• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Tag Archive Business Coaching

Pelatihan, training tentang benchmarking dan strategi bisnis

Mengenal Benchmarking

๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท

ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู

Business Coaching:

Sebagai pebisnis atau manajer organisasi, tentu kita tidak boleh merasa puas dengan apa yang telah diraih. Kita tidak boleh cepat puas dengan proses-proses yang telah berhasil dikembangkan.

Ingat! dunia berubah dengan cepat. Rasa cepat puas dapat menyebabkan bisnis kita menjadi stagnan, dan kalau tidak hati-hati, pesaing akan segera penyalip posisi yang telah kita raih.

Salah satu kiat / terobosan penting dalam mengelola usaha adalah implementasi praktek Benchmarking.

Apakah Benchmarking itu?

Benchmarking merupakan praktek-praktek pengukuran atas kualitas organisasi, produk, program, strategi, dan lain-lain.

Benchmarking bermanfaat untuk memberikan wawasan pebisnis / manajer dalam memahami proses-proses dan produknya. Baik dengan cara membandingkan dengan industri-industri yang sama ataupun industri yang berbeda.

Benchmarking dapat juga diartikan sebagai proses mencari perbandingan, yang nantinya dijadikan patokan atau tolok ukur untuk proses perbaikan.

Hal apa saja yang bisa di Benchmark?

Banyak hal dapat di-benchmark, misal: proses-proses lama yang sudah kuno dan memerlukan perbaikan; permasalahan yang sering terulang dan memerlukan solusi; perancangan ide dan produk-produk baru, dll.

Untuk mengenal proses benchmarking, mari kita pahami langkah-langkahnya:

  • Identifikasi kebutuhan atau problem yang ingin dicari solusinya. Pastikan kita paham apa yang hendak dijadikan subyek. Subjek bisa bermacam-macam,missal: produk, jasa, proses, fungsi, sistem atau output dll.
  • Identifikasi organisasi/industri/kegiatan/usaha sejenis (serupa). Misal, kita ingin memperbaiki sistem โ€œmarketing internetโ€ di perusahaan. Carilah perusahaan-perusahaan sejenis yang memiliki informasi/pengalaman tentang marketing internet.
  • Identifikasi perusahaan/ industri yang menjadi leader/ pemimpin di bidang usaha sejenis. Kita bisa mempelajari/menggali/melihat di berbagai asosiasi industri, lembaga survey, komunitas customer, majalah pemasaran yang menjadi top leader di bidang sejenis.
  • Lakukan penelitian & survey. Kita dapat menggunakan metode kuantitatif atau kualitatif untuk mendapatkan data yang relevan.
  • Kunjungi โ€™best practiceโ€™ (praktek baik) organisasi/perusahaan yang dipilih. Beberapa organisasi/ perusahaan umumnya rela bertukar informasi dalam suatu konsorsium dan membagi hasil didalam konsorsium tersebut.
  • Setelah mendapatkan best practice perusahaan, lakukan inovasi dan pengembangan. Perbaiki metode/teknik pengelolaannya, kembangkan proyek peningkatan kinerja dan laksanakan program aksi untuk implementasinya.
  • Evaluasi pelaksanaannya, lakukan perbaikan dan kembangkan SOP (prosedur operasional standar) yang diperlukan.

Demikian, sekilas pengenalan tentang program benchmarking. Dengan mempraktekkan program ini, InsyaAlloh dapat menambah wawasan dan memberi inspirasi untuk melakukan perbaikan secara terus menerus (kaizen).

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam berbisnis dan berkarya, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

__________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna

Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info

โœŠ๐Ÿšดโ€๐ŸŽฏ

Pelatihan Team Work Organisasi di Era Digital

Membangun Team Work (1)

๐Ÿค๐Ÿค๐Ÿค๐Ÿค๐Ÿค๐Ÿค๐Ÿค๐Ÿค๐Ÿค๐Ÿค๐Ÿค

ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู

Sejenak Pagi:

Setiap organisasi atau perusahaan terdiri atas orang-orang yang memilii kepribadian yang berbeda-beda. Setiap individu memiliki karakter tersendiri yang membedakannya dari yang lain. Walaupun demikian, perbedaan karakter antar individu yang ada di organisasi atau perusahaan bukanlah penghalang untuk menjalin kerja sama yang kuat demi tercapainya tujuan perusahaan. Justru perbedaan itulah yang menjadikan kerja sama semakin kokoh, sebab tiap individu mendapatkan bagian pekerjaannya masih-masing sesuai dengan pribadi dan kemampuannya. Inilah yang disebut dengan team work.

Namun, apakah pondasi yang bisa membentuk team work? Pondasi itu disebut team building. Jika team building-nya kuat, maka team work-nya juga kuat. Artinya, solid atau tidaknya team work dalam sebuah organisasi tergantung team building-nya. Untuk itu, dibutuhkan mental yang kuat dalam membangun team building agar tetap kokoh. Team building akan terbentuk dalam setiap karakter team work yang merupakan pelaksana dari segala proses untuk mencapai tujuan perusahaan. Masalahnya, terkadang ketika membangun team building, beberapa mental individu tidak sanggup menghadapinya sehingga mental yang sudah dibangun seketika runtuh.

Namun, apakah pondasi yang bisa membentuk team work? Pondasi itu disebut team building. Jika team building-nya kuat, maka team work-nya juga kuat. Artinya, solid atau tidaknya team work dalam sebuah organisasi tergantung team building-nya. Untuk itu, dibutuhkan mental yang kuat dalam membangun team building agar tetap kokoh. Team building akan terbentuk dalam setiap karakter team work yang merupakan pelaksana dari segala proses untuk mencapai tujuan perusahaan. Masalahnya, terkadang ketika membangun team building, beberapa mental individu tidak sanggup menghadapinya sehingga mental yang sudah dibangun seketika runtuh.

Berikut ini beberapa cara untuk membangun team building tanpa meruntuhkan mental:

Komunikasi.

Pokok dari membangun team building adalah komunikasi. Membangun team building berarti membangun komunikasi dengan sesama anggota team. Tanpa adanya komunikasi, tidak ada pesan yang bisa tersampaikan. Pesan yang bisa mengokohkan team work. Pesan yang berupa arahan, perintah, saran, dan pendapat akan membuat team work bersifat dinamis. Selain itu, komunikasi yang terjalin dengan baik antar sesama anggota team akan membuat team work mampu menginterpretasikan dengan benar gambaran tentang target perusahaan yang ingin dicapai.

Target yang jelas.

Inilah fungsinya komunikasi. Setelah memiliki komunikasi yang baik, seorang team leader atau pemimpin perlu mengomunikasikan gambaran target perusahaan yang akan dicapai oleh para anggota team. Selain itu, team leader juga perlu mengkomunikasikan dengan jelas jangka waktu yang diperlukan dan cara kerja team untuk lancarnya proses pencapaian target perusahaan.

Sedangkan, para anggota team perlu memahami tujuan terbentuknya team work tersebut, yaitu untuk mencapai tujuan perusahaan. Mereka perlu mengerti tentang harapan organisasi atau perusahaan pada mereka, dan itu tergantung hasil kerja mereka.

Koordinasi.

Team work yang terbentuk perlu koordinasi yang tepat dari pimpinan. Oleh sebab itu, seorang pimpinan dituntut untuk mampu memberikan pengarahan kepada teamnya sehingga mereka bisa bekerja sesuai dengan terfokus untuk mencapai target perusahaan. Selain itu, koordinasi yang baik tidak hanya dilakukan oleh team leader, tapi juga koordinasi atau kontrol langsung dari perusahaan.

Kontrol.

Setelah memiliki koordinasi yang baik, maka diperlukan kontrol antara pimpinan dan anggota team tersebut. Seorang team leader perlu menegaskan batasan yang jelas kepada anggota team dalam melaksanakan misinya. Selain itu, anggota team juga perlu memberikan saran atau meminta kewenangan tertentu untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. Dengan demikian, kerja sama yang baik akan terus menerus terbangun.

(Bersambungโ€ฆ..sabar)

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

________________

Kunjungi: Coach Your Life


Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘

1