• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Sejenak Pagi

Jangan sampai tertipu

🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Jangan sampai tertipu

Saudara dan Sahabatku…
Manusia itu sesungguhnya mati,
kecuali yang berilmu,

Yang berilmupun tertidur,
kecuali yang mengamalkan ilmunya,

Dan yang mengamalkanya pun tertipu, kecuali yang Ikhlas.

maka, ingatlah
janganlah Sampai Tertipu, walaupun,
penipuan yang tidak disadari

Alloh Ta’ala berfirman:
“Katakanlah: Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?”

“Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedang mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya”
(QS. Al-Kahf 18: 103-104)

Semoga kita senantiasa ditunjuk Alloh Ta’ala sebagai Hamba Terpilih dg surga sebagai hadiahnya

Yaa Alloh Ya Robb Ampunilah kami, terimalah sholat kami, puasa kami dan ibadah kami lainnya.
Jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.
Yaa Alloh Ya Robb
Tingkatkan amal ibadah kami.
Hanya kepadaMu kami memohon dan pelindungan, semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Jadikan keluarga kami yg sehat dzohir dan bathin.
Lindungilah kami dari berbagai penyakit, bencana dan kesulitan lainnya.
Jadikan hamba yang pandai bersyukur dan Bahagia, serta bisa membahagiakan orang lain.
Jadikan kami menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

@sejenakpagi.official
😊❤👍

Ada sebagian…..

🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Ada sebagian…..

Saudara dan Sahabatku….
Ada sebagian orang yang tetap bersikap baik kepada siapapun, dalam keadaan apapun, bahkan kepada orang yang telah menyakitinya.

Ada sebagian orang yang bisa menahan amarahnya, dan menggantikannya dengan senyuman untuk melegakan hati.

Ada sebagian orang yang senantiasa bersabar, dan pandai bersyukur, serta ikhlas menerima ketetapan Alloh Ta’ala.

Ada sebagian orang yang bisa menolong sesama, membantu melakukan hal-hal kecil yang ternyata kesannya sangat besar.

Ada sebagian orang yang menjadi perantara rezeki bagi orang lain yang lebih memerlukan.
Menjadi pengantar kebahagiaan.
Menjadi penyebar inspirasi penuh manfaat.
Menjadi penyebar semangat.

Rasulullohu sholallohu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Jika anak Adam memasuki pagi hari sesungguhnya semua anggota badannya berkata merendah kepada lisan : “Bertakwalah kepada Alloh di dalam menjaga hak-hak kami, sesungguhnya kami ini tergantung kepadamu. Jika engkau istiqamah, maka kami juga istiqamah, jika engkau menyimpang (dari jalan petunjuk), kami juga menyimpang.”
(HR. Tirmidzi 2407)

Semoga kita termasuk diantara mereka, sebagian orang yang selalu berbagi kebahagiaan.

Tetap semangat..!
Tingkatkan Iman, Imun diri dan Prokes 6M

Yaa Alloh Ya Robb Ampunilah kami, terimalah sholat kami, puasa kami dan ibadah kami lainnya.
Jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.
Yaa Alloh Ya Robb
Tingkatkan amal ibadah kami.
Hanya kepadaMu kami memohon dan pelindungan, semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Jadikan keluarga kami yg sehat dzohir dan bathin.
Lindungilah kami dari berbagai penyakit, bencana dan kesulitan lainnya.
Jadikan hamba yang pandai bersyukur dan Bahagia, serta bisa membahagiakan orang lain.
Jadikan kami menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

@sejenakpagi.official
😊❤👍

Ketenangan

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Ketenangan

Berita di medsos, hampir tiap jam, bahkan setiap saat, tentang sakit (sakit corona atau yg lainnya), kematian, ekonomi, kekisruhan dan lain lain.
Ini memicu kegundahan, stress dan lain lain.
Solusinya cukup dg jangan dibaca medsos (stop baca tdk penting) atau matikan HP.
Selesaikah itu? TIDAK

Ketenangan itu ada di hati kita masing².
Mestinya kita ingat firman Alloh Ta’ala:

“Apabila Telah ditunaikan sholat, maka bertebarlah kamu di muka bumi (utk mencari rizki & usaha yg halal). Dan carilah karunia Alloh, dan Ingatlah Alloh banyak-banyak supaya kamu beruntung.”
[QS.AL-JUMU’AH:10]

Sederhana solusinya ingatlah Alloh Ta’ala, walaupun ini tdk mudah, bagi sebagian dari kita.
Paksa diri utk mengingat Alloh Ta’ala (minimal perbanyak istighfar). Insyaa Alloh dari dipaksa di awal, akhir akan berujung kenikmatan dan ketenangan hati.

Bahaya terbesar dalam hidup ini adalah bila tidak mau bertaubat, padahal taubatlah gerbang ketenangan, jalan keluar dan pertolongan tidak disangka.

Saudara dan Sahabatku…
Hati ini di bolak-balik oleh Alloh Ta’ala, maka terus perbanyak ingat dan menyebut asma Alloh Ta’ala, niscaya akan diberi ketenangan.

Bersama Alloh Ta’ala, tdk saja hati semakin tenang, bersih, semua persoalan terselesaikan & kebahagiaanpun akan didapatkan.

Yaa Alloh Ya Robb Ampunilah kami, terimalah sholat kami, puasa kami dan ibadah kami lainnya.
Jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.
Yaa Alloh Ya Robb
Tingkatkan amal ibadah kami.
Hanya kepadaMu kami memohon dan pelindungan, semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Jadikan keluarga kami yg sehat dzohir dan bathin.
Lindungilah kami dari berbagai penyakit, bencana dan kesulitan lainnya.
Jadikan hamba yang pandai bersyukur dan Bahagia, serta bisa membahagiakan orang lain.
Jadikan kami menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

@sejenakpagi.official
😊❤👍

HARAPAN & KENYATAAN

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
HARAPAN & KENYATAAN

Kehidupan selalu mengalir seperti sungai diantara 2 tepian. Alirannya mengalir begitu deras melewati bebatuan terjal dan air terjun yang bergelora. Lalu sang sungai perlahan- lahan melebar dan meluas, hingga tepiannya semakin menjauh serta air yang mengalir lebih tenang dan akhirnya menuju ke lautan yang luas.

Itulah perjalanan hidup kita. Rangkaian kegagalan dan kesuksesan, penderitaan dan kebahagiaan. Semuanya selalu mengalir beriringan dan merupakan rangkaian peristiwa dalam setiap episode kehidupan yang terus mengalir, sampai akhirnya bertemu dengan muara kehidupan (menghadap Alloh Ta’ala).

Dalam menempuh perjalanan hidup, manusia tidak akan pernah luput dari kemenangan dan kekalahan. Kebahagiaan dan kesedihan. Semuanya silih berganti bagaikan roda kehidupan yang selalu berputar, kadang berada di atas dan kadang di bawah. Namun jika kita menjalani hidup ini dengan penuh keikhlasan, kesabaran dan penuh rasa syukur, maka kita tidak akan pernah mengalami SAAT DI BAWAH, karena kita akan tetap merasa senang dan nyaman dimanapun posisi kita berada.

Jalanilah hidup ini seperti air yang terus mengalir melewati bebatuan yang terjal dan mengarungi air terjun yang bergelora. Tidak selamanya kemenangan itu indah dan tidak selamanya pula kekalahan itu menyedihkan. Saat kita menang, namun kemenangan itu justru membawa kita pada kesombongan. Maka sesungguhnya kita berada dalam KEKALAHAN YANG LUAR BIASA.
Begitu pula sebaliknya, saat kita sedang kalah namun kita mempunyai semangat yang tinggi untuk bangkit, maka pada saat itu pula kita telah menjadi PEMENANG YANG SEBENARNYA.

Banyak hal yang kelihatan begitu indah dan semuanya telah kita rencanakan. Namun kadang rencana itu sama sekali tidak ada yang terwujud.
“Saat HARAPAN tidak sesuai dengan KENYATAAN”.
Karena Allah tahu, bahwa itu bukanlah yang terbaik untuk kita, kemudian Ia mengganti rencana kita dengan rencanaNya yang jauh lebih sempurna.

Alloh Ta’ala berfirman:
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Alloh mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (QS Al Baqarah 216).

Kita pun akan tersenyum dan menyadari, bahwa ternyata kegagalan dan kesalahan yang pernah kita lakukan pada masa lalu menjadi mutiara pelajaran yang sangat berharga sebagai bekal dalam mengarungi masa depan. Adanya kegagalan dan cobaan yang menghadang bukan untuk membuat kita berpaling dariNya. Namun untuk lebih mendekatkan diri kita kepadaNya. Karena Alloh rindu dengan doa orang- orang yang beriman.

Rosululloh sholallohu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Apabila Alloh menyenangi hamba maka dia diuji agar Alloh mendengar permohonannya (kerendahan dirinya)”
(HR. Al-Baihaqi).

Adanya rasa khawatir dan cemas bukan untuk membuat kita menjadi orang- orang yang penakut dan mudah menyerah, tapi untuk membuat kita menjadi orang- orang yang selalu SIAP dan WASPADA dengan perbuatan yang akan kita lakukan. Hidup adalah anugrah terindah. Sungguh begitu banyak waktu yang terbuang apabila kita hanya mengeluh, bersedih, dan larut dalam keterpurukan.
“After a storm comes a calm”.
Badai pastilah berlalu, Yakinlah bahwa setelah kesulitan pasti ada kemudahan atau jalan keluar yang begitu dekat.

Alloh Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”
(QS. An Nasyr: 6).

“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang- orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman”
(QS Ali Imron: 139)

“Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Alloh. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Alloh, melainkan kaum yang kafir”
(Q.S Yusuf: 87)

Sejenak Merenung.

🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Merenung.

“Kepanikan adalah separuh penyakit. Ketenangan adalah separuh obat. Kesabaran adalah awal dari kesembuhan”

Begitu nasihat Ibnu Sina seribu tahun lalu. Ilmuwan yang di dunia Barat dikenal sebagai Avicenna ini lahir di Uzbekistan pada 980 dan meninggal di Iran pada 1037.

Kondisi saat ini kurang baik, untuk itu mari kita tingkatkan IMAN, IMUN diri dan Prokes 6 M, insyaa Alloh AMAN.

Mari bergandengan tangan utk saling support yg bisa dilakukan.
Bisa dg pikiran, bisa dg tenaga, bisa dg menyumbangkan dananya, minimal dg kekuatan doa tuk mendoakan yg sakit dan yang meninggal.

Tetap semangat, tetap optimis, bersama Alloh Ta’ala kita bisa dan pasti ada solusinya.
PERCAYALAH

😊❤️👍

Keutamaan Bulan Dzulhijjah

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Keutamaan Bulan Dzulhijjah

Insyaa Alloh besok Ahad, 11 Juli 2021, awal 1 Dzulhijjah 1442 H.

Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Alloh melebihi amal shaleh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah)”
Para sahabat bertanya :
“Tidak pula jihad di jalan Alloh?”
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab :
“Tidak pula jihad di jalan Alloh, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun
(HR. Muslim, Abu Daud, At Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)

Jangan lewatkan Saudara dan Sahabatku,
Tanggal 1 sampai 10 Dzulhijjah 1442 H (in syaa Alloh bertepatan dengan tanggal Ahad, 11 Juli s/d 20 Juli 2021 M) mengajak semua yang kita kenal untuk ber-amal baik sebanyak-banyaknya.

Dan diantara amal-2 baik yang bisa kita optimalkan di hari-2 tersebut adalah sebagai berikut :

1️⃣Puasa 9 hari di awal Dzulhijjah atau minimal 1 hari di tanggal 9 Dzulhijjah.
Dari istri beliau Rasululloh berkata :
“Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada sembilan hari awal Dzulhijah, pada hari ‘Asyura’ (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya, …”
(HR. Abu Daud).

Mari manfaatkan tanggal 11 Juli sampai 20 Juli 2021 dengan puasa, jika mampu,
kalau tidak bisa sembilan hari, bisa lebih sedikit jumlahnya, atau minimal jangan pernah untuk tidak ber-puasa pada tanggal 9 Dzulhijjah (in syaa Allah bertepatan dengan tgl 19 Juli), yaitu puasa Arofah..
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Puasa Arofah dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu
(HR. Muslim).

2️⃣Memperbanyak untuk membaca takbir, tahlil dan tahmid, mulai tanggal 1 s/d tanggal 13 Dzulhijjah 1442H (11 Juli s/d 23 Juli 2021M).

Rasululloh shalallahu alaihi wasallam bersabda :
“Maka perbanyaklah pada hari-2 itu untuk membaca tahlil, takbir dan tahmid
(HR. Ahmad)

3️⃣Memberi ta’jil untuk orang yang berbuka puasa

4️⃣Membaca Al-Qur’an, jika mampu, usahakan sampai khatam 30 juz dalam periode 10 hari

5️⃣Dan mengoptimalkan untuk melakukan segala kebaikan,
dzikir, do’a, infaq, silaturrahim (meskipun secara virtual) dan yang lainnya serta men-jauhi segala bentuk kemungkaran

6️⃣Pada tanggal 10 Dzulhijah melakukan shalat ‘Id Al Ad-ha

7️⃣Ber-qurban dengan minimal 1 ekor kambing untuk 1 keluarga.
Sahabat Abu Ayyub radhiyallahu’anhu yang mengatakan :
”Pada masa Rasululloh shallallahu ’alaihi wa sallam seseorang (suami) menyembelih seekor kambing sebagai qurban bagi dirinya dan keluarganya”.
(HR. Tirmidzi)

8️⃣Puncak dari semua Amal shaleh yang paling utama dalam periode ini adalah melaksanakan ibadah haji

Pahala orang yang mengajak pada kebaikan

Rasululloh shalallahu alaihi wasallam bersabda :
“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya”
(HR. Muslim)

Yaa Alloh Ya Robb Ampunilah kami, terimalah sholat kami, puasa kami dan ibadah kami lainnya.
Jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.
Yaa Alloh Ya Robb
Tingkatkan amal ibadah kami.
Hanya kepadaMu kami memohon dan pelindungan, semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Jadikan keluarga kami yg sehat dzohir dan bathin.
Lindungilah kami dari berbagai penyakit, bencana dan kesulitan lainnya.
Jadikan hamba yang pandai bersyukur dan Bahagia, serta bisa membahagiakan orang lain.
Jadikan kami menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

@sejenakpagi.official
😊❤👍

Kegelapan Dunia

💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Kegelapan Dunia

Sahabat Rasulullohu sholallohu ‘alaihi wasallam, Abu Bakar Ash-Shiddiq, berkata tentang kegelapan dunia yaitu,

🔹Kegelapan cinta dunia (hubb al-dunya).
Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam bersabda,
”Cinta dunia adalah biang segala kesalahan.”
(HR Baihaqi).

Manusia yang berorientasi duniawi, ia akan melegalkan segala cara untuk meraih keinginannya. Untuk memeranginya, Abu Bakar Ash-Shiddiq memberikan pelita berupa takwa. Dengan takwa, manusia lebih terarah secara positif menuju jalan Alloh Ta’ala, yakni jalan kebenaran.

🔹Kegelapan berbuat dosa.
Kegelapan ini akan tercerahkan oleh taubat nashuha (taubat yang sungguh-sungguh). Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Sesungguhnya bila seorang hamba melakukan dosa satu kali, di dalam hatinya timbul satu titik noda. Apabila ia berhenti dari berbuat dosa dan memohon ampun serta bertobat, maka bersihlah hatinya. Jika ia kembali berbuat dosa, bertambah hitamlah titik nodanya itu sampai memenuhi hatinya.”
(HR Ahmad).

Inilah al-roon (penutup hati) sebagaimana disebutkan dalam QS Al-Muthaffifin (83) ayat 14 yang artinya:

“Sekali-kali tidak! Bahkan apa yang mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka”

Semoga kita dijauhkan dari kegelapan tersebut.
Alhamdulillah hari jum’at waktunya membaca Al Kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat, doa dan sodaqoh.

Yaa Alloh Ya Robb Ampunilah kami, terimalah sholat kami, puasa kami dan ibadah kami lainnya.
Jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.
Yaa Alloh Ya Robb
Tingkatkan amal ibadah kami.
Hanya kepadaMu kami memohon dan pelindungan, semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Jadikan keluarga kami yg sehat dzohir dan bathin.
Lindungilah kami dari berbagai penyakit, bencana dan kesulitan lainnya.
Jadikan hamba yang pandai bersyukur dan Bahagia, serta bisa membahagiakan orang lain.
Jadikan kami menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

@sejenakpagi.official
😊❤👍

SEMANGAT PAGI

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
SEMANGAT PAGI

Alhamdulillah masih hidup.
Hari² ini mungkin kita mengalami kesulitan dan kesedihan disana sini.
Jalan² ditutup, ambulan kliweran disana sini.
Ada suami, istri, keluarga dan sahabat yg sakit dan ada yg meninggal.
Semua merasakan kesedihan itu.
Jika hanya dg perasaan, pikiran sendiri, dijamin stress, jengkel dan lainnya yg negatif.
Dimana Sang Maha Pencipta, Alloh Ta’ala.
Jangan² kita sdh meninggalkan dg kesombongan dan egois kita.

Rasanya perlu duduk sebentar, utk tafakur dan muhasabah diri.

✅Jika semua yang kita kehendaki harus kita MILIKI, darimana kita belajar IKHLAS..

✅Jika semua yang kita impikan harus TERWUJUD, darimana kita belajar SABAR..

✅Jika setiap do’a kita harus DIKABULKAN, bagaimana kita dapat belajar IKHTIAR..

✅Seorang yang dekat dengan Alloh Ta’ala, bukan berarti tidak ada air mata..

✅Seorang yang TAAT pada Alloh Ta’ala, bukan berarti tidak ada KEKURANGAN..

✅Seorang yang TEKUN berdo’a, bukan berarti tidak ada masa2 yang SULIT..

Biarlah Alloh Ta’ala yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena Alloh Ta’ala Maha Tahu yang tepat untuk memberikan yang TERBAIK.

Ketika kera kita tidak dihargai, maka saat itu kita sedang belajar tentang KEIKHLASAN…

Ketika usaha kita dinilai tidak penting, maka saat itu kita sedang belajar KESABARAN…

Ketika hati kita terluka yang teramat dalam, maka saat itu kita sedang belajar tentang MEMAAFKAN…

Ketika kita lelah dan merasa kecewa, maka saat itu kits sedang belajar tentang KESUNGGUHAN…

Ketika kita merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kita sedang belajar tentang KETANGGUHAN…

Ketika kamu harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kita tanggung, maka saat itu kita sedang belajar tentang KEMURAH – HATIAN…

Tetap semangat….
Jaga keikhlasan….
Tetap sabar….
Tetap tersenyum…..
Karena kita sedang menimba ilmu di UNIVERSITAS KEHIDUPAN

Alloh Ta’ala menaruh kita di “tempat kita” yang sekarang, bukan karena “KEBETULAN”…

Orang yang HEBAT tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan..

MEREKA di bentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN & DERAI AIR MATA……

Ya Alloh Ya Robb, kuatkan kami yang lemah ini untuk Istiqomah di jalan-Mu hingga maut menjemput.

Yaa Alloh Ya Robb Ampunilah kami, terimalah sholat kami, puasa kami dan ibadah kami lainnya.
Jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.
Yaa Alloh Ya Robb
Tingkatkan amal ibadah kami.
Hanya kepadaMu kami memohon dan pelindungan, semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Jadikan keluarga kami yg sehat dzohir dan bathin.
Lindungilah kami dari berbagai penyakit, bencana dan kesulitan lainnya.
Jadikan hamba yang pandai bersyukur dan Bahagia, serta bisa membahagiakan orang lain.
Jadikan kami menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

@sejenakpagi.official
😊❤👍

MAAFKAN

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
MAAFKAN

Pada suatu hari, Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam sedang berkumpul dengan para sahabatnya. Di tengah para sahabatnya, tiba-tiba Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam tertawa ringan sampai-sampai terlihat gigi depannya. Umar r.a. yang berada di di situ, berkata, ‘Demi engkau, ayah dan ibuku sebagai tebusannya, apa yang membuatmu tertawa, wahai Rasululloh?’

Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Aku diberitahu bahwa pada hari kiamat nanti, ada dua orang yang duduk bersimpuh sambil menundukkan kepala mereka di hadapan Alloh Ta’ala. Salah satunya mengadu kepada Alloh Ta’ala sambil berkata, ‘Ya Rabb, ambilkan kebaikan dari orang ini untukku karena dulu ia pernah berbuat zalim kepadaku’.
Alloh Ta’ala berfirman, ‘Bagaimana mungkin saudaramu ini bisa melakukan itu, karena tidak ada kebaikan di dalam dirinya?’

Orang itu berkata, ‘Ya Rabb, kalau begitu, biarlah dosa-dosaku dipikul olehnya’.

Sampai di sini, mata Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam berkaca-kaca. Beliau Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam tidak mampu menahan tetesan airmatanya. Beliau menangis. Lalu, beliau Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Hari itu adalah hari yang begitu mencekam, di mana setiap manusia ingin agar ada orang lain yang memikul dosa-dosanya’.

Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam melanjutkan kisahnya.
Lalu Alloh Ta’ala berkata kepada orang yang mengadu tadi, ‘Angkat kepalamu..!!’ Orang itu mengangkat kepalanya, lalu ia berkata, ‘Ya Rabb, aku melihat di depanku ada tempat yang terbuat dari emas dan istana-istana yang terbuat dari emas dan perak bertatahkan intan permata. Istana-istana itu untuk Nabi yang mana, ya Rabb?
Untuk orang jujur yang mana, ya Rabb? Untuk syahid yang mana, ya Rabb?’
Alloh Ta’ala berfirman, ‘Istana-istana itu diberikan kepada orang yang mampu membayar harganya’.

Orang itu berkata, ‘Siapakah yang bakal mampu membayar harganya, ya Rabb?’
Alloh Ta’ala berfirman, ‘Engkau mampu membayar harganya’, Orang itu terheran-heran, sambil berkata, ‘Dengan cara apa aku membayarnya, ya Rabb?’

Alloh Ta’ala berfirman,
‘Caranya engkau maafkan saudaramu yang duduk di sebelahmu, yang kau adukan kezalimannya kepada-Ku’.

Orang itu berkata, ‘Ya Rabb, kini aku memaafkannya’

Alloh Ta’ala berfirman,
‘Kalau begitu, ambil tangan saudaramu itu, dan ajak ia masuk surga bersamamu’.

Setelah menceritakan kisah itu, Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Bertakwalah kalian kepada Alloh Ta’ala dan hendaknya kalian saling berdamai, sesungguhnya Alloh Ta’ala mendamaikan persoalan yang terjadi di antara kaum muslimin’.
(HR. Imam al-Hakim, dengan sanad yang shahih)

Pekerjaan hati yg nilainya tinggi di hadapan Alloh Ta’ala adalah memaafkan.

Semoga lelah kita hari ini bernilai ibadah, bermanfaat utk sesama, dan diberkahi Alloh Ta’ala dalam menjalani hidup.

Maha Suci Alloh Ta’ala

Yaa Alloh Ya Robb Ampunilah kami, terimalah sholat kami, puasa kami dan ibadah kami lainnya.
Jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.
Yaa Alloh Ya Robb
Tingkatkan amal ibadah kami.
Hanya kepadaMu kami memohon dan pelindungan, semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Jadikan keluarga kami yg sehat dzohir dan bathin.
Lindungilah kami dari berbagai penyakit, bencana dan kesulitan lainnya.
Jadikan hamba yang pandai bersyukur dan Bahagia, serta bisa membahagiakan orang lain.
Jadikan kami menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

@sejenakpagi.official
😊❤👍

Anak amanah Alloh Ta’ala

☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Anak amanah Alloh Ta’ala

Kalau Anda dititipi anak presiden, kira-kira bagaimana mengasuh dan menjaganya?

Beranikah Anda membentaknya sekali saja?

Pasti enggak, kan?

Nah, yang sekarang menitip bukan presiden, tapi yang jauh lebih berkuasa dari presiden, yaitu Alloh Ta’ala.

Beranikah Anda membentak, memarahi, mencubit, menyentil, bahkan memukul?

Jika Anda pernah melakukannya, kira-kira nanti dihari akhir apa yang Anda jawab ketika ditanya Pemiliknya?’

Jiwa anakmu lebih mahal dari susu termahal yang ditumpahkannya. Jaga lisanmu, duhai orangtua. Jangan pernah engkau memarahi anakmu hanya gara-gara ia menumpahkan susunya atau karena ia melakukan hal yang menurutmu salah. Anakmu tidak tahu kalau apa yang ia lakukan adalah kesalahan. Otaknya belum mempunyai konsep itu.

Jaga Jiwa Anakmu
Lihatlah tatapan mata anakmu yang tidak berdosa itu ketika engkau marah-marah. Ia diam dan mencoba mencerna apa yang engkau katakan. Apakah ia mengerti? Mungkin ia tapi cobalah perhatikan apa yang ia lakukan setelah engkau pukul dan engkau marahi? Anakmu tetap memelukmu, masih ingin engkau belai. Bukankah inilah tanda si anak ‘memaafkanmu’?

Namun, jika engkau terus-menerus mengumbar kata-kata kasarmu kepadanya, otak anakmu akan merekamnya dan akhirnya, cadangan ‘maaf’ di otaknya hilang. Apa yang akan terjadi selanjutnya, duhai orangtua? Anakmu akan tumbuh menjadi anak yang ‘ganas’ dan ia pun akan membencimu sedikit demi sedikit hingga tidak tahan hidup bersamamu.

Jiwa anak yang terluka itu akan mendendam. Pernahkah engkau saksikan anak-anak yang ‘malas’ merawat orangtuanya ketika tua? Jangan salahkan anak-anaknya. Cobalah memahami apa yang sudah dilakukan oleh orangtua itu kepada anak-anaknya ketika mereka masih kecil.

Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam begitu menjaga jiwa anak-anak. Nabi nan mulia ini sangat tahu apa yang akan terjadi ketika jiwa anak sudah rusak. Orangtua, anakmu itu bukan kaset yang bisa kau rekam untuk kata-kata kasarmu. Bersabarlah. Jagalah kata-katamu agar anak hanya tahu bahwa ayah ibunya adalah contoh yang baik yang bisa menahan amarahnya.

Efek Jiwa yang Rusak
Duhai orangtua, engkau pasti kesal kalau anakmu nakal. Tapi pernahkan engkau berpikir bahwa kenakalannya mungkin adalah efek rusaknya jiwa anakmu karena kesalahanmu. Kau pukul, kau cubit anakmu hanya karena melakukan hal-hal sepele. Kau hina dina anakmu hanya karena ia tidak mau melakukan hal-hal yang engkau perintahkan.

Cobalah duduk dan merenungi apa saja yang telah engkau lakukan kepada anakmu. Apakah engkau lebih sayang pada susu paling mahal yang tertumpah? Anakmu pasti menyadari dan tahu ketika kemarahan itu selalu hadir didepan matanya. Jiwanya pun menjadi memerah bagai bara api. Apa yang mungkin terjadi ketika jiwa anak sudah terusik?

Anak tidak hormat pada orangtua. Anak menjadi musuh orangtua. Anak menjadi sumber kekesalan orangtua. Anak tidak bermimpi hidup bersama dengan orangtua. Hal-hal inikah yang engkau inginkan, duhai orangtua? Ingatlah, jiwa anakmu lebih mahal dari susu termahal yang ditumpahkannya. Jaga lisan dan perlakukanmu kepada anakmu.

Tidak ada kata terlambat, rubahlah yg kurang baik.
Proses tidak pernah mengingkari hasil, libatkan Alloh Ta’ala dalam berproses

Yaa Alloh Ya Robb Ampunilah kami, terimalah sholat kami, puasa kami dan ibadah kami lainnya.
Jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.
Yaa Alloh Ya Robb
Tingkatkan amal ibadah kami.
Hanya kepadaMu kami memohon dan pelindungan, semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Jadikan keluarga kami yg sehat dzohir dan bathin.
Lindungilah kami dari berbagai penyakit, bencana dan kesulitan lainnya.
Jadikan hamba yang pandai bersyukur dan Bahagia, serta bisa membahagiakan orang lain.
Jadikan kami menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
😊❤👍