• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Sejenak Pagi

Perkara dalam hidup ini

🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
Perkara dalam hidup ini

  1. Apabila meninggal dunia seorang ayah, maka matilah pimpinan dan nasihatnya.
  2. Apabila meninggal dunia seorang ibu, maka terpadamlah cahaya kelembutan belaian dan tunjuk ajarnya.
  3. Apabila meninggal dunia seorang kakak/adik, maka lunglailah cita2 yang dikongsi bersama.
  4. Apabila meninggal dunia seorang kakak/adik, maka hilanglah senyuman kasihnya.
  5. Apabila meninggal dunia seorang kakak/adik, maka hilanglah tempat tumpang kasih, nakal, gurauan dan keceriaannya.
  6. Apabila meninggal dunia pasangan kita, maka pudarlah perkongsian harapan, perasaan dan keceriaannya.
  7. Apabila meninggal dunia sahabat kita maka pudarlah sinar nasihat dan doa tulus dari bersih hatinya.

Ketahuilah…
hidup ini sangat singkat untuk kedengkian, kemarahan, kebencian dan memutuskan hubungan kerana ESOK semuanya hanya tinggal kenangan.

Maka…
senyumlah, berlapang dadalah, maafkanlah sesiapa yang menyakitkan hati kamu lantaran kita tidak tahu bila kita akan berangkat meninggalkan dunia yg fana ini.

Andai kita melihat kanak-kanak yang sedang bermain, itulah masa silam kita.

Andai kita melihat orang tua yang berjalan menggunakan seluruh kudrat kerana tidak larat. Maka, itulah masa depan kita.

Andai kita melihat pula jenazah yang sedang diusung ke tanah perkuburan. Maka, itulah nanti pengakhiran hidup kita di dunia ini.

Manfaatkanlah masa yang berharga ini, sebelum kesempatan itu berlalu pergi.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

MENAHAN MARAH

🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Menahan Marah*

Semakin kompleksnya persoalan hidup,  tentang keluarga,  ekonomi, phk,  sekolah anak,  pergaulan anak,  politik dan lainnya.
Membuat manusia semakin sumbu pendek alias cepet marah. 
Ditambah kedekatan kpd Alloh semakin menjauh,  al qur’sn jarang dibaca,  dzikir cepet2, dll.

Mari kita lihat sebuah hadist sbb:
_“‎Telah menceritakan kepada kami ‘Imran bin Musa Al Qazzaz Al Bashri telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid telah menceritakan kepada kami ‘Ali bin Zaid bin Jud’an Al Qurasy dari Abu Nadlrah dari Abu Sa’id Al Khudri berkata: Rasululloh Shallallohu ‘alaihi wa Salam bersabda : “Ingat, anak cucu Adam diciptakan di atas beberapa tingkatan yang banyak, ingat, diantara mereka ada yang lamban marah dan cepat reda, ada juga yang cepat marah dan cepat reda, maka itu sebagai ganti yang itu (lamban marah lamban reda), maka ingat, diantara mereka ada yang cepat marah dan lamban reda, ingat, yang terbaik dari mereka adalah yang lamban marah tapi cepat reda, ingat yang terburuk dari mereka adalah yang cepat marah dan lamban reda.”_
(HR. Tirmidzi)

*Terdapat beberapa pelajarsn hadist diatas:*
1. Sifat Amarah. Siapapun kita, tentu pernah merasakan marah, bahkan mungkin tidak jarang kita merasakan kemarahan dan emosi yang sangat.

2. Memang sifat marah merupakan tabiat yang tidak mungkin luput dari diri manusia, karena mereka memiliki nafsu yang cenderung ingin selalu dituruti dan enggan untuk diselisihi keinginannya.

3. Bersamaan dengan itu, sifat marah merupakan bara api yang dikobarkan oleh setan dalam hati manusia untuk merusak agama dan diri mereka, karena dengan kemarahan seseorang bisa menjadi gelap mata sehingga dia bisa melakukan tindakan atau mengucapkan perkataan yang berakibat buruk bagi diri dan agamanya.

4. Tingkatan kemarahan seseorang bisa digolongkan menjadi empat bagian:
🍅Tidak mudah marah, tatkala marah cepat reda.
🍅Cepat marah, cepat reda.
🍅Tidak mudah marah, tapi tatkala marah sulit reda.
🍅Cepat marah, sulit untuk reda.

Orang yang paling baik, orang tidak mudah marah, tatkala marah cepat reda.

Sedang orang yang paling jelek, orang yang cepat marah, sulit untuk reda.

5. Tata cara sunah menahan diri ketika marah :
a. Membaca ta’awurdz,
b. Berwudlu,
c. Duduk,
d. Diam,
e. Shalat sunah, dan
f. Berdo’a agar dihindarkan dari sifat pemarah:

_“Ya Alloh! ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah doa hatiku dan selamatkanlah aku dari kejahatan syaitan.”_

*Bagaimsna dalam Al-Qur’an*

1. Alloh Ta’ala memuji orang yang bertaqwa dengan sifat ini :

_“Orang-orang yang bertakwa adalah mereka yang menafkahkan (harta mereka) baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya serta memaafkan (kesalahan) orang lain. Alloh menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”_
(QS. Ali ‘Imran:134)

2. Berdo’a dan berlindung kepada Alloh dari godaan syetan yang terkutuk dengan membaca ta’awudz:

_“Aku berlindung kepada Alloh dari syetan terkutuk.”_

Hal ini didasarkan kepada firman Alloh Subhanahu Wa Ta’ala ;

_“Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan setan, maka berlindunglah kepada Alloh. Sesungguhnya Alloh Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”_
(QS. Al-A’raf: 200).

Selamat beraktifitas,  salam bahagia dan sukses utk kita semua.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

AGAR ANDA TEGAR DALAM HIDUP, LIHATLAH ROSULULLOH SHOLLALLOHU ‘ALAIHI WASALLAM

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*AGAR ANDA TEGAR DALAM HIDUP, LIHATLAH ROSULULLOH SHOLLALLOHU ‘ALAIHI WASALLAM*

Ada orang tua Anda yang meninggal ?
Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wasallam- tumbuh besar dalam keadaan yatim piatu, tanpa kedua orang tuanya.

Ada anak Anda yang meninggal ?
Semua anak Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wasallam- wafat ketika beliau masih hidup, kecuali Fatimah -rodhiallohu ‘anha- yang meninggal beberapa bulan setelah wafatnya beliau.

Kehormatan Anda pernah dilecehkan ?
Kehormatan Nabi -shollallohu ‘alaihi wasallam- pernah dilecehkan, dengan dituduhnya isteri beliau Aisyah -rodhiallohu ‘anha- telah berselingkuh, hingga Alloh membebaskannya dari tuduhan keji tersebut dari atas langit ketujuh.

Anda terjerat hutang ?
Ketika Rosulullah -shollallohu ‘alaihi wasallam- wafat, baju perang beliau masih tergadaikan di tangan seorang yahudi

Anda terhimpit dengan keadaan, hingga tidak memiliki apapun untuk makan ?
Api dapur di rumah Nabi -shollallohu ‘alaihi wasallam- biasa tidak menyala hingga beberapa bulan.

Ada putri Anda yang ditalak suaminya ?
Dua putri Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wasallam- pernah ditalak oleh suaminya.

Anda harus pergi meninggalkan tempat kelahiranmu, baik karena dipaksa atau terpaksa?
Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wasallam- telah diusir oleh kaumnya sendiri dari tempat kelahirannya.

Anda pernah menjadi sasaran rencana pembunuhan ?
Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wasallam- sering menjadi sasaran rencana pembunuhan dari kaum yahudi dan kaum musyrikin

Ada tetangga yang mengganggu Anda ?
Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wasallam- telah diganggu tetangganya yang yahudi, namun demikian beliau tetap mengunjunginya saat dia sakit

Orang yang Anda senangi tidak mau mendengar Anda, tapi malah mendengar musuh-musuh Anda ?
Rosululloh -shollalohu ‘alaihi wasallam- tidak didengar oleh pamannya Abu Tholib, tapi dia malah join dg Abu Jahal.

Anda pernah dihina seseorang ?
Rosululloh -shollalohu ‘alaihi wasallam- telah dicela kaumnya, bahkan telah diletakkan kotoran onta di atasnya

Pernah merasakan sempit rezeki dan diboikot orang yang berada di sekitar Anda ?
Rosululloh -shollalohu ‘alaihi wasallam- pernah diboikot kaumnya di sebuah daerah kecil selama 3 tahun.

Anda memiliki beban pikiran ?
Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wasallam- memiliki beban dakwah dan bagaimana risalah islam bisa menyebar.

Anda pernah didustakan dan perkataan Anda ditolak mentah-mentah ?
Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wasallam- telah didustakan dan ditolak perkataannya oleh kaumnya

Gigi Anda sakit ?
Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wasallam- pernah retak gigi serinya.

Pernah dituduh melakukan sesuatu yang tidak Anda lakukan ?
Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- telah dituduh gila dan melakukan praktek sihir.

Anda lelah dalam beribadah kepada Alloh ?
Kedua kaki Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wasallam- pernah sampai bengkak, karena lamanya beliau dalam sholat malam.

🌿 Mungkin ada satu atau lebih dari masalah-masalah ini pernah menimpa Anda, sehingga Anda merasakan hidup yang sedih, berat, galau, dan cemas… lalu bagaimana jika semua masalah tersebut berkumpul pada satu orang ?

🌿Meskipun demikian, Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wasallam- dahulu tetap bahagia dan optimis, karena beliau menemukan kenyamanan hatinya dalam ketaatan kepada Robbnya, sebagaimana beliau isyaratkan dalam sabdanya: “Senangkan hati kami dengan sholat, wahai Bilal !”.

🌿Maka, ini merupakan pesan berharga bagi kita semua, khususnya yang sedang sedih dan ditimpa musibah, tidakkah kita rela dengan musibah tersebut dan mengharap pahala dari Alloh Ta’ala.
Tidakkah kita menjadikan Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wasallam- sebagai teladan dan panutan yang baik.

🔹Marilah kita bersholawat kepada beliau -shollallohu ‘alaihi wasallam-.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

W A K T U

🌅🌅🌅🌅🌅🌅🌅🌅🌅🌅🌅
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
WAKTU

WAKTU adalah ANUGERAH yg TAK terNILAI.
WAKTU adalah KESEMPATAN yg akan BERAKHIR.

🔹Matahari yg terbenam pasti akan terbit kembali

🔹Air laut yg surut pasti akan pasang kembali.

🔹Ranting yg patah pasti bisa bersemi kembali.

🔹Tetapi WAKTU yang berlalu pasti tdk dpt diulang kembali.

Waktu lebih berharga dari pada uang, karena
🔸Waktu tak dpt dibeli
🔸Waktu tak dpt diulang
🔸Waktu tak dpt dicegah
🔸Waktu tak dpt ditimbun

Jadi HARGAILAH setiap detik yang kita miliki sekarang dengan menabur yg BENAR dan bermanfaat.
Karena jika ESOK tiba.
Maka hari ini bukan hanya menjadi kenangan indah, tetapi hari esok menjadi masa untuk kita menuai kebahagiaan, insyaAlloh.
Jangan Menyerah, tatap hari esok dengan semangat untuk mewujudkan Hari ini, salam sukses luar biasa untuk insan yang terus mengejar IMPIAN, berharap dan pasrah total kpd Alloh Ta’ala.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

HIDUP ADALAH BELAJAR

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Hidup adalah BELAJAR*

BELAJAR bersyukur mesti tak cukup,
BELAJAR ikhlas meski tak rela,
BELAJAR taat meski berat,
BELAJAR memahami meski tak sehati,
BELAJAR bersabar meski terbebani,
BELAJAR setia meski tergoda,
BELAJAR menerima meski tak suka,

BELAJAR dan terus BELAJAR!
Tidak ada kata lain, Temukan hikmah di setiap kejadian.
Tidak ada kejadian yg kebetulan.
Untuk itu mari kita syukuri apapun itu.
Bersama Alloh semua akan terselesaikan.

Alloh Ta’ala berfirman:
“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan”
(QS.  Al Alaq 96:1)

Alhamdulillah hari jum’at di bulan Rajab,  mari membaca al kahfi,  memperbanyak istighfar,  sholawat, doa dan sodaqoh.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

APAKAH KAMU INGIN….?

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*_APAKAH KAMU INGIN….?_*

_Apakah kamu ingin menjadi seperti butir-butir debu teramat ringan atau buih-buih samudera teramat lemah atau anai-anai putih teramat liar yang terombang-ambing oleh kekuatan angin dan air!? Seketika gelombang dan hembusan antarkan kamu pada keentahan; hingga tengah hidupmu adalah lemah dan akhir hayatmu adalah entah.._

_Apakah kamu ingin menjadi seperti lilin_ _berpijar terangi sekitar yang kelam ditelan gelap;_ _sementara perihnya kulitmu terlumer oleh api!?_
_Tiap berjalan waktu: kian waktu kian banyak tangisanmu. Lalu tangisnmu membeku tak berarti dan alangkah cepat tamat kamu punya riwayat. Sungguhpun sedih ku melihatmu: berguna untuk orang lain, hancur luluh sendiri.._

_Apakah kamu hendak menjadi seperti sendal menopang diri manusia berdiri berjalan berlari!?_ _Kau terinjak tersakiti sementara pemakaimu teramankan dari panasnya aspal, kasarnya tanah dan kotornya muka bumi. Lalu kau pun menjerit ketika perutmu terantup kerikil tajam, atau teriakmu histeris sakit ketika mu tertusuk duri atau paku. Dan ketika warnamu telah pudar atau anggota tubuhmu telah cacat, kau akan dibuang.._

_Apakah kamu hendak menjadi yang terbaik bagi orang lain namun terburuk bagi diri sendiri..?_

*_BERAMALLAH SELAGI MAMPU DAN SEMPAT…_*

_Beramallah selagi mampu dan ada kesempatan, sekecil apapun ia.._

DENGAN SYARAT:
*Ikhlas karena Alloh Ta’ala* dan *sesuai dengan syariat.*

*Ikhlas*, yaitu menyendirikan tujuan hanya demi mengharap ridha Alloh Ta’ala.
Jika ketulusan itu bercabang, demi kebaikan umat/orang lain atau keridhoan makhluk, maka jangan sampai jadikan cabang kecil ini menjadi besar hingga sederajat dengan keikhlasan untuk Alloh Ta’ala, atau bahkan mengunggulinya. Berusaha menjauhi riya, sum’ah, ujub dan takabbur adalah bentuk mujahadah dalam beramal, dan tentu terganjar baginya pahala.

*Sesuai dengan tuntunan syariat* Yaitu, selaras dengan yang termaktub di Al-Qur’an-Sunnah, tersuar dari Ijma Ulama, atau sejoli dengan kias yang sehat. Jika tak terbetik dari keempatnya, setidaknya: ‘tidak-menyelisihi’ atau ‘tidak-melanggar’ keempatnya.

*_Takkan Tersiakan…_*

_Perlu juga kita hadirkan ayat ini untuk memotivasi hamba Alloh agar tak lepas tiap nafasnya untuk beramal, sekecil apapun ia, meski sekedar mengucapkan ‘Laa ilaaha illallaah’ atau sekedar menitip mekaran senyum di pandangan saudaranya demi menciptakan kelembutan hati dan persaudaraan:_

_“Sesungguhnya mereka yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan (nya) dengan baik.”_ [Q.S. Al-Kahfi: 30]

_Jadi, selama amalan kecil maupun besar itu terdasar di atas pondasi keikhlasan dan tersangga dengan tiang kebaikan, maka insya Alloh takkan tersiakan dan tercatat sebagai bekal menuju kebahagiaan akhirat.._

🌹 _Kita pinta selalu dan memohon pada Alloh Sang Pengampun [Al-Ghafuur] tuk mengampuni kaum muslimin secara keseluruhan; agar kita semua dikumpulkan nanti bersama dan selamat dari api neraka.._

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Hidup Positif Itu…..

🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*Hidup positif itu….*

*Hidup positif itu*….
▫Membina, bukan menghina.
▫Mendidik, bukan ‘membidik’
▫Mengobati, bukan melukai.
▫Mengukuhkan bukan meruntuhkan.
▫saling menguatkan, bukan saling melemahkan.

*Hidup positif itu…*
▫Mengajak, bukan mengejek.
▫Menyejukkan, bukan memojokkan.
▫Mengajar, bukan menghajar.
▫Saling belajar, bukan saling bertengkar.
▫Menasehati, bukan mencaci maki
▫Merangkul, bukan memukul.
▫Mengajak bersabar, bukan mengajak saling mencakar.

*Hidup positif itu.*..
▫Argumentative, bukan provokatif.
▫Bergerak cepat, bukan sibuk berdebat.
▫Realistis, bukan fantastis.
▫Mencerdaskan, bukan membodohkan.
▫Menawarkan solusi, bukan mengintimidasi.
▫Berlomba dalam kebaikan, bukan berlomba saling menjatuhkan.
▫Mengatasi keadaan, bukan meratapi kenyataan.

*Hidup positif itu..*.
▫Suka berhikmat, bukan mahir mengumpat.
▫Menebar kebaikan, bukan mengorek kesalahan.
▫Menutup aib dan memperbaikinya, bukan mencari² aib dan menyebarkannya.
▫Menghargai perbedaan, bukan memonopoli kebenaran.
▫Mendukung semua program kebaikan, bukan memunculkan keraguan.

*Hidup positif itu…*
▫Memberi senyum manis, bukan menjatuhkan vonis.
▫Berletih-letih menanggung problema umat, bukan meletihkan umat.
▫Menyatukan kekuatan, bukan memecah belah barisan.
▫Kompak dalam perbedaan, bukan ribut mengklaim kebenaran.
▫Siap menghadapi musuh, bukan selalu mencari musuh.

*Hidup positif itu…*
▫Mencari teman, bukan mencari lawan.
▫Melawan kesesatan, bukan mengotak atik kebenaran.
▫Asyik dalam kebersamaan, bukan bangga dengan kesendirian.
▫Menampung semua lapisan, bukan memecah belah persatuan.
▫Mengatakan: “aku cinta kamu”, bukan “aku benci kamu”

*Hidup positif itu…*
▫Kita mengatakan: “Mari bersama kami” bukan “Kamu harus ikut kami”.
▫”Habis berapa ?” bukan “Dpt berapa ?”
▫”Mendatangi” bukan “Menunggu Dipanggil”
▫”Saling memaafkan” bukan “Saling menyalahkan”

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

ILMU

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
ILMU

Manusia itu sesungguhnya mati,
kecuali yang berilmu,

Yang berilmupun tertidur,
kecuali yang mengamalkan ilmunya,

Dan yang mengamalkanya pun tertipu,
kecuali yang Ikhlas.

maka, ingatlah
janganlah Sampe Tertipu
walaupun,
penipuan yang tidak disadari.

Alloh Ta’ala berfirman:
Katakanlah: ‘Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?’
(QS. 18:103)

Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedang mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.
(QS. 18:104)

Semoga kita senantiasa ditunjuk Alloh Ta’ala sebagai Hamba Terpilih dg surga sebagai hadiahnya, aamiin

Tetap Semangat ..!!
Gapai Cinta Alloh Ta’ala dg Amal yg ikhlas.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Mujahadatul Linafsihi (2)

🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
Mujahadatul Linafsihi (2)

Ali bin Abi Thalib berkata: “Pertama yang kalian akan kehilangan dari agama kalian adalah jihad dalam memerangi hawa nafsu kalian”

Diantara nafsu-nafsu yang harus diperangi adalah :

-Nafsu marah
-Nafsu tidur berlebihan
-Nafsu makan berlebihan
-Nafsu belanja
-Nafsu melalaikan waktu
-Nafsu terhadap harta
-Nafsu terhadap lawan jenis

Manusia dalam pertarungannya melawan hawa nafsu dibagi menjadi dua golongan:

  1. Golongan yang terkalahkan oleh hawa nafsu

Maka ia condong ke bumi dan cenderung kepada dunia, mereka itulah orang-orang kafir dan orang-orang yang mengikuti jejak orang-orang yang lupa kepada Alloh Ta’ala, maka Alloh Ta’ala membuat mereka lupa kepada diri mereka sendiri.

“Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Alloh membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan Alloh telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Alloh (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?”
(Q.S Al-Jaatsiyah: 23)

  1. Golongan yang berjuang melawan hawa nafsu.

Kadang-kadang mereka menang dan kalah. Ketika mereka melakukan kesalahan, segera mereka bertaubat. Ketika mereka berbuat kemaksiatan kepada Alloh Ta’ala, mereka menyesalinya dan segera memohon ampunan-Nya.

“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Alloh, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Alloh? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.”
(Q.S Ali-Imran: 135)

Merekalah orang-orang yang diisyaratkan oleh Rasululloh ﷺ dengan sabdanya:
“Setiap anak Adam, melakukan kesalahan. Dan sebaik-baik orang yang melakukan kesalahan adalah orang yang bertaubat.”
(H.R Ahmad-At-Tirmidzi).

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Mujahadatul Linafsihi (1)

🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
Mujahadatul Linafsihi (1)

Mujahadatul linafsihi merupakan salah satu kepribadian yang harus ada pada diri seorang muslim karena setiap manusia memiliki kecenderungan pada yang baik dan yang buruk. Melaksanakan kecenderungan pada yang baik dan menghindari yang buruk amat menuntut adanya kesungguhan.

Kesungguhan itu akan ada manakala seseorang berjuang dalam melawan hawa nafsu. Hawa nafsu yang ada pada setiap diri manusia harus diupayakan tunduk pada ajaran Islam. Rasululloh ﷺ bersabda yang artinya:
“Tidak beriman seseorang dari kamu sehingga ia menjadikan hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa (ajaran Islam)” (HR. Hakim)

Maksud dari kalimat ini adalah : Setiap dari kita dituntut untuk memerangi hawa nafsunya dan mengokohkan diri di atas hukum-hukum Alloh Ta’ala melalui ibadah dan amal shalih. Artinya, setiap pribadi dituntut untuk berjihad melawan bujuk rayu setan yang menjerumuskan manusia ke dalam kebathilan dan kejahatan.

Rasululloh ﷺ bersabda :
“Seorang Mujahid adalah orang yang berjuang untuk memerangi hawa nafsunya karena Alloh” (HR. Tirmidzi, shahih)

Beberapa ulama mengatakan bahwa Mujahidun linafsihi adalah seutama-utama jihad.

Dalam sebuah hadits disebutkan : Dari Abu Dzar berkata: “Aku bertanya kepada Rasululloh ﷺ : jihad manakah yang paling utama ?”, beliau bersabda: “Seutama-utama jihad adalah engkau memerangi dirimu dan hawa nafsumu karena dzat Alloh ”(HR. Abu Nu’aim dalam Al-Hilyah)

Alloh Ta’ala berfirman: “Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Rabbnya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya)”
(QS. An-Nazi’at: 40-41)

Al-Hafizh Ibnu Hajar – rahimahullah- dalam kitab Fathul Bari berkata dengan menukil perkataan Ibnu Baththal: “Dan termasuk dari menahan hawa nafsu adalah mencegah dirinya dari bermaksiat (pelanggaran terhadap syariat Alloh baik menyia-nyiakan hal yang wajib atau melakukan hal yang terlarang) dan mencegah diri dari syubhat (kerancuan dalam beragama) dan juga menahan diri dari seringkali mengikuti syahwat yang mubah, dan ini semua dimaksudkan untuk lebih banyak terkonsentrasikan dengan akhiratnya”, Dan hal ini juga dimaksudkan agar tidak menjadi kebiasaan yang menyeret kepada syubhat lalu tidak merasa aman untuk jatuh dalam hal yang haram”

Sufyan Ats-Tsauri –rahimahullah- berkata: “Musuh kamu bukanlah orang yang jika engkau membunuhnya niscaya kamu akan mendapatkan ganjaran dengan sebab itu, hanyalah musuhmu adalah jiwamu (hawa nafsumu) yang ada dikedua sisimu, maka perangilah hawa nafsumu lebih keras dari pada kamu memerangi musuhmu”

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍