• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

KITA BUTUH ALLOH TA’ALA

KITA BUTUH ALLOH TA’ALA

๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น
ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู
Sejenak Pagi:
*Kita butuh Alloh Ta’ala*

Di saat kesulitan melanda, di saat hati telah merasa putus asa, yang diharap hanyalah pertolongan Alloh Ta’ala. Hamba hanyalah seorang yang fakir. Sedangkan Alloh Ta’ala adalah Al Ghoniy, Yang Maha Kaya, yang tidak butuh pada segala sesuatu. Bahkan Alloh-lah tempat bergantung seluruh makhluk.

Alloh Taโ€™ala berfirman,
*โ€œHai manusia, kamulah yang sangat butuh kepada Alloh; dan Alloh Dialah yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.โ€*
(QS. Fathir: 15)

Dalam ayat yang mulia ini, Alloh Taโ€™ala menerangkan bahwa Dia itu Maha Kaya, tidak butuh sama sekali pada selain Dia. Bahkan seluruh makhluklah yang sangat butuh pada-Nya. Seluruh makhluk-lah yang merendahkan diri di hadapan-Nya.

Ibnu Katsir rahimahulloh berkata, โ€œSeluruh makhluk amat butuh pada Alloh Ta’ala dalam setiap aktivitasnya, bahkan dalam diam mereka sekali pun. Secara dzat, Alloh Ta’ala sungguh tidak butuh pada mereka. Oleh karena itu, Alloh Ta’ala katakan bahwa Dialah yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji, yaitu Alloh-lah yang bersendirian, tidak butuh pada makhluk-Nya, tidak ada sekutu bagi-Nya. Alloh Ta’ala sungguh Maha Terpuji pada apa yang Dia perbuat dan katakan, juga pada apa yang Dia takdirkan dan syariโ€™atkan.

Seluruh makhluk sungguh sangat butuh pada Alloh Ta’ala dalam berbagai hal.

Makhluk masih bisa terus hidup, itu karena karunia Alloh Ta’ala.

Anggota badan mereka begitu kuat untuk menjalani aktivitas, itu pun karena pemberian Alloh Ta’ala.

Mereka bisa mendapatkan makanan, rizki, nikmat lahir dan batin, itu pun karena kebaikan yang Alloh Ta’ala beri.

Mereka bisa selamat dari berbagai musibah, kesulitan dan kesengsaraan, itu pun karena Alloh Ta’ala yang menghilangkan itu semua.

Alloh-lah yang memberikan mereka petunjuk dengan berbagai hal sehingga mereka pun bisa selamat.

Jadi, makhluk amatlah butuh pada Alloh Ta’ala dalam penghambaan kepada-Nya, cinta kepada-Nya, ibadah kepada-Nya, dan mengikhlaskan ibadah kepada-Nya. Seandainya mereka tidak melakukan penghambaan semacam ini, niscaya mereka akan hancur, serta ruh, hati, dan kondisi mereka pun akan binasa.

Di antara bentuk ghina Alloh Ta’ala (tidak butuh pada makluk-Nya) adalah Alloh Ta’ala tidak butuh pada ketaatan yang dilakukan oleh orang yang taat. Tidak memudhorotkan Alloh Ta’ala sama sekali jika hamba berbuat maksiat. Jika seluruh makhluk yang ada di muka bumi ini beriman, tidak akan menambah kerajaan-Nya sedikit pun juga. Begitu pula jika seluruh makhluk yang ada di muka bumi kafir, tidak pula mengurangi kerajaan-Nya sedikit pun.

Alloh Taโ€™ala berfirman,
*“Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya Dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendir. Dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Rabbku Maha Kaya lagi Maha Mulia.โ€*
(QS. An Naml: 40)

*“Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Alloh benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.โ€*
(QS. Al โ€˜Ankabut: 6)

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘

Hasbi Maula

Leave a Reply