• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Bola Kehidupan

Bola Kehidupan

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
Romadhon 9
Bola Kehidupan

Seorang CEO Minuman mengatakan “Bayangkan hidup itu seperti pemain akrobat dengan lima bola di udara.

Kita bisa menamai bola-bola itu dengan sebutan:
1️⃣pekerjaan,
2️⃣keluarga,
3️⃣kesehatan,
4️⃣sahabat, dan
5️⃣semangat”

Kita harus menjaga semua bola itu tetap di udara dan jangan sampai ada yang terjatuh.
Kalaupun situasi mengharuskan kita melepaskan salah satu di antara lima bola tersebut, lepaskanlah “pekerjaan” karena pekerjaan adalah BOLA KARET.
Pada saat kita menjatuhkan nya, suatu saat ia akan melambung kembali.

Namun empat bola lain seperti Keluarga, Kesehatan, Sahabat, dan Semangat adalah BOLA KACA.

Jika kita menjatuhkannya, akibatnya bisa sangat fatal!”
Kemudian, Dia mencoba mengajak kita hidup secara seimbang.

Pada kenyataannya, kita terlalu menjaga pekerjaan (bola karet).
Bahkan kita mengorbankan keluarga, kesehatan, sahabat, dan semangat demi menyelamatkan bola karet tersebut.

Contohnya:
🔹Demi uang atau pekerjaan, kita mengabaikan keluarga,
🔹Demi meraih sukses dalam pekerjaan, kita tidak memperhatikan kesehatan,
🔹Demi uang atau pekerjaan, kita rela menghancurkan hubungan dengan sahabat baik.

Bukan berarti pekerjaan tidak penting!
Tapi jangan sampai uang atau pekerjaan menjadi “berhala” dalam hidup kita.
Ingat..! kalaupun terpaksa kita harus kehilangan, tapi uang selalu bisa kita cari lagi.
Tetapi manakala kita harus kehilangan keluarga, kemana lǎgĭ kita bisa membelinya..?
Dαņ jika kita harus kehilangan sahabat baik, apakah kita juga bisa membeli sahabat..?
Dαņ Apakah kesehatan kita juga bisa kembali normal jika kita terkena penyakit kritis..?
Jagalah agar prioritas hidup kita tetap seimbang..!

Kelimanya hanya bicara dunia, itupun sudah banyak yg terlena, sehingga melupakan Sang Pencipta, Alloh Ta’ala.
Jika urusan dg Alloh Ta’ala diabaikan sudah bisa ditebak, urusan dunianya akan ngacau.
Seandainya dapat dunia belum tentu dapat akherat yg kekal.

Alloh Ta’ala berfirman:
“Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Alloh adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Alloh”
(QS. Luqman/31: 33)

Wallahu a’lam bish-shawab.

Kita tinggkatkan terus ibadah kita kpd Alloh Ta’ala.
Semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Dalam lindungan dan Rahmat Alloh Subhanahu wata’ala. Menjadi hamba yang Bahagia, membahagiakan orang lain dan senantiasa bersyukur.
Semoga Alloh Ta’ala mengampuni dosa dan kesalahan kita.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
😊❤👍

firdaus

Leave a Reply