• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Romadhon 19

Romadhon 19

☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:

Alhamdulillah sdh menuju 10 hari terakhir bulan Romadhon. Jika sdh demikian teringatlah dengan Lailatul Qadr.

Alloh Ta ‘ala berfirman : “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) saat Lailatul Qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Lailatul qadar itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala uuusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar”
(QS. Al-Qadr: 1-5),

Alloh memberitahukan bahwa Dia menurunkan Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang penuh keberkahan. Alloh Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi.”
(QS. Ad-Dukhaan: 3)

Dan malam itu berada di bulan Ramadhan, sebagaimana firman Alloh Ta ‘ala: “Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an.”
(QS. Al-Baqarah: 185).

Ibnu Abbas radhiAllohu ‘anhu berkata : “Alloh menurunkan Al-Qur’anul Karim keseluruhannya secara sekaligus dari Lauh Mahfudh ke Baitul’Izzah (langit pertama) pada malam Lailatul Qadar. Kemudian diturunkan secara berangsur-angsur kepada Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam sesuai dengan konteks berbagai peristiwa selama 23 tahun.”

Malam itu dinamakan Lailatul Qadar karena keagungan nilainya dan keutamaannya di sisi Alloh Ta ‘ala. Juga, karena pada saat itu ditentukan ajal, rizki, dan lainnya selama satu tahun, sebagaimana firman Alloh Ta’ala : “Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.”
(QS. Ad-Dukhaan: 4).

Kemudian, Alloh Ta’ala berfirman mengagungkan kedudukan Lailatul Qadar yang Dia khususkan untuk menurunkan Al-Qur’anul Karim: “Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu?” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir, 4/429.)

Selanjutnya Alloh Ta’ala menjelaskan nilai keutamaan Lailatul Qadar dengan firman-Nya: “Lailatul Qadar itu lebih baik dari pada seribu bulan.”

Maksudnya, beribadah di malam itu dengan ketaatan, shalat, membaca, dzikir dan do’a sama dengan beribadah lebih dari seribu bulan, pada bulan-bulan yang di dalamnya tidak ada Lailatul Qadar.

Lalu Alloh Ta’ala memberitahukan keutamaannya yang lain, juga berkahnya yang melimpah dengan banyaknya malaikat yang turun di malam itu, termasuk Jibril ‘alaihis salam. Mereka turun dengan membawa semua perkara, kebaikan maupun keburukan yang merupakan ketentuan dan takdir Alloh Ta’ala. Mereka turun dengan perintah dari Alloh Ta’ala.
Selanjutnya, Alloh Ta’ala menambahkan keutamaan malam tersebut dengan firman-Nya : “Malam itu (penuh) kesejahteraan hingga terbit fajar”
(QS. Al-Qadar: 5)

Maksudnya, malam itu adalah malam keselamatan dan kebaikan seluruhnya, tak sedikit pun ada kejelekan di dalamnya, sampai terbit fajar. Di malam itu, para malaikat -termasuk malaikat Jibril- mengucapkan salam kepada orang-orang beriman.

Semoga Alloh Ta’ala melimpahkan taufik-Nya kepada kita semua untuk amal yang dicintai dan diridhai-Nya.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

pagi100

Leave a Reply