• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

HENDAKNYA ADA WAKTU KHUSUS UNTUK MUHASABAH

HENDAKNYA ADA WAKTU KHUSUS UNTUK MUHASABAH

๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ
ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู
Sejenak Pagi:
*HENDAKNYA ADA WAKTU KHUSUS UNTUK MUHASABAH*

Ibnu Taimiyah rahimahulloh berkata,
“Hendaklah seorang hamba memiliki waktu-waktu khusus menyendiri untuk berdoa, shalat, merenung, muhasabah dan memperbaiki hatinya”.

๐Ÿ”นSuatu organisasi atau lembaga perlu ada rapat rutin untuk EVALUASI, baik itu rapat pekanan, bulanan atau tahunan. Dalam rapat tersebut dibahas:

โž–Masalah dan problem kemudian dicarikan solusinya
โž–Keunggulan dan kemajuan kemudian dipertahankan dan ditingkatkan
โž–Apakah jalannya masih sesuai dengan tujuan awal dan pedoman organisasi

๐Ÿ”นMaka demikian juga dengan seorang hamba, ia harus punya waktu-waktu khusus untuk menyendiri, hanya berdua dengan Rabb-nya. Tidak ada manusia bersamanya dan jauh dari hiruk pikuk jenuhnya dunia dan dalam, ketenangan pikiran bisa jadi:

โž–Disepertiga akhir malam
โž–Sebelum tidur
โž–Di waktu dhuha

Hendaknya dia EVALUASI/MUHASABAH:
โž–Apa hakikat hidup dan penciptaan dia di dunia
โž–Ke mana ia akan kembali setelah kematian
โž–Sampai kapan ia terus tamak mengejar dunia sampai akhirat dilupakan
โž–Sudah sampai mana bekal yang ia siapkan untuk kampung abadi akhirat kelak
โž–Bagaimana jika ia tiba-tiba meninggal, siapkah?
โž–Apa kekurangan dirinya sehingga ia bisa perbaiki
โž–Apakah akhlaknya sudah bagus atau ia dijauhi oleh manusia karena akhlaknya yang buruk
โž–Apakah ia sudah mempelajari agama sebagai jalan utama masuk surga dan dijauhkan dari neraka
โž–Apakah teman-temannya orang baik-baik atau tidak, karena seseorang akan dikumpulkan di akhirat bersama kawan-kawannya

๐Ÿ”นSiapakah orang yang cerdas?
orang yang menyiapkan masa depan.
Masa depan yang paling depan bukanlah usia tua tetapi akhirat.

๐Ÿ“– Rasululloh shallallahuโ€™alaihi wasallam bersabda,
โ€œOrang yang pandai itu ialah, orang yang mampu MENGEVALUASI dirinya dan beramal (mencurahkan semua potensi) untuk kepentingan SETELAH MATI. Sedangkan orang yang lemah ialah, orang yang mengikuti hawa nafsunya kemudian berangan-angan kosong kepada Alloh.โ€
[HR.Tirmidzi]

๐Ÿ”นSebagaimana organisasi dan perusahaan melakukan evaluasi untuk menghadapi hari ESOK yang lebih baik, demikian juga seorang muslim MUHASABAH untuk hari esok yang lebih baik

๐Ÿ“– Alloh Ta’ala Berfirman,
*“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Alloh dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari ESOK (akhirat); dan bertakwalah kepada Alloh, sesungguhnya Alloh Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”*
[QS. al-Hasyr/59:18].

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘

Hasbi Maula

Leave a Reply