• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

KEMULIAAN DIRI

KEMULIAAN DIRI

๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท
ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู
Sejenak Pagi
KEMULIAAN DIRI

Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam mengajarkan kita tentang tiga kunci agar kita meraih derajat mulia, yaitu dengan banyak bersedekah, selalu memaafkan, dan rendah hati pada sesama.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Tiada berkurang harta karena sedekah. Alloh pasti akan menambah kemuliaan orang yang suka memaafkan, dan seseorang yang selalu merendahkan diri karena Alloh, pasti Alloh akan mengangkat derajatnya,”
(HR Muslim).

Memang hal itu tidak mudah, tapi berusahalah untuk diterapkan dalam keseharian. Membantu orang lain baik dalam kondisi kita sedang lapang atau sempit, membuat hidup ini diselimuti kebahagiaan.

Rasululloh sholallohu ‘alaihi wasallam menyatakan,
“Manusia yang paling dicintai Alloh adalah dia yang memberi manfaat kepada sesamanya. Amal perbuatan yang paling dicintai Alloh adalah memberi kebahagiaan kepada sesama Muslim dan menghiburnya saat dia dilanda kesusahan, atau meringankannya saat dia dililit utang, atau memberinya makanan saat dia merasakan lapar. Karena, aku lebih menyukai berjalan bersama seorang Muslim yang berbagi dengan orang yang sedang membutuhkan, daripada melakukan iktikaf di masjid selama satu bulan penuh,”
(HR at-Thabrani).

Sementara itu, memaafkan membuat jiwa menjadi tenang. Senyum merekah, lepas bebas tanpa beban berat yang berbatas. Tak akan ada dendam yang membakar jiwa. Ingatlah, kebencian membuat hidup dikuasai dosa. Dengki membakar kebaikan, kesumat menjadikan hati menjadi keji.

Mengapa kita harus selalu rendah hati? Ingatlah kita tidak dapat hidup sendiri. Selalu ada peran orang lain agar roda kehidupan terus berjalan. Disadari atau tidak, semua yang dinikmati dan diraih saat ini pasti dalam prosesnya ada campur tangan orang lain.

Saling membutuhkan dan berbagi peranlah dalam kehidupan. Menjaga hubungan baik dengan sesama menjadi kewajiban. Berfokuslah pada upaya menempa diri agar lebih baik. Tak perlu fokus menilai orang lain, hingga lupa dengan diri kita sendiri, perbanyaklah introspeksi.

Di atas itu semua, capaian sukses yang diraih saat ini, sejatinya adalah karunia Alloh Ta’ala. Alloh Ta’ala berfirman:

“Dan, janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Alloh tidak menyukai orang-orang sombong lagi membanggakan diri,”
(QS Luqman:18).

Kesuksesan seorang atasan, tak lepas dari kontribusi bawahan nya. Demikian pula sebaliknya, bawahan tumbuh berkembang atas dukungan atasan. Maka, sudah sepatutnya untuk saling menguat kan, membantu, dan membesarkan.

Hidup ini usianya sebentar maka jangan diisi oleh sikap arogan. Rendah hati tak membuat kita kurang dihormati. Alloh Ta’ala berfirman:

“Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan, kesudahan yang baik itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa,”
(QS al-Qashash: 83).

Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Di beri Kekuatan Iman dan ketaqwaan. Istiqomah dalam kebaikan.
Menjadi hamba yang Bahagia dan bersyukur selalu.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
IG: sejenakpagi.official
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘

firdaus

Leave a Reply