• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Motivasi Diri

Pendidikan karakter, untuk apa umur digunakan

UMUR YANG SEDIKIT…

❓❓❓❓❓❓❓❓❓❓❓

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Wahai saudara & sahabatku
Dunia ini seluruhnya sedikit
Dan yang tersisa untukmu juga sedikit.

Apakah engkau puas dengan yang sedikit itu?

Padahal engkau bisa mendapatkan yang berlebih di akherat nanti.
Maka rakuslah akan akherat
Dan zuhudlah akan dunia
Sungguh dunia ini adalah tempat bersabar.

Dan engkau sedang menuju negri akherat tempat balasan.
Maka “belilah” dirimu
Semoga engkau selamat…

Ketahuilah,
Engkau hanya hidup 1,5 jam dalam hitungan penduduk langit.
Dan jika engkau menghitung hidupmu dengan angkamu niscaya tidak lebih dari 80 tahun, sedangkan nabimu hanya hidup 63 tahun

Jika engkau memiliki hidup 63 tahun.
Engkau habiskan utk apa hidupmu itu?
Cobalah hitung.
Engkau tidur 8 jam sehari hingga 21 tahun hidupmu hanya untuk tidur.
Engkau bekerja 8 jam sehari hingga 21 thn hidupmu hanya untuk dunia.
13 thn engkau habiskan dalam masa kanak2, tanpa beban syariat.
Hingga telah nampak 55 tahun hidupmu habis tanpa isi.

Sedangkan kemana sisa umurmu yang 8 thn?
Seandainya engkau sholat 5 wktu di masjid seumur hidupmu.
Niscaya engkau habiskan umurmu tidak lebih dari 3 tahun.

Lantas kapan waktumu untuk membeli dirimu tuk akheratmu?

Sedangkan engkau terus lalai dengan dunia yang seluruhnya hanya sedikit.
Dan yang tersisa untukmu hanya sedikit.
Dan sedikit sekali engkau bersyukur.

Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus, ada yang bersyukur & ada pula yg kafir.” (QS Al-Insaan : 3)

“Dan sedikit sekali dari hamba2Ku yg bersyukur.”
(QS Saba’ : 13)

Beramallah sekarang sebelum terlambat.
Amalmu sedikit sedang dosamu menumpuk.
Angan2mu jauh sedang umurmu pendek.
Sedang ia (kematian), telah sangat dekat.
Ia lah pemutus segala angan2.
Dan pemutus segala kenikmatan.
Maka manfaatkanlah!
Untuk umurmu yang sedikit dari bagian dunia yang sedikit.

Ini juga utk pengingat diri saya sendiri, utk saudara dan sahabatku tercinta.
Semoga kita menjadi lebih baik & bermanfaat.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

______________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Pendidikan Karakter, Penjadi Pengagum Akhirat atau Dunia

PENGAGUM AKHIRAT / DUNIA

🌐🌐🌐🌐🌐🌐🌐🌐🌐🌐🌐

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu anhu berkata:

“Sesungguhnya dunia telah pergi meninggalkan kita, sedangkan akhirat telah datang menghampiri kita, dan masing-masing dari keduanya (dunia dan akhirat) memiliki pengagum, maka jadilah kamu orang yang mengagumi/mencintai akhirat dan janganlah kamu menjadi orang yang mengagumi dunia, karena sesungguhnya saat ini waktunya beramal dan tidak ada perhitungan, adapun besok di akhirat adalah saat perhitungan dan tidak ada waktu lagi untuk beramal.” (HR.Imam Ahmad dlm “Az Zuhd”)

Saudara dan sahabatku,
Beruntunglah siapa saja yang orientasi hidupnya adalah akhirat. Sejak bangun pagi hingga menjelang tidur, hati dan pemikirannya serta amalannya ditujukan untuk bagaimana menggapai ridho Alloh Ta’ala dan kembali ke surga tempat Adam ‘alaihi salam kakek manusia.

Yang demikian ada pada diri Rasululloh ‘alihi wasalam, keluarga beliau dan para sahabat yg Alloh Ta’ala ridhoi mereka. Atau siapa saja yang menempuh jalan mereka dengan baik dan benar.

Namun apa yg kita kagumi dalam hidup ini?

Diantara kita masih banyak menjadi pengagum dunia padahal tidak memilikinya bahkan tidak seujung kuku hartanya Qorun.

Sebagian kita begitu haus dengan kekuasaan dunia, padahal tidak akan lebih terkenal dari Fir’aun.

Maka dunia yang kita kagumi kian meninggalkan kita…

Bertambahnya umur seseorang kian tua. Maka kian banyak kenikmatan dunia dia tinggalkan. Makanan yang sudah dibatasi. Kegiatan yang kian terbatas. Tenaga, pemikiran, kemampuan, panca indra dan lainnya. Dan akhirnya dengan kian banyak seorang meninggalkan perkara dunia baik rela maupun terpaksa.
Dia akan menghadapi akhirat yang satu harinya seribu tahun lamanya.

Perjalanan panjang sejak alam barzah, hari qiamat, hari kebangkitan, mahsyar dan seterusnya hingga surga atau neraka.

Apakah kita masih ingin menjadi pengagum dunia sedangkan akhirat adalah tujuan akhirnya???

Maka jadilah pengagum akhirat jangan hanya menjadi pengagum dunia yang fana dan hina ini.

Allahumma Ya Alloh, jangan jadikan kami dari golongan manusia yang terkena penyakit ‘wahn’, cinta dunia dan benci akhirat.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

___________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Pendidikan karakter, bekerja keras untuk menjemput rezeki

SEMUT DAN REZEKI

🐜🐜🐜🐜🐜🐜🐜🐜🐜🐜

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

 

Suatu ketika, seekor semut tertangkap basah oleh Nabi Sulaiman tengah membawa dua ekor belalang. Ia melahap kedua ekor belalang dengan lahap.

Esok hari, Nabi Sulaiman memasukkan si semut tadi ke dalam sebuah kotak. Lalu Nabi Sulaiman memasukkan dua ekor belalang ke dalam kotak, sebagai bahan makanan si semut.

Namun Nabi Sulaiman kaget, karena si semut hanya memakan satu ekor belalang saja.
Nabi Sulaiman bertanya,

“Hai semut, mengapa kemarin kamu menghabiskan 2 ekor belalang, sementara sekarang hanya menghabiskan 1 ekor saja”.

Si semut menjawab,

“Kemarin, sebelum engkau masukkan aku ke dalam kotak, aku bebas dan PERCAYA bahwa Alloh PENJAMIN segala kebutuhan hidupku. Oleh karena itu, aku tak pernah khawatir menghabiskan kedua belalang, karena esok hari aku akan mendapatkan kembali. Sekarang setelah aku ada dalam kotak, aku tak yakin bahwa engkau akan menjamin hidupku. Maka aku habiskan hanya satu belalang saja, dan menyisakan 1 ekor lagi untuk esok hari.”

Wahai sdr dan sahabatku,
Kita hidup nyaman berada dalam kotak apapun itu, adalah musibah. Apalagi mempercayai bahwa si kotak merupakan sumber rezeki.

Kita harus yakin, ketika berada di luar kotak, rezeki itu seluas bumi dan langit. Asalkan kita mau berikhtiar sekuat semut dan mau beramal jama’i (kerja tim) sekokoh mereka. Karena tak ada rezeki yang didapat sendiri.

Subhanalloh..

Semoga kita bisa terus istiqomah beribadah dg penuh keikhlasan berharap ridho Alloh.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Pelatihan Budi Pekerti dan Pendidikan Karakter, Pandai Bersyukur

Apakah Makna Syukur?

🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sejenak Pagi:

Syukur secara bahasa,
“Syukur adalah pujian bagi orang yang memberikan kebaikan, atas kebaikannya tersebut”.

Atau dalam bahasa Indonesia, bersyukur artinya “berterima kasih”.

Lawan dari syukur adalah kufur nikmat, yaitu enggan menyadari atau bahkan mengingkari bahwa nikmat yang ia dapatkan adalah dari Alloh Ta’ala.

Semisal Qarun yang berkata,
“Sungguh harta dan kenikmatan yang aku miliki itu aku dapatkan dari ilmu yang aku miliki” (QS. Al-Qashash: 78).

Syukur Adalah Salah Satu Sifat Alloh Ta’ala

Ketahuilah bahwa syukur merupakan salah satu sifat dari sifat-sifat Alloh yang husna. Yaitu Alloh pasti akan membalas setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh hamba-Nya, tanpa luput satu orang pun dan tanpa terlewat satu amalan pun.

Alloh Ta’ala berfirman,
“Sesungguhnya Alloh itu Ghafur dan Syakur”
(QS. Asy-Syura: 23).

Seorang ahli tafsir, Imam Abu Jarir Ath-Thabari, menafsirkan ayat ini dengan riwayat dari Qatadah,

“Ghafur artinya Alloh Maha Pengampun terhadap dosa, dan Syakur artinya Maha Pembalas Kebaikan sehingga Alloh lipat-gandakan ganjarannya”
(Tafsir Ath Thabari, 21/531).

Dalam ayat yang lain, Alloh Ta’ala berfirman,

“Alloh itu Syakur lagi Haliim”
(QS. At-Taghabun: 17).

Ibnu Katsir menafsirkan Syakur dalam ayat ini,

“Maksudnya adalah memberi membalas kebaikan yang sedikit dengan ganjaran yang banyak”
(Tafsir Al-Qur’an Al-Azhim, 8/141).

Sehingga orang yang merenungi bahwa Alloh adalah Maha Pembalas Kebaikan, dari Rabb kepada Hamba-Nya, ia akan menyadari bahwa tentu lebih layak lagi seorang hamba bersyukur kepada Rabb-Nya atas begitu banyak nikmat yang ia terima.

Syukur Adalah Sifat Para Nabi

Senantiasa bersyukur dan berterima kasih kepada Alloh atas limpahan nikmat Alloh, walau cobaan datang dan rintangan menghadang, itulah sifat para Nabi dan Rasul Alloh yang mulia. Alloh Ta’ala berfirman tentang Nabi Nuh ‘Alaihissalam,

“(Yaitu) anak cucu dari orang-orang yang Kami bawa bersama-sama Nuh. Sesungguhnya Nuh adalah hamba yang banyak bersyukur”
(QS. Al-Isra: 3).

Alloh Ta’ala menceritakan sifat Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam,

“Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Alloh dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrik, Dan ia senantiasa mensyukuri nikmat-nikmat Alloh, Alloh telah memilihnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus”
(QS. An-Nahl: 120-121).

Dan inilah dia Sayyidul Anbiya, pemimpin para Nabi, Nabi akhir zaman, Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam, tidak luput dari syukur walaupun telah dijamin baginya surga. Diceritakan oleh Ibunda ‘Aisyah Radhiallahu’anha,

“Rasululloh Shallallahu’alaihi Wasallam biasanya jika beliau shalat, beliau berdiri sangat lama hingga kakinya mengeras kulitnya. ‘Aisyah bertanya, ‘Wahai Rasululloh, mengapa engkau sampai demikian? Bukankan dosa-dosamu telah diampuni, baik yang telah lalu maupun yang akan datang? Rasululloh besabda: ‘Wahai Aisyah, bukankah semestinya aku menjadi hamba yang bersyukur?”
(HR. Bukhari no. 1130, Muslim no. 2820).

Syukur Adalah Ibadah

Alloh Ta’ala dalam banyak ayat di dalam Al-Qur’an memerintahkan manusia untuk bersyukur kepada-Nya. Maka syukur adalah ibadah dan bentuk ketaatan atas perintah Allah. Alloh Ta’ala berfirman,

“Ingatlah kepada-Ku, maka Aku akan mengingat kalian. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah ingkar”
(QS. Al Baqarah: 152)

Alloh Ta’ala juga berfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Alloh, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah”
(QS. Al Baqarah: 172).

Maka bersyukur adalah menjalankan perintah Alloh Ta’ala dan sebaliknya “enggan bersyukur” serta mengingkari nikmat Alloh Ta’ala adalah bentuk pembangkangan terhadap perintah Alloh Ta’ala.

Semoga kita menjadi manusia yg mensyukuri nikmat Alloh, menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

___________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Parenting, kasih sayang Ibu dan anak

Surat untuk Anak tercinta…

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Anakku,…

Bila ibu boleh memilih apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar karena mengandungmu, maka ibu akan memilih mengandungmu.
Karena dalam mengandungmu ibu merasakan keajaiban & kebesaran Alloh Ta’ala.

Sembilan bulan nak,…

engkau hidup di perut ibu engkau ikut kemanapun ibu pergi engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak krn kebahagiaan engkau menendang rahim ibu ketika engkau mrasa tdk nyaman, mungkin karena ibu sedang kecewa & berurai air mata.

Anakku,…

Bila ibu boleh memilih apakah ibu harus operasi caesar, atau ibu harus berjuang melahirkanmu.
Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu pintu surga. Krn kedahsyatan perjuanganmu utk mencari jalan keluar ke dunia sangat ibu rasakan & saat itulah kebesaran Alloh Ta’ala menyelimuti kita berdua.

Anakku,…

Malaikat tersenyum diantara peluh & erangan rasa sakit, yang tak pernah bisa ibu ceritakan kepada siapapun.

Anakku,…

Ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia.  Saat itulah… saat paling membahagiakan. Segala sakit & derita sirna melihat dirimu yg merah. Bahagia tak terhingga saat mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan dan saat kalimat syahadat kebesaran Alloh Ta’ala & penetapan hati tentang junjungan kita Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam di telinga mungilmu…

Anakku,…

Bila ibu boleh memilih apakah ibu berdada indah, atau harus bangun tengah malam utk menyusuimu, maka ibu memilih menyusuimu. Dengan menyusuimu ibu merasa telah membekali hidupmu dg tetesan2 & tegukan tegukan yg sangat berharga. Ibu merasakan kehangatan bibir & badanmu didada, walau ibu dalam keadaan kantuk. Pengalaman ini sungguh luar biasa yg mungkin tidak semua orang bisa merasakan.

Anakku,…

Bila ibu boleh memilih duduk berlama-lama di ruang rapat Atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle, tentu ibu memilih bermain puzzle denganmu…

Tetapi anakku….

Hidup memang pilihan.
Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana, maafkanlah nak…

Maafkan ibu…

Maafkan ibu…

Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita. Ibu berharap agar tidak ada satu kepingpun puzzle kehidupan kita yang hilang tercecer.

Percayalah nak…

Sepi dan ranamu adalah bagian duka ibu…. Percayalah nak… Engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa ibu.

Anakku, Ibu merindukanmu…

Tertanda,

Dari IBU mu yg menyayangimu sepenuh hati IBU

___________________________

Semoga kita menjadi anak anak yg sholeh/sholehah.

Semoga kita diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk bisa istiqomah membaca, memahami dan mengamalkan al qur’an dan sholat tepat waktu.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Bangkitlah, Jangalah bersedih dan mengeluh

PIKIRKAN SEBELUM MENGELUH

🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Sebelum mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang seseorang yg tidak punya apapun utk dia makan.

Sebelum mengeluh karena tidak punya apa2, pikirkan tentang seseorang yang harus meminta-minta di jalanan.

Sebelum mengeluh diri buruk, pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat terburuk didalam hidupnya.

Sebelum mengeluh tentang suami/istrimu, pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Alloh untuk diberikan teman hidup.

Hari ini sebelum mengeluh tentang hidupmu, pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.

Sebelum mengeluh tentang anak2mu, pikirkan tentang seseorang yg sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya belum mendapatkan.

Sebelum mengeluh tentang rumah yg kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, pikirkan tentang orang yg tinggal di jalanan (tuna wisma).

Sebelum mengeluh tentang jauhya telah menyetir, pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan kaki.

Dan…

Apabila Anda mengeluh tentang pekerjaan, pikirkanlah tentang orang2 yang pengangguran, orang2 cacat, orang2 yg tidak mampu & berharap mereka mempunyai pekerjaan sepertimu.

Sebelum menunjukan jari & menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yg tdk berdosa. Kita semua menjawab kepada Alloh Ta’ala.

Dan ketika sedang bersedih & hidupmu dalam kesusahan, tersenyum & mengucap syukurlah kpd Alloh Ta’ala bahwa sampai detik ini kamu masih diberi kehidupan.

Alhamdulillah hari Jum’at mari baca surat Al Kahfi, menperbanyak istighfar, sholawat, doa dan sodaqoh.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

___________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Pelatihan Soft Skills, sikap selalu optimis tidak mengeluh

Kenapa Mengeluh….

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Pernahkah kita dengar keluhan atau rintihan orang2 seperti ini:

“Rasanya aku tidak mampu menjalani hidup ini”.
“Hutang dan tagihan tambah banyak”.
“Ortu, suami/istri, anak sakit gak sembuh sembuh”.
“Aku barusan kena PHK”.
“Suami/istri minta cerai”.
“Anak tidak mau sekolah/kuliah”.

Itu semua, sebagian keluhan yang terjadi dari anak manusia.
Yang putus asa, kurang percaya diri dan kurang yakin kepada Alloh Ta’ala, atas kehidupan ini.

Padahal Alloh Ta’ala telah berfirman:

“Alloh tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya……..” (QS Al Baqoroh : 286)

Bagaimana agar tidak mengeluh saja, agar tidak gundah gulana dan cemas.
Mari kita buka firman Alloh Ta’ala:

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Alloh. Ingatlah, hanya dengan mengingat Alloh hati menjadi tenteram.” (QS Ar Ra’d : 28)

Begitu kita kurang bersyukur, pasti yang ada pada diri ini kekurangan.
Pasti punya tetangga lebih cantik, lebih cakep, lebih pintar, lebih kaya dan lain-lainnya.

Sekiranya kita ingat Alloh Ta’ala yang berfirman:

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.” (QS Ibrahim : 7)

Sudah semestinya kita lakukan 2 hal ini.

    1. Adanya disyukuri, jangan sombong.
    2. Tidak adanya tetap disyukuri, mesti bersabar dan action/perbaiki/improve lagi.

Insyaa Alloh kita akan tenang, lebih bijak lagi mensikapi apa yg terjadi pada kita.

Selamat berjuang saudara dan sahabatku.
Kalian bisa kok…..

“Hayo kita buktikan kita bisa”.
“Bisa bersyukur, tidak mengeluh lagi”.
“Bisa bertutur, berfikir dan berbuat yg positif”.
“Yuk jangan pernah lagi negatif”.

Alhamdulillah hari Jum’at.
Mari membaca surat Al Kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat, doa dan sodaqoh.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala untuk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

______________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Hati-hati Tergelincir

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾

 

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Numan bin Tsabit atau yang kita kenal dengan Abu Hanifah, atau populer disebut Imam Hanafi, pernah berpapasan dengan anak kecil yang berjalan mengenakan sepatu kayu, Sang imam berkata,

“Hati-hati, Nak dengan sepatu kayumu itu Jangan sampai kau tergelincir.”

Sang bocah tersenyum dan mengucapkan terima kasih atas perhatian Abu Hanifah.

“Bolehkah saya tahu namamu, Tuan?” tanya si bocah

“Nu’man namaku,” jawab Sang Imam

“Jadi, Tuan lah yang selama ini terkenal dengan gelar Al-Imam Al-A’dhom. (Imam Agung) itu..??” tanya si bocah

“Bukan aku yang memberi gelar itu, Masyarakatlah yang berprasangka baik dan memberi gelar itu kepadaku,” kata sang Imam merendah.

“Wahai Imam, hati – hati dengan gelarmu. Jangan sampai Tuan tergelincir ke neraka karena gelar…!Sepatu kayuku ini mungkin hanya menggelincirkanku di dunia. Tapi gelarmu itu bisa menjerumuskanmu ke dalam api yang kekal jika kesombongan dan keangkuhan menyertai nya,” kata si bocah

Ulama besar yang diikuti banyak umat Islam itupun tersungkur menangis.
Imam Abu Hanifah (Hanafi) bersyukur.
Siapa sangka, peringatan datang dari lidah seorang bocah.

Betapa banyak manusia tertipu karena jabatan, tertipu karena kedudukan, tertipu karena kemaqoman. Jangan sampai kita jadi tergelincir jadi angkuh. Karena Gelar dan Kebesaran.

Sepasang tangan yang menarikmu kala terjatuh lebih harus kau percayai daripada seribu tangan yang menyambutmu kala tiba di puncak kesuksesan.

Hubungilah sahabat mu, sahabat yang baik adalah lentera di kegelapan, kadang cahayanya baru terasa ketika dunia gelap. (Hasan al Bashri).

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

_______________________________

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

______________________________

Program Pendidikan Karakter (Soft Skills):

  1. Ketrampilan Komunikasi (Communication Skills)
  2. Kepemimpinan (Leadership)
  3. Ketrampilan Bekerja dalam Tim (Team Work)
  4. Ketrampilan Problem Solving & Decision Making
  5. Ketrampilan Berpikir Kreatif dan Inovatif
  6. Positive Mental Attitude
  7. Ketrampilan Mengelola Waktu (Time Management)
  8. Kemampuan Negosiasi (Negotiation Skills)
  9. Public Speaking ( Ketrampilan berbicara di depan Publik)
  10. Penguasaan Teknik ERO (Event, Respon, Outcome)
  11. Ketrampilan Berfikir positif & Berprasangka Baik
  12. Motivasi Berprestasi (Achievement Motivation Training)
  13. Conflict Resolution ( Teknik Penyelesaian Konflik)
  14. Empathy & Adaptability (Sikap Empati dan Adaptasi)
  15. Komunikasi & Sikap Asertif (Assertive Skills Training)

______________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Etika berdagang, bisnis dengan cara Islami

TRANSAKSI JUAL BELI YANG ANEH

🍇🍇🍇🍇🍇🍇🍇🍇🍇🍇

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sejenak Pagi:

Imam Abu Hanifah suatu hari kedatangan seorang perempuan yang membawa pakaian sutra di tangannya.

Perempuan ini berniat menjual kain mewah tersebut kepadanya.

“Berapa harganya?,” tanya Imam Abu Hanifah.

“Seratus dirham.”

“Tidak. Nilai barang ini lebih dari seratus dirham.”

Keruan saja si perempuan heran. Lazimnya pembeli selalu menawar barang dagangan dengan harga lebih murah. Tapi yang dilakukan ulama besar itu aneh.

Perempuan itu pun melipatgandaan harganya menjadi empat ratus dirham.

“Bagaimana bila barang itu lebih mahal lagi?” tanya Abu Hanifah.

“Anda bercanda?” perempuan tersebut tercengang.

“Datangkanlah seseorang untuk menaksir harganya!” Kata Abu Hanifah.

Perempuan itu akhirnya menghadirkan seorang laki-laki yang biasa menjual kain. Kata si laki-laki,

“Pakaian sutra ini seharga lima ratus dirham.”

Maka Imam Abu Hanifah membayarnya kontan dengan harga lima ratus dirham.

Beliau paham, perempuan tersebut menjual sutranya karena sedang sangat membutuhkan uang.

Apa yang dilakukan Imam Abu Hanifah adalah di luar logika umum tentang untung-rugi dalam sudut pandang materi.

Sang imam sebenarnya punya kesempatan untuk memanfaatkan keluguan perempuan tersebut, lalu meraup keuntungan yang melimpah.

Namun, budi pekertinya yang luhur membuatnya bersih dari “nalar eksploitatif” semacam itu.

Beliau memberi contoh bahwa membeli sesuatu tak harus selalu berpikir bahwa kita mesti mendapat barang sebagus-bagusnya dengan harga semurah-murahnya.

Apalagi bila si pembeli tahu, penjual barang adalah orang yang membutuhkan pertolongan. Artinya, membeli juga bisa berarti membantu.

Teladan ini barangkali relevan dengan keadaan kita sekarang, di tengah gemarnya orang berbelanja di minimarket milik segelintir pemodal besar, ketimbang warung tetangga yang menjadi sumber nafkah keluarga dan pendidikan anak-anaknya.

Atau bersikerasnya orang menawar harga sayuran di pedagang kecil yang bernilai ribuan namun di kesempatan lain menghabiskan puluhan ribu hingga ratusan ribu di restoran tanpa tawar-menawar atau merasa dirugikan.

Semoga kita bisa terus istiqomah beribadah dg penuh kesungguhan dan hanya berharap ridho Alloh.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

____________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Cerdik Pandai Pelatihan berpikir kreatif

Kecerdikan Yang Dianggap Bodoh

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Ketika seorang pengusaha sedang memotong rambutnya pada tukang cukur yang berdomisili tak jauh dari kantornya, mereka melihat ada seorang anak kecil berlari-lari dan melompat-lompat di depan mereka.

Tukang cukur berkata, “Itu Bejo, dia anak paling bodoh di dunia”

“Apa iya?” jawab pengusaha

Lalu tukang cukur memanggil si Bejo, ia lalu merogoh kantongnya dan mengeluarkan lembaran uang Rp. 1000 dan Rp. 500, lalu menyuruh Bejo memilih,

“Bejo, kamu boleh pilih & ambil salah satu uang ini, terserah kamu mau pilih yang mana, ayo nih!”

Bejo melihat ke tangan Tukang cukur dimana ada uang Rp. 1000 dan Rp. 500, lalu dengan cepat tangannya bergerak mengambil uang Rp. 500.

Tukang cukur dengan perasaan benar dan menang lalu berbalik kepada sang pengusaha dan berkata,

“Benar kan yang saya katakan tadi, Bejo itu memang anak terbodoh yang pernah saya temui. Sudah tak terhitung berapa kali saya lakukan tes seperti itu tadi dan ia selalu mengambil uang logam yang nilainya paling kecil.”

Setelah sang pengusaha selesai memotong rambutnya, di tengah perjalanan pulang dia bertemu dengan Bejo. Karena merasa penasaran dengan apa yang dia lihat sebelumnya, dia pun memanggil Bejo lalu bertanya,

“Bejo, tadi saya melihat sewaktu tukang cukur menawarkan uang lembaran Rp. 1000 dan Rp. 500, saya lihat kok yang kamu ambil uang yang Rp. 500, kenapa tak ambil yang Rp. 1000, nilainya kan lebih besar 2 kali lipat dari yang Rp. 500?”

Bejo pun berkata,

“Saya tidak akan dapat lagi Rp. 500 setiap hari, karena tukang cukur itu selalu penasaran kenapa saya tidak ambil yang seribu. Kalau saya ambil yang Rp. 1000, berarti permainannya akan selesai…”

PESAN MORAL…

Banyak orang yang merasa lebih pintar dibandingkan orang lain, sehingga mereka sering menganggap remeh orang lain. Ukuran kepintaran seseorang hanya Alloh Ta’ala Yang Maha Mengetahuinya. Alangkah bijaksananya kita jika tidak menganggap diri sendiri lebih pintar dari orang lain.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

_____________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍