• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Sejenak Pagi

Sebentar Lagi Romadhon

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
Sebentar Lagi Romadhon

Saudara dan Sahabatku…
Covid 19 memang kondisi yg tak terelakkan
Sementara Romadhon yg kita tunggu tinggal beberapa lagi.
Beberapa sektor ekonomi, pendidikan, bisnis, pertanian, perdagangan dan lainnya kena dampak covid 19.
Haruskah menyerah……

Sebesar apa Rindu kita pada Romadhon?
Sebesar apa tekad kita bertemu Romadhon?
Kalau sebelumnya
serba mudah menemui Romadhon

Kali ini kita di uji…!!
Siapakah Hamba Alloh Ta’ala yang tangguh
Yg sungguh sungguh cinta Alloh Ta’ala.

Saudara dan Sahabatku…
Jaga Niat..!
Jaga Tekad..!
Jaga Semangat..!
Jaga Kesehatan..!

ROMADHON BULAN MULIA
Kesempatan kita menembus Surga

Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
”Sesungguhnya Alloh membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Romadhon dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a maka pasti dikabulkan.”
(HR. An Nawawi)

Persiapan ilmu tentang Romadhon, perbanyak istighfar, sholawat, sodaqoh dan doa…
doa dan doa semoga kita dipermukan dengan Romadhon.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Kita tinggkatkan terus ibadah kita kpd Alloh Ta’ala.
Semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Dalam lindungan dan Rahmat Alloh Subhanahu wata’ala. Menjadi hamba yang Bahagia, membahagiakan orang lain dan senantiasa bersyukur.
Semoga Alloh Ta’ala mengampuni dosa dan kesalahan kita.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

Ya Alloh sesungguhnya kami meminta kepada-Mu dengan nama nama-Mu yang indah agar Engkau mengangkat dari kami wabah dan musibah.

Ya Alloh bimbing kami untuk selalu dalam kebaikan dan kebahagiaan hidup yg Engkau Ridhoi

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
😊❤👍

ROH DARI ILMU ADALAH AMAL

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
ROH DARI ILMU ADALAH AMAL

Janganlah kita berilmu tapi tidak perhatian terhadap amal
Memelajari ilmu sejatinya BUKANLAH hanya untuk menguasai ilmu itu sendiri, namun ilmu dipelajari untuk diaplikasikan dalam pengamalan. Seluruh ilmu syari yang ada, syariat memerintahkan untuk memelajarinya sebagai wasilah untuk beribadah kepada Alloh Ta’ala, BUKAN untuk tujuan yang lainnya.
Ada banyak dalil yang menunjukkan bahwa roh dari ilmu adalah amal. Tanpa amal, ilmu tidak akan bermanfaat.

Alloh ﷻ berfirman:
“Sesungguhnya yang takut kepada Alloh di antara hamba-hamba Nya hanyalah ulama. Sesungguhnya Alloh Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.“
(QS. Fathir : 28)

“(Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada azab Akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.“
(QS. Az-Zumar :9)

Dalil di atas menunjukkan, bahwa ilmu adalah wasilah, BUKAN merupakan tujuan itu sendiri.
Ilmu adalah wasilah untuk beramal.
Setiap hal yang menujukkan keutamaan ilmu, maksudnya adalah ilmu yang digunakan untuk beramal. Dan sudah dimaklumi, bahwasanya ilmu yang paling utama adalah ilmu tentang Alloh Ta’ala.
Oleh karena itu, belum akan merasakan keutamaan pemilik ilmu tersebut, sampai dia membenarkan konsekuensi dari ilmu tersebut, yaitu beriman kepada Alloh Ta’ala.
Ancaman Bagi yang Tidak Mengamalkan Ilmu
Terdapat dalil yang menunjukkan ancaman bagi orang yang tidak mengamalkan ilmu yang dimilikinya. Orang yang berilmu akan ditanya tentang ilmunya, apa yang telah dia amalkan dari ilmunya tersebut. Barang siapa yang tidak mengamalkan ilmunya, maka ilmunya sia-sia dan akan menjadi penyesalan baginya. Alloh ﷻ berfirman:
“Mengapa kamu suruh orang lain mengerjakan kebaikan, sedangkan kamu melupakan kewajiban dirimu sendiri, padahal kamu membaca Al Kitab (Taurat)? Maka tidaklah kamu berpikir?“
(QS. Al Baqarah : 44)

“Wahai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Alloh, bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.“
(QS. Ash Shaf 2-3)

Wallahu a’lam bish-shawab.

Kita tinggkatkan terus ibadah kita kpd Alloh Ta’ala.
Semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Dalam lindungan dan Rahmat Alloh Subhanahu wata’ala. Menjadi hamba yang Bahagia, membahagiakan orang lain dan senantiasa bersyukur.
Semoga Alloh Ta’ala mengampuni dosa dan kesalahan kita.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
😊❤👍

Bergembiralah saat Romadhon datang

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Bergembiralah saat Romadhon datang

Salah satu tanda keimanan adalah seorang muslim bergembira dengan akan datangnya bulan Romadhon. Ibarat akan menyambut tamu agung yang ia nanti-nantikan, maka ia persiapkan segalanya dan tentu hati menjadi sangat senang tamu Romadhon akan datang. Tentu lebih senang lagi jika ia menjumpai Romadhon.

Hendaknya seorang muslim khawatir akan dirinya jika tidak ada perasaan gembira akan datangnya Romadhon.
Ia merasa biasa-biasa saja dan tidak ada yang istimewa. Bisa jadi ia terluput dari kebaikan yang banyak. Karena ini adalah karunia dari Alloh Ta’ala dan seorang muslim harus bergembira.

Alloh Ta’ala berfirman,
“Katakanlah: Dengan kurnia Alloh dan rahmatNya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Alloh dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan”
(QS. Yunus [10]: 58).

Lihat bagaimana para ulama dan orang shalih sangat merindukan dan berbahagia jika Romadhon akan datang. Ibnu Rajab Al-Hambali berkata,
“Sebagian salaf berkata, Dahulu mereka (para salaf) berdoa kepada Alloh selama enam bulan agar mereka dipertemukan lagi dengan Romadhon. Kemudian mereka juga berdoa selama enam bulan agar Alloh menerima (amal-amal shalih di Romadhon yang lalu) mereka.“

Wallahu a’lam bish-shawab.

Alhamdulillah ketemu hari jum’at, mari membaca Al Kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat, doa dan sodaqoh.

Kita tinggkatkan terus ibadah kita kpd Alloh Ta’ala.
Semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Dalam lindungan dan Rahmat Alloh Subhanahu wata’ala. Menjadi hamba yang Bahagia, membahagiakan orang lain dan senantiasa bersyukur.
Semoga Alloh Ta’ala mengampuni dosa dan kesalahan kita.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
😊❤👍

Apa Tujuan Belajar Agama

🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Apa Tujuan Belajar Agama

Saudara dan Sahabatku…
Belajar agama tidak menjadikanmu keras hati, sombong dan merendahkan manusia. Tapi agar engkau lembut, berkasih sayang pada sesama, rendah hati serta, menebar manfaat di muka bumi.

Jika setelah belajar agama lisan semakin pedas dengan celaan & sindiran.
Semakin sombong dan merendahkan manusia. Maka ada yang salah.

Bisa jadi ilmu agama yang dipelajari tidak berkah. Karena cara menuntutnya yang tidak benar dan niat belajar yang tidak baik.

Cukuplah menjadi ibrah, kisah Iblis yang diusir dan dilaknat.
Karena sombong dan merendahkan manusia.

Nabi hallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Tidak masuk surga orang yang dalam hatinya ada kesombongan seberat zarrah dalam hatinya.”
(HR. Muslim)

Iblis diusir dari surga karena sombong. Kita belum tentu masuk surga mengapa berlagak sombong?

Setelah belajar agama fokuslah memberi dan menebar manfaat kepada manusia. Karena ukuran sukses adalah manfaat bukan hanya harta, ilmu dan jabatan semata.

Rasululloh shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.”
(HR. Ahmad, Shahihul Jami’ no. 3289)

Semoga setelah belajar agama, kita dijauhkan dari sombong dan menjadi semakin bermanfaat bagi orang lain.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Kita tinggkatkan terus ibadah kita kpd Alloh Ta’ala.
Semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Dalam lindungan dan Rahmat Alloh Subhanahu wata’ala. Menjadi hamba yang Bahagia, membahagiakan orang lain dan senantiasa bersyukur.
Semoga Alloh Ta’ala mengampuni dosa dan kesalahan kita.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
😊❤👍

Nasehat Sahabat

🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Nasehat Sahabat

Seorang sahabat yang menasehati
Bukan berarti ia cerewet
Bukan berarti ia suka ikut campur urusan-mu
Bisa jadi ia pernah berada di posisi-mu dahulu
Terjatuh dan terjerembab lalu menyesal
Ia ingin engkau tidak terjatuh juga

Dulu ia bangga memamerkan auratnya
Tapi ia sadar bahwa ia dipandang dengan nafsu
Bukan dipandang dengan menunduk menghormati
Jadilah laki-laki yang medekati hanya karena nafsu
Cantik hilang, hilang juga cinta yang diumbar
Karenanya ia sangat cerewet padamu menesahati

Dahulu ia senang menikmati dan mengumpulkan dunia
Menjadi budak harta dan sombong memamerkan
Lalu lupa akhirat
Tapi ia sadar bahwa mencari dunia
Tidak akan ada garis finishnya
Karena garis finishnya asalah qana’ah
kini ia sadar setelah mulai menua
Tidak bisa menikmati harta yang sudah tumpuk
Karena sakit-sakitan dan badan melemah
Karenanya ia cerewet agar engkau infakkan harta-mu
Membantu sesama dan menolong agama Alloh Ta’ala.

Itulah sahabat
Bukan sahabat namanya jika tidak pernah menegur
Tidak pernah memperbaiki kesalahan temannya

Sebuah syair Arab,
Shadiqaka man shadaqaka laa man shaddaqaka

“Sahabat sejati-mu adalah yang senantiasa jujur (kalau salah diingatkan), bukan yang senantiasa membenarkanmu”

Jika engaku memiliki sahabat seperti ini
Maka genggam tanggannya
Jangan pernah lepaskan
Semoga menjadi sahabat dunia akhirat
Saling memberikan syafa’at di akhirat.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Kita tinggkatkan terus ibadah kita kpd Alloh Ta’ala.
Semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Dalam lindungan dan Rahmat Alloh Subhanahu wata’ala. Menjadi hamba yang Bahagia, membahagiakan orang lain dan senantiasa bersyukur.
Semoga Alloh Ta’ala mengampuni dosa dan kesalahan kita.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
😊❤👍

HARTA

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
HARTA

Pada suatu hari ketika Aisyah r.a menghidangkan makanan kesukaan Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam yaitu paha domba.

Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam bertanya:
”Wahai Aisyah, apakah sudah engkau berikan kepada Abu Hurairah tetangga kita ?
Aisyah menjawab:
“Sudah ya Rasululloh.”

Kemudian Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam bertanya lagi:
”Bagaimana dengan Ummu Ayman?”
Aisyah kembali menjawab:
“Sudah ya Rasululloh.”

Kemudian Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam bertanya lagi tentang tetangga- tetangganya yang lain, apakah sudah di beri masakan tersebut, sampai Aisyah merasa penat menjawab pertanyaan-pertanyaan Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam .

‘Aisyah kemudian menjawab:
“Sudah habis ku berikan, Ya Rasululloh … yang tinggal hanya apa yang ada di depan kita saat ini …”

Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam tersenyum dan dengan lembut menjawab:
“Engkau salah Aisyah, yang habis adalah apa yang kita makan ini dan yang kekal adalah apa yang kita sedekahkan.”
(HR. At-Tirmidzi)

Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Kelak di hari akhirat manusia akan berkata, ‘Inilah harta bendaku! Padahal tidak ada harta benda yang di perolehnya di dunia kecuali tiga hal:
Apa yang ia makan akan keluar dari tubuhnya menjadi kotoran.
Apa yang ia pakai akan menjadi rusak.
Dan Apa yang di sedekahkan akan menjadi kebaikan yang kekal baginya.”
(HR. Muslim)

Wallahu a’lam bish-shawab.

Kita tinggkatkan terus ibadah kita kpd Alloh Ta’ala.
Semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Dalam lindungan dan Rahmat Alloh Subhanahu wata’ala. Menjadi hamba yang Bahagia, membahagiakan orang lain dan senantiasa bersyukur.
Semoga Alloh Ta’ala mengampuni dosa dan kesalahan kita.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
😊❤👍

Malam Nishfu Sya’ban

🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Malam Nishfu Sya’ban

Malam Nishfu Sya’ban adalah pertengahan bulan Sya’ban, yaitu tanggal 14 malam 15 Sya’ban (Insyaa Alloh nanti malam).

1️⃣Para tabi’in dari kalangan penduduk negeri Syam mengagungkan Malam Nishfu Sya’ban dan bersungguh-sungguh dalam beribadah pada malam itu, seperti Khalid bin Ma’dan, Makhul Asy-Syami dan Luqman bin Amir rahimahumullah.

Bahkan mereka menganjurkan menghidupkan Malam Nishfu Sya’ban secara berjama’ah di masjid-masjid dengan mengenakan pakaian terbaik, memakai parfum, memakai celak, dan shalat pada malam itu.

2️⃣Adapun Al-Imam Al-Auza’i rahimahullah seorang tabi’in yang juga merupakan imam besar penduduk negeri Syam tidak menyukai berkumpul di masjid-masjid pada Malam Nishfu Sya’ban untuk beribadah, berkisah dan berdoa. Beliau lebih cenderung untuk menghidupkan malam itu dengan beribadah sendiri-sendiri, tidak berjama’ah.

3️⃣Para tabi’in dari kalangan penduduk Hijaz (Mekkah dan Madinah) seperti Atho’, Ibnu Abi Mulaikah, Abdurrahman bin Zaid bin Aslam rahimahumullah berpendapat bahwa menghidupkan Malam Nishfu Sya’ban secara khusus untuk beribadah adalah bid’ah.

Kesimpulannya:
Menghidupkan malam Nishfu Sya’ban dengan beribadah, shalat dan do’a adalah amalan sebagian Salafush Sholeh, dan sebagian Salafush Sholeh yang lain tidak menyetujuinya.

Jadi, masalah ini sudah ada perbedaan pendapat dari dahulu semenjak zaman Salafush Sholeh. Kalau ada yang mengatakan menghidupkan malam Nishfu Sya’ban bukan amalan Salafush Sholeh, tentu tidak tepat, karena sebagian Salafush Sholeh menghidupkannya sebagaimana kita lihat.

Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullah mengatakan;
“Telah sampai kepada kami bahwa doa dikabulkan (mustajab) pada lima malam;
1- Malam Jum’at.
2- Malam Idul Fitri.
3- Malam Idul Adha.
4- Malam pertama bulan Rajab.
5- Malam Nishfu Sya’ban.

Demikian intisari penjelasan Ibnu Rajab Rahimahullah dalam kitabnya Latha’iful Ma’arif halaman 263-264.(sy nukil dari catatan Ust Sholeh Al Hadromi)

🔹Diantara amal sholeh adalah puasa.
Dari A’isyah radhiallahu ‘anha, beliau mengatakan,
“Belum pernah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa satu bulan yang lebih banyak dari pada puasa bulan Sya’ban. Terkadang hampir beliau berpuasa Sya’ban sebulan penuh.”
(HR. Al Bukhari dan Muslim)

🔹Bulan dilaporkannya amal2 sholeh kita:
Dari Usamah bin Zaid, beliau bertanya:

“Wahai Rasululloh, saya belum pernah melihat Anda berpuasa dalam satu bulan sebagaimana Anda berpuasa di bulan Sya’ban. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Ini adalah bulan yang sering dilalaikan banyak orang, bulan antara Rajab dan Ramadhan. Ini adalah bulan dimana amal-amal diangkat menuju Rab semesta alam. Dan saya ingin ketika amal saya diangkat, saya dalam kondisi berpuasa.”
(H.R. An Nasa’i, Dan Ahmad)

🔹Ada malam nishfu sya’ban yg berkah;

Dari Abu Musa Al Asy’ari radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya Alloh melihat pada malam pertengahan Sya’ban. Maka Dia mengampuni semua makhluknya, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.”
(HR. Ibnu Majah, At Thabrani)

Krn itu perbanyak istighfar dan amal sholeh dimalam tsb.

Wallohu Alam

@sejenakpagi.official
www.sejenakpagi.info
😊❤️👍

Hadapi Kenyataan

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sejenak Pagi
Hadapi Kenyataan

Alhamdulillah ketemu lagi hari Ahad.
Namanya hidup, ya tentu ada masalah.
Sekecil apapun masalah tsb, hrs diselesaikan.

Ada sedih yg menghinggapi hati, tatkala harap yang dilangitkan tak sesuai dengan keinginan diri.

Ketika usaha yang dilakukan ternyata tak mendapat sebuah balasan. Ketika doa yang di panjatkan, terasa tidak dikabulkan.

“Tidak lulus seleksi kuliah.”

“Tidak diterima kerja.”

“Pulang rumah tidak bawa uang.”

“Lulus kuliah terlambat.”

Dan masih banyak keinginan dan impian lain yang tertunda bahkan harus terkubur dalam-dalam.

Sedih pun dirasa, kecewa pun menyapa. Hati pun jadi cedera. Padahal hanya sebatas ego dan nafsu belaka.

Yang ditakdirkan untukmu akan datang, takkan terlewatkan. Namun diri terlalu terburu-buru dan mendesak Tuhan agar segera mewujudkan.

Tenanglah, mungkin hari ini yang kau inginkan tak kau dapatkan. Namun, bukan berarti yang harusnya ditakdirkan untukmu, akan luput dan meninggalkan.

Alloh Ta’ala berfirman:
⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣”Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”
(QS. Al Insyirah : 5-6)

Wallahu a’lam bish-shawab.

Kita tinggkatkan terus ibadah kita kpd Alloh Ta’ala.
Semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Dalam lindungan dan Rahmat Alloh Subhanahu wata’ala. Menjadi hamba yang Bahagia, membahagiakan orang lain dan senantiasa bersyukur.
Semoga Alloh Ta’ala mengampuni dosa dan kesalahan kita.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
😊❤👍

JANGAN MEMPERSULIT MASALAH

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
JANGAN MEMPERSULIT MASALAH

Saudara dan Sahabatku…
Entah disadari atau tidak, kita kerap mendramatisasi sebuah persoalan hingga persoalan yang sebenarnya sederhana jadi tampak luar biasa besar dan rumit. Persoalan yang sebenarnya tidak begitu pahit seolah menjadi akhir hidup disebabkan dramatisasi diri kita sendiri. Belum sempat mendiagnosa sebuah persoalan, tapi kita sudah mengasihani diri sehingga persoalan tersebut tampak rumit.

Sebagai contoh, ada seseorang yang sakit pinggang dan belum sempat memeriksakan dirinya ke dokter. Kemudian, dia menceritakan hal itu kepada temannya. Dia menduga-duga bahwa dia sedang terkena gangguan ginjal. Lalu, muncul kekhawatirannya akan biaya pengobatan yang mahal, cuci darah, dan gangguan kesehatan yang berkepanjangan. Ia stres dan tersiksa oleh pikirannya sendiri. Padahal, ia sama sekali tidak tahu apa yang sesungguhnya terjadi pada pinggangnya.

Maka dari itu, penting bagi kita untuk terlatih selalu mengendalikan diri setiap kali menemui sebuah persoalan. Janganlah larut dalam “jebakan-jebakan” sikap yang justru mempersulit diri sendiri. Latihlah diri kita agar bisa merespons setiap persoalan dengan tenang, pikiran jernih, dan hati yang lapang karena sebenarnya setiap persoalan yang menimpa manusia sudah terukur oleh Alloh Ta’ala.
Tidak ada persoalan yang ukurannya di luar kemampuan kita untuk memikulnya.

Hal ini sesuai dengan janji Alloh Ta’ala di dalam Al Quran,
“Alloh tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kadar kesanggupannya…”
(QS. Al Baqarah [2]: 286)

Alloh Ta’ala Maha Mengetahui siapa sebenarnya diri kita. Alloh Ta’ala tidak mungkin berbuat zalim terhadap makhluk-Nya. Setiap persoalan yang menimpa kita sesungguhnya sudah terukur untuk bisa kita hadapi. Adapun yang membuat kita merasa berat saat menghadapinya tiada lain disebabkan kurangnya ilmu dan iman dalam diri kita sehingga langkah-langkah kita dalam menghadapinya tidak sesuai dengan petunjuk Alloh Ta’ala.

Tidak ada yang aneh dalam kehidupan dunia ini. Polanya masih sama seperti pergantian siang dan malam, terus-menerus dan silih berganti. Kadang dipuji, kadang dicaci. Ada gembira, ada sedih. Datang senang lalu berganti menjadi susah. Kadang disukai kadang dibenci. Kadang sehat lalu beberapa waktu kemudian sakit. Ada lapang dan sempit. Terus-menerus silih berganti. Tidak ada yang aneh, yang aneh adalah jika kita tidak memahami hakikat hidup di dunia ini.

Marilah kita terus melatih diri untuk siap bersikap tenang pada setiap keadaan, terutama ketika persoalan hidup datang melanda. Jangan mempersulit diri dengan mendramatisasi persoalan, melupakan nikmat yang terus Alloh Ta’ala. berikan dan mengandai-andaikan yang tidak ada.

Sumber :
Buku 5 Kiat Mengatasi Persoalan Hidup karya Aa Gym.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Kita tinggkatkan terus ibadah kita kpd Alloh Ta’ala.
Semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Dalam lindungan dan Rahmat Alloh Subhanahu wata’ala. Menjadi hamba yang Bahagia, membahagiakan orang lain dan senantiasa bersyukur.
Semoga Alloh Ta’ala mengampuni dosa dan kesalahan kita.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
😊❤👍

Jumat yang Mulia…

🌅🌅🌅🌅🌅🌅🌅🌅🌅🌅🌅
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
Jumat yang Mulia…

Hari jum’at hadir kembali.
Alhamdulillah

Mari muliakan hari ini.

Agar mendapat keberkahan.

Dari sang Khoirur Rooziqiin

🌷membaca doa Al-Maidah:ayat 114 :
“…….Ya Tuhan kami, turunkanlah kepada kami hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami, yaitu bagi orang-orang yang sekarang bersama kami ataupun yang datang setelah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; berilah kami rezeki, dan Engkaulah sebaik-baik pemberi rezeki.”

🌷membaca Al-Kahfi
🌷memperbanyak istighfar
🌷memperbanyak Sholawat
🌷Berdoa dan bersodaqoh
🌷memuliakan malamnya
🌷memuliakan siangnya

Wallahu a’lam bish-shawab.

Semoga pandemi covid segera berakhir.
Semoga kita tetap istiqomah menjalankan perintah Alloh Ta’ala dan Rasulullohu Sholallohu ‘alaihi wasallam.
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Di beri oìtrIman dan ketaqwaan. Istiqomah dalam kebaikan.
Menjadi hamba yang Bahagia dan senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍