• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

SEANDAINYA YSNG MATI BISA BICARA

SEANDAINYA YSNG MATI BISA BICARA

😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
*SEANDAINYA YANG MATI BISA BICARA…*

Telah diberikan apa yang mencukupi, masih meminta apa yang bisa membuat melampaui batas…

Tidak pernah merasa puas dengan yang sedikit dan tidak merasa kenyang dengan yang banyak…

Maka sungguh aneh orang yang menyakini adanya tempat kebenaran (akhirat) namun dia berusaha untuk tempat penipuan (dunia)…

Alangkah celakanya diri…

Bagaimana mungkin orang yang syahwatnya tidak pernah puas dan keinginannya tidak pernah berakhir bisa beramal untuk akhirat…?

Bagaimana mungkin ia lalai, sedangkan Alloh Ta’ala tidak pernah lalai…?

Bagaimana hidup memberi kenyamanan, sedangkan hari yang berat ada dibelakangnya…?

Bagaimana mungkin takjub dengan sebuah negeri, sedangkan kegembiraan dan keabadian ada di negeri lain…?

Saat ini, kita belum merasakan mati.
Tapi kedatangannya adalah pasti, meskipun tak seorangpun tahu, kapan maut menghampiri.

Saat ini, belum ada yang disesali, namun boleh jadi ia datang esok hari saat penyesalan tak berguna lagi.

Kematian merupakan akhir dari kehidupan dunia, dan alam kubur merupakan tempat kehidupan akhirat yang pertama kali…

Andai orang yang mati dapat berbicara…
Andai bisa mendengar rintihan mereka…

Hasan al-Bashri rahimahulloh berkata :

“Demi Alloh, seandainya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sebentar, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri”

Wahai saudara dan sahabatku…
Mengapa kita tidak menangis atas sisa-sisa umur dari hidup ini…?

Berapa banyak orang yang diakhir hidupnya tergelincir dengan melakukan amalan buruk ketika ajal menjemputnya…?

Alloh Ta’ala berfirman :

*“Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong), maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka)”*
(QS. Al-Hijr [15] : 3).

Sampai kapankah kebaikan-kebaikan terus menghilang dan maksiat-maksiat terus diperbarui…?

Belumkah datang saatnya bagi orang-orang yang tidur untuk bangun…?

Belumkah datang saatnya bagi orang-orang yang lalai untuk sadar…?

Belumkah datang saatnya bagi orang beriman untuk tunduk khusyu’ mengingat Alloh…?

Kapan akan waspada terhadap satu hari ketika kulit berbicara dan memberikan kesaksian di dalamnya…?

Tidakkah takut ketika ruh dicabut, sementara berada dalam kemaksiatan…?

Dimanakah rasa kesedihan…?
Apakah engkau musafir ataukah mukim…?
Jika seorang musafir, kemanakah akan pergi, Surga ataukah Neraka…?

Jangan tahan air matamu, hingga melihat keuntungan di akhirat…!

Jangan pula bertaubat lalu merasa gembira, sebelum tahu akibat segala urusan di akhirat…!

Mu’min yang akan meninggal dunia tidak menangis karena dunia yang akan ditinggalkan, tapi mereka akan memasuki akhirat dan merasa belum banyak berbekal diri untuknya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

لَو كانَ في المسجِدِ مائةُ ألفٍ أو يَزيدون ثمَّ تَنَفَّسَ رجُلٌ مِن أهلِ النَّارِ لأَحْرَقَهُمْ

“Seandainya di masjid ada 100 ribu orang atau lebih dan di dalamnya juga ada SEORANG PENGHUNI NERAKA, lalu ia bernafas dan nafasnya mengenai mereka, tentulah NAFAS ITU BISA MEMBAKAR MASJID BESERTA ORANG-ORANG YANG ADA DI DALAMNYA“

(HR. Abu Ya’la no.6640, lihat Shahiihut Targhiib wat Tarhiib no.3668 dan Hilyatul Auliyaa’ no.5772)

Ya Alloh selamatkanlah kami dari api neraka…
Ya Alloh selamatkanlah kami dari api neraka…

Semoga Alloh Ta’ala merahmati seorang hamba yang melakukan dosa, lalu sadar, merasa takut, kemudian mau beramal dengan segera.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Hasbi Maula

Leave a Reply