• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Ditinggal saudara dan sahabat (covid-19)

Ditinggal saudara dan sahabat (covid-19)

😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Ditinggap Saudara dan Sahabat

Semoga di pagi hari yang indah ini kita semua dalam keadaan sehat. Semoga pula kesuksesan hidup senantiasa mengiringi hari-hari anda bersama keluarga tercinta. Keluarga yang sakinah dan mawaddah. Keluarga yang di dalamnya ada cinta dan kasih sayang sampai akhir menutup mata.

Secara beruntun saya, saudara, sahabatku di Persyada Al Haromain ditinggal org² pilihan,
🔹seorg guru al qur’an yg bersahaja dan tawadu 😭
🔹seorg desainer majalah al haromain 😭
🔹seorg penghidmah yg loman (begitu Abi Ihya datang dari Makkah, tempat tinggalnya disediakan utk berdakwah Abi di Surabaya) 😭
🔹seorg sekjen Persyadha yg tidak kenal lelah berdakwah, di MUI dan kegiatan sosial lainnya sejak mhs di UKKI UNAIR hingga hembusan nafas terakhir. 😭

Saya bersaksi 4 saudara dan sahabatku ini org² yg baik, pantang menyerah, totalitas dan ikhlas.
Semoga diampuni dosa²nya, diterima amal ibadahnya dan insyaa Alloh meninggal Husnul Khotimah, aamiin

PERSYADHA BERGABUNG DITINGGAL KADERNYA YANG LUAR BIASA

Kematian pasti akan datang menghampiri kita. Cepat atau lambat.Tak bisa ditunda barang sekejabpun. Bila takdir sudah dituliskan oleh sang Maha Kuasa, siapapun ia tak bisa menolaknya.

Tak ada satupun manusia di dunia ini yang dapat menghindarinya. Kematian pasti akan kita alami. Baik dalam keadaan sehat maupun dalam keadaan sakit.

Hanya saja, tak satupun dari kita tahu kapan saatnya akan mati. Sebab kematian adalah rahasia Allah yang sampai saat ini manusia belum bisa mengungkapkannya. Kalaulah ada manusia yang tahu akan mati besok, pastilah ia akan berusaha menghadap TuhanNya dengan kematian yang baik. Kematian yang suasananya sangat terbalik ketika dia lahir ke dunia.

Ingatkah anda pada saat dilahirkan? Anda menangis dan mereka yang melihat anda muncul ke dunia yang fana ini tersenyum dan bergembira. Mereka bahagia menyambut kedatangan manusia baru dan diberinya nama dengan nama yang bagus.

Pada saat anda mati, bila anda berbuat baik, maka suasana di sekitar anda akan merasakan kesedihan yang mendalam. Tak satupun orang yang tersenyum dan tertawa. Semua sedih dan menangis. Derai air mata mengiringi detik-detik kepergian anda meninggalkan dunia yang fana ini. Kita pun sangat kehilangan manusia yang telah banyak berbuat kebaikan untuk manusia lainnya.

Saudara dan Sahabatku…

Apa alasan kita untuk tidak beribadah (minimal sholat) beramal (suka memberi/loman) padahal setiap jiwa pasti akan merasakan mati?

Apakah karena melihat bahwa diri kita dapat meloloskan diri dari maut?

Tidakkah kita mendengar firman Alloh Ta’ala:
“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, meskipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.”
(QS. An Nisaa’: 78)

Atau apakah karena kita merasa yakin bahwa kematian masih jauh?

Tidakkah kita menyaksikan bahwa maut datang tanpa melihat orang yang dijemput; masih muda atau sudah tua, anak kecil atau orang dewasa, orang yang sakit atau yang sehat!

Apakah termasuk hal yang mustahil jika ternyata besoknya atau lusanya atau pekan depan atau bulan depan maut datang menjemput kita?

Tentu tidak mustahil. Dan bukankah Alloh Ta’ala berfirman,
“Tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tidak seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati.”
(QS. Luqman: 34)

Alhamdulillah hari jum’at, mari membaca al kahfi, perbanyak istighfar, sholawat, doa dan sodaqoh.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
😊❤👍

firdaus

Leave a Reply