-laki itu pun menangis lantas bertanya kepada Fudhail:

“Lalu apa yang harus aku perbuat?”

“Mudah”, jawab Fudhail.

“Apa? Semoga Alloh Ta’ala merahmatimu.” Tanya laki-laki itu lagi.

Fudhail menjawab,
“Berbuat baiklah di sisa umurmu, niscaya Alloh Ta’ala akan mengampuni apa yang telah lalu dan yang masih tersisa dari umurmu. Namun bila engkau berbuat keburukan pada apa yang masih tersisa niscaya engkau akan dihukum atas apa-apa yang telah lalu dan yang masih tersisa darimu.”

Kita tinggkatkan terus ibadah kita kpd Alloh Ta’ala.
Semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Dalam lindungan dan Rahmat Alloh Subhanahu wata’ala. Menjadi hamba yang Bahagia, membahagiakan orang lain dan senantiasa bersyukur.
Semoga Alloh Ta’ala mengampuni dosa dan kesalahan kita.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
😊❤👍

Mari kita sambut Bulan Romadhon 1442 H

🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
Mari kita sambut Bulan Romadhon 1442 H

MARHABAN YA ROMADHON, JUD LANA BIL GUFRON
(Selamat Datang Wahai Romadhon. Muliakan kami dengan Ampunan)

OBRAL BESAR-BESARAN PAHALA TIADA TANDINGAN

ROMADHON TELAH DATANG

SELAMA SATU BULAN PENUH RAHMAH DAN BERKAH.

SIAPKAN DOA SEKARANG JUGA.

JANGAN KETINGGALAN SHOLAT MALAM, BACA AL-QURAN, SODAQOH, MOHON AMPUNAN & SENANTIASA BERBUAT BAIK DLM TUTUR KATA & PERBUATAN.

KUMPULKAN POINT AMALAN ANDA.
SUNNAH DISAMAKAN DENGAN WAJIB.
POINT UNTUK YANG WAJIB BERLIPAT GANDA.
JUGA NANTIKAN BONUS TAK TERDUGA DIAKHIR BULAN.

SIAPA TAHU ANDA BERHAK MENDAPATKAN DOOR-PRIZE:
LAILATUL QADAR

Semoga kita bisa masuk di Bulan Romadhon.
Semoga puasa kita lebih baik dari sebelumnya.

Kita tinggkatkan terus ibadah kita kpd Alloh Ta’ala.
Semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Dalam lindungan dan Rahmat Alloh Subhanahu wata’ala. Menjadi hamba yang Bahagia, membahagiakan orang lain dan senantiasa bersyukur.
Semoga Alloh Ta’ala mengampuni dosa dan kesalahan kita.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
😊❤👍