• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Sejenak Pagi

DENGARLAH DUHAI ANAKKU

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*DENGARKANLAH DUHAI ANAKKU*

Duhai anak-anakku,
Kemarin aku bertemu teman-temanku.
Mereka dengan bangga menceritakan anak-anaknya yang baru selesai S3.

Ada yang baru saja datang ke wisuda anaknya di Melbourne. Ada yang bangga karena anak semata wayangnya sudah menjadi dokter. Ada yang bangga karena anaknya jadi direktur dan manajer.

Ada yang bangga karena anaknya menjadi juara fisika dan matematika,
Ada yang bangga karena anaknya menjadi pemenang kontes robotic.
Ada yang bangga karena anaknya menjabat asisten manager.
Ada yang bangga karena anaknya menjadi fashion designer.

Ayah hanya mampu tersenyum dan mengucap selamat pada mereka semua. Bukan karena ayah iri ataupun kecewa, bukan pula karena ayah ingin berada di posisi mereka, melainkan karena ayah bangga memiliki putra putri seperti kalian.

Yang hatinya tak pernah terpaut oleh dunia.
Yang matanya tak pernah tergiur oleh emas mutiara.
Yang pribadinya ayah doakan mampu menjadi anak yang sholeh dan sholehah.

Ayah tak pernah meminta kalian untuk mampu menjadi mereka, atau bahkan melebihi mereka, karena ayah sadar kebahagiaan dunia tak akan membahagiakan selamanya, cukuplah menjadi putra putri yang selalu ayah cinta.

Dengan kesederhanaan dan hijab syari-mu, duhai putriku…

Dan dengan gamis dan peci putih yang membalut budi pekertimu. Duhai putraku,

Duhai putriku,
Dengan ketaatanmu kepada Alloh Ta’ala semata.
Dengan kecintaanmu kepada Rasululloh shallallahu ‘alaihi wasallam yang selalu membara.

Dengan ketaatanmu kelak pada suamimu saja. Cukuplah kau tutup auratmu. Cukuplah kau jadikan Alquran sebagai teman hidupmu. Cukuplah doamu selalu untukku.

Duhai putra putriku. Cukup jadilah wasilah untukku dan ibumu meraih Surga Alloh Ta’ala. Tak perlulah kaya terlalu berlebih di dunia, cukup mudahkan kami menuju Surga-Nya.
Maka ayah akan slalu bangga memilikimu. Cukuplah ketakwaanmu pada Rabbmu.

Mudahkanlah kami menuju Surga dengan akhlakmu, jangan seret ayah dan ibumu ke neraka. Sungguh ayah dan ibu lebih bangga bila melihatmu tumbuh menjadi wanita sholehah dan lelaki sholeh . Sedang dunia dan rizki yang lainnya semata-mata bonus dari Alloh Ta’ala saja.

Mudah-mudahan, Siapapun yang membaca tulisan ini, Alloh Ta’ala karuniakan untuknya anak-anak yang sholeh dan sholehah….

ANDAI PAGI INI, ALLOH TA’ALA berikan untukmu satu waktu terkabulkan, di ijabah doa , APA YANG AKAN KAMU MOHON DAN MINTAKAN KEPADA ALLOH TA’ALA dalam doamu???

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

PIKIRAN MANUSIA

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Pikiran Manusia*

Saudara dan sahabatku….
Tahukah kita bahwa
🔹Eleanor Roosevelt, mantan Presiden USA mengatakan : _”Small Minds discuss People, Average Minds discuss Events, and Great Minds discuss Ideas”_.
(Pikiran Sempit membicarakan orang2 ; Pikiran Rata2 membicarakan Peristiwa2 / Kejadian2 & Pikiran Luas membicarakan Gagasan2”).

Maka sebagai akibatnya :
🔹PIKIRAN SEMPIT akan menghasilkan GOSSIP.

🔹PIKIRAN RATA2 akan menghasilkan PENGETAHUAN.

🔹Sedang PIKIRAN LUAS akan menghasilkan SOLUSI.

Ketiga jenis pikiran ini ada di dalam setiap otak manusia.
Masalahnya Pikiran manakah yg lebih mendominasi kita, begitulah apa yg dihasilkannya !!

Kalau setiap saat otak kita dipenuhi oleh Pikiran Sempit, mk kita akan selalu asyik dg urusan org lain, namun tdk menghasilkan apa2, kecuali perseteruan.

Tetapi bila Pikiran Luas yg mendominasi, mk ia akan aktif menemukan terobosan baru.

PIKIRAN Sempit senang menggunakan kata tanya *”SIAPA”*,

PIKIRAN Rata2 senang menggunakan kata: *“ADA APA”*,

PIKIRAN Luas selalu memanfaatkan kata tanya : *“MENGAPA” & “BAGAIMANA”*

Dlm melihat satu peristiwa yg sama, akan cenderung ditanggapi berbeda.
🔹Pikiran yang terakhir itulah yang konon menginspirasi SIR ISAAC NEWTON menemukan TEORI GRAVITASI yang terkenal.
🔹Tiada satu pun prestasi atau karya di dunia ini yg dihasilkan oleh Pikiran Sempit.

Selamat berkarya dg pikiran luas, utk bisa berfungsi dan memfungsikan sekitar utk kemanfaatan hidup.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Hidup itu Pilihan

😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Hidup itu Pilihan*

Alhamdulillah kita masih bisa bernafas, berarti kita masih hidup.
Hidup di dunia tidak ada paksaan.

Mau makan/minum halal atau haram.
Mau beribadah kpd Alloh Ta’ala atau tidak.
Mau beriman atau tidak
Mau munafiq atau tidak
Mau Narkoba, LGBT, Free sex atau meninggal itu semua
Mau mengaji Al Qur’an atau tidak

*Namun Ingat Alloh Maha Melihat, mencatat semua tutur kata, pikiran dan perbuatan kita*

Mau berbakti kpd orang tua atau tidak
Mau dermawan atau pelit
Mau berbagi atau tidak
Mau bermanfaat atau tidak
Mau sholat atau tidak
Mau sholat berjamaah atau sendirian
Semuanya bebas kita pilih

*Namun Ingat Alloh Maha Melihat, mencatat semua tutur kata, pikiran dan perbuatan kita*

Ingatlah firman Alloh Ta’ala:

*”Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan”*
(QS Yasin 36:65)

Semua pasti MATI
Semua pasti ketemu dg amalannya masing2
Semua pasti mempertanggung jawabkan tutur kata, pemikiran dan perbuatannya.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Keutamaan Menjaga Lisan (10-12)

😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Keutamaan Menjaga Lisan (10-12)*

🔟 *Memperoleh ridha Alloh Ta’ala di akhirat*

Keutamaan menjaga lisan juga membuat kita memperoleh ridha Alloh Ta’ala di akhirat kelak. Insyaa Alloh kita akan mendapatkan surga dan dapat bertemu dengan Alloh Ta’ala.

Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda: *“Sesungguhnya seseorang berbicara dengan satu kalimat yang diridhoi oleh Alloh dan dia tidak menyangka akan sampai kepada apa (yang ditentukan oleh Alloh), lalu Alloh mencatat keridhaan baginya pada hari dia berjumpa dengan Alloh.”*
(HR At Tirmidzi, Ibnu Majah, Al-Imam Malik dan Ahmad)

1⃣1⃣ *Memperoleh keberuntungan di akhirat*

Selain ditinggikan derajatnya dan memperoleh ridho Alloh Ta’ala, orang-orang yang menjaga lisannya dari perkataan dusta, akan diberikan keberuntungan dan keselamatan di akhirat. Serta dijauhkan dari keburukan.

Diriwayatkan oleh Khlaid bin Abi ‘Imran, bahwasahnya Rasululloh shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda serambi memegang lisannya dalam waktu yang lama, *“Semoga Alloh merahmati seorang hamba, yang telah berkata benar maka ia akan mendapatkan keberuntungan yang besar atau diam dari keburukan maka ia akan selamat.”*
(HR. Ibnu Al Mubarak)

1⃣2⃣ *Menjaga lisan laksana emas*

Seseorang diharuskan berpikir terlebih dahulu sebelum berbicara. *Namun apabila ia masih tak mampu berbicara baik atau mungkin tak menguasai ilmunya, maka lebih baik ia diam*.

Tindakan diam bukanlah sesuatu yang bodoh. Justru diam itu lebih baik bagi seorang muslim. Bahkan Luqman Al Hakim mengibaratkan diam seperi emas. Begitu sangat berharga dan bernilai bagi kita.

Wasiat Lukman Al Hakim kepada anaknya: *“Anakku, tiada penyesalan sama sekali dalam diamku. Karena sesungguhnya jika berbicara laksana perak maka diam bagaikan emas”*

Pada intinya, sebaiknya manusia berbicara perihal kebaikan dan hal-hal yang bermanfaat. Janganlah mengucapkan sesuatu yang menyakiti hati orang lain, menghina, berlagak sok pintar, sombong atau perkataan dusta. Apabila tidak mampu berbicara baik, maka diam bisa menjadi pilihan tepat. Namun ingat, diam pun ada saatnya. Apabila kita melihat keburukan maka seharusnya berbicara dan mencegah kemungkaran tersebut. Dan apabila kita ditindas, kita juga diperbolehkan membela diri. Yang terpenting, pikirkan terlebih dahulu kata-kata yang hendak diucapkan. Sebab perkataanmu adalah kualitas dirimu.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Keutamaan Menjaga Lisan (7-9)

😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Keutamaan Menjaga Lisan (7-9)*

7⃣ *Menghindari sifat keras hati*
Keutamaan menjaga lisan selanjutnya adalah untuk menghindari sifat keras hati. Umumnya seseorang yang banyak berbicara dan suka mengumbar-umbar perkataan dosa, hatinya dipenuhi dengan penyakit. Mereka itu orang-orang yang berhati keras. Tidak mudah menerima nasehat. Bahkan jika mendengar firman Alloh (Al-Quran) hatinya sama sekali tak bergetar. Naudzubillah mindzalik.

Dari Ibnu Umar ra., katanya: “Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda: *”Janganlah engkau semua memperbanyak kata, selain untuk berzikir kepada Alloh Ta’ala, sebab sesungguhnya banyaknya pembicaraan kerasnya hati dan sesungguhnya sejauh – jauh manusia dari Alloh ialah yang berhati keras, yakni enggan menerima petunjuk baik.”*
(HR. At Tirmidzi)

8⃣ *Menyelamatkan diri dari dosa*
Selain menunaikan sholat, puasa dan mengaji, cara lain untuk menyelamatkan diri dari dosa serta azab kubur yakni dengan menjaga lisan. Daripada mengunjing atau membicarakan sesuatu yang tak bermanfaat, akan lebih baik jika kita diam serambi memperbanyak istighfar.

Dari ‘Uqbah bin ‘Aamir, dia berkata, “Aku bertanya, wahai Rasulalloh, apakah sebab keselamatan?” Beliau menjawab, “Kuasailah lidahmu, hendaklah rumahmu luas bagimu dan tangisilah kesalahanmu”
(HR. Tirmidzi)

9⃣ *Diangkat derajatnya oleh Alloh Ta’ala*
Menjaga lisan dengan memperbanyak mengingat Alloh Ta’ala, berdizikir, mengucap asma-asma Alloh Ta’ala dan berucap kebaikan-kebaikan akan membuat kita diridhai oleh Alloh Ta’ala. Dan Alloh Ta’ala juga akan meninggikan derajat seseorang yang mampu menjaga lisannya.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah Ra, bahwasahnya Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wassalam *”Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan satu kalimat dari apa yang diridhai Alloh yang dia tidak menganggapnya (bernilai) ternyata Alloh mengangkat derajatnya karenanya.”*
(HR. Al-Bukhari).

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Keutamaan Menjaga Lisan (1-6)

😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Keutamaan Menjaga Lisan (1-6)*

Kita pasti pernah mendengar peribahasa yang mengatakan bahwa *“lidah lebih tajam daripada pedang”*.
Ya, hal itu memang benar. Alloh Ta’ala memberikan karunia lisan kepada manusia untuk berbicara. Tentu saja karunia tersebut amat luar biasa. Namun sayangnya, banyak dari kita yang sulit mengendalikan lisan.

Saudara dan Sahabatku, berhati-hatilah terhadap lisan karena sebuah ucapan bisa menjerumuskan kita ke dalam api neraka. Apabila kita tidak mengetahui sebuah perkara dengan pasti, sebaiknya kita diam saja. Dan janganlah kita mengucapkan perkataan yang menyakiti hati orang lain, sekalipun itu hanya candaan. Sebab di akhirat kelak, segala apa yang kita ucapkan dengan lisan pasti akan dimintai pertanggung jawaban.

Alloh Ta’ala berfirman: *”Tiada satu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.”*
(QS Qaf: 18).

*”Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.”*
(QS. Al-Isra: 36)

Rasulluloh shallallaahu ‘alaihi wa sallam juga memperingatkan manusia agar tak banyak bicara, kecuali berbicara untuk hal-hal yang penting, bermanfaat ataupun untuk mengingat Alloh Ta’ala.

*”Janganlah kamu sekalian memperbanyak bicara selain berzikir kepada Alloh; sesungguhnya memperbanyak perkataan tanpa zikir kepada Alloh akan mengeraskan hari, dan sejauh-jauh manusia adalah yang hatinya keras.”*
(HR. Tirmidzi).

*“Siapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhir, hendaklah ia mengatakan yang baik atau diam.”*
(HR. Bukhari-Muslim).

Imam Al-Syafi‘i menjelaskan pula: “Apabila seseorang ingin berbicara, hendaklah berpikir dulu. Bila jelas maslahatnya maka berbicaralah, dan jika dia ragu maka janganlah dia berbicara hingga nampak maslahatnya.”

Berikut ini beberapa keutamaan menjaga lisan dalam islam yang harus diketahui.

1⃣Memiliki kedudukan tinggi sebagai muslim.

Keutamaan menjaga lisan yang pertama yakni menjadikan kita sebagai seorang muslim yang berkedudukan tinggi di mata Alloh Ta’ala. Dengan menjaga lisan kita akan terhindar dari perkataan-perkataan dosa yang bisa berujung pada dosa.

Suatu hari Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam. ditanya, “Siapakah Muslim yang paling utama?” Beliau menjawab,“ Orang yang bisa menjaga lisan dan tangannya dari berbuat buruk kepada orang lain.” (HR. Bukhari).

2⃣Dijanjikan surga.

Orang-orang yang mampu menjaga lisannya dari ucapan buruk dan tidak berguna juga dijanjikan surga oleh Alloh Ta’ala. Sebagaimana dijelaskan dalam suatu hadist:

Dari Sahl bin Sa’ad ra., Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang dapat memberikan jaminan kepadaku tentang kebaikannya apa yang ada di antara kedua tulang rahangnya – yakni mulut atau lidah – serta antara kedua kakinya – yakni kemaluannya, maka saya memberikan jaminan syurga untuknya.”
(HR. Al-Bukhari)

3⃣Dijauhkan dari neraka jahannam.

Untuk pembicaraan yang tidak jelas maslahatnya, atau mungkin ia tidak memiliki ilmu dalam bidang tersebut, maka sebaiknya seorang hamba diam saja. Berbicara sesuatu yang salah atau buruk justru membuat ia terjerumus ke dalam neraka jahannam.

Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan satu kalimat yang dibenci oleh Alloh yang dia tidak merenungi (akibatnya), maka dia terjatuh dalam neraka Jahannam.”
(HR. Al-Bukhari)

4⃣Dijauhkan dari kebinasaan.

Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam menjelaskan bahwa orang-orang yang berbicara tanpa berpikir dan tidak mampu menjaga lisannya, maka ia akan binasa di akhirat. Bahkan wajahnnya akan tersungkur dalam neraka.

Sabda Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau berbincang dengan Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu: “Maukah kuberitahukan kepadamu tentang kunci semua perkara itu?” Jawabku: “Iya, wahai Rasululloh.” Maka beliau memegang lidahnya dan bersabda, “Jagalah ini”. Aku bertanya, “Wahai Rasululloh, apakah kami dituntut (disiksa) karena apa yang kami katakan?” Maka beliau bersabda, “Celaka engkau. Adakah yang menjadikan orang menyungkurkan mukanya di dalam neraka selain ucapan lisan mereka?”
(HR. Tirmidzi)

5⃣Meningkatkan iman.

Seseorang yang banyak diamnya dan tak suka mengumbar ucapan yang sia-sia, biasanya ia lebih sering menghabiskan waktunya untuk berpikir. Apabila ia berpikir tentang kebesaran Alloh Ta’ala, mengingat akan nikmat yang telah didapat, mengingat kematian, maka kadar keimanannya pun juga akan bertambah.

Menjaga lisan termasuk dalam perbuatan yang meningkatkan iman seseorang. Diriwayatkan dari Abu Hurairah Ra, bahwasahnya Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda: *”Barangsiapa beriman kepada Alloh dan hari akhir maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam.”*
(HR. Al-Bukhari-Muslim)

6⃣Amalan sedekah yang mendatangkan pahala.

Perbuatan yang termasuk dalam menjaga lisan tidak hanya menjauhi perkataan berdosa ataupun diam. Tetapi juga menyampaikan kebaikan. Ketika seseorang mengucapkan sesuatu yang bermanfaat, seperti menyampaikan ayat-ayat Al-Quran atau dengan kata lain berdakwah lewat lisan, maka orang tersebut akan mendapatkan pahala. Perbuatannya tersebut dianggap sebagai sedekah. Sebagaimana sabda Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wassalam:
*”Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat”*
(HR. Bukhari)

Dalam hadist lain, Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam juga bersabda: *“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya”*
(HR. Muslim).

Semoga kita bisa menjaga lisan kita.
Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Tetap Optimis

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sejenak Pagi:
*Tetap Optimis*

Jika burung-burung saja dipelihara oleh Sang Pencipta setiap hari tanpa harus ada manusia yang memeliharanya, mengapa kita harus khawatir akan hidup ini? Bukankah manusia adalah makhluk dengan derajat tertinggi sehingga pasti akan dipelihara oleh Sang Pencipta.

Kekhawatiran manusia sebenarnya merupakan wujud keserakahannya yang ingin mendapatkan lebih terus-menerus serta didorong oleh rasa kurang puas setiap kali menemukan dan memperoleh sesuatu.

Manusia tidak akan mampu mengubah nasibnya sendiri kecuali dia sendiri memiliki niat untuk mengubahnya.

Dengan memilih untuk berpikir positif, semangat optimisme dan cara pandang yang positif akan mengalir dalam menghadapi kehidupan yang semakin hari semakin sulit.

Daripada terus menerus menggerutu, mengeluh akan apa yang kita alami saat ini, ada baiknya kita mensyukuri bahwa kita masih diberi kesempatan untuk hidup hingga memungkinkan kita masih tetap berjuang, mewujudkan impian dan kemanfaatan hidup.

Hari jum’at hadir kembali waktunya membaca srt al kahfi, menperbanyak istighfar, sholawat, doa dan sodaqoh.

Have a nice Friday. Semoga Alloh Ta’ala selalu memberikan perlindungan, kemurahan dan kemudahan kepada kita semua.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Harta simpanan dibawah ‘Arsy

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Harta simpanan dibawah ‘Arsy*

Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Dzarr, ia mengatakan, “Kekasihku (Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam) memerintahkan kepadaku 7 perkara:
1⃣agar mencintai orang miskin dan agar dekat dengan mereka,
2⃣agar aku memandang orang yang lebih rendah dari padaku dan tidak melihat orang yang lebih tinggi daripadaku dalam hal kekayaan,
3⃣agar aku menyambung shilaturrahim meskipun mereka memutuskannya,
4⃣agar aku tidak meminta sesuatupun kepada seseorang,
5⃣agar aku berkata benar meskipun pahit,
6⃣agar aku tidak takut celaan orang yang
mencela di jalan Alloh,
7⃣agar memperbanyak mengucapkan *LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAH*

sebab ketujuh perkara tersebut termasuk *harta simpanan di bawah ‘Arsy*” (HR Ahmad)

Semoga kita diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk bisa melakukan ketujuh hal diatas.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

OPTIMIS DAN BERSABAR DALAM BERDOA

🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*OPTIMIS DAN BERSABAR DALAM BERDOA*

Umumnya, manusia tidak sabar dengan keinginannya. Semua berharap, sebisa mungkin, keinginannya bisa terwujud secara instan. Atau minimal, tidak menunggu waktu yang lama.
Prinsip semacam ini memberikan dampak buruk ketika kita berdoa kemudian tidak kunjung dikabulkan. Biasanya, jadi terburu-buru, muncul rasa bosan dan akhirnya putus asa.
Padahal, perlu kita tahu, putus asa merupakan salah satu sebab doa kita tidak dikabulkan.

Rasululloh sallallahu alaihi wa sallam bersabda,
*“Tidak hentinya doa seorang hamba akan dikabulkan, selama bukan doa yang mengandung maksiat atau memutus silaturahim, dan doa yang tidak tergesa-gesa.” Para sahabat bertanya, ‘Wahai Rasulullah, apa yang dimaksud tergesa-gesa dalam berdoa?’ Beliau menjawab, ‘Orang itu mengatakan, ‘Saya telah berdoa …, saya telah berdoa…, namun saya merasa belum pernah dikabulkan.’ Kemudian, dia putus asa dan meninggalkan doanya.”*
(HR. Muslim)

Tetap semangat, tetap optimis, bersabar, dan berprasangka baik terhadap Alloh Ta’ala Dzat yang Maha mengabulkan, Maha Bijak dan Maha Berkehendak.

*La Tahzan, innalloha ma’aana* (jangan bersedih, Alloh bersama kita).

Kita punya keinginan, Alloh Ta’ala juga demikian, namun pastikan keinginan itu lebih baik dibanding keinginan manusia.
Jadi apa yg terjadi pada kita, itu yg terbaik utk kita.

Bersama Alloh pasti bisa & pasti ada solusinya, percayalah.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Berkata Benar Walau Pahit

➡➡➡➡➡➡➡➡➡➡➡
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Berkata Benar Walau Pahit*

Berkatalah yang benar walau itu pahit. Kebenaran tetap diterapkan walau ada celaan dan ada yang tidak suka. Inilah prinsip yang diajarkan dalam Islam oleh Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam. Nasehat ini beliau sampaikan pada sahabat mulia Abu Dzarr. Dalam tulisan kali ini akan diajarkan tiga contoh penerapan bagaimana kita mesti menerapkan kebenaran meski banyak yang berkomentar.

Dari Abu Dzaar, ia berkata, *“Kekasihku Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan tujuh hal padaku: (1) mencintai orang miskin dan dekat dengan mereka, (2) beliau memerintah agar melihat pada orang di bawahku (dalam hal harta) dan janganlah lihat pada orang yang berada di atasku, (3) beliau memerintahkan padaku untuk menyambung tali silaturahim (hubungan kerabat) walau kerabat tersebut bersikap kasar, (4) beliau memerintahkan padaku agar tidak meminta-minta pada seorang pun, (5) beliau memerintahkan untuk mengatakan yang benar walau itu pahit, (6) beliau memerintahkan padaku agar tidak takut terhadap celaan saat berdakwa di jalan Alloh, (7) beliau memerintahkan agar memperbanyak ucapan “laa hawla wa laa quwwata illa billah” (tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Alloh), karena kalimat tersebut termasuk simpanan di bawah ‘Arsy.”*
(HR. Ahmad 5: 159)

Alhamdulillah hari senin datang lagi, saatnya menjalankan yg direncanakan, saatnya memperbaiki diri menjadi lebih baik, saatnya berturur, berfikir dan berbuat yg positif.

*TETAP SEMANGAT Mengisi waktu dg Ibadah dan bermanfaat*

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍