• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Romadhon 23

Romadhon 23

๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚
ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู
Sejenak Pagi:
Romadhon 23

Alhamdulillah masuk Romadhon ke 23

Saudara dan sahabatkuโ€ฆ.

๐Ÿ”นTak lama lagi kita akan berpisah dengan bulan Ramadhan..

๐Ÿ”นLaksana bahtera, perlahan ia mulai mengangkat jangkar dan siap untuk berlayar..

๐Ÿ”นSebelas bulan lamanya dia akan meninggalkan kita, untuk kemudian berlabuh kembali di hati-hati orang-orang yang beriman pada tahun berikutnya..

๐Ÿ”นIbarat sang surya, perlahan ia mulai tenggelam bersama megah merah di ujung ufuk..

๐Ÿ”นSemua begitu cepat..
Hangatnya dekapan kedatangannya belum juga hilang, kini ia kembali mendekap untuk pergi..

๐Ÿ”นBaru kemarin kita mengucap marhaban ya romadhon, dan hari ini kita harus mengucap mahlan (pelan-pelan) wahai romadhon.

๐Ÿ”นTapi yang jelas dia masih di sini. Dia belum berlayar ataupun tenggelam.

๐Ÿ”นUntukmu yang selama ini telah mengisi hari-harinya dengan beragam kebaikan, maka sempurnakan amalanmu di sisa waktu yang ada. Namun bila sebaliknya, bila selama ini engkau tenggelam dalam kelalaian,
maka perbaikilah amalanmu sebelum ia benar-benar pergi berlalu.

๐Ÿ”นIngatlah.!!
Bahwa amalan itu dinilai pada akhirnya.
Bila engkau kehilangan awal romadhon, maka jangan sampai engkau kehilangan akhirnya.
Bila engkau lalai pada awalnya, maka kini masanya untuk bersungguh-sungguh untuk akhir yang indah.

๐Ÿ”นSuatu kali Fudhail bin Iyadh pernah bertemu dengan seseorang.

Beliau lantas bertanya padanya:
“Berapa umur anda?”.

“Enam puluh tahun”, jawab laki-laki itu.

“Kalau begitu sejak enam puluh tahun yang lalu anda sudah berjalan menuju Alloh Ta’ala, dan perjalananmu hampir saja tiba.”

“Innรข lillรขhi wa innรข ilaihi rรขji’รปn”, ujar lelaki itu.

“Apakah anda tahu maknanya?” Tanya Fudhail.

Lelaki itu menjawab: “Ya, saya tahu. Saya adalah hamba Alloh Ta’ala dan hanya kepada-Nya saya akan kembali.”

๐Ÿ”นFudhail lalu menasehatinya:
“Wahai saudarakuโ€ฆ
Barangsiapa yang menyadari bahwa dirinya adalah hamba Alloh Ta’ala dan hanya kepada-Nya ia kembali, hendaknya dia juga menyadari bahwa dia akan berdiri di hadapan-Nya dan akan ditanya (oleh-Nya). Dan barangsiapa yang menyadari bahwa dirinya akan ditanya maka hendaknya ia mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan tersebut.”

Laki-laki itu pun menangis lantas bertanya kepada Fudhail:

“Lalu apa yang harus aku perbuat?”

“Mudah”, jawab Fudhail.

“Apa? Semoga Alloh Ta’ala merahmatimu.” Tanya laki-laki itu lagi.

Fudhail menjawab,
“Berbuat baiklah di sisa umurmu, niscaya Alloh Ta’ala akan mengampuni apa yang telah lalu dan yang masih tersisa dari umurmu. Namun bila engkau berbuat keburukan pada apa yang masih tersisa niscaya engkau akan dihukum atas apa-apa yang telah lalu dan yang masih tersisa darimu.”

Kita tinggkatkan terus ibadah kita kpd Alloh Ta’ala.
Semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Dalam lindungan dan Rahmat Alloh Subhanahu wata’ala. Menjadi hamba yang Bahagia, membahagiakan orang lain dan senantiasa bersyukur.
Semoga Alloh Ta’ala mengampuni dosa dan kesalahan kita.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘

firdaus

Leave a Reply