• +62-8123070905
  • sejenakpagi.info@gmail.com

Sejenak Pagi

Pelatihan Soft skills, Coach Your Life

Silahkan semaumu, tapi…

✳✳✳✳✳✳✳✳✳✳✳
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sejenak Pagi:

Saudara dan sahabatku…
Hiduplah sebagaimana semaumu, tetapi ingat, bahwa engkau akan mati.

Cintailah siapa yang engkau sukai, namun ingat, engkau akan berpisah dengannya.

Dan berbuatlah seperti yang engkau kehendaki,
namun ingat, engkau pasti akan menerima balasannya nanti.

Kehidupan dunia ini hanyalah main-main dan senda gurau belaka.

Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa.

Maka tidakkah kamu memahaminya ?

Dalam QS. al-An’âm: 32

“Dan kehidupan dunia ini, hanyalah permainan dan senda gurau. Sedangkan negeri akhirat itu, sungguh lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Tidakkah kamu mengerti?”

Semoga kita sekeluarga senantiasa dijaga Alloh Ta’ala dalam setiap langkah dan dimudahkan untuk selalu berada dikebaikan

Tetap Semangat..!
Kejarlah dunia secukupnya. siapkan Akherat sepenuh jiwa raga.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Pendidikan karakter, bekerja keras untuk menjemput rezeki

SEMUT DAN REZEKI

🐜🐜🐜🐜🐜🐜🐜🐜🐜🐜

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

 

Suatu ketika, seekor semut tertangkap basah oleh Nabi Sulaiman tengah membawa dua ekor belalang. Ia melahap kedua ekor belalang dengan lahap.

Esok hari, Nabi Sulaiman memasukkan si semut tadi ke dalam sebuah kotak. Lalu Nabi Sulaiman memasukkan dua ekor belalang ke dalam kotak, sebagai bahan makanan si semut.

Namun Nabi Sulaiman kaget, karena si semut hanya memakan satu ekor belalang saja.
Nabi Sulaiman bertanya,

“Hai semut, mengapa kemarin kamu menghabiskan 2 ekor belalang, sementara sekarang hanya menghabiskan 1 ekor saja”.

Si semut menjawab,

“Kemarin, sebelum engkau masukkan aku ke dalam kotak, aku bebas dan PERCAYA bahwa Alloh PENJAMIN segala kebutuhan hidupku. Oleh karena itu, aku tak pernah khawatir menghabiskan kedua belalang, karena esok hari aku akan mendapatkan kembali. Sekarang setelah aku ada dalam kotak, aku tak yakin bahwa engkau akan menjamin hidupku. Maka aku habiskan hanya satu belalang saja, dan menyisakan 1 ekor lagi untuk esok hari.”

Wahai sdr dan sahabatku,
Kita hidup nyaman berada dalam kotak apapun itu, adalah musibah. Apalagi mempercayai bahwa si kotak merupakan sumber rezeki.

Kita harus yakin, ketika berada di luar kotak, rezeki itu seluas bumi dan langit. Asalkan kita mau berikhtiar sekuat semut dan mau beramal jama’i (kerja tim) sekokoh mereka. Karena tak ada rezeki yang didapat sendiri.

Subhanalloh..

Semoga kita bisa terus istiqomah beribadah dg penuh keikhlasan berharap ridho Alloh.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Bangkitlah, Jangalah bersedih dan mengeluh

PIKIRKAN SEBELUM MENGELUH

🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Sebelum mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang seseorang yg tidak punya apapun utk dia makan.

Sebelum mengeluh karena tidak punya apa2, pikirkan tentang seseorang yang harus meminta-minta di jalanan.

Sebelum mengeluh diri buruk, pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat terburuk didalam hidupnya.

Sebelum mengeluh tentang suami/istrimu, pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Alloh untuk diberikan teman hidup.

Hari ini sebelum mengeluh tentang hidupmu, pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.

Sebelum mengeluh tentang anak2mu, pikirkan tentang seseorang yg sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya belum mendapatkan.

Sebelum mengeluh tentang rumah yg kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, pikirkan tentang orang yg tinggal di jalanan (tuna wisma).

Sebelum mengeluh tentang jauhya telah menyetir, pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan kaki.

Dan…

Apabila Anda mengeluh tentang pekerjaan, pikirkanlah tentang orang2 yang pengangguran, orang2 cacat, orang2 yg tidak mampu & berharap mereka mempunyai pekerjaan sepertimu.

Sebelum menunjukan jari & menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yg tdk berdosa. Kita semua menjawab kepada Alloh Ta’ala.

Dan ketika sedang bersedih & hidupmu dalam kesusahan, tersenyum & mengucap syukurlah kpd Alloh Ta’ala bahwa sampai detik ini kamu masih diberi kehidupan.

Alhamdulillah hari Jum’at mari baca surat Al Kahfi, menperbanyak istighfar, sholawat, doa dan sodaqoh.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

___________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Pendidikan Karakter, membangun sikap rendah hati

Membangun Karakter: Sikap Rendah Hati

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Sehari-hari Albert Einstein menggunakan kereta api sebagai sarana transportasinya. Saat di stasiun, ia sering melihat seorang lelaki paruh baya yang selalu membawa buku-buku tebal di tangannya.

Einstein penasaran sekali dengan lelaki itu, tetapi ia ragu untuk menegur karena dari perilakunya sang lelaki nampak tidak bersosialisasi dengan orang lain.

Suatu hari kebetulan Einstein duduk di samping lelaki tersebut, maka ia tidak sia-siakan kesempatan ini.

“Maaf Tuan, saya lihat setiap hari Tuan membawa banyak buku. Apakah pekerjaan Tuan sebenarnya?”

Benar saja, lelaki itu tampak kurang suka ditegur orang tak dikenal. Dengan wajah ketus dan penuh keangkuhan ia menjawab,

“Saya adalah Doktor di bidang Fisika. Gelar saya adalah Ph.D. Bagaimana dengan Anda?”

“Saya hanya seorang pelajar Fisika, Tuan.”

Inilah yang disebut rendah hati. Meski Einstein sangat ahli di bidang mekanika kuantum, ia tetap menyebut dirinya sebagai pelajar. Bahkan seiring berjalan waktu, Einstein menemukan teori relativitas yang membuat namanya dikenal sebagai ilmuwan Fisika terbesar abad 20.

Di tanah air, juga terdapat kisah kerendahan hati yang lebih mempesona. Suatu siang seorang pemuda membawa banyak sekali koper memasuki gerbang Pondok Pesantren Lirboyo. Rupanya ia hendak menjadi santri baru, pantaslah barangnya cukup merepotkan.

Kebetulan ia melihat seorang tukang kebun yang sedang mengurus tanaman di halaman pondok, maka dengan santun pemuda itu menyapa sang tukang kebun,

“Maaf Pak, apa tidak merepotkan kalau saya minta tolong?”

“Boleh Mas, apa yang bisa saya bantu?”

“Kalau berkenan, tolong bantu membawa sebagian koper saya Pak ke kamar santri baru.”

“Baik Mas, mari saya bantu bawakan.”

Tanpa perasaan sungkan barang-barang itu dibawakan sampai ke dalam. Pemandangan itu mengejutkan para santri lama yang menyaksikannya. Belakangan si pemuda baru mengetahui bahwa orang yang ia sangka tukang kebun tersebut ternyata Kyai Abdul Karim, pengasuh pondok pesantren itu sendiri.

Tampak benar bagaimana tawadhu seorang ulama besar yang tidak malu-malu membantu dan melayani para pelajar yang datang hendak menuntut ilmu. Kyai Abdul Karim wafat tahun 1954 dan cerita di atas hanya goresan kecil dari lautan kerendahan hati dalam kehidupan beliau.

Dalam hadist riwayat Al-Imam Ahmad, sahabat bertanya pada Ibunda Aisyah apakah yang dilakukan Rasulullkh shallallahu alaihi wasallam kalau sedang berada di rumah. Maka Ibunda menjawab,

“Rasululloh shallallahu alaihi wasallam melakukan seperti apa yang dilakukan kalian jika sedang membantu istrinya. Rasululloh shallallahu alaihi wasallam menambal sendiri sandalnya, menjahit bajunya dan mengangkat air menggunakan ember.”

Ya Rabbi, adakah keteladanan yang lebih indah melebihi akhlak seperti yang diperlihatkan manusia yang paling mulia di seluruh alam ini?

Maka jagalah selalu sifat rendah hati dalam diri kita ini. Hindari sejauh-jauhnya sifat merasa sudah pandai, merasa sudah sukses, dan merasa tidak pantas melakukan sebagian pekerjaan karena memandang diri sendiri yang sudah mulia dan terhormat.

Semoga kita terus berusaha utk bisa rendah hati, senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

___________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊

Etika berdagang, bisnis dengan cara Islami

TRANSAKSI JUAL BELI YANG ANEH

🍇🍇🍇🍇🍇🍇🍇🍇🍇🍇

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sejenak Pagi:

Imam Abu Hanifah suatu hari kedatangan seorang perempuan yang membawa pakaian sutra di tangannya.

Perempuan ini berniat menjual kain mewah tersebut kepadanya.

“Berapa harganya?,” tanya Imam Abu Hanifah.

“Seratus dirham.”

“Tidak. Nilai barang ini lebih dari seratus dirham.”

Keruan saja si perempuan heran. Lazimnya pembeli selalu menawar barang dagangan dengan harga lebih murah. Tapi yang dilakukan ulama besar itu aneh.

Perempuan itu pun melipatgandaan harganya menjadi empat ratus dirham.

“Bagaimana bila barang itu lebih mahal lagi?” tanya Abu Hanifah.

“Anda bercanda?” perempuan tersebut tercengang.

“Datangkanlah seseorang untuk menaksir harganya!” Kata Abu Hanifah.

Perempuan itu akhirnya menghadirkan seorang laki-laki yang biasa menjual kain. Kata si laki-laki,

“Pakaian sutra ini seharga lima ratus dirham.”

Maka Imam Abu Hanifah membayarnya kontan dengan harga lima ratus dirham.

Beliau paham, perempuan tersebut menjual sutranya karena sedang sangat membutuhkan uang.

Apa yang dilakukan Imam Abu Hanifah adalah di luar logika umum tentang untung-rugi dalam sudut pandang materi.

Sang imam sebenarnya punya kesempatan untuk memanfaatkan keluguan perempuan tersebut, lalu meraup keuntungan yang melimpah.

Namun, budi pekertinya yang luhur membuatnya bersih dari “nalar eksploitatif” semacam itu.

Beliau memberi contoh bahwa membeli sesuatu tak harus selalu berpikir bahwa kita mesti mendapat barang sebagus-bagusnya dengan harga semurah-murahnya.

Apalagi bila si pembeli tahu, penjual barang adalah orang yang membutuhkan pertolongan. Artinya, membeli juga bisa berarti membantu.

Teladan ini barangkali relevan dengan keadaan kita sekarang, di tengah gemarnya orang berbelanja di minimarket milik segelintir pemodal besar, ketimbang warung tetangga yang menjadi sumber nafkah keluarga dan pendidikan anak-anaknya.

Atau bersikerasnya orang menawar harga sayuran di pedagang kecil yang bernilai ribuan namun di kesempatan lain menghabiskan puluhan ribu hingga ratusan ribu di restoran tanpa tawar-menawar atau merasa dirugikan.

Semoga kita bisa terus istiqomah beribadah dg penuh kesungguhan dan hanya berharap ridho Alloh.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

____________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Pelatihan Soft skills, bersyukur dan merasa cukup

Kapan Kita Bisa Berkata “Cukup”?

🔅🔅🔅🔅🔅🔅🔅🔅🔅🔅🔅

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Alkisah, seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib. Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya. Mata air itu bisa membuat si petani menjadi kaya raya seberapapun yang diinginkannya, sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti bila si petani mengucapkan kata “cukup”….

Seketika si petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di depan hidungnya. Diambilnya beberapa ember untuk menampung uang kaget itu. Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubug mungilnya untuk disimpan disana. Kucuran uang terus mengalir sementara si petani mengisi semua karungnya, seluruh tempayannya, bahkan mengisi penuh rumahnya. Masih kurang! Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya. Belum cukup, dia membiarkan mata air itu terus mengalir hingga akhirnya petani itu mati tertimbun bersama ketamakannya karena dia tak pernah bisa berkata “cukup”.

Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata “cukup”.

Kapankah kita bisa berkata cukup? Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya. Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih dibawah target.

Istri mengeluh suaminya kurang perhatian.
Suami berpendapat istrinya kurang pengertian.
Anak-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati.
Suami istri mengeluh gaji tidak cukup.

Pedagang mengeluh dagangan sepi, kurang pembeli dlsb.
Semua merasa kurang dan kurang.
Kapankah kita bisa berkata cukup?

“Cukup” bukanlah soal berapa jumlahnya.
“Cukup” adalah persoalan kepuasan hati.
“Cukup” hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri.

Tak perlu takut berkata cukup.
Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya.

“Cukup” jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri. Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan. Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulit berkata cukup.

Mari kita sama-sama belajar untuk mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini. Yang ada disyukuri, yang belum ada kita USAHAKAN dan berdoa.

Yang ada dioptimalkan, yang belum ada dikejar dengan potensi diri dan yakin bahwa Alloh sangat mencintai mereka yang berdoa, berusaha, bertaqwa dan bertawakal hanya kepada Alloh.  Bersama Alloh tidak ada yang tidak mungkin, selamat beraktifitas, semoga kita semua senantiasa sukses dalam segala hal yang diridhoi ALLOH Ta’ala.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

__________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Pendidikan karakter menjadi pribadi yakin dan optimis

Yakin dan Optimis

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Kucing suka makan ikan tapi tak bisa berenang. Ikan suka makan cacing tapi tak bisa ke darat…

Proses untuk kucing dan ikan dapat makanan mereka ialah proses kehidupan…

Kehidupan tak mengajarkan kucing pandai berenang baru dapat ikan…

Begitu juga tak mengajarkan ikan supaya pandai ke darat baru dapat cacing…

Kehidupan mengajar kucing dan ikan untuk berusaha.

Namun bukan yakin pada usaha semata-mata…

Jika yakin pada usaha semata mata, niscaya kucing dan ikan akan merasa putus asa untuk memperoleh makanan mereka…

Justru, karena keyakinan mereka…?

Pastinya, Rezeki Alloh yang kasih

Belajar yakin pada Alloh….

Semoga kita bisa terus istiqomah beribadah dg penuh keikhlasan berharap ridho Alloh.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

_______________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Manusia, akhlak dan pendidikan karakter

MANUSIA …… MANUSIA

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sejenak Pagi:

Manusia hanyalah pengendara diatas punggung usianya.

Digulung hari demi hari, bulan & tahun tanpa terasa Nafas kita terus berjalan, setia menuntun kita ke pintu kematian. Sebenarnya dunialah yg kita jauhi & liang kuburlah yg kita dekati.

Satu hari berlalu, berarti satu hari berkurang umur kita. Umur kita yg tersisa di hari ini sungguh tdk ternilai harganya, sebab esok hari belum tentu jadi bagian dari diri kita.

Krn itu, jika satu hari berlalu tapi tiada pahala & keyakinan kita yg bertambah, apalah arti hidup kita dimata Alloh.

Dalam setiap lelah, Alloh memberikan sandaran. Dalam setiap kelemahan Alloh kekuatan.
Dalam setiap kesulitan Alloh pengharapan. Dalam setiap doa Alloh memberikan jawaban.

Segalanya menjadi sangat mungkin jika kita selalu bersama Alloh. Selamat beraktifitas, Bersama Alloh pasti bisa, bersama Alloh pasti ada solusinya.

Hari Jum’at hadir kembali mari membaca surat Al Kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat dan sodaqoh.

Semoga kita bisa terus istiqomah beribadah dg penuh keikhlasan berharap ridho Alloh.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

____________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Soft skills, Karakter positif dan berprasangka baik

GURINDAM 12 PASAL 7

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sejenak Pagi:

Apabila banyak berkata-kata,
Di situlah jalan masuk dusta.
Apabila banyak berlebih-lebihan suka,
Itulah tanda hampirkan duka.
Apabila kita kurang siasat,
Itulah tanda pekerjaan hendak sesat.
Apabila anak tidak dilatih,
Jika besar bapanya letih.
Apabila banyak mencela orang,
Itulah tanda dirinya kurang.
Apabila orang yang banyak tidur,
Sia-sia sahajalah umur.
Apabila mendengar akan khabar,
Menerimanya itu hendaklah sabar.
Apabila menengar akan aduan,
Membicarakannya itu hendaklah cemburuan.
Apabila perkataan yang lemah-lembut,
Lekaslah segala orang mengikut.
Apabila perkataan yang amat kasar,
Lekaslah orang sekalian gusar.
Apabila pekerjaan yang amat benar,
Tidak boleh orang berbuat honar.

(karya: Raja Ali Haji)

Karya tulis, karya seni dan karya karya lain anak bangsa Indonesia sangat luar biasa.
Adakah yg ingat gurindam 12 diatas, bisakah diambil hikmahnya?
Siapakah yg akan mempraktekkan petuahnya?
Siapakah yg menghargainya?

Gurindam dua belas pasal 7, sangat sarat dengan petuah2 utk kita semua, namun hanya sedikit yg membaca, apalagi yg memahami dan mengamalkan.

Sedangkan firman Alloh Ta’ala dan sabda Rasululloh.SAW ada yg berani mengingkari.
Astaghfirulloh….
Ya Alloh ampuni kami, keluarga, saudara, sahabat, pemimpin dan bangsa kami yg mulai lalai dengan perintah dan larangan-Mu.

Hari Jum’at hadir kembali mari membaca Al kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat dan sodaqoh.

Semoga kita bisa terus istiqomah beribadah dg penuh keikhlasan berharap ridho Alloh.

Semoga kita bisa menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

_____________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Pelatihan Membangun Mental Juara dan Pendidikan Karakter

PEMENANG KEHIDUPAN

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sejenak Pagi:

Suatu hari, dua org sahabat menghampiri sebuah lapak untuk membeli buku dan majalah. Penjualnya ternyata melayani dengan buruk. Mukanya pun cemberut.

Orang pertama jelas jengkel menerima layanan seperti itu.

Yang mengherankan, orang kedua tetap enjoy, bahkan BERSIKAP SOPAN kepada penjual itu.

Lantas orang pertama itu bertanya kepada sahabatnya, “Hei….kenapa kamu bersikap sopan kepada penjual yang menyebalkan itu?”

Sahabatnya menjawab, “Lho, kenapa aku harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak? KITALAH SANG PENENTU ATAS KEHIDUPAN KITA, bukan orang lain.”

“Tapi dia melayani kita dengan buruk sekali,” bantah orang pertama. Ia masih merasa jengkel.

“Ya, itu masalah dia. Dia mau bad mood, tidak sopan, melayani dengan buruk, dan lainnya, toh itu enggak ada kaitannya dengan kita.
Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi hidup kita. Padahal KITALAH YANG BERTANGGUNG JAWAB ATAS DIRI SENDIRI.”

Memang seringkali…….,
tindakan kita kerap dipengaruhi oleh tindakan orang lain kepada kita. Kalau mereka melakukan hal yang buruk, kita akan membalasnya dengan hal yang lebih buruk lagi.

Kalau mereka tidak sopan, kita akan lebih tidak sopan lagi.
Kalau orang lain pelit terhadap kita, kita yang semula pemurah tiba-tiba jadi sedemikian pelit kalau harus berurusan dengan orang itu.

Mari kita renungkan….
Mengapa tindakan kita harus dipengaruhi oleh orang lain? Mengapa untuk berbuat baik saja, kita harus menunggu diperlakukan dengan baik oleh orang lain dulu?

JAGA SUASANA HATI.
jangan biarkan sikap buruk orang lain kepada kita menentukan cara kita bertindak!

Pilih untuk tetap berbuat baik, sekalipun menerima hal yang tidak baik.

“PEMENANG KEHIDUPAN” adalah

⭐ Orang yang tetap sejuk di tempat yang panas,

⭐ Yang tetap manis di tempat yang sangat pahit,

⭐ Yang tetap merasa kecil meskipun telah menjadi besar,

⭐ Serta yang tetap tenang di tengah badai yang paling hebat….

⭐ Yang selalu bersyukur atas nikmat-Nya

⭐ Yang selalu ikhlas dalam ibadah

⭐ Dan yang selalu sabar disetiap cobaan dan ujian-Nya.

Semangat Beraktifitas ……
Semangat Menggapai Ridho ILAHI
Semoga kita menjadi salah satu pemenang kehidupan …

Semoga kita bisa terus istiqomah senantiasa bertutur, berfikir dan berbuat yg baik, beribadah dg penuh keikhlasan berharap ridho Alloh.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

____________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍