• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Sejenak Pagi

Romadhon 23

❓❓❓❓❓❓❓❓❓❓❓
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Romadhon 23*

Alhamdulillah masuk Romadhon ke 23

Saudara dan sahabatku….

🔹Tak lama lagi kita akan berpisah dengan bulan Ramadhan..

🔸Laksana bahtera, perlahan ia mulai mengangkat jangkar dan siap untuk berlayar..

🔹Sebelas bulan lamanya dia akan meninggalkan kita, untuk kemudian berlabuh kembali di hati-hati orang-orang yang beriman pada tahun berikutnya..

🔸Ibarat sang surya, perlahan ia mulai tenggelam bersama megah merah di ujung ufuk..

🔹Semua begitu cepat..
Hangatnya dekapan kedatangannya belum juga hilang, kini ia kembali mendekap untuk pergi..

🔸Baru kemarin kita mengucap marhaban ya ramadhan, dan hari ini kita harus mengucap mahlan (pelan-pelan) wahai ramadhan.

🔹Tapi yang jelas dia masih di sini. Dia belum berlayar ataupun tenggelam.

🔸Untukmu yang selama ini telah mengisi hari-harinya dengan beragam kebaikan, maka sempurnakan amalanmu di sisa waktu yang ada. Namun bila sebaliknya, bila selama ini engkau tenggelam dalam kelalaian,
maka perbaikilah amalanmu sebelum ia benar-benar pergi berlalu.

🔹Ingatlah.!!
Bahwa amalan itu dinilai pada akhirnya.
Bila engkau kehilangan awal ramadhan, maka jangan sampai engkau kehilangan akhirnya.
Bila engkau lalai pada awalnya, maka kini masanya untuk bersungguh-sungguh untuk akhir yang indah.

🔹Suatu kali Fudhail bin Iyadh pernah bertemu dengan seseorang.

Beliau lantas bertanya padanya:

“Berapa umur anda?”.

“Enam puluh tahun”, jawab laki-laki itu.

“Kalau begitu sejak enam puluh tahun yang lalu anda sudah berjalan menuju Alloh, dan perjalananmu hampir saja tiba.”

“Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji’ûn”, ujar lelaki itu.

“Apakah anda tahu maknanya?” Tanya Fudhail.

Lelaki itu menjawab: “Ya, saya tahu. Saya adalah hamba Alloh dan hanya kepada-Nya saya akan kembali.”

🔹Fudhail lalu menasehatinya:

*”Wahai saudaraku…*
*Barangsiapa yang menyadari bahwa dirinya adalah hamba Alloh Ta’ala dan hanya kepada-Nya ia kembali, hendaknya dia juga menyadari bahwa dia akan berdiri di hadapan-Nya dan akan ditanya (oleh-Nya). Dan barangsiapa yang menyadari bahwa dirinya akan ditanya maka hendaknya ia mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan tersebut.”*

Laki-laki itu pun menangis lantas bertanya kepada Fudhail:

“Lalu apa yang harus aku perbuat?”

“Mudah”, jawab Fudhail.

“Apa? Semoga Alloh Ta’ala merahmatimu.” Tanya laki-laki itu lagi.

Fudhail menjawab, ”
“Berbuat baiklah di sisa umurmu, niscaya Allah akan mengampuni apa yang telah lalu dan yang masih tersisa dari umurmu. Namun bila engkau berbuat keburukan pada apa yang masih tersisa niscaya engkau akan dihukum atas apa-apa yang telah lalu dan yang masih tersisa darimu.”

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhon 22

💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Romadhon 22*

Alhamdulillah masuk Romadhon ke 22, mari kita optimalkan ibadahnya, misalkan membaca al qur’an, sodaqoh dll.

Alquran adalah pedoman hidup yang menjelaskan beragam aturan, dari hal terkecil hingga terbesar, agar manusia dapat meniti jalan hidupnya dengan kemuliaan dan kebahagiaan. Begitu besarnya mukjizat Alquran, jika diturunkan di atas gunung-gunung niscaya akan hancur karena takut.

“Kalau sekiranya Kami turunkan Alquran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihat gunung itu akan tunduk hancur berantakan disebabkan ketakutannya kepada Alloh. Dan perumpaan-perumpaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berpikir.”
(QS. Hasyr: 21)

Dikutip dari buku yang berjudul ’99 Resep Hidup Rasululloh’ karya Abdillah F. Hasan, Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam adalah pribadi yang suka membaca dan mendengarkan Alquran. Meski Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam adalah penerima wahyu dari malaikat Jibril, namun beliau senang membaca dan mengulang ayat-ayat yang diwahyukan kepadanya. Suatu ketika Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam pernah meminta Abdullah ibn Mas’ud ra membacakan surah an-Nisa untuknya.

Tatkala sampai ayat, “Bagaimanakah jika (pada hari kiamat nanti) Kami datangkan dari setiap umat seorang saksi, dan Kami datangkan engkau sebagai saksi atas mereka.” (an-Nisa: 41). Setelah membaca itu Abdullah ibn Mas’ud ra mendapati mata Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam menangis karena terharu.

Sangat disayangkan jika Alquran hanya menjadi pajangan, jangan sampai rumah kita seperti kuburan yang sepi dari lantunan ayat-ayat Alloh. Rumah semacam itu akan mudah dimasuki setan dan menggoda penghuni di dalamnya.

Dikatakan dalam sebuah hadits, “Jangalah kamu jadikan rumah-rumah kamu sebagai kuburan. Sesungguhnya setan itu lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surah al-Baqarah.”
(HR. Muslim)

Jika sebuah rumah dibangun dengan kebiasaan membaca Alquran oleh tiap anggota keluarga, Alloh akan menaunginya dengan ketenangan dan keselamatan. Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah-rumah Alloh untuk melantunkan ayat-ayat suci Alquran dan mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka ketenangan, diri mereka akan dilingkupi dengan rahmat, akan dilingkari para malaikat, dan Alloh pun akan menyebut (memuji) mereka pada makhluk yang ada di dekat-Nya.”
(HR. Muslim).

Memang tidaklah mudah bagi seorang muslim yang tidak terbiasa membaca Alquran secara rutin, namun memaksa diri membaca itu perlu, untuk membangkitkan semangat kecintaan pada kalam ilahi.

Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam memberi motivasi, “Siapa yang membaca satu huruf dari kitab Alloh, maka baginya satu kebajikan, sedangkan dari kebajikan dilipat gandakan menjadi sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan bahwa aif lam mim satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” Maka jika seorang Muslim membaca setiap hari 10 ayat, sudah berapa kebaikan yang dicatat oleh Alloh kepadanya?

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhon 20

💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Romadhon 20*

Alhamdulillah masuk hari ke 20 bulan Romadhon.
Sudahkah kita berniat untuk tidak melewatkan kesempatan emas 10 hari terakhir di bulan Romdhon dengan menyampaikan seluruh pengharapan dan doa (bermunajat) dan ibadah sepenuh hati ber-i’tikaf di masjid. Sebelum ber’itikaf mari kita simak kembali beberapa penjelasan dari Kitab Bulughul Maram oleh Al Hafizh IBn Hajar Al Asqalany dan syarahnya oeleh Syaikh Shafiyyurahman Al Mubarakfurry

🔹Diriwayatkan Abu Hurairah r.a. bahwa Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Barangsiapa melaksanakan Qiyam Romadhon dengan dasar keimanan dan hanya mengharapkan pahala dari Alloh, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu”
(HR. Muttafaq Alaihi)

Menurut bahasa, I’tikaaf ialah menahan, berdiam dan menetap. Sedangkan menurut syariat, I’tikaaf ialah berdiamnya seseorang di masjid dengan sifat tertentu. Sementara yang dimaksud dengan qiyam Romadhon ibadah pada malam harinya, baik shalat maupun membaca Al Qur’an. Qiyam Romadhon pada umumnya dipergunakan untuk menyebut shalat Tarawih. Sabdanya, karena iman yakni membenarkan janji Alloh Ta’ala berupa pahala, bermakna bahwa ia beribadah karena keimanannya. Yakni keimanannyalah yang mendorongnya untuk melakukan qiyam, bukan sesuatu yang lain. Ini mengisyaratkan keikhlasan niatnya dari kotoran riya. “ dan ihtisab” yakni mencari wajah Alloh Ta’ala dan pahalanya.

🔹Diriwayatkan dari Aisyah r.a. , ia berkata,” Apabila telah masuk hari kesepuluh, yakni sepuluh hari terakhir dari bulan Romadhon, Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengencangkan kain sarungnya dan menghidupkan malam-malam tersebut serta membangunkan istri-istrinya”
(HR. Muttafaq Alaihi)

Sabdanya mengencangkan kain sarungnya, ini adalah kinayah tentang tekun beribadah, mencurahkan waktu untuknya dan bersungguh-sungguh di dalamya. Ada yang berpendapat, yang dimaksud dengannya ialah menjauhi wanita untuk menyibukkan diri dengan peribadatan. “ Menghidupkan malamnya” yakni menghidupkan seluruh malam dengan begadang untuk melakukan shalat dan selainnya, atau menghidupkan sebagian besarnya” dan membangunkan keluarganya” yakni membangunkan mereka dari tidur untuk beribadah dan shalat.

🔹Diriwayatkan dari Aisyah r.a. , ia berkata,” Jika Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ingin melakukan I’tikaf, beliau mengerjakan shalat Shubuh, baru kemudian masuk ke tempat I’tikafnya”
(HR. Muttafaq Alaihi)

Pernyataannya, “shalat Shubuh” yakni pada pagi 21 Ramadhan. Maksudnya beliau terfokus dan menyepi di dalamnya setekah shalat shubuh. Bukan berarti bahwa itu dimulainya waktu I’tikaf. Bahkan waktu I’tikaf dimulai sebelum maghrib pada Malam ke 21 dalam keadan beri’tikaf lagi berdiam di masjid secara umum. Ketika setelah selesai shalat Subuh beliau menyendiri. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Imam An Nawawi. Takwil ini harus dilakukan untuk mengkompromikan antara hadits ini dengan hadits-hadits yang menunjukkan bahwa Nabi beri’tikaf pada sepuluh malam terakhir bulan Romadhon, sebagaimana hadits ini.

🔹Diriwayatkan dari Aisyah r.a. , ia berkata,” Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memasukkan kepalanya ke kamarku dan aku menyisir rambutnya. Dan jika sedang I’tikaf beliau tidak masuk rumah kecuali jika ada keperluan.”
(HR. Muttafaq Alaihi)

Maksudnya menggunakan sisir di rambut kepala, maksudnya aku menyisirnya dan meminyakinya. Di dalamnya terdapat dalil bahwa mengeluarkan sebagian tubuh orang yang beri’tikaf di Masjid itu tidak membatalkan I’tikaf , dan hadits ini juga terdapat dalil tentang bolehnya laki-laki menjadikan istri sebagai pelayannya. “kecuali jika ada keperluan” seperti kencing, buang air besar , muntah, mandi jinabat, buang ingus dan selainnya yang tidak mungkin dilakukan di masjid.

🔹Diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa r.a. bahwa beberapa orang shahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bermimpi melihat malam Lailatul qadr pada tujuh hari terakhir. Maka Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Menurut dugaanku, kalian bermimpi pada tujuh hari terakhir. Barang siapa ingin mencari malam tersebut, maka carilah pada tujuh malam terakhir”
(HR. Muttafaq Alaihi)

🔹Diriwayatkan dari Aisyah r.a. , ia berkata : Aku katakan wahai Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam, apa yang harus aku ucapkan jika aku mengetahui malam lailatul Qadr itu? Beliau menjawab,” Ucapkanlah *Allahuma innaka afuwwun tuhibbul Afwa fa’fu annii* (Ya Alloh sensungguhnya Engkau Maha pemaaf, suka memaafkan maka maafkanlah aku )”
(HR. lima imam selain Abu Dawud).

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhon 19

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Romadhon 19*

Alhamdulillah Romadhon ke 19 ini jatuh di jum’at.
Betapa banyak orang lalai dari amalan yang satu ini ketika malam Jum’at atau hari Jum’at, yaitu membaca surat Al Kahfi.

Atau mungkin sebagian orang belum mengetahui amalan ini. Padahal membaca surat Al Kahfi adalah suatu waktu yang dianjurkan (mustahab) di hari Jum’at karena pahala yang begitu besar sebagaimana berita yang dikabarkan oleh orang yang benar dan membawa ajaran yang benar yaitu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Membaca Surat al-Kahfi di malam dan hari Jum’at, telah kita ketahui keutamaannya yaitu :

🔹Malam Jum’at :
*“Barangsiapa membaca surat al-Kahfi pada malam Jum’at, ia akan disinari cahaya antara dia dan Ka’bah”.*
(HR. Ad-Darimi)

🔹Hari Jum’at :
*”Barangsiapa yang membaca surat al-Kahfi pada hari Jum’at, ia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at…”.*
(HR. An-Nasa’i, al-Baihaqi)

Dalam dua hadist di atas, pada hadis pertama, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan, ‘membaca surat al-Kahfi di malam jumat’. Sementara di hadis kedua, beliau menyatakan, ‘membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat.’

Imam Asy Syafi’i dalam kitab Al Umm (1/208) mengatakan:
*“Telah sampai dalil kepadaku bahwa orang yang membaca surat Al Kahfi akan terjaga dari fitnah Dajjal. Dan aku menyukai seseorang itu memperbanyak shalawat kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam di setiap waktu dan di hari Jum’at serta malam Jum’at lebih ditekankan lagi anjurannya. Dan aku juga menyukai seseorang itu membaca surat Al Kahfi pada malam Jum’at dan pada hari Jum’at karena terdapat dalil mengenai hal ini”*

Dengan demikian disunnahkan membaca surat al-Kahfi pada malam dan hari Jum’at.

Dan malam Jum’at itu dimulai sejak terbenamnya matahari pada hari Kamis dan hari Jum’at berakhir pada waktu matahari terbenam di hari itu.

Inilah salah satu amalan di hari Jum’at dan keutamaan yang sangat besar di dalamnya. Akankah kita melewatkan begitu saja?

Mari hari jum’at ini kita membaca srt al kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat, berdoa dan sodaqoh.

Semoga Alloh Taala selalu memberikan kita ilmu yang bermanfaat dan dimudahkan untuk beramal sholeh sesuai tuntunan Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhon 18

💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Romadhon 18*
*NASEHAT AL IMAM AL GHAZALI*

AL IMAM AL GHAZALI mengatakan bahwa MANUSIA itu terbagi menjadi empat (4) golongan :

*PERTAMA: رجل يدري ويدري أنه يدري*
*Rajulun Yadri wa Yadri Annahu Yadri*
(Seseorang yang Tahu (berilmu), dan dia Tahu kalau dirinya Tahu).

Orang ini bisa disebut ‘Alim (Orang yang mengetahui). Kepada orang ini yang harus kita lakukan adalah mengikutinya. Apalagi kalau kita masih termasuk dalam golongan orang yang awam, yang masih butuh banyak diajari, maka sudah seharusnya kita mencari orang yang seperti ini, duduk bersama dengannya akan menjadi pengobat hati.

Mereka ada para pewaris Nabi dan Jenis manusia yang paling baik. Jenis manusia yang memiliki kemapanan ilmu, dan dia tahu kalau dirinya itu berilmu, maka ia menggunakan ilmunya. Ia berusaha semaksimal mungkin agar ilmunya benar-benar bermanfaat bagi dirinya, orang sekitarnya, dan bahkan bagi seluruh umat manusia.

*KEDUA: ورجل يدري ولا يدري أنه يدري*
*Rajulun Yadri wa Laa Yadri Annahu Yadri*
(Seseorang yang Tahu (berilmu), tapi dia Tidak Tahu kalau dirinya Tahu).

Untuk model ini, bolehlah kita sebut dia seumpama orang yang tengah tertidur. Sikap kita kepadanya membangunkan dia. Manusia yang memiliki ilmu dan kecakapan, tapi dia tidak pernah menyadari kalau dirinya memiliki ilmu dan kecakapan. Manusia jenis ini sering kita jumpai di sekeliling kita. Terkadang kita menemukan orang yang sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa, tapi ia tidak tahu kalau memiliki potensi. Karena keberadaan dia seakan Tidak berguna atau tidak diberdayakan.

Tipe seperti ini jika tidak di support dikhawatirkan merugi di akhirat.

*KETIGA: ورجل لا يدري ويدري أنه لا يدري*
*Rajulun Laa Yadri wa Yadri Annahu Laa Yadri*
(Seseorang yang tidak tahu (tidak atau belum berilmu), tapi dia tahu alias sadar diri kalau dia tidak tahu).

Jenis manusia ini masih tergolong baik. Sebab, ini jenis manusia yang bisa menyadari kekurangannnya. Ia bisa mengintropeksi dirinya dan bisa menempatkan dirinya di tempat yang sepantasnya. Karena dia tahu dirinya tidak berilmu, maka dia belajar.

Dengan belajar itu, sangat diharapkan suatu saat dia bisa berilmu dan tahu kalau dirinya berilmu. Manusia seperti ini sengsara di dunia tapi bahagia di akhirat.

*KEEMPAT: ورجل لا يدري أنه لا يدري*
*Rajulun Laa Yadri wa Laa Yadri Annahu Laa Yadri.*
(Seseorang yang Tidak Tahu (tidak berilmu), dan dia Tidak Tahu kalau dirinya Tidak Tahu).

Inilah adalah jenis manusia yang paling buruk dan berbahaya. Ini jenis manusia yang selalu merasa mengerti, selalu merasa tahu, selalu merasa memiliki ilmu, padahal ia tidak tahu apa-apa.

Karakter di atas ini,
Cenderung manusia jenis seperti ini susah disadarkan, kalau diingatkan ia akan membantah sebab ia merasa tahu atau merasa lebih tahu. Jenis manusia seperti ini, paling susah dicari kebaikannya. Manusia seperti ini dinilai tidak sukses di dunia, juga merugi di akhirat.

Semoga bisa menjadi bahan renungan dan introspeksi bersama, di posisi golongan manakah kita berada ?
*(Sumber : Kitab ihya ‘Ulumuddin)*

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhon 17

💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Romadhon 17*

*Saudara dan Sahabatku..*
dikala kita sendiri jangan merasa sepi, karena ada Alloh Ta’ala yang mengawasi.

*nikmati* detik demi detik bulan Romadhon ini dengan mengendalikan diri.
Mengendalikan pikiran, lisan, sikap, terutama hati

*Jadikan Romadhon* bulan mujahadah untuk pengendalian diri, Ber akhlakul karimah sesuai tuntunan Rasululloh Shallallahu’alaihi Wasallam
*Dan* Nikmatilah Jamuan Alloh di Bulan Ramadhan ini dengan baik

*Alloh itu dekat* maka mendekatlah dengan berharap rahmat dan keberkahan-Nya.
_*Jangan biarkan nafsu dan setan membawa kita menjauhi-Nya Hanya karena kenikmatan semu yang menipu.*_

*Saudara dan Sahabatku..*
Hati yang bersih dan suci adalah milik orang yang menginginkan kebaikan untuk semua tanpa pengecualian.

*Kebahagiaan orang lain* itu tidak akan menghilangkan kebahagiaan kita.
*Kekayaan orang lain* tidak membuat rezeki kita berkurang.
*Kesehatan orang lain* tidak mengurangi kesehatan kita.

Sepanjang helaan nafas,
sejauh perjalanan waktu,
jadikanlah untaian hari kita penuh makna,
penuh kedalaman cinta kepada-Nya.

“Dari Abdulloh ia berkata; Rasululloh Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Seorang mukmin itu bukanlah orang yang suka mencela, suka melaknat, suka berperilaku keji dan suka berkata kasar.”
*(HR Tirmidzi No: 1900)*

*Tetep semangat…!*
Semoga Alloh Ta’ala selalu menetapkan iman kita, menyinari cahaya kebaikan dalam hati kita, memudahkan urusan kita, memberikan keberkahan rezeki kita, dan menerima semua amal ibadah kita.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhon 16

🥇🥇🥇🥇🥇🥇🥇🥇🥇🥇🥇
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Romadhon 16*

Alhamdulillah saudara dan sahabatku, hari ini masuk Romadhon ke 16.

Hari ini saya merasa sangat istimewa sekali karena masih diberikan kehidupan, kesehatan, kebahagiaan, kelapangan dada dan pikiran.

Dan saya menduga andapun demikian adanya. Berada dalam kondisi sangat istimewa.

Jika anda membaca tulisan ini entah sambil duduk atau berdiri maka ketahuilah bahwa hal tersebut sangat istimewa.

Mengapa?
Karena banyak orang di luaran sana yang hanya untuk berdiri atau duduk saja memerlukan bantuan orang lain.

Jika anda terus membaca postingan ini sambil menarik napas baik perlahan maupun dengan menarik napas dalam maka ketahuilah hal tersebutpun sangat istimewa.

Mengapa?
Karena banyak saudara-saudara kita yang saat ini harus terbaring di rumah sakit hanya untuk mendapatkan oksigen. Bahkan tidak tanggung-tanggung hanya untuk oksigen yang saat ini kita hirup secara gratis mereka harus rela membayar mahal bahkan terkadang prosesnya harus melalui resep seorang dokter.
Kita sendiri, sampai detik ini gratis berapapun yang hendak kita hirup.

Jika anda membaca tulisan ini entah menggunakan kaca mata atau tidak maka hal tersebutpun sangat istimewa.

Mengapa?
Karena banyak orang di luaran sana harus menunggu jadwal praktek dokter spesialis mata untuk mengonsultasikan mata yang bermasalah. Bahkan banyak pula saudara kita di luaran sana mengalami masalah dengan mata mereka sampai-sampai mereka tidak bisa melihat sekali sehingga hari-hari mereka mereka melewarinya dengan kegelapan.

Hmm….. sungguh nikmat dan istimewa hidup ini jika kita terus menyadari betapa pengasih dan penyayangNya pencipta kita Bukan?

Untuk itu, menyambut hari yang istimewa ini, alangkah baiknya jika kita awali dengan penuh syukur serta mengikhlaskan apapun yang akan terjadi hari ini. Karena apapun itu telah menjadi takdirNya. Dan semoga hari ini menjadi hari terbaik kita dari seluruh hari yang telah kita lewati.

*(Allahumma inna nas’aluka khaira haadzal yaum…)*
Ya Alloh, kami memohon kebaikan atas hari ini dan jauhkan kami dari keburukannya.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhon 14

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Romadhon 14*

Alhamdulillah masuk Romadhon ke 14.
Bagaimana kondisi kita hari, smg semuanya menjadi lebih baik dan bermanfaat.
Pagi ini kita akan sama2 belajar dari percakapanu Guru dan muridnya sbb:

*Murid :* “Bgmn caranya agar kita mendptkan sesuatu yg paling sempurna dlm hidup..?”.

*Sang Guru :* “Berjalanlah lurus di taman bunga ini, lalu petiklah bunga yg paling indah menurutmu & jangan pernah kembali kebelakang..!”.

Setelah berjalan & sampai di ujung taman, murid kembali dg tangan hampa.
Lalu Sang Guru bertanya : “Mengapa kamu tdk mendptkan bunga satu pun…???”.

*Murid :* “Sebenarnya tadi aku sdh menemukannya, tapi aku tdk memetiknya, krn aku pikir mungkin yg di depan pasti ada yg lebih indah. Namun ketika aku sdh sampai di ujung, aku baru sadar bhw yg aku lihat tadi adlh yg TERINDAH & aku pun tak bisa kembali kebelakang lagi..!”.

*Sambil tersenyum, Sang Guru berkata :* “Ya, itulah hidup. Semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak akan pernah mendptkannya.

Krn sejatinya kesempurnaan yg hakiki tdk pernah ada di dunia ini, yg ada hanyalah keikhlasan hati kita utk menerima kekurangan & usaha keras memperbaikinya..”.

🔹Bila tak kuasa memberi, jangan mengambil.
🔹Bila mengasihi terlalu sulit, jangan membenci.
🔹Bila tak mampu menghibur org, jangan membuatnya sedih.
🔹Bila tak mungkin meringankan beban org lain, jangan memberatkannya.
🔹Bila tak sanggup memuji, jangan menghujat.
🔹Bila tak bisa menghargai, jangan menghina.

*”JANGAN MENCARI KESEMPURNAAN, tapi sempurnakanlah apa yg telah ada.”*

Rasululloh Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
*”Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia”*
(HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni)

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhon 13

🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Romadhon 13*

*”Dan bersegeralah kalian menuju ampunan dan syurga Alloh, yang luasnya seluas langit dan bumi, yang hanya disediakan bagi orang-orang bertaqwa”*
(QS. Ali-Imran : 133)

Makna shaum (puasa) sebenarnya adalah al-Imsak (menahan), yaitu menahan diri dari sesuatu yang halal, apalagi yang diharamkan oleh Alloh Ta’ala. Intinya dari puasa itu sebenarnya adalah pengendalian diri.

Lantas apa pentingnya untuk meraih taqwa, karena dengan mencapai derajat taqwa, maka seseorang akan memperoleh ad-dun-ya hasanah (kebaikan dunia) dan al-akhirati hasanah (kebaikan akhirat) yaitu syurga Alloh Ta’ala.

Jadi taqwa adalah semacam tiket – syarat masuk syurga. Sehingga orang-orang yang diakhir hidupnya tidak berhasil meraih derajat muttaqin, yaitu orang bertaqwa, maka mustahil baginya menapakkan kaki di dalam syurga. Inilah target akhir ibadah Ramadhan adalah, mudah-mudahan kita termasuk menjadi golongan orang-orang taqwa.

Ada empat langkah untuk meraih taqwa:

1⃣ Meningkatkan jiwa al-kariem(dermawan). Hendaknya kita ringan tangan untuk membantu dan peduli sesama, sangat dianjurkan bagi orang beriman untuk memperbanyak infaq, shadaqah bahkan membayarkan zakat di bulan Ramadhan ini. Apakah dalam bentuk memberikan makanan berbuka puasa kepada tetangga dan fakir miskin, memberikan pakaian baru bagi mereka yang kekurangan, membayarkan zakat maal, zakat fithrah, bayar fidyah dll.

2⃣ Pengendalian keinginan. Tidak semua keinginan harus diwujudkan saat itu juga, meskipun perbuatan itu halal. Seperti makan dan minum, materinya halal, perolehannya halal, namun kata Alloh Ta’ala jangan dimakan atau diminum sebelum maghrib tiba. Sebagai orang beriman tentu hal ini wajib kita patuhi. Jika dari sesuatu yang halal saja, kita telah mampu mengendalikan diri, apalagi terhadap hal-hal yang diharamkan Alloh Ta’ala.

3⃣ Perbanyak taubat. Tidak ada manusia yang luput dari dosa, dan sebaik-baik orang yang berdosa, mereka segera bertaubat dan tidak mengulangi lagi. Istighfar dan taubat kepada Alloh Ta’ala, akan menciptakan jiwa inshaf, sadar bahwa kita makhluk yang lemah dan tidak bersih dari kesalahan. Jika berdosa kepada Alloh Ta’ala, maka kita harus bertaubat. Namun jika kita bersalah kepada manusia, kita harus meminta maaf kepada yang bersangkutan.

4⃣ Menghidupkan hati. Memperbanyak shalat malam, membaca Al-Qurán dan memahami maknanya, bermunajat di malam hari kepada Alloh Ta’ala, menyampaikan permohonan tentang keinginan-keinginan kita.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Romadhon 12

💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Romadhon 12*

“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Alloh dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Alloh dan ingatlah Alloh banyak-banyak supaya kamu beruntung. Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (berkhotbah). Katakanlah: “Apa yang di sisi Alloh lebih baik daripada permainan dan perniagaan”, dan Alloh sebaik-baik pemberi rezeki.”
[QS. Al-Jumu’ah/62:9-11].

Imam al-Ghazali juga mengutip sebuah kaul,
“Sesunngguhnya I dekatnya manusia saat melihat Alloh nanti, tergantung dengan waktu datangnya ia saat shalat jumat.”

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa mandi pada hari jumat sebagaimana mandi janabah, lalu berangkat menuju masjid, maka dia seolah berkurban dengan seekor unta. Barangsiapa yang datang pada kesempatan (waktu) kedua maka dia seolah berkurban dengan seekor sapi. Barangsiapa yang datang pada kesempatan (waktu) ketiga maka dia seolah berkurban dengan seekor kambing yang bertanduk. Barangsiapa yang datang pada kesempatan (waktu) keempat maka dia seolah berkurban dengan seekor ayam. Dan barangsiapa yang datang pada kesempatan (waktu) kelima maka dia seolah berkurban dengan sebutir telur. Dan apabila imam sudah keluar (untuk memberi khuthbah), maka para malaikat hadir mendengarkan dzikir (khuthbah tersebut).”
(HR. Bukhari no. 881 dan Muslim no. 850)

Alhamdulillah hari jum’at hadir kembali di bulan Romadhon.
Mari membaca srt al kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat, doa dan sodaqoh.

Semoga Alloh memudahkan kita dalam melakukan amalan-amalan mulia di hari Jum’at ini.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍