• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Sejenak Pagi

BERIBADAH PERLU PAKSAKAN DIRI

🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
BERIBADAH PERLU PAKSAKAN DIRI

Saudara dan Sahabatku…
Jika kita melihat seseorang sangat mudah dan ringan dalam melakukan suatu amal, ketahuilah bahwa pada awalnya dia itu berat melaksanakan, akan tetapi dia terus memaksakan diri untuk beramal sampai akhirnya menjadi ringan baginya.

Oleh karena itu, dalam ibadah itu harus dipaksakan yaitu memaksakan diri-diri kita sendiri.

Kalau kita tidak paksakan diri kita untuk berpuasa, shalat malam, sedekah, membaca Al-Qur’an, dan seterusnya maka kita tidak akan pernah bisa, karena setan selalu menghambat diri kita.

Alloh ta’ala berfirman,
“Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Alloh benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.”
(QS. Al-‘Ankabut: 69)

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

Kenapa Mengeluh…..

🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
Kenapa Mengeluh…..

Pernahkah kita dengar keluhan atau rintihan orang2 seperti ini:
Rasanya aku tidak mampu menjalani hidup ini.
Hutang dan tagihan tambah banyak.
Ortu, suami/istri, anak sakit gak sembuh sembuh.
Aku barusan kena PHK.
Anak tidak mau sekolah/kuliah.

Itu semua, sebagaian keluhan yang terjadi dari anak manusia.
Yang putus asa, kurang percaya diri dan kurang yakin kepada Alloh Ta’ala, atas kehidupan ini.

Padahal Alloh Ta’ala telah berfirman:

“Alloh tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya……..”
(QS Al Baqoroh : 286)

Bagaimana agar tidak mengeluh saja, agar tidak gundah gulana dan cemas.
Mari kita buka firman Alloh Ta’ala:

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Alloh. Ingatlah, hanya dengan mengingat Alloh hati menjadi tenteram.”
(QS Ar Ra’d : 28)

Begitu kita kurang bersyukur, pasti yang ada pada diri ini kekurangan.
Pasti punya tetanggablebih cantik, kebih cakep, lebih pintar, lebih baikbdan lain-lainnya.

Sekiranya kita ingat Alloh Ta’ala yang berfirman:
“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.”
(QS Ibrahim : 7)

Sudah semestinya kita lakukan 2 hal ini.

  1. Adanya disyukuri, jangan sombong.
  2. Tidak adanya tetap disyukuri, mesti bersabar dan action lagi.

Insyaa Alloh kita akan tenang, lebih bijak lagi mensikapi apa yg terjadi pada kita.
Selamat berjuang saudara dan sahabatku.
Kalian bisa kok…..
Hayo kita buktikan kita bisa.
Bisa bersyukur, tidak mengeluh
Bisa bertutur, berfikir dan berbuat yg positif.
Jangan pernah lagi negatif

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

Belajarlah menerima takdir yang menimpa diri kita

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Belajarlah menerima takdir yang menimpa diri kita

Terkadang kita sulit menerima takdir yang menimpa diri kita, apalagi jika takdir itu berupa kesulitan atau kegagalan… sesuatu yang tidak kita harapkan terjadi pada diri kita… sesuatu yang menurut pemahaman kita tidak baik buat kita. Pada saat itu, seringnya kita lupa…Alloh Sang Maha Pencipta takdir… Sang Pencipta kita… PASTI lebih tahu apa yang terbaik buat ciptaanNya. Kita lupa, Alloh Ta’ala telah berjanji …tidak akan membebankan kepada seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya…Laa yukalifuLLahu nafsan illa wus’aha….

Belajarlah menerima takdir yang menimpa diri kita…

Ketika seseorang menerima takdir yang menimpa dirinya… menerima ketentuan Alloh atas dirinya…ridho kepada qodho dan qodar Alloh… ia akan ikhlas dan rela menerima apapun yang diputuskan Alloh kepada dirinya tanpa syarat, dan menganggapnya sebagai sesuatu kebaikan atau cobaan yang perlu dihadapinya. Ridho merupakan buah dari cinta seorang mukmin kepada Alloh. Seseorang yang mencintai seseorang akan menerima semua keinginan dan tuntutan dari yang dicintainya. Keinginan dan tuntutan Alloh Ta’ala terdapat dalam Al Qur’an.

Kehendak Alloh Ta’ala kepada kita merupakan kejadian yang telah berlangsung, tidak dapat dihindarkan, dan tidak diketahui sebelumnya. Semua kebaikan dan keburukan dari apa yang menimpa kita, semua dari sisi Alloh.Tak ada seorangpun yang dapat menghindari dari rahmatNya dan kecelakaan yang ditimpakanNya kepada seseorang.

Setelah penciptaan fisik seorang manusia dalam rahim ibunya selama 120 hari, Alloh mengutus malaikat untuk meniupkan ruh kepadanya dan menyampaikan 4 perkara: rezekinya, ajalnya, amal perbuatannya, dan akan menjadi sengsara atau bahagia.Rasulullah mengingatkan bahwa amal perbuatan seseorang selama hidupnya tidak menjamin keadaannya di akhir hidupnya. Semua tergantung pada kehendak Alloh. Ada seseorang yang selama hidupnya senantiasa beramal baik dengan amalan penghuni surga, hingga jaraknya tinggal sehasta, namun takdir Alloh mendahuluinya, lalu ia melakukan amalan penghuni neraka, hingga masuklah ia ke dalam neraka. Sebaliknya ada seseorang yang selama hidupnya senantiasa beramal dengan amalan neraka, hingga jaraknya tinggal sehasta, namun takdir Alloh mendahuluinya, lalu ia melakukan amalan penghuni surga, hingga ia pun masuk ke dalamnya….
(Hadits arbain ke-4, HR Bukhari Muslim)

Belajarlah menerima takdir yang menimpa diri kita ….

Takdir merupakan pertemuan antara ikhtiar atau usaha manusia dengan kehendak Alloh Ta’ala. Hidup merupakan rangkaian usaha demi usaha, sambungan ikhtiar demi ikhtiar. Namun ujung dari usaha dan puncak ikhtiar tidak selalu berhubungan langsung dengan kesuksesan dan keberhasilan. Ada simpul lain yang menghubungkan dengan keberhasilan, yaitu kehendak Alloh Ta’ala. Simpul yang tidak diketahui oleh manusia, yang gelap bagi kita semua…
“Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahuinya (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok …” (QS. Luqman:34)

Pada setiap usaha yang kita lakukan, kita harus melakukan segala sesuatu dengan baik, profesional, tertib, dan penuh semangat. Pada wilayah yang gelap, usaha kita adalah: berdoa, berharap, dan bertawakal kepada Alloh Ta’ala. Dalam setiap ikhtiar yang kita usahakan, harus kita tutup kalkulasi optimisme dengan kata ’semoga’ atau ’mudah-mudahan.’

Belajarlah menerima takdir yang menimpa diri kita…

Bagi seorang mukmin, kata ’semoga’ atau ’mudah-mudahan’ bukan hanya masalah kebergantungan, tapi juga merupakan buah dari pemahamannya terhadap prinsip aqidah Islam … tempat menyandarkan seluruh pengharapan kita. Dari sinilah tumbuh energi tawakal, kepasrahan yang tidak berakhir dengan putus asa, namun pengharapan atas kehendak Alloh Ta’ala yang baik atas dirinya dengan senantiasa memilih jalan yang layak, menata segala upayanya, lalu memohon kesuksesan kepada Alloh Ta’ala

Kata ’semoga’ atau ’mudah-mudahah’ membuat kita menjadi lebih bijak menyikapi takdir yang menimpa diri kita. Kita akan lebih bisa memaknai setiap takdir yang menimpa kita dengan: dibalik semua ini, pasti ada hikmahnya. Tidak larut dalam penyesalan yang mendalam… tidak larut dalam perasaan bersalah atas setiap keputusan yang diambilnya… tidak larut menyalahkan takdir… dibalik semua ini pasti ada hikmahnya.

Alhamdulillah hari jum’at, mari membaca al kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat, doa dan sodaqoh.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

Agar Doa Lebih Cepat Dikabulkan

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Agar Doa Lebih Cepat Dikabulkan

Salah satu sifat manusia yang perlu diperbaiki adalah hanya mengingat Alloh Ta’ala di saat susah saja, sedangkan di saat senang, bisa jadi mereka lupa dan lalai terhadap Alloh Ta’ala. Sudah selayaknya seorang muslim mengingat Alloh Ta’ala di saat susah maupun di saat lapang dan senang. Demikian juga ketika akan berdoa, hendaknya memperbanyak doa ketika keadaan lapang, agar Alloh Ta’ala lebih cepat mengabulkan doanya.

Ciri Khas Seorang Mukmin
Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang suka Alloh mengabulkan doanya ketika susah dan menderita, maka hendaknya ia memperbanyak doa ketika lapang.”
(HR. Tirmidzi)

Seorang bijak menjelaskan bahwa hadis ini menujukkan “ciri khas” seorang mukmin, beliau berkata,

“Di antara ciri khas serorang mukimin yaitu sering bersyukur dan ‘memperhatikan panah sebelum melepaskannya’, kembali kepada (mengingat) Alloh Ta’ala sebelum padanya tertimpa kesulitan.”

Hendaknya seorang mukmin tidak menjadikan Alloh Ta’ala sebagai pilihan terakhir ketika gembira, namun menjadi pilihan utama ketika bersedih dan susah. Apabila kita membuat permisalan, tentu kita tidak suka apabila keluarga atau saudara kita hanya datang ke kita pada saat susah saja atau pada saat butuh bantuan saja, selama ini dia tidak tahu ke mana rimbanya dan tidak pernah mau menyambung silaturahmi.

Orang yang Berdoa Tidak Pernah Rugi
Saudaraku, mari kita saling mengingatkan agar memperbanyak berdoa. Orang yang berdoa tidak pernah rugi karena doanya akan ada tiga kemungkinan doanya:

1️⃣Dikabulkan saat masih hidup

2️⃣Disimpan sebagai kebaikan untuk akhirat

3️⃣Dijauhkan dari keburukan (misalnya, jika dia berdoa menjadi kaya, maka Alloh Ta’ala tahu ia akan sombong dan binasa).

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

Taujih Al-Imam As-Syafi’i Rahimahulloh

🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Taujih Al-Imam As-Syafi’i Rahimahulloh

1️⃣Biarkanlah hari-hari melakukan apa yang ia inginkan….

Tenangkanlah dirimu jika takdir telah memutuskan

2️⃣Janganlah engkau gelisah dan berkeluh kesah dengan kejadian/musibah malam hari…

Sesungguhnya musibah dunia tidak akan kekal.

3️⃣Jadilah engkau seorang yg tegar dalam kesulitan…

Perangaimu adalah memaafkan dan menepati janji.

4️⃣Jika banyak aibmu di hadapan manusia dan kau senang jika ada penutup bagi aib-aibmu.

5️⃣Maka hendaknya engkau menutupi aibmu dengan kedermawanan, karena seluruh aib tertutupi –sebagaimana dikatakan- yaitu dengan kedermawanan.

6️⃣Janganlah engkau mengharapkan kebaikan dari seorang yang pelit, orang yang kehausan tidak akan mendapatkan air di api.

7️⃣Rejekimu tidaklah akan terkurangi dengan sikap tenang (dalam bekerja) dan tidak akan menambah rejekimu dengan (ngotot) kepayahan.

8️⃣Tidak ada kesedihan yang berkesinambungan demikian pula dengan kesenangan yang bersambung-sambung, demikian juga tidak ada kesengsaraan dan kemakmuran yang terus menerus.

9️⃣Barang siapa yang didatangi oleh ajalnya, maka tidak ada bumi dan langit yang akan menaunginya.

🔟Sesungguhnya bumi Alloh Ta’ala luas, akan tetapi jika telah datang taqdir kematian maka sempitlah terasa padang yang luas.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

AMPUNAN TELAH DISEDIAKAN BAGI MEREKA YANG BANYAK BERDZIKIR

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
AMPUNAN TELAH DISEDIAKAN BAGI MEREKA YANG BANYAK BERDZIKIR

Saudara dan Sahabatku…..
Dzikir adalah aktivitas yang ringan. Tapi tahukah sahabat bahwa dengan sering-sering kita berdzikir maka Alloh Ta’ala akan memberikan kita ampunan dan pahala yang besar.

Alloh ta’ala berfirman,
“laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Alloh, Alloh telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.”
(QS. Al-Ahzab: 35)

Ibnu Katsir rahimahullah berkata:
“Ceritakanlah kepada mereka bahwa sesungguhnya Alloh telah menyediakan bagi mereka ampunan dari-Nya atas semua dosa mereka dan juga pahala yang besar, yaitu surga.” (Tafsir Ibnu Katsir)

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

Jangan meremehkan orang lain

🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Jangan meremehkan orang lain

Ada beberapa wasiat yang disampaikan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada Abu Jurayy Jabir bin Sulaim. Wasiat yang pertama kita ulas adalah jangan sampai menghina dan meremehkan orang lain. Boleh jadi yang diremehkan lebih mulia dari kita di sisi Allah.

Abu Jurayy Jabir bin Sulaim, ia berkata, “Aku melihat seorang laki-laki yang perkataannya ditaati orang. Setiap kali ia berkata, pasti diikuti oleh mereka. Aku bertanya, “Siapakah orang ini?” Mereka menjawab, “Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam.” Aku berkata, “‘Alaikas salaam (bagimu keselamatan), wahai Rasulullah (ia mengulangnya dua kali).” Beliau lalu berkata, “Janganlah engkau mengucapkan ‘alaikas salaam (bagimu keselamatan) karena salam seperti itu adalah penghormatan kepada orang mati. Yang baik diucapkan adalah assalamu ‘alaik (semoga keselamatan bagimu.”

Abu Jurayy bertanya, “Apakah engkau adalah utusan Alloh?” Beliau menjawab, “Aku adalah utusan Alloh yang apabila engkau ditimpa malapetaka, lalu engkau berdoa kepada Alloh Ta’ala, maka Dia akan menghilangkan kesulitan darimu. Apabila engkau ditimpa kekeringan selama satu tahun, lantas engkau berdoa kepada Alloh Ta’ala, maka Dia akan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan untukmu. Dan apabila engkau berada di suatu tempat yang gersang lalu untamu hilang, kemudian engkau berdoa kepada Alloh Ta’ala, maka Dia akan mengembalikan unta tersebut untukmu.”
Abu Jurayy berkata lagi kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Berilah wasiat kepadaku.”

Rasulullohu shallallahu ‘alaihi wa sallam pun memberi wasiat,
“Janganlah engkau menghina seorang pun.” Abu Jurayy berkata, “Aku pun tidak pernah menghina seorang pun setelah itu, baik kepada orang yang merdeka, seorang budak, seekor unta, maupun seekor domba.”

Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam melanjutkan sabdanya,

“Janganlah meremehkan kebaikan sedikit pun walau dengan berbicara kepada saudaramu dengan wajah yang tersenyum kepadanya. Amalan tersebut adalah bagian dari kebajikan.

Tinggikanlah sarungmu sampai pertengahan betis. Jika enggan, engkau bisa menurunkannya hingga mata kaki. Jauhilah memanjangkan kain sarung hingga melewati mata kaki. Penampilan seperti itu adalah tanda sombong dan Alloh tidak menyukai kesombongan.

Jika ada seseorang yang menghinamu dan mempermalukanmu dengan sesuatu yang ia ketahui ada padamu, maka janganlah engkau membalasnya dengan sesuatu yang engkau ketahui ada padanya. Akibat buruk biarlah ia yang menanggungnya.”
(HR. Abu Daud no. 4084 dan Tirmidzi no. 2722).

Di antara wasiat Rasulullohu shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits di atas adalah janganlah menghina orang lain. Setelah Rasulullohu shollahu ‘alaihi wassallam menyampaikan wasiat ini, Jabir bin Sulaim pun tidak pernah menghina seorang pun sampai pun pada seorang budak dan seekor hewan.

Dalam surat Al Hujurat, Alloh Ta’ala memberikan kita petunjuk dalam berakhlak yang baik,

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik.” (QS. Al Hujurat: 11)

Ibnu Katsir rahimahullah berkata bahwa ayat di atas berisi larangan melecehkan dan meremehkan orang lain. Dan sifat melecehkan dan meremehkan termasuk dalam kategori sombong sebagaimana sabda Rasulullihu shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Sombong adalah sikap menolak kebenaran dan meremehkan manusia.”
(HR. Muslim no. 91).

Yang dimaksud di sini adalah meremehkan dan menganggapnya kerdil. Meremehkan orang lain adalah suatu yang diharamkan karena bisa jadi yang diremehkan lebih mulia di sisi Alloh seperti yang disebutkan dalam ayat di atas.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 6: 713).

Ingatlah orang jadi mulia di sisi Alloh Ta’ala dengan ilmu dan takwa. Jangan sampai orang lain diremehkan dan dipandang hina. Alloh Ta’ala berfirman,

“Alloh akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.”
(QS. Al Mujadilah: 11)

Seorang mantan budak pun bisa jadi mulia dari yang lain lantaran ilmu. Coba perhatikan kisah seorang bekas budak berikut ini.

Dari Nafi’ bin ‘Abdil Harits, ia pernah bertemu dengan ‘Umar di ‘Usfaan. ‘Umar memerintahkan Nafi’ untuk mengurus Makkah. Umar pun bertanya, “Siapakah yang mengurus penduduk Al Wadi?” “Ibnu Abza”, jawab Nafi’. Umar balik bertanya, “Siapakah Ibnu Abza?” “Ia adalah salah seorang bekas budak dari budak-budak kami”, jawab Nafi’. Umar pun berkata, “Kenapa bisa kalian menyuruh bekas budak untuk mengurus seperti itu?” Nafi’ menjawab, “Ia adalah seorang yang paham Kitabullah. Ia pun paham ilmu faroidh (hukum waris).” ‘Umar pun berkata bahwa sesungguhnya Nabi kalian -shallallahu ‘alaihi wa sallam- telah bersabda, “Sesungguhnya suatu kaum bisa dimuliakan oleh Alloh lantaran kitab ini, sebaliknya bisa dihinakan pula karenanya.”
(HR. Muslim no. 817).

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

Ketentraman Hati

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Ketentraman Hati

Peran agama Islam terhadap manusia adalah untuk menolong manusia dalam menentukan tujuan hidup menurut islam yang selamat. Selain itu agama adalah sebagai obat hati dalam islam dan penawar terhadap kegelisahan jiwa manusia. Hidup di dunia penuh dengan ujian dan cobaan dari Alloh Ta’ala, oleh karena itu kita butuh adanya tempat untuk bersandar dan mengeluh, yaitu Tuhan Yang Maha Esa.

Jiwa yang gelisah bisa menimbulkan dampak buruk pada kesehatan. Banyak penyakit yang bersumber dari psikis yang tertekan dan tidak tenang. Tidak heran kalau banyak orang malakukan terapi kejiwaan, aktifitas yoga dan bersemedi untuk meraih ketenangan batin.

Sebagai umat muslim ketenangan jiwa adalah kembali kepada Allah. Islam mengajarkan banyak hal untuk manusia bisa meraih cara membuat hati ikhlas, tenang, dan hidup bahagia menurut islam. Ibadah yang diperintahkan Alloh Ta’ala bukan semata-mata untuk menunjukan ketaqwaan hamba kepada Rabbnya, namun adalah sebagai obat bagi kegelisahan batin dari segala hiruk-pikuk dunia. Bagitulah Maha Suci Alloh Ta’ala dan Maha Bijaksana.

Sebagaimana Alloh Ta’ala berfirman dalam Alquran:

“ yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Alloh, ingatlah hanya dengan mengingat Alloh hati menjadi menjadi tentram.”
(QS. AR Ra’d : 28)

Dalam ayat lain juga dikatakan :

“ sesungguhnya sholat itu mencegah perbuatan keji dan mungkar”
(QS. Al Ankabut : 45)

Dari ayat di atas terlihat bagaimana sebuah ibadah bisa membawa dampak psikologis yang lebih baik. Seseorang yang berzikir kepada Alloh Ta’ala akan menjadi tentram dan jauh dari perbuatan yang merusak.

Ketenangan jiwa dalam Islam adalah sebuah hasil yang didapat dari kekhusukan seseorang terhadap Alloh Ta’ala, sebagaimana yang dirasakan oleh para sufi. Mereka melakukan latihan kebatinan atau zikir kepada Alloh Ta’ala dengan benar-benar khusuk, yang meninggalkan keduniaannya dan hanya fokus pada cinta pada Rabbnya.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

4 Golongan yg tidak tersentuh neraka

🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
4 Golongan yg tidak tersentuh neraka

Saat hari pembalasan nanti sejumlah golongan manusia ini rupanya tidak akan disentuh api neraka. Mereka disebut akan selamat dari siksaan api neraka. Empat golongan manusia ini juga sering kita temui di dunia dan menjadi sifat dasar mereka. Mungkin saja kamu termasuk salah satunya.

Adapun empat golongan manusia ini sebagaimana sabda Rasululloh Muhammad Shallallahu alahi wasssalam kepada para sahabat.

“Maukah kalian aku tunjukkan orang yang Haram baginya tersentuh api neraka?” Para sahabat berkata, “Mau, wahai Rasululloh!” Beliau menjawab: “Yang Haram tersentuh api neraka adalah) orang yang Hayyin, Layyin, Qarib, Sahl.”
(HR. At-Tirmidzi & Ibnu Hibban).

1️⃣Hayyin
Yakni orang yang memiliki ketenangan dan keteduhan lahir maupun batin. Tanda-tanda orang ini yaitu, tidak labil dan tidak gampang marah, memiliki pertimbangan yang penuh saat dihadapkan pada masalah, jarang memaki, melaknat, dan tersulut berita yang sampai padanya.

2️⃣Layyin
Yakni orang yang lembut dan kalem, baik dalam bertutur kata atau berbuat. Tidak kasar, tidak semaunya sendiri serta segalanya tertata rapi. Orang-orang seperti ini juga tidak suka melakukan pemaksaan pendapat.

3️⃣Qarib
Supel, akrab, ramah diajak bicara, menyenangkan. Tidak acuh tak acuh, cuek dan gampang berpaling. Bisasanya orang seperti ini juga murah senyum, wajahnya berseri-seri dan enak dipandang.

4️⃣Sahl
Orang yang baik hati memudahkan urusan orang lain, tidak mempersulit sesuatu. Selalu ada solusi bagi setiap permasalahan. Tidak suka berbelit-belit, tidak menyusahkan dan membuat orang lain menghindar.

Pada intinya, orang yang haram tersentuh api neraka adalah mereka yang selalu menjaga hubungan baik dengan Alloh Ta’ala (habluminalloh) dan hubungan baik dengan manusia (habluminannas)

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

Sekilas tentang Asyuro’ (10 Muharram)

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Sekilas tentang Asyuro’ (10 Muharram)

Hari Asyuro’ adalah hari ke 10 dari bulan Muharrorn (Sabtu 29 Agustus 2020).
Bulan Muharrom termasuk empat bulan mulia yang tidak diperkenankan berperang dan menumpahkan darah di dalamnya. Ia secara khusus disebut Syahrulloh (bulannya Alloh) Al Ashom (yang tuli), karena di bulan itu tidak didengar dentingan senjata. Kemudian bulan pertama dalam penanggalan Hijriyah ini menurut Ibnu Jauzi karena di dalam bulan itu terdapat hari Asyuro’.

Kejadian
Hari Asyuro’ bagi ummat Islam adalah hari yang sangat monumental, dimana pada hari itu menurut keterangan Prof. Dr. As Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki dengan sandaran yang jelas diantaranya :

🔹Alloh Subhanahu Wata’ala menurunkan Nabi Adam ke dunia, Alloh Subhanahu Wata’ala menerima taubat Nabi pertama itu akibat kesalahannya memakan buah yang terlarang,

🔹Diterimanya taubat kaum Nabi Yunus,

🔹Berlabuhnya perahu Nabi Nuh di bukit Al Judiyyi (terletak di Armenia sebelah selatan, berbatasan dengan Mesopotamia),

🔹serta kemenangan Nabi Musa dan tenggelamnya Fir’aun. (Lihat Dzikroyat Wa Munasabat, 51).

Amalan utama untuk memperingati peristiwa-peristiwa besar tersebut menurut Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wasallam adalah :

1️⃣ Puasa Asyuro’

Dari Abu Qatadah radhiyallohu anhu bahwa Nabi Muhammad shallallohu alaihi wasallam bersabda, “Puasa hari ‘Asyuro aku berharap kepada Alloh akan menghapuskan dosa tahun lalu”
(HR. Tirmidzi :753)

2️⃣ Meluaskan Belanja pada Hari Asyura (Mayoran)

Barangsiapa meluaskan rizqi (memberikan nafkah yang lebih banyak) kepada keluarganya pada hari „asyuro, niscaya Alloh ta‟ala meluaskan rizqi baginya sepanjang tahun (Sufyan bin Uyainah).

“Abu Sa‟id al-Khudri berkata, “Rasululloh shallallahu „alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang menjadikan kaya keluarganya (dalam hal belanjadan makanan) pada hari Asyura, maka Alloh akan menjadikannya kaya selama satu tahun tersebut.”
(HR. At-Thobaroni dan al-Baihaqi).

3️⃣ Bershodaqoh

Diriwayatkan dari Abdulloh bin Umar bin „Ash, Rasulullah sholallohu alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa yang puasa hari Asyura, dia seperti puasa setahun. Dan siapa yang bersedekah pada hari itu, dia seperti bersedekah selama setahun.”
(Abu Musa Almadini)

4️⃣ Menanggung hidup & mengasihi anak yatim

Tidak kita pungkiri bahwa menyantuni anak yatim adalah satu amal yang mulia. Bahkan Nabi shallallahu „alaihi wa sallam menjanjikan dalam sebuah hadits:

Dari Sahl bin Sa‟ad radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Saya dan orang yang menanggung hidup anak yatim seperti dua jari ini ketika di surga.” Beliau berisyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah, dan beliau memisahkannya sedikit.”
(HR. Bukhari)

5️⃣ Bertaubat

Taubat adalah kembali kepada Alloh dari perkara yang Dia benci secara lahir dan batin menuju kepada perkara yang Dia senangi. Menyesali atas dosa yang telah lalu, meninggalkan seketika itu juga dan bertekad untuk tidak mengulanginya kembali Maka kewajiban bagi seorang muslim apabila terjatuh dalam dosa dan maksiat untuk segera bertaubat, tidak menunda-nundanya, karena dia tidak tahu kapan kematian akan menjemput. Dan juga perbuatan jelek biasanya akan mendorong untuk mengerjakan perbuatan jelek yang lain. Apabila berbuat maksiat pada hari dan waktu yang penuh keutamaan, maka dosanya akan besar pula, sesuai dengan keutamaan waktu dan tempatnya Hari Asyuro’ adalah momentum yang tepat sekali untuk bertaubat dan kembali kepada Alloh Subhanahu Wata’ala, membaca istighfar (berharap ampunan) itulah intinya, tidak sekedar membacanya di lisan namun menerapkan/melaksanakan dalam kehidupan nyata.

Demikianlah hal tersebut dahulu telah dilakukan oleh Nabiulloh Adam, Nabiulloh Nuh, Nabiulloh Musa, dan Nabiulloh Yunus. Istighfar sendiri dimaklumi memiliki dua dimensi : dimensi vertikal dan dimensi horisontal.

Dimensi vertikal yakni dengan mengakui segala kesalahan yang berkaitan dengan mengakui segala Kesalahan yang berkaitan dengan keteledoran kepada Alloh Ta’ala.

Sedangkan dimensi horisontal erat kaitannya dengan mengakui segala kesalahan yang dilakukan kepada sesama manusia berikut lingkungannya. Seandainya semua unsur masyarakat melakukan istighfar (memohon ampun) dengan dua dimensinya ini, bukankah akan melenyapkan sebagian terbesar dari tindakan pengakuan terhadap dosa-dosanya?

(Buku Risalah dan Istighfarort Asyuro Abina KH. M. Ihya’ Ulumiddin)

Alhamdulillah hari jum’at mari membaca al kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat, doa dan sodaqoh.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍