• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Mujahadatul Linafsihi (2)

Mujahadatul Linafsihi (2)

๐Ÿฅ€๐Ÿฅ€๐Ÿฅ€๐Ÿฅ€๐Ÿฅ€๐Ÿฅ€๐Ÿฅ€๐Ÿฅ€๐Ÿฅ€๐Ÿฅ€๐Ÿฅ€
ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู
Sejenak Pagi:
Mujahadatul Linafsihi (2)

Ali bin Abi Thalib berkata: โ€œPertama yang kalian akan kehilangan dari agama kalian adalah jihad dalam memerangi hawa nafsu kalianโ€

Diantara nafsu-nafsu yang harus diperangi adalah :

-Nafsu marah
-Nafsu tidur berlebihan
-Nafsu makan berlebihan
-Nafsu belanja
-Nafsu melalaikan waktu
-Nafsu terhadap harta
-Nafsu terhadap lawan jenis

Manusia dalam pertarungannya melawan hawa nafsu dibagi menjadi dua golongan:

  1. Golongan yang terkalahkan oleh hawa nafsu

Maka ia condong ke bumi dan cenderung kepada dunia, mereka itulah orang-orang kafir dan orang-orang yang mengikuti jejak orang-orang yang lupa kepada Alloh Ta’ala, maka Alloh Ta’ala membuat mereka lupa kepada diri mereka sendiri.

โ€œMaka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Alloh membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan Alloh telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Alloh (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?โ€
(Q.S Al-Jaatsiyah: 23)

  1. Golongan yang berjuang melawan hawa nafsu.

Kadang-kadang mereka menang dan kalah. Ketika mereka melakukan kesalahan, segera mereka bertaubat. Ketika mereka berbuat kemaksiatan kepada Alloh Ta’ala, mereka menyesalinya dan segera memohon ampunan-Nya.

โ€œDan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Alloh, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Alloh? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.โ€
(Q.S Ali-Imran: 135)

Merekalah orang-orang yang diisyaratkan oleh Rasululloh ๏ทบ dengan sabdanya:
โ€œSetiap anak Adam, melakukan kesalahan. Dan sebaik-baik orang yang melakukan kesalahan adalah orang yang bertaubat.โ€
(H.R Ahmad-At-Tirmidzi).

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘

Hasbi Maula

Leave a Reply