• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Renungan Berqurban

Renungan Berqurban

๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท
ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู
Sejenak Pagi
Renungan Berqurban

Kini engkau akan berperan sebagai Nabi Ibrahim.AS, ia membawa anaknya Nabi Ismail.AS untuk dikorbankan.

Siapa atau apa yang menjadi “Ismailmu”?

Jabatan, kehormatan, atau profesimukah?
Uang, rumah, ladang pertanian, mobil, cinta, keluarga, pengetahuan, kelas sosial, seni, pakaian, ataukah nama ?
Siapa pun atau apa pun, engkau harus membawanya untuk dikorbankan disini.

Yang harus kau korbankan adalah segala sesuatu
yang melemahkan imanmu,
yang menahanmu untuk melakukan “perjalanan”,
yang membuatmu enggan untuk memikul tanggung jawab,
yang menyebabkanmu bersikap egoistis,
yang membuatmu tidak dapat mendengarkan pesan dan mengakui kebenaran dari Tuhan,
yang membuatmu “melarikan diri” dari kebenaran,
yang menyebabkanmu berkilah demi kesenangan,
yang membuatmu buta dan tuli.

Engkau berada di posisi Ibrahim, dan yang menjadi kelemahan Ibrahim adalah perasaan cintanya kepada Ismail.

Bayangkanlah dirimu berada di puncak kehormatan, penuh dengan kebanggaan dan hanya ada “satu hal” yang demi hal itu engkau siap menyerahkan apa pun dan mengorbankan kecintaan lain demi meraih cintaNya. Itulah Ismailmu!

Ismailmu bisa berwujud manusia, obyek, pangkat, jabatan, atau bahkan “kelemahan”.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
@ sejenakpagi.official
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘

firdaus

Leave a Reply