• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Sejenak Pagi

Time is Money, but money is not time

⏰⏰⏰⏰⏰⏰⏰⏰⏰⏰⏰
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Time is Money, but money is not time

Ada pepatah yang menarik,
“satu inci waktu sama dgn satu inci emas, tetapi 1 inci emas tidak bisa menggantikan 1 inci waktu”

Uang “tdk sanggup membuat kebahagiaan”, tapi kesempatan/waktu sanggup membuat kita bahagia, kalau kita mau menghargainya…

Apakah”waktu” itu…??
Waktu adalah kesempatan…
Dan jangan sia2kan, sebab ksempatan tdk pernah dtg utk kedua kalinya”

waktu adalah Sejarah..
Jangan buat catatan sejarah yg rusak, tapi buatlah catatan sejarah yg punya kualitas sehinga bisa menginspirasi banyak org.

waktu adalah hidup…
Siapakah yg tahu hari esok…??
Penyesalan di masa tua adalah kesia-siaan, jadi hidupi setiap waktu yg Alloh Ta’ala beri dalam hidup kita.

Dan ternyata benar “tdk ada pesta yg tdk berakhir”.
Inilah yg ada didunia, sehebat, semewah, sekaya, sekuat apapun.
Pasti akan berakhir, tapi Waktu & Kesempatan akan terus berjalan……..
Renungkan apa saja. yg hrs kita kerjakan??

Alloh Ta’ala berfirman:
“Demi masa/waktu, sesungguhnya manusia itu benar2 berada dlm kerugian, kecuali org2 yg beriman, mengerjakan amal sholeh, nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran & supaya menetapi kesabaran”
(QS. Al Ashr 103 : 1-3)

Jangan sia2kan kesempatan yg Alloh Ta’ala berikan pada kita utk senantiasa positif (tutur kata, berfikir & bertindak).

Alhamdulillah hari jum’at mari membaca al kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat, doa dan sodaqoh.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

9 TIPS AGAR TEGAR MENGHADAPI COBAAN

🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
9 TIPS AGAR TEGAR MENGHADAPI COBAAN

1️⃣Sadarlah bahwa kita tidak sendirian, ada Alloh Ta’ala bersama kita.

2️⃣Ingatlah bahwa di balik takdir Alloh Ta’ala pasti ada hikmah yang indah.

3️⃣Tidak ada yang dapat memberi kebaikan dan menyelamatkan dari keburukan kecuali Alloh Ta’ala, maka janganlah menggantungkan harapan kecuali kepadaNya.

4️⃣Apapun yang ditakdirkan menimpamu; ia tidak akan meleset darimu. Dan apapun yang ditakdirkan meleset darimu; ia tidak akan dapat menimpamu.

5️⃣Ketahuilah hakekat dunia, maka jiwa kita akan menjadi tenang.

6️⃣Berbaik-sangkalah kepada Alloh Ta’ala.

7️⃣Pilihan Alloh Ta’ala untuk kita, itu lebih baik daripada pilihan kita untuk diri kita sendiri.

8️⃣Cobaan yang semakin berat, menunjukkan pertolongan Alloh Ta’ala semakin dekat.
Jangan pikirkan bagaimana datangnya pertolongan Alloh Ta’ala, karena jika Alloh Ta’ala berkehendak, Alloh Ta’ala akan mengaturnya yang cara yang tidak terlintas di akal manusia.

9️⃣Kita harus berdoa meminta kepada Alloh Ta’ala, yang di tangan-Nya ada kunci-kunci kemenangan.

Kalau kita perhatikan, kebanyakan prinsip di atas mengaitkan kita dengan Allah Ta’ala. Karena memang manusia itu makhluk lemah, dan dia tidak akan menjadi kuat kecuali jika mendapatkan suntikan kekuatan dari luar, dan tidak ada yang mampu memberikan kekuatan seperti Alloh azza wajalla.

Dari sini, kita juga bisa memahami, mengapa semakin orang dekat dengan Alloh Ta’ala, semakin kuat pula jiwanya dan mengapa semakin kuat akidah seseorang, semakin kuat pula kepribadiannya, wallohu a’lam.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

CINTA DAN BENCI

🔅🔅🔅🔅🔅🔅🔅🔅🔅🔅🔅
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
CINTA DAN BENCI

Cinta dan benci dua karakter yang selalu ada dalam kehidupan manusia. Dan terkadang sangat tipis untuk membedakannya walau bertolak belakang.

Cinta dan Benci itu tipis batasannya.
disaat cinta bergelora maka semua akan menutup rasa benci, semua akan menjadi cinta, tapi disaat ada perbedaan dan pada akhirnya rasa cinta sudah hambar, maka yang ada adalah benci dan menebar kebencian, seolah olah lupa dengan apa yang telah dahulu terbungkus rasa rindu dan cinta.

Maka berubahlah rasa menjadi sangat benci.
jika ingin batsan itu tiada, maka bungkus cinta dengan hati yang bersih dan saling menghargai, jangan sampi bungkusan cinta itu rusak oleh hanya perbedaan.

Bukankah kita disatukan bukan atas persamaan?
memang saling berbeda, tapi saling mengisi itulah yang benar.
bukan saliing mencari kekurangan.

Jadikan cinta terbungkus rapi itu jangan sampai rusak oleh rasa menjadi benci.

Tapi saat cinta karena Alloh Ta’ala dan ibadah, maka cinta tersebut tanpa batas.
Yang ada nilai Keikhlasan, Ketulusan dan tanpa pamrih karena semua mengikuti aturan Alloh Ta’ala.

Dari Anas ra dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Ada tiga hal, apabila ada ketiganya maka akan mendapatkan manisnya iman. Pertama, apabila Alloh dan Rasulnya lebih dicintai selain dari keduanya. Kedua, seseorang tidak mencintai selain karena Alloh. Ketiga, dia membenci kembali kepada kekafiran setelah Alloh menyelamatkannya sebagaimana dia benci masuk neraka.”
(HR. al-Bukhārī dan Muslim)

Dari Abī Umamah dari Rasulalloh shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Siapa mencintai karena Alloh, membenci karena Alloh, memberi karena Alloh dan tidak memberi karena Alloh, sungguh sempurna imannya.”
(HR. Abū Dawd).

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

SIAPA YANG MENGGANTI HILANGNYA AGAMA?

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
SIAPA YANG MENGGANTI HILANGNYA AGAMA?

Hari ini, jujur saja kita lebih sedih ketika kehilangan dunia ketimbang kehilangan agama. Disaat kita tidak memiliki penghasilan besar, belum memiliki rumah sendiri, anak-anak kita tidak mendapatkan pekerjaan, barang kita hilang, dst.

Namun, pada saat kita belum lancar mengaji, tidak tahu halal haram, anak-anak keluar rumah membuka aurat, mereka bergaul dengan berbaur laki perempuan, dst, kita merasa biasa saja, tidak ada yang perlu disedihkan.

Padahal, yang patut untuk disedihkan itu adalah pada saat kita kehilangan agama. Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahulloh mengatakan:

“Dunia jika hilang maka Alloh Ta’ala akan ganti karena rezeki itu di tangan Alloh Ta’ala. Akan tetapi agama jika hilang siapakah yang akan mengganti?”
(Syarh Risalah Ad-Dalail: 80)

✅ Inilah hakikat yang dipahami oleh para nabi dan orang-orang shalih. Sehingga yang mereka khawatirkan itu adalah rusak dan hilangnya agama, bukan dunia. Alloh Azza wajalla berfirman tentang Nabi Ya’qub alaihissalam:

“Adakah kamu hadir ketika Ya’qub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: “Apa yang kamu sembah sepeninggalku?” Mereka menjawab: “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishaq, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya.”
(QS. Al-Baqarah: 133)

Rasululloh shallallahu ‘alaihi wasallam pun berlindung dari musibah yang menimpa agama sehingga beliau mengucapkan:

“Ya Alloh, janganlah Engkau jadikan musibah kami pada agama kami, dan jangan Engkau jadikan dunia sebagai impian kami terbesar, serta pengetahuan kami yang tertinggi”
(HR. Tirmidzi: 3502)

Musibah yang menimpa agama, bukan kehilangan dunia. Rezeki kita di dunia ini Allah yang menjamin. Ketika hilang Alloh Ta’ala pasti akan ganti.
Alloh Ta’ala berfirman:

“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Alloh-lah yang memberi rezekinya”
(QS. Hud: 6)

Oleh sebab itu, yang pantas untuk kita sedihkan adalah ketika kita atau anak-anak kita kehilangan agama. Tidak mengenal apa itu tauhid dan syirik, tidak tahu tata cara beribadah yang benar, belum lancar membaca al-qur’an, tidak mengerti halal haram, tidak mau belajar, dst, bukan kehilangan dunia.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

Setiap Perbuatan Akan Kembali Kepada Pelakunya

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Setiap Perbuatan Akan Kembali Kepada Pelakunya

Saudara dan Sahabatku…
Setiap perbuatan akan kembali kepada pelakunya. Setiap amal kebaikan, manfaatnya akan kembali kepada pelakunya, hal itu sedikitpun tidak menambah kekuasaan Alloh Ta’ala, karena Dia Maha Kuasa.

Setiap amalan keburukan, akibat buruknya akan kembali kepada pelakunya, hal itu tidak mengurangi kekayaan Alloh Ta’ala sedikitpun, karena Dia Maha Kaya.

Berusaha berbuat baik dan bersabar atas kezholiman orang lain, karena setiap perbuatan akan dibalas sesuai dengan perbuatannya.

Alloh Ta’ala berfirman,

“Barangsiapa yang mengerjakan amal yang saleh maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka (dosanya) untuk dirinya sendiri; dan sekali-kali tidaklah Rabb-mu menganiaya hamba-hamba-Nya.” (QS. Fushshilat: 46)

Alhamdulillah kita jumpa lagi hari senin, mari kita niatkan dg lurus dan usaha yg benar, berharap ridhoNya Alloh Ta’ala.
Tetap semangat, tetap jaga kesehatan, jangan lupa bahagia dan membahagiakan org2 sekitar kita.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

KEMATIAN

🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
KEMATIAN

Semoga di pagi hari yang indah ini kita semua dalam keadaan sehat. Semoga pula kesuksesan hidup senantiasa mengiringi hari-hari anda bersama keluarga tercinta. Keluarga yang sakinah dan mawaddah. Keluarga yang di dalamnya ada cinta dan kasih sayang sampai akhir menutup mata.

Kematian pasti akan datang menghampiri kita. Cepat atau lambat.Tak bisa ditunda barang sekejabpun. Bila takdir sudah dituliskan oleh sang Maha Kuasa, siapapun ia tak bisa menolaknya.

Tak ada satupun manusia di dunia ini yang dapat menghindarinya. Kematian pasti akan kita alami. Baik dalam keadaan sehat maupun dalam keadaan sakit.

Hanya saja, tak satupun dari kita tahu kapan saatnya akan mati. Sebab kematian adalah rahasia Alloh Ta’ala yang sampai saat ini manusia belum bisa mengungkapkannya. Kalaulah ada manusia yang tahu akan mati besok, pastilah ia akan berusaha menghadap TuhanNya dengan kematian yang baik. Kematian yang suasananya sangat terbalik ketika dia lahir ke dunia.

Ingatkah kita pada saat dilahirkan?
Kita menangis dan mereka yang melihat kita muncul ke dunia yang fana ini tersenyum dan bergembira. Mereka bahagia menyambut kedatangan manusia baru dan diberinya nama dengan nama yang bagus.

Pada saat kita mati, bila kita berbuat baik, maka suasana di sekitar kita akan merasakan kesedihan yang mendalam.
Tak satupun orang yang tersenyum dan tertawa. Semua sedih dan menangis. Derai air mata mengiringi detik-detik kepergian kita meninggalkan dunia yang fana ini. Kita pun sangat kehilangan manusia yang telah banyak berbuat kebaikan untuk manusia lainnya.

Saudara dan Sahabatku…

Apa alasan kita untuk tidak beramal padahal setiap jiwa pasti akan merasakan mati?

Apakah karena melihat bahwa diri kita dapat meloloskan diri dari maut?

Tidakkah kita mendengar firman Alloh Ta’ala:

“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, meskipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.”
(QS. An Nisaa’: 78)

Atau apakah karena kita merasa yakin bahwa kematian masih jauh?

Tidakkah kita menyaksikan bahwa maut datang tanpa melihat orang yang dijemput; masih muda atau sudah tua, anak kecil atau orang dewasa, orang yang sakit atau yang sehat!

Apakah termasuk hal yang mustahil jika ternyata besoknya atau lusanya atau pekan depan atau bulan depan maut datang menjemput kita?

Tentu tidak mustahil. Dan bukankah Alloh Ta’ala berfirman,

“Tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tidak seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati.”
(QS. Luqman: 34)

Wallahu a’lam.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

Mulianya Memaafkan

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Mulianya Memaafkan

Salah satu sifat mulia yang dianjurkan dalam Al Qur’an adalah sikap memaafkan:

“Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh.”
(QS. Al-A’raf 7:199)

Dalam ayat lain Alloh Ta’ala berfirman:

“…dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Alloh mengampunimu? Dan Alloh Maha Pengampun, Maha Penyayang.”
(QS. An Nuur, 24:22)

Mereka yang tidak mengikuti ajaran mulia Al Qur’an akan merasa sulit memaafkan orang lain. Sebab, mereka mudah marah terhadap kesalahan apa pun yang diperbuat. Padahal, Alloh Ta’ala telah menganjurkan orang beriman bahwa memaafkan adalah lebih baik:

“… dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Alloh Maha Pengampun, Maha Penyayang”
(QS. At Taghaabun, 64:14)

Berlandaskan hal tersebut, kaum beriman adalah orang-orang yang bersifat memaafkan, pengasih dan berlapang dada, sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur’an :

“Yaitu orang2 yang menginfakkan hartanya ketika lapang dan sempit dan menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain.”
(QS. Ali ‘Imraan, 3:134)

Menurut Harun Yahya Para peneliti percaya bahwa pelepasan hormon stres, kebutuhan oksigen yang meningkat oleh sel-sel otot jantung, dan kekentalan yang bertambah dari keping-keping darah, yang memicu pembekuan darah menjelaskan bagaimana kemarahan meningkatkan peluang terjadinya serangan jantung. Ketika marah, detak jantung meningkat melebihi batas wajar, dan menyebabkan naiknya tekanan darah pada pembuluh nadi, dan oleh karenanya memperbesar kemungkinan terkena serangan jantung.

Pemahaman orang-orang beriman tentang sikap memaafkan sangatlah berbeda dari mereka yang tidak menjalani hidup sesuai ajaran Al Qur’an. Meskipun banyak orang mungkin berkata mereka telah memaafkan seseorang yang menyakiti mereka, namun perlu waktu lama untuk membebaskan diri dari rasa benci dan marah dalam hati mereka. Sikap mereka cenderung menampakkan rasa marah itu. Di lain pihak, sikap memaafkan orang-orang beriman adalah tulus. Karena mereka tahu bahwa manusia diuji di dunia ini, dan belajar dari kesalahan mereka, mereka berlapang dada dan bersifat pengasih. Lebih dari itu, orang-orang beriman juga mampu memaafkan walau sebenarnya mereka benar dan orang lain salah. Ketika memaafkan, mereka tidak membedakan antara kesalahan besar dan kecil. Seseorang dapat saja sangat menyakiti mereka tanpa sengaja. Akan tetapi, orang-orang beriman tahu bahwa segala sesuatu terjadi menurut kehendak Allah, dan berjalan sesuai takdir tertentu, dan karena itu, mereka berserah diri dengan peristiwa ini, tidak pernah terbelenggu oleh amarah.

Menurut penelitian terakhir, para ilmuwan Amerika membuktikan bahwa mereka yang mampu memaafkan adalah lebih sehat baik jiwa maupun raga. Orang-orang yang diteliti menyatakan bahwa penderitaan mereka berkurang setelah memaafkan orang yang menyakiti mereka. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang belajar memaafkan merasa lebih baik, tidak hanya secara batiniyah namun juga jasmaniyah. Sebagai contoh, telah dibuktikan bahwa berdasarkan penelitian, gejala-gejala pada kejiwaan dan tubuh seperti sakit punggung akibat stress [tekanan jiwa], susah tidur dan sakit perut sangatlah berkurang pada orang-orang ini.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

Setan selalu menggoda terhadap penuntut ilmu

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Setan selalu menggoda terhadap penuntut ilmu

Setan selalu membisikkan was-was kepada orang-orang yang mau serius belajar agama atau berhijrah menjadi lebih baik. Diantara was-was setan adalah:

“jangan-jangan… kalau nanti kamu belajar agama, bakal banyak tahu ternyata kamu banyak melakukan hal yang haram, dan kamu sulit meninggalkannya, jadinya nanti kamu berilmu tapi tidak mengamalkan. Daripada begitu, sudahlah ngga usah belajar agama…”

Ini was-was dari setan yang membuat banyak orang berguguran dari ke-istiqomah-an.

Padahal was-was ini lemah sekali, gampang disangkal, kenapa?

Karena justru, KITA AKAN LEBIH WAS-WAS ketika tidak belajar agama.

Jangan-jangan selama ini kita melakukan kekufuran…
Jangan-jangan shalat kita tidak diterima karena tata caranya salah …
Jangan-jangan selama ini jual-beli yang saya lakukan batil atau mengandung keharaman
Jangan-jangan selama ini akhlak dan muamalah saya terlalu ghuluw (berlebihan) atau malah kurang benar.
Jangan-jangan harta saya banyak harta riba dan bukan milik saya.
Jangan-jangan ….
Jangan-jangan ….

Tuh kan, ternyata kalo kita engga belajar agama akan jauh lebih was-was.

Belum lagi orang yang engga belajar agama itu mudah BINGUNG.

Imamnya baca qunut nazilah, dia bingung…
Imamnya sujud tilawah, dia bingung…
Imamnya sujud sahwi, dia bingung…
Ngga ada air mau tayammum, dia bingung…
Lagi safar di kendaraan ngga bisa shalat, dia bingung…
Bingung terus…

Makanya sudah deh, jangan ikuti was-was setan, teruslah belajar agama untuk menghilangkan kejahilan kita. Agar kita mendekatkan diri kepada Alloh Ta’ala dan menyembah-Nya dengan sebenar-benarnya.

Alhamdulillah hari jum’at mari membaca al kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat, berdoa dan sodaqoh.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
@ sejenakpagi.official
😊❤👍

Sepuluh Penyebab Tidak Dikabulkannya Doa

🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Sepuluh Penyebab Tidak Dikabulkannya Doa

Suatu ketika Ibrahim bin Adham lewat di pasar Bashrah maka berkumpul lah di sekitar beliau banyak orang. Lalu mereka berkata: “Wahai Abu Ishak, kenapa kami berdoa tetapi tidak dikabulkan?”

Beliau menjawab: “Karena hati kalian telah mati disebabkan sepuluh perkara”

“Apa itu?” Kata mereka

Beliau menjawab:

1️⃣kalian tidak memenuhi hak Alloh Ta’ala padahal sudah mengenal-Nya.

2️⃣kalian mengklaim cinta kepada Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian meninggalkan sunahnya.

3️⃣kalian membaca Al-Quran tetapi tidak mengamalkannya.

4️⃣kalian makan nikmat Alloh Ta’ala tetapi tidak mensyukurinya.

5️⃣kalian bilang sesungguhnya setan adalah musuh lalu akur dengannya.

6️⃣kalian bilang surga itu benar adanya tetapi tidak beramal untuk mengejarnya.

7️⃣kalian bilang neraka itu benar adanya tetapi tidak lari darinya.

8️⃣kalian bilang kematian itu benar adanya tetapi tidak mempersiapkan diri untuknya.

9️⃣kalian terbangun kemudian menyibukkan diri dengan aib orang lain dan melupakan aib sendiri.

🔟kalian kuburkan jenazah-jenazah tetapi tidak mengambil pelajaran darinya.”

Wallahu a’lam.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

SEMANGAT MENGAMALKAN NASEHAT

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
SEMANGAT MENGAMALKAN NASEHAT

Saudara dan Sahabatku…
Hidup adalah ujian, sedangkan keteguhan itu sulit.

Keteguhan tak akan ada dengan banyak mendengar nasehat, keteguhan ada dengan melaksanakan nasehat-nasehat itu.

Alloh ta’ala berfirman,

“Dan sekiranya mereka benar-benar melaksanakan perintah yang diberikan, niscaya itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka)”
(QS. An Nisaa [4]: 66)

Rasullohu Sholallohu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa menyeru kepada hidayah, dia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi sedikit pun pahala mereka.”
(HR Muslim).

Dalam sabda lainnya, Rasulullohu Sholallohu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sungguh jika Alloh memberikan petunjuk kepada seseorang melalui tanganmu, hal itu lebih baik daripada unta merah.”
(HR Bukhari)

Mari semangat menasehati diri sendiri dan sekitarnya, untuk menjalankan perintah Alloh Ta’ala dan Rasulullohu Sholallohu ‘alaihi wa sallam.

Wallahu a’lam.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍