• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

PERISTIWA PENTING DI BULAN SYA’BAN

PERISTIWA PENTING DI BULAN SYA’BAN

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Dalam kitab Ma Dza fi Sya’ban? karya Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki menyebutkan tiga peristiwa penting yang berimbas pada kehidupan beragama seorang Muslim.

1️⃣Peralihan Kiblat

Peralihan kiblat dari Masjidil Aqsha ke Masjidil Haram terjadi pada bulan Sya’ban.
Menurut Al-Qurthubi ketika menafsirkan Surat Al-Baqarah ayat 144
dalam kitab Al-Jami’ li Ahkāmil Qur’an dengan mengutip pendapat
Abu Hatim Al-Basti mengatakan bahwa Alloh ﷻ memerintahkan
Nabi Muhammad ﷺ untuk mengalihkan kiblat pada malam Selasa bulan Sya’ban yang bertepatan dengan malam nisfu Sya’ban.

Peralihan kiblat ini merupakan suatu hal yang sangat ditunggu-tunggu oleh Nabi Muhammad ﷺ. Bahkan diceritakan bahwa Nabi Muhammad ﷺ berdiri menghadap langit setiap hari menunggu wahyu turun perihal peralihan kiblat itu
seperti Surat Al-Baqarah ayat 144 berikut.

“Sungguh Kami melihat wajahmu kerap menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkanmu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram.”

2️⃣Penyerahan Rekapitulasi Keseluruhan Amal kepada Alloh ﷻ

Salah satu hal yang menjadikan bulan Sya’ban utama adalah bahwa pada bulan ini
semua amal kita diserahkan kepada Alloh ﷻ.
Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki mengutip sebuah hadits riwayat An-Nasa’i yang meriwayatkan dialog Usamah bin Zaid dan Nabi Muhammad ﷺ.

“Wahai Nabi, aku tidak melihatmu berpuasa di bulan-bulan lain sebagaimana engkau berpuasa di bulan Sya’ban?”

Kemudian Rasululloh ﷺ menjawab,
“Banyak manusia yang lalai di bulan Sya’ban. Pada bulan itu semua amal diserahkan kepada Alloh ﷻ. Dan aku suka ketika amalku diserahkan kepada Alloh ﷻ, aku dalam keadaan puasa.”

Penyerahan amal yang dimaksud dalam hal ini adalah penyerahan seluruh rekapitulasi amal kita secara penuh. Walaupun, menurut Sayyid Muhammad Alawi,
ada beberapa waktu tertentu yang menjadi waktu penyerahan amal
kepada Alloh ﷻ selain bulan Sya’ban, yaitu setiap siang, malam, setiap pekan.
Ada juga beberapa amal yang diserahkan langsung kepada Alloh Ta’ala tanpa menunggu waktu-waktu tersebut, yaitu catatan amal shalat lima waktu.

3️⃣Penurunan Ayat tentang Anjuran Sholawat untuk Rasululloh ﷺ

Pada bulan Sya’ban juga diturunkan ayat anjuran untuk bershalawat untuk
Nabi Muhammad ﷺ, yaitu Surat Al-Ahzab ayat 56, Alloh Ta’ala berfirman:
“Sungguh Alloh dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, shalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”

Ibnu Abi Shai Al-Yamani mengatakan, bulan Sya’ban adalah bulan shalawat.
Karena pada bulan itulah ayat tentang anjuran shalawat diturunkan.
Pendapat ini dikuatkan oleh pendapat Imam Syihabuddin Al-Qasthalani dalam Al-Mawahib-nya, serta Ibnu Hajar Al-Asqalani yang mengatakan bahwa
ayat itu turun pada bulan Sya’ban tahun ke-2 hijriyah.

Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad.

📚Sumber :
Kitab Ma Dza fi Sya’ban
Karya Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki

Semoga Alloh Ta’ala senantiasa membimbing kita untuk selalu dalam kebaikan dan kebahagiaan hidup.

Semoga kita terus istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Hasbi Maula

Leave a Reply