• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

MENSYUKURI KENIKMATAN SEBELUM DIAMBIL

MENSYUKURI KENIKMATAN SEBELUM DIAMBIL

๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น
ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู
Sejenak Pagi:

Apa yg terjadi hari ini dg covid 19, merupakan pengingat buat kita semua. Sudahkah kita mensyukurinya thd apa yg kita miliki saat ini sebelum adanya virus ini.
Sudah berapa banyakbyg kehilangan suami, istri, ortu, anak, teman sekerja, saudara dan sahabat.

Ada dua nikmat yang sering dilalaikan manusia.
Yaitu, nikmat kesehatan dan waktu longgar. Keduanya baru bisa diketahui nilai kenikmatannya ketika Alloh Ta’ala mengambilnya dari seseorang.

Untuk itu kita harus menyadari semua nikmat yang telah diberikan Alloh Ta’ala dengan sikap bersyukur dan tidak menyia-nyiakannya.
Alloh Ta’ala telah menjanjikan barang siapa yang bersyukur atas nikmatnya maka akan ditambah nikmat padanya.

Namun, Alloh Ta’ala juga mengingatkan bahwa siapa pun yang tidak beryukur, maka adzab-Nya amatlah berat. Adzab atas lalainya kita pada nikmat pemberian Alloh Ta’ala tidak hanya terjadi di akhirat tapi juga di dunia. Berdoalah kepada Alloh Ta’ala agar dilindungi dari diambilnya sesuatu nikmat setelah diberi.

Jika Alloh Ta’alavmemberikan nikmat berupa kenikmatan zahir, maka bersedekahlah sebagai bagian dari rasa syukur. Di samping itu juga sebagai bukti bahwa kita menyadari betul bahwa segala yang kita memiliki sesungguhnya datang dari Alloh Ta’ala. Karena jika kita tidak bersyukur atau tidak amanah atas pemberian Alloh Ta’ala, maka Alloh Ta’alavpula yang akan mengambilnya.

Kenikmatan batin pun harus senantiasa disadari dan disyukuri. Alloh Ta’alalah meringankan kita untuk beribadah, tawadduโ€™, khusuk dan senang beramal. Jika itu semua tidak disyukuri, maka Alloh Ta’ala tidak akan tambah nikmat batin tersebut. Bahkan, jika seseorang merasa kenikmatan batin itu datang dari dirinya sendiri, Alloh Ta’ala bisa saja mencabut nikmat batin tersebut.

Perlu kita ingat bahwa biasanya nikmat yang diambil sangat jarang kembali lagi kecuali atas izin Alloh Ta’ala. Karenanya, pintar-pintarlah menyadari kenikmatan dan bersyukur atas pemberian itu kepada Alloh Ta’ala.

Beryukur dapat dilakukan dengan hati. Yaitu, dengan meyakini bahwa segala nikmat itu adalah pemberian Alloh Ta’ala. Bersyukur secara lisan dengan mengucapkan hamdalah. Dan beryukur dengan seluruh tubuh melalui selalu menahan diri untuk tidak menyebarkan aib orang lain yang diketahui melalui indra. Wallahuaโ€™alam bishawab

Semoga Alloh Ta’ala senantiasa membimbing Kita Untuk Selalu dalam kebaikan dan kebahagiaan hidup.

Semoga kita terus istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘

pagi100

Leave a Reply