• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Seorang Kakek dan Sepeda Motornya

Inspirasi, renungan & motivasi penggerak semangat hidup

Seorang Kakek dan Sepeda Motornya

๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ

ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู

Sejenak Pagi:

Cerita ini tentang seorang kakek yang motornya sedang diparkirkan di sebuah tempat parkir. Ketika kakek tersebut hendak mengambil kendaraannya ia kemudian didekati oleh seorang petugas.

“Maaf Pak, parkir motornya dua ribu.”

“Sebentar ya,” si kakek merogoh saku celananya , “berapa tadi?”

“Dua ribu Pak.”

Sang kakek akhirnya menemukan uang yang dicari, kemudian selembar dua ribuan itu diberikan kepada si tukang parkir, tetapi wajahnya tiba-tiba berubah menjadi pucat.

“Maaf Pak, ada apa dengan uang ini? Apa Bapak tidak punya uang lagi? Tidak apa-apa Pak tak perlu bayar lagi jika begitu.”

“Bukan. Bukan. Saya mendadak teringat kepada dosa-dosa saya sendiri,”

“Maksudnya Pak?”

“Ini lihatlah, motor saya hanya singgah sebentar di sini, lalu dijaga dan diawasi baik-baik agar tidak hilang, saya harus membayar biaya parkirnya,” sejenak ia menghela napas dan binar matanya mulai basah.

“Lalu bagaimana dengan diri saya ini? Bukankah dunia juga hanya tempat singgah? Saya sudah lama singgah di dunia ini dan Alloh menjaga dan mengawasi saya sehingga sampai hari ini saya masih sehat. Lalu mengapa saya tidak pernah membayarnya kepada Alloh?”

Akhirnya tumpah juga air matanya meleleh ke pipi. Sang kakek benar-benar tersentuh dengan kejadian ini.

“Saya menyesal sekarang. Sejak dulu saya jauh dari ibadah kepada Alloh Ta’ala, padahal Alloh Ta’ala yang selama ini memberi penjagaan sebaik-baiknya kepada saya. Ya Alloh, saya bertaubat kepadaMu.”

“Sesungguhnya perumpamaanku dan perumpamaan dunia ini ialah seperti pengendara yang berteduh di bawah pohon, ia singgah (sesaat) kemudian meninggalkannya.”
(HR. Ahmad, Tirmidzi)

Awal tahun baru 2020 dstnya, mari perkecil berbuat negatif, memperbanyak bertutur, berfikir dan berbuat positif.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita sesuai perintah Alloh Ta’ala dan menjauhi laranganNya, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

_________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘

Hasbi Maula

Leave a Reply