• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Tag Archive Prasangka baik

Soft skills, jangan mudah menilai atau menghakimi

Hikmah dari Dua Buah Apel

๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ

ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู
Sejenak Pagi:

Seorang anak kecil memegang dua buah ๐ŸŽ๐ŸŽ di kedua tangannya.
Ibunya datang mendekat, sambil tersenyum kemudian bertanya:

“Sayang.., boleh aku minta ๐ŸŽ satu?”

Si anak memandang ibu nya beberapa detik, kemudian dengan cepat menggigit ๐ŸŽ๐ŸŽ nya, satu demi satu…

Si ibu berusaha menyembunyikan kekecewaannya, tapi senyum telanjur luntur dari wajah nya… ๐Ÿ˜•

Kemudian si anak menyodorkan ๐ŸŽ yang telah digigitnya tadi.
Dengan sukacita dan ๐Ÿ˜Š senyum ceria dia berkata :

“Ini untuk Ibu, yang ini LEBIH MANIS”

Pesan Moral…

Saudara & sahabatku……..
siapapun anda, seberapapun pengalaman & pengetahuan anda, jangan tergesa menilai seseorang, siapapun dia.
Beri orang lain kesempatan utk memberikan penjelasan dgn caranya sendiri.

Alhamdulillah hari senin muncul lagi, tetap semangat meraih cinta dan cita2 tuk berharap ridho Alloh Ta’ala.
Salam sukses selalu, semoga senantiasa dilindungi dan dibarokahi Alloh.

Semoga kita semua diberikan keselamatan, kesehatan, kekuataan, kesabaran dan rezeki yang melimpah…

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat di sisa hidup ini.

___________________________

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘

_________________________

Program Pendidikan Karakter:

  1. Ketrampilan Komunikasi (Communication Skills)
  2. Kepemimpinan (Leadership)
  3. Ketrampilan Bekerja dalam Tim (Team Work)
  4. Ketrampilan Problem Solving & Decision Making
  5. Ketrampilan Berpikir Kreatif dan Inovatif
  6. Positive Mental Attitude
  7. Ketrampilan Mengelola Waktu (Time Management)
  8. Kemampuan Negosiasi (Negotiation Skills)
  9. Public Speaking ( Ketrampilan berbicara di depan Publik)
  10. Penguasaan Teknik ERO (Event, Respon, Outcome)
  11. Ketrampilan Berfikir positif & Berprasangka Baik
  12. Motivasi Berprestasi (Achievement Motivation Training)
  13. Conflict Resolution ( Teknik Penyelesaian Konflik)
  14. Empathy & Adaptability (Sikap Empati dan Adaptasi)
  15. Komunikasi & Sikap Asertif (Assertive Skills Training)

_____________________________

Program Parenting:

  1. “Kiat menumbuhkan kasih sayang ortu dan anak”
  2. “Menciptakan saling asih, asah dan asuh dlm Keluarga”
  3. “Peranan ortu untuk mensukseskan anak”
  4. “Ayah-Bunda: Bicaramu Doamu”
  5. “Ayah-Bunda: Anakmu Dirimu”
  6. “Ayah-Bunda: Gunakan golden time utk anakmu”
  7. “Menjadi Orang Tua Bijak di era Digital”
  8. “Ayah-Bunda: Anak CAPER, Ortu BAPER”
  9. “Ayah-Bunda: Sekolah itu bernama IBU”
  10. “Ayah-Bunda: Orang Tua HEBAT, Anak HEBAT”
  11. “Ayah-Bunda: Anak, Internet & Gadget”
  12. “Ayah-Bunda: Paradigma Orang Tua di Zaman Kekinian”
  13. “Ayah-Bunda: Anak Aktif VS Anak Hiperaktif”
  14. “Ayah-Bunda: Mendidik Anak Kreatif & Berakhlak Mulia”
  15. “Ayah-Bunda: Inovative Parenting”
  16. “How To Deal With Child”
  17. “Seminar: Mencetak Anak Unggul”
  18. “Tips & Trik Melatih Emosi Anak”
  19. “Workshop: Anak Juara, Keluarga Juara

______________________________

Kunjungi: Coach Your Life

Tidak mudah menghakimi dan berpikir positif

Tidak Mudah Menghakimi…

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน

ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู
Sejenak Pagi:

Sebuah kapal pesiar mengalami kecelakaan di laut dan akan segera tenggelam. Sepasang suami istri berlari menuju ke skoci untuk menyelamatkan diri. Sampai di sana, mereka menyadari bahwa hanya ada tempat untuk satu orang yang tersisa. Segera sang suami melompat mendahului istrinya untuk mendapatkan tempat itu. Sang istri hanya bisa menatap kepadanya sambil meneriakkan sebuah kalimat sebelum skoci menjauh dan kapal itu benar-benar menenggelamkannya.

Guru yang menceritakan kisah ini bertanya pada murid-muridnya, โ€œMenurut kalian, apa yang istri itu teriakkan?โ€

Sebagian besar murid-murid itu menjawab, โ€œAku benci kamu!โ€ โ€œKamu tau aku buta!!โ€ โ€œKamu egois!โ€ โ€œNggak tau malu!โ€

Tapi guru itu kemudian menyadari ada seorang murid yang diam saja. Guru itu meminta murid yang diam saja itu menjawab. Kata si murid, โ€œGuru, saya yakin si istri pasti berteriak, โ€˜Tolong jaga anak kita baik-baikโ€.

Guru itu terkejut dan bertanya, โ€œApa kamu sudah pernah dengar cerita ini sebelumnya?โ€

Murid itu menggeleng, โ€œBelum. Tapi itu yang dikatakan oleh mama saya sebelum dia meninggal karena penyakit kronis.โ€

Guru itu menatap seluruh kelas dan berkata, โ€œJawaban ini benar.โ€

Kapal itu kemudian benar-benar tenggelam dan sang suami membawa pulang anak mereka sendirian.

Bertahun-tahun kemudian setelah sang suami meninggal, anak itu menemukan buku harian ayahnya. Di sana dia menemukan kenyataan bahwa, saat orangtuanya naik kapal pesiar itu, mereka sudah mengetahui bahwa sang ibu menderita penyakit kronis dan akan segera meninggal. Karena itulah, di saat darurat itu, ayahnya memutuskan mengambil satu-satunya kesempatan untuk bertahan hidup.

Dia menulis di buku harian itu,

โ€œBetapa aku berharap untuk mati di bawah laut bersama denganmu. Tapi demi anak kita, aku harus membiarkan kamu tenggelam sendirian untuk selamanya di bawah sana.โ€

Cerita itu selesai. Dan seluruh kelas pun terdiam.

Memetik Hikmah…

Guru itu tahu bahwa murid-murid sekarang mengerti moral dari cerita tersebut, bahwa kebaikan dan kejahatan di dunia ini tidak sesederhana yang kita sering pikirkan. Ada berbagai macam komplikasi dan alasan di baliknya yang kadang sulit dimengerti.

Karena itulah kita seharusnya jangan pernah melihat hanya di luar dan kemudian langsung menghakimi, apalagi tanpa tahu apa-apa.

Mereka yang sering membayar untuk orang lain, mungkin bukan berarti mereka kaya, tapi karena mereka menghargai hubungan daripada uang.

Mereka yang bekerja tanpa ada yang menyuruh, mungkin bukan karena mereka bodoh, tapi karena mereka menghargai konsep tanggung jawab.

Mereka yang minta maaf duluan setelah bertengkar, mungkin bukan karena mereka bersalah, tapi karena mereka menghargai orang lain.

Mereka yang mengulurkan tangan untuk menolongmu, mungkin bukan karena mereka merasa berhutang, tapi karena menganggap kamu adalah sahabat.

Mereka yang sering mengontakmu, mungkin bukan karena mereka tidak punya kesibukan, tapi karena kamu ada di dalam hatinya.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

_____________________

Kunjungi: Coach Your Life

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

www.sejenakpagi.info
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘

1