• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Sejenak Pagi

Belajar dari orang lain

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Belajar dari orang lain

Ada teman yang bersifat keras, dialah sebetulnya yang mendidik kita untuk berani dan bersikap tegas…

Ada teman yang lembut, dialah yang mengajarkan kepada kita cinta dan kasih sayang terhadap sesama..

Ada teman yang cuek dan masa bodoh, dialah sebetulnya yang membuat kita berpikir bagaimana agar kita bersikap perhatian terhadap orang lain…

Ada teman yang tidak bisa dipercaya dan kata-katanya sulit dipegang kebenarannya, sebetulnya dialah yang membuat kita berpikir dan merasa betapa tidak enaknya dikhianati, maka belajarlah untuk menjadi orang yang dapat dipercaya..

Ada teman yang jahat dan hanya memanfaatkan kebaikan orang lain, sebenarnya dia adalah orang yang membuat kita berpikir bagaimana bisa berbuat banyak kebaikan namun tetap waspada…

Itulah beragam karakter manusia, Alloh Ta’ala memperkenalkan mereka kepada kita agar lebih bijak menyikapi kehidupan dan bisa mengambil hikmah darinya dengan saling melengkapi.

Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Di beri Kekuatan Iman dan ketaqwaan. Istiqomah dalam kebaikan.
Menjadi hamba yang Bahagia dan bersyukur selalu.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

Tips Menjaga Kesehatan Ala Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam (2)

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Tips Menjaga Kesehatan Ala Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam (2)

Tidak Meniup Makanan atau Minuman Panas
Dalam Hadits, Ibnu Abbas meriwayatkan “Bahwasanya Rasululoh Sholallohu ‘alaihi wasallam melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya”
(HR. At Turmudzi).

Secara teori ilmiah, hadits Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam tersebut dapat dijelaskan bahwa apabila kita menghembuskan nafas pada minuman, kita akan mengeluarkan karbon dioksida (CO2), yang apabila bercampur dengan air (H2O), akan menjadi H2CO3, yaitu sama dengan cuka, sehingga menyebabkan minuman itu menjadi acidic (bersifat asam). Bila kebiasaan ini berlangsung dalam waktu lama akan dapat merusak kinerja ginjal serta dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

Tidak Makan atau Minum Sambil Berdiri

Jika kita terbiasa makan dan minum sambil berdiri, air dan makanan yang kita konsumsi akan langsung menuju kandung kemih tanpa disaring dan diserap vitaminnya terlebih dahulu oleh tubuh. Akibatnya akan terjadi pengendapan disaluran ureter. Endapan ini bila semakin dapat menyebabkan penyakit kristal ginjal atau batu ginjal.

Cepat Tidur dan Cepat Bangun

Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam biasa tidur di awal malam dan bangun pada pertengahan malam kedua. Kemudian beliau bersiwak (sikat gigi), lalu berwudhu dan shalat sampai waktu Subuh. Beliau tidak pernah tidur berlebihan, namun tidak pula menahan diri untuk tidur sekedarnya.
Tidur yang dianjurkan beliau adalah dengan memiringkan badan ke sebelah kanan dan kadang – kadang berbalik arah ke sebelah kiri untuk mempercepat proses pencernaan makanan.

Melakukan Puasa Sunnah

Ada beberapa puasa sunnah yang dianjurkan oleh beliau, seperti Senin Kamis, puasa Daud, puasa enam hari di bulan Syawal, dsb. Puasa dapat mencegah berbagai macam penyakit jasmani maupun rohani. Puasa sangat ampuh untuk detoksifikasi atau pembersihan racun dalam tubuh.

Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Di beri Kekuatan Iman dan ketaqwaan. Istiqomah dalam kebaikan.
Menjadi hamba yang Bahagia dan bersyukur selalu.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

Tips Menjaga Kesehatan Ala Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam (1)

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Tips Menjaga Kesehatan Ala Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam (1)

Nabi Muhammad Sholallohu ‘alaihi wasallam diceritakan dalam berbagai literatur mulai dari Al-Quran maupun hadits adalah sosok yang jarang terkena penyakit dan selalu sehat dalam menjalankan aktifitas dakwahnya sehari-hari. Hal ini disebabkan dalam kesehariannya, Beliau selalu menerapkan pola hidup sehat.
Berikut contoh pola hidup sehat yang selalu dikerjakan Nabi Muhammad Sholallohu ‘alaihi wasallam dalam kesehariannya:

Selektif Terhadap Makanan

Tidak ada makanan yang masuk ke mulut rasulullah, kecuali makanan yang halal dan thayyib (baik). Beliau sangat hati – hati terhadap kandungan makanan yang ingin beliau konsumsi. Salah satu makanan kegemaran Rasulullohu sholallohu ‘alaihi wasallam adalah madu. Beliau biasa meminum madu yang dicampur air untuk membersihan saluran pencernaan. sholallohu ‘alaihi wasallam bersabda,
”Hendaknya kalian menggunakan dua macam obat, yaitu madu dan Alquran”
(HR. Ibnu Majah dan Hakim).

Tidak Makan Sebelum Lapar dan Berhenti Makan Sebelum Kenyang

Perut mempunyai kapasitasnya sendiri. Kapasitas perut dibagi ke dalam tiga bagian, yaitu sepertiga untuk makanan (zat padat), sepertiga untuk minuman (zat cair), dan sepertiga lagi untuk udara (gas). Hal ini sebagaimana sabda Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam,
Anak Adam tidak memenuhkan suatu tempat yang lebih jelek dari perutnya. Cukuplah bagi mereka beberapa suap yang dapat memfungsikan tubuhnya. Kalau tidak ditemukan jalan lain, maka (ia dapat mengisi perutnya) dengan sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiganya lagi untuk pernafasan”
(HR Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).

Makan Dengan Tenang

Jangan makan terburu – buru, makan dengan tenang akan terhindar dari tersedak ataupun tergigit. Makanan yang dikunyah dengan pelan dan sampai lumat dapat membantu organ pencernaan bekerja lebih ringan, sehingga asama lambung tidak naik dan terhindar dari sakit perut. Jika kita selalu makan dengan terburu – buru akan menyebabkan kanker di usus besar.

Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Di beri Kekuatan Iman dan ketaqwaan. Istiqomah dalam kebaikan.
Menjadi hamba yang Bahagia dan bersyukur selalu.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

Rindu padamu

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Rindu padamu

Kamu lihat wajahnya cantik, membuat hatimu berbunga-bunga. Lalu kamu pikir kamu jatuh cinta?
.
Kamu lihat ketangkasannya berjalan diantara kesibukannya. Lalu kamu terkagum dan kamu pikir kamu jatuh cinta?

Kamu senyum padanya, dan dia membalas senyummu. Lalu kamu berpikir bahwa dia jatuh cinta padamu?

Kamu chat dia dengan segala ketidak-pentinganmu, lalu dia menjawab chatmu. Dan, kamu kira dia jatuh cinta padamu?

Kamu mau tahu jatuh cinta itu seperti apa?

Kamu pernah mendengar seorang lelaki yang berjalan puluhan kilo untuk menyapa hati hati kekasihnya kemudian mendulang lemparan batu sampai berdarah-darah kakinya. Maka, ketika kekasihnya dari langit hendak menurunkan azab, ia berkata,

“Kalau hari ini mereka menolak, mungkin anak-anak mereka akan menerima.”

Lalu apa katanya lagi?

“Berilah mereka petunjuk, duhai Rabb-ku mereka hanya orang-orang yang tidak tahu.”

Ketika hendak membelai kasih pada kekasihnya, lelaki itu justru akrab dengan ludah, kotoran hewan, caci maki bahkan ancaman dibunuh.
Dia menyerah? TIDAK.

Dia masih berusaha membebaskan belenggu cinta lain kekasihnya agar kekasihnya itu bisa terbebas. Tak peduli, meski ia harus memakan dedaunan atau mengganjal perutnya dengan batu selama berhari-hari.

Dan ketika di akhirat nanti …
Saat setiap manusia sibuk dengan diri dan amalnya. Lelaki ini masih bingung mencari kekasihnya dengan berteriak,

“Ummati… Ummati… Ummati…”

Jadi, sudah tahukah kita siapa lelaki ini?
Lelaki yang amat mencintai kekasihnya…
Sampai terusir dari negerinya pun ia jalani…

MUHAMMADUN ‘ABDUHU WA RASULULLOHU SHOLALLOHU ‘ALAIHI WASALLAM

Masih berpikir kalau jatuh cinta itu adalah kedipan mata atau senyum manis belaka?!
Jatuh cinta ngga seperti itu 🙏🙏🙏

Rindu kami padamu ya Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam.
😭😭😭😭😭

Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Di beri Kekuatan Iman dan ketaqwaan. Istiqomah dalam kebaikan.
Menjadi hamba yang Bahagia dan bersyukur selalu.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

Ungkapan hati

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Ungkapan hati

Alhamdulillah masih bisa menikmati indahnya kehidupan.

Jalan-jalan ke Kenya
Tetap saja makan roti
Ibadah hanya kepada-Nya
Niat bersih ikhlaskan hati

Bunga-bunga sangat indah
Sungguh indah ada lebah
Jangan mencampur amal ibadah
Dengan musyrik ataupun bid’ah

Jalan-jalan ke Kolaka
Sungguh kelak-kelok jalannya
Syariat Islam jalan kita
Hadits Nabi sebagai petunjuknya

Es ini sangat dingin
Jatuh ke bawah dekat tangga
Islam rahmatan lil ‘alamin
Menjadi berkah bagi semuanya

Banyak sekali orang kaya
Selalu mengajar asa
Jauhkan diri dari riya’
Ibadah ikhlas pada Yang Maha Esa

Kita hidup di Indonesia
Indonesia kaya raya
Jangan peduli ucapan manusia
Asal benar sesuai agama

Pergi ke Malaysia mampir di Kedah
Kayaknya sih salah arah
Banyak godaan dalam beribadah.
Tapi jangan pernah menyerah.

Hari ini sangat gerah
Perut juga sangat begah
Meski lelah jangan menyerah.
Hidup memang untuk ibadah.

Pergi ke pantai bersama
Pulangnya berdua.
Ibadah di dunia tiada lama.
Akan selesai saat ajal tiba.

Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Di beri Kekuatan Iman dan ketaqwaan. Istiqomah dalam kebaikan.
Menjadi hamba yang Bahagia dan bersyukur selalu.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

Saling memaafkan

🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Saling memaafkan

Pada suatu hari, Rasululloh Shalallahu ‘alaihiwassalam sedang berkumpul dengan para sahabatnya. Di tengah perbincangan dengan para sahabat, tiba-tiba Rasululloh Shalallahu ‘alaihi wasallam tertawa ringan sampai terlihat gigi depannya.
Umar r.a. yang berada di situ, bertanya : “Apa yang membuatmu tertawa wahai Rasululloh ?”
Rasululloh Shalallahu ‘alaihiwassalam menjawab : “Aku di beritahu Malaikat, bahwa pada hari kiamat nanti, ada dua orang yang duduk bersimpuh sambil menundukkan kepala di hadapan Alloh Subhanahuwata’ala”.
Salah seorang mengadu kepada Alloh Ta’ala sambil berkata : ‘Ya Rabb, ambilkan kebaikan dari orang ini untukku karena dulu ia pernah berbuat zalim kepadaku’.
Alloh Subhanahuwata’ala berfirman : “Bagaimana mungkin Aku mengambil kebaikan saudaramu ini, karena tidak ada kebaikan di dalam dirinya sedikitpun ?”
Orang itu berkata : “Ya Rabb, kalau begitu, biarlah dosa-dosaku di pikul olehnya”.

Sampai di sini, mata Rasululloh Shalallahu’alaihi wasallam berkaca-kaca. Rasululloh Shalallahu ‘alaihi wasallam tidak mampu menahan tetesan airmatanya. Beliau menangis.
Lalu, beliau Rasululloh sholallohu ‘alahi wasallam bersabda : “Hari itu adalah hari yang begitu mencekam, di mana setiap manusia ingin agar ada orang lain yang memikul dosa-dosa nya”.

Rasululloh Shalallahu’alaihi wassalam melanjutkan kisahnya.
Lalu Alloh Ta’ala berkata kepada orang yang mengadu tadi : “Sekarang angkat kepalamu”.
Orang itu mengangkat kepalanya, lalu ia berkata : “Ya Rabb, aku melihat di depanku ada istana-istana yang terbuat dari emas, dengan puri dan singgasananya yang terbuat dari emas & perak bertatahkan intan berlian. Istana-istana itu untuk Nabi yang mana, ya Rabb ?
Untuk orang shiddiq yang mana, ya Rabb ?
Untuk Syuhada yang mana, ya Rabb ?”

Alloh Subhanahuwata’ala berfirman : “Istana itu di berikan kepada orang yang mampu membayar harganya”.
Orang itu berkata : “Siapakah yang mampu membayar harganya, ya Rabb ?”
Alloh Ta’aa berfirman : “Engkau pun mampu membayar harganya”.
Orang itu terheran-heran, sambil berkata : “Dengan cara apa aku membayarnya, ya Rabb ?”
Alloh Ta’ala berfirman : “CARAya, engkau MAAFkan saudaramu yang duduk di sebelahmu, yang kau adukan kezalimannya kepada-Ku”.
Orang itu berkata : “Ya Rabb, kini aku memaafkannya”.
Alloh Ta’ala berfirman : “Kalau begitu, gandeng tangan saudaramu itu, dan ajak ia masuk surga bersamamu”.

Setelah menceritakan kisah itu, Rasululloh Shalallahu ‘alaihi wassalam. berkata : “Bertakwalah kalian kepada Alloh dan hendaknya kalian SALING BERDAMAI dan MEMAAFkan. Sesungguhnya Alloh mendamaikan persoalan yang terjadi di antara kaum muslimin”.
(Kisah di atas terdapat dalam hadits yang di riwayatkan oleh Imam al-Hakim, dengan sanad yang shahih).

Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Di beri Kekuatan Iman dan ketaqwaan. Istiqomah dalam kebaikan.
Menjadi hamba yang Bahagia dan bersyukur selalu.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

Yang langka……

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Yang langka……

Yang langka itu…
Istri yg tunduk patuh pada suami.
Yg senantiasa berseri2 saat dipandang.
Yg ridha terdiam saat suami marah.
Tidak merasa lebih apalagi meninggikan suara.
Tercantik di hadapan suami.
Terharum saat menemani suami beristirahat.
Tak menuntut keduniaan yg tidak mampu diberikan suaminya.
Yang sadar bahwa ridha Alloh Ta’ala ada pd ridha suaminya.

Yang langka itu…
Suami yg mengerti bahwa istrinya bukan pembantu.
Sadar tak melulu ingin dilayani.
Malu jika menyuruh ini itu krn tau istrinya sudah repot seharian urusan anak dan rumah.
Yg tak berharap keadaan rumah lapang saat pulang krn sadar itulah resiko hadirnya amanah2 yg masi kecil.
Yg sadar pekerjaan rumah tangga juga kewajibannya.
Yg rela mengerjakan pekerjaan rumah tangga krn rasa sayangnya thd istrinya yg kelelahan.

Yang langka itu…
Anak lelaki yg sadar bahwa ibunya yg paling berhak atas dirinya.
Yg mengutamakan memperhatikan urusan ibunya.
Yg lebih mencintai ibunya dibanding mencintai istri dan anak2nya.
Yg sadar bahwa surganya ada pd keridhaan ibunya.

Yang langka itu…
Orang tua yg sadar bahwa anak perempuannya jika menikah sudah bukan lagi miliknya.
Yg selalu menasehati untuk mentaati suaminya selama suaminya tdk menyuruhnya kpd perkara munkar.
Yg sadar bahwa keridhaan Alloh Ta’ala bagi anaknya telah berpindah pd ridha suaminya.

Yang langka itu…
Seorang ibu yg meskipun tau surga berada di bawah telapak kakinya.
Tapi tidak pernah sekalipun menyinggung hal tsb saat anaknya ada kelalaian thdnya.
Yg selalu sadar bahwa mungkin segala kekurangan pd anak2nya adalah hasil didikannya yg salah selama ini.
Yg sadar bahwa jika dirinya salah berucap atau doa keburukan maka malaikat akan mengijabah doanya.

Yang langka itu…
Anak yg senantiasa mendoakan kebaikan bagi orangtuanya dlm keheningan sepertiga malam terakhir.
Meskipun sehari hari dlm kesibukan rumah tangganya.
Dalam kesibukan usahanya.
Dalam kesibukan pekerjaannya.

Yang langka itu…
Orang orang yg saling memberikan uzur.
Yg saling memaklumi jika hal2 di atas lupa atau lalai dilakukan.
Sehingga saling memaafkan diantara mereka.
Maka rahmat Alloh Ta’ala berada diantara mereka.
Dan Alloh Ta’ala dgn kemurahanNya memaafkan kesalahan2 mereka.

Alhamdulillah hari jum’at hadir lagi, mari membaca al kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat, do’a dan sodaqoh.

Mari kita jadikan diri ini, menjadi baiknya diri dan orang lain.

Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Di beri Kekuatan Iman dan ketaqwaan. Istiqomah dalam kebaikan.
Menjadi hamba yang Bahagia dan bersyukur selalu.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

Rasulullohu sholallohu ‘alaihi wasallam bersama istrinya (2)

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Rasulullohu sholallohu ‘alaihi wasallam bersama istrinya (2)

Bahkan terkadang kesalahan istrinya yang sepele dibesar-besarkan, apalagi dibumbui dengan prasangka-prasangka buruk yang akhirnya menjadikannya berkesimpulan bahwa istrinya sama sekali tidak memiliki kebaikan

Tatkala seorang suami marah kepada istrinya maka syaitan akan datang dan menghembuskan kedalam hatinya dan membesar-besarkan kesalahan istrinya tersebut. Syaitan berkata, “Sudahlah ceraikan saja dia, masih banyak wanita yang sholehah, cantik lagi…, ayolah jangan ragu-ragu…”. Syaitan juga berkata, “Cobalah renungkan jika engkau hidup dengan wanita seperti ini…., bisa jadi di kemudian hari ia akan lebih membangkang kepadamu…”

Atau syaitan berkata, “Tidaklah istrimu itu bersalah kepadamu kecuali karena ia tidak menghormatimu…atau kurang sayang kepadamu, karena jika ia sayang kepadamu maka ia tidak akan berbuat demikian…”. Dan demikanlah bisikan demi bisikan dilancarkan syaitan kepada para suami. Yang bisikan-bisikan seperti ini bisa menjadikan suami melupakan kebaikan-kebaikan istrinya yang banyak yang telah diterimanya. Jika sang suami telah melupakan kebaikan-kebaikan yang lain yang dimiliki isrinya maka sesungguhnya ia telah menyamai sifat para wanita yang suka melupakan kebaikan-kebaikan suaminya !!!.(diambil dari tulisan ustadz Firanda Andirja di websitenya)

5️⃣Rasululloh sholallohu ‘alahi wasallam tidak pernah memukul istrinya

“Aisyah Radhiallahu anhaa pernah bertutur: Suamiku tidak pernah memukul# istrinya meskipun hanya sekali”
(HR Nasa’i)

pukulan yang menciderai atau pukulan di wajah. Adapun apabila seorang istri melakukan pembangkangan kepada suami, maka diperbolehkan memukulnya dengan pukulan yang tidak menyebabkan cedera dan tidak pula mengenai di muka. Allahu a’lam

Sesungguhnya lelaki sejati tidak akan pernah memukul istri semarah apapun yang bersangkutan kepada pasangannya. Memukul istri adalah akhlak pria durjana

6️⃣Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam Menghibur kesedihan istri

“Suatu saat Shafiyah safar bersama Rasululloh, saat itu adalah hari gilirannya. Dia ketinggalan (rombongan) karena untanya berjalan lambat, lalu menangis. Maka Rasululloh datang mengusapkan air mata dengan kedua tangannya kemudian berusaha membuat Shafiyah berhenti menangis”*
(HR Nasa’i)

Pelajaran yang diambil dari hadits ini adalah bahwa menghibur istri adalah kewajiban suami. Berusaha menghilangkan kesedihan dan kesusahan istri adalah sesuatu yang disyariatkan Islam. Suami yang baik tidak akan tahan dan tinggal diam manakala melihat istrinya menangis atau bersedih hati.

Demikianlah beberapa ulasan hadits mengenai cara Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam membahagiakan istrinya, semoga bermanfaat untuk mewujudkan rumah tangga yang penuh cinta kasih.

Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Di beri Kekuatan Iman dan ketaqwaan. Istiqomah dalam kebaikan.
Menjadi hamba yang Bahagia dan bersyukur selalu.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

Rasulullohu sholallohu ‘alaihi wasallam bersama istrinya

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Rasulullohu sholallohu ‘alaihi wasallam bersama istrinya

Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam adalah teladan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam rumah tangga. Apa sajakah yang Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam lakukan untuk membahagiakan istrinya?
Mari kita simak pembahasan beberapa hadits berikut ini:

1️⃣Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam suka berbincang-bincang dengan istrinya di malam hari

“Adalah dahulu Nabi shallallahu alaihi wa sallam jika berkumpul bersama Aisyah Radhiallahu anhaa di malam hari maka Rasululloh berbincang-bincang dengan putri Abu Bakar Radhiallahu anhumma”
(HR Bukhari)

Hadits ini menunjukkan bahwa suami yang baik adalah lelaki yang meluangkan waktunya untuk berbicara dengan istri. Berbincang seputar hal yang bermanfaat. Entah perkara dunia atau akhirat. Hadits ini juga mengisyaratkan bahwa rumah tangga yang harmonis terwujud manakala terjadi komunikasi yang baik antar anggota keluarga

Hadits ini juga menjadi dalil pengecualian atas sabda Nabi sholallohu ‘alaihi wasallam yang menyebutkan bahwa beliau tidak menyukai obrolan-obrolah yang terjadi selepas isya. Karena bercengkerama dengan istri adalah salah satu perkara yang bermanfaat. Bahkan termasuk ibadah.

2️⃣Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam suka membantu pekerjaan rumah tangga

“Aisyah binti Abu Bakar Radhiallahu anhumma pernah ditanya oleh salah seorang sahabat. “Apakah yang Nabi lakukan ketika berada di rumah bersama istri-nya?” “Dahulu Nabi biasa membantu pekerjaan rumah keluarganya”. tutur Aisyah Radhiallahu anhaa”
(HR Bukhari)

Suami yang baik adalah lelaki yang tidak sungkan membantu istri menggarap pekerjaan rumah tangga. Bahkan bila suami adalah seorang tokoh masyarakat atau professional yang memiliki kesibukan luar biasa di luar rumah. Mengerjakan pekerjaan rumah tangga bukanlah sesuatu yang merendahkan derajat suami

Istri akan semakin mencintai pasangannya apabila senantiasa mendapat bantuan dari suami dalam pengerjaan kewajiban-kewajibannya di rumah

3️⃣Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam menyatakan rasa cinta pada istri secara verbal

Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam pernah bertutur:
“Aku diberi rizki berupa rasa cinta kepada istriku”
(HR Muslim)

Hadits ini memberi anjuran untuk menyatakan cinta kepada istri. Menampakkan dan menyatakan rasa cinta kepada istri adalah di antara cara merekatkan hubungan cinta kasih antar lelaki dan wanita yang diikat dalam bingkai pernikahan

4️⃣Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasalam tidak pernah membenci istrinya!

Nabi shallahu alaihi wa sallam bersabda: “Janganlah seorang mukmin benci kepada seorang wanita mukminah (istrinya), jika ia membenci sebuah sikap (akhlak) istrinya maka ia akan ridho dengan sikapnya (akhlaknya) yang lain”
(HR Muslim)

Berkata An-Nawawi, “Yang benar adalah Rasululloh shallallahu ‘alihi wa sallam melarang, yaitu hendaknya dia tidak membencinya karena jika mendapati sikap (akhlak) yang dibencinya pada istrinya maka ia akan mendapati sikapnya yang lain yang ia ridhai. Misalnya wataknya keras namun ia wanita yang taat beribadah, atau cantik, atau menjaga diri, atau lembut kepadanya, atau (kelebihan-kelebihan) yang lainnya”

Suami yang paling sedikit mendapat taufiq dari Alloh Ta’ala dan yang paling jauh dari kebaikan adalah seorang suami yang melupakan seluruh kebaikan-kebaikan istrinya, atau pura-pura melupakan kebaikan-kebaikan istrinya dan menjadikan kesalahan-kesalahan istrinya selalu di depan matanya.

B E R S A M B U N G…..

Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Di beri Kekuatan Iman dan ketaqwaan. Istiqomah dalam kebaikan.
Menjadi hamba yang Bahagia dan bersyukur selalu.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

Rasululloh ﷺ dengan Keluarga

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Rasululloh ﷺ dengan Keluarga

KETELADAN dalam berinteraksi dengan sanak keluarga dicontohkan dengan sangat baik oleh Rasululloh ﷺ. Dalam sejarah kehidupan beliau ﷺ, hubungan baik beliau bukan saja berhenti pada istri dan anaknya, bahkan kepada sanak keluarganya pun juga sangat perhatian. Pada contoh berikut, akan diungkap betapa paiawainya beliau dalam berinteraksi dengan sanak keluarga.

Saat Abu Thalib kesusahan karena memiliki anak banyak dengan kemampuan finansial yang memprihatinkan, beliau dengan Hamzah berinisiatif membantunya. Waktu itu nabi Muhammad ﷺ membantu pamannya mengurusi salah satu anaknya. Dibawalah Ali bin Abi Thalib ke rumahnya untuk diasuh supaya meringankan beban beban Abu Thalib.

Menariknya, ketika ikut bersama Nabi ﷺ , Ali deperlakukan seperti anaknya sendiri. Di rumah itu Ali sejak kecil bisa melihat keteladanan Rasululloh dalam bergaul. Tidak mengherankan jika kemudian Ali sangat berkesan dan terpengaruh dengan akhlak Nabi ﷺ. Kelak, ia menjadi yang pertama kali masuk Islam dari kalangan anak-anak. Ini adalah salah satu bentuk bagaimana kepedulian Nabi ﷺ kepada sanak familinya yang perlu diteladani.

Lebih dari itu, sampai pada menjelang kematian pun, beliau ﷺ berusaha dengan keras membantu pamannya agar pengorbanan yang selama ini dilakukan tidak sia-sia. Meski pada akhirnya Abu Thalib mati dalam keadaan kafir. Beliau pun sempat memintakan ampun, sampai pada akhirnya beliau ditegur Alloh Ta’ala. Dialah yang memberi petunjuk, Muhammad ﷺ hanya bertugas sebagai penyampai.

Akibat dari kematian pamannya yang meninggal dalam kondisi musyrik pada tahun 10 kenabian, beliau ﷺ kesedihan luar biasa. Dalam Sirah Nabawiyah peristiwa itu biasa disebut dengan “Āmu al-Huzni” (Tahun Duka Cita) yang tiga bulan setelahnya disusul oleh isteri tercintanya: Khadijah binti Khuwailid.

Interaksi beliau ﷺ bukan saja kepada sanak keluarga dekat, di sisi lain beliau juga sangat peduli terhadap kerabat dan teman akrab istri. Setiap kali Rasululloh ﷺ menyembelih kambing, ia berkata: ‘Kirimkan sebagiannya kepada teman-teman Khadijah.’ (HR. Muslim). Padahal, Khadijah sudah meninggal dunia. Tapi, tetap saja Rasululloh ﷺ berbuat baik kepada kerabat dan teman akrabnya. Begitu pedulinya beliau kepada keluarga Khadijah, sampai-sampai ‘Aisyah pernah merasa cemburu dengannya.

Peristiwa menarik lain yang bisa diungkap di sini, selepas perang Badar, ada beberapa sanak keluarga nabi ﷺ (seperti: Abbas bin Abdil Muthalib, Abu Āsh bin Rabi), menjadi tawanan perang. Rasululloh ﷺ akhirnya bermusyawarah dengan Abu Bakar dan Umar. Abu Bakar berpendapat lebih baik tawanan itu dibebaskan dengan tebusan, karena di antara mereka adalah masih saudara dan famili. Hal itu dilakukan dengan harapan Alloh ﷻ memberi petunjuk mereka pada Islam. Umar berpendapat lain. Menurutnya, orang seperti mereka harus dihabis. Rasululoh ﷺ pun lebih condong pada pendapat Abu bakar (Maqrezi, Imtāu al-Asmā, 344). Ini menunjukkan, bagaimana kepedulian nabi kepada kerabatnya.

Demikian juga pasca Perang Hunain (8 H), Kabilah Hawāzin ada yang menjadi tawanan. Saat Nabi Muhammad ﷺ tahu kalau di antara mereka ada saudari sesusunya (Syaimābinti Halimah As-Sadiyah), yang dilakukan nabi adalah: memuliakan, melepaskan, diberikan ghanimah, dan kembali ke kampungnya dengan gembira (An-Nimri, Al-Durar fī Ikhtiṣāri al-Maghāzi wa al-Siyar, 230-231). Bayangkan! Saudara sesusu saja diperlakukan dengan sangat baik oleh Rasululloh ﷺ.
Peristiwa lain yang bisa dicatat ialah ketika nabi ﷺ hendak keluar Mekah (pasca Umrah Qadhā, 6 H), beliau ﷺ dipanggil anak permpuan Hamzah bin Abdul Muthallib, “Paman, Paman.” (Terenyuhlah hati beliau). Berebutlah Ali, Jafar dan Zaid bin Haritsah untuk mengasuhnya. Rasulullohu ﷺ pun memutuskan agar ia diasuh oleh bibinya [saudara ibunya]
(Abu Hasa al-Nadawi, al-Sirah al-Nabawiah, 433).

Semua itu adalah contoh kecil bagaimana perhatian nabi ﷺ kepada sanak familinya. Sebagai Rasululloh ﷺ –yang akhlaqnya digambarkan Aisyah seperti al-Qur`an—interaksi dengan sanak keluarga telah dilakukan dengan sangat baik oleh beliau. Semoga, umat Islam bisa meneladaninya.

Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Di beri Kekuatan Iman dan ketaqwaan. Istiqomah dalam kebaikan.
Menjadi hamba yang Bahagia dan bersyukur selalu.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍