• +62-8123070905
  • bagus.suminar@gmail.com

Teladan Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam dalam keluarga

Teladan Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam dalam keluarga

๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ
ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู
Sejenak Pagi
Teladan Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam dalam keluarga

Di tengah aktivitas dakwah seperti sosial, politik, kenegaraan, dan agama, bukan berarti Rasululloh Sholallohu ‘alaihi Wasallam abai terhadap keluarga. Rasululloh Sholallohu ‘alaihi Wasallam justru merupakan sosok panutan, bahkan dari aspek kepemimpinan di lingkup keluarga.

Sebagaimana lumrah diketahui, Rasululloh Sholallohu ‘alaihi Wasallam merupakan pribadi yang penyayang kepada semua makhluk. Rasululloh Sholallohu ‘alaihi Wasallam juga dikenal sebagai sosok pelindung dan amat mencintai keluarganya. Dalam hadis yang diriwayatkan Imam At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban, Rasulullah SAW berkata:

“Khairukum, khairukum li-ahlihi wa ana khairukum li-ahlikum,”. Yang artinya: “Yang terbaik di antara kalian adalah yang terbaik terhadap keluarga. Dan aku adalah yang terbaik kepada keluarga,”.

Hadis ini merupakan sabda Rasululloh Sholallohu ‘alaihi Wasallam yang menegaskan bagaimana perlakuan beliau terhadap keluarga sangatlah besar. Penuh dengan cinta kasih, akhlak terpuji, hingga kebijaksanaan yang menaungi keluarga.

Tak hanya itu, Rasululloh Sholallohu ‘alaihi Wasallam juga sosok penyayang dan ramah kepada anak-anak. Hal ini diakui langsung oleh Anas bin Malik yang kesehariannya lebih banyak mendampingi Rasululloh Sholallohu ‘alaihi Wasallam. Anas bin Malik berkata: โ€œAku belum pernah melihat seseorang yang lebih sayang kepada keluarga, selain Rasululloh”.

Keakraban beliau kepada keluarga terlihat jelas dalam berbagai kesempatan dan diabadikan dalam tangkapan hadis yang diriwayatkan oleh sejumlah perawi. Contohnya, pernah pada suatu ketika Rasululloh Sholallohu ‘alaihi Wasallammencium salah seorang cucunya, yakni Hasan bin Ali.

Kejadian itu disaksikan langsung oleh al-Aqraโ€˜ bin Habis yang kemudian diriwayatkan ke dalam hadis oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim. Al-Aqraโ€˜ pun berkomentar: *โ€œAku memiliki sepuluh orang anak, tapi tak ada satu pun yang biasa kucium,”. Rasululloh Sholallohu ‘alaihi Wasallam menoleh ke arahnya dan menjawab: โ€Siapa yang tak sayang, maka tak disayang,โ€.

Bentuk lain kasih sayang dan kelembutan Rasululloh Sholallohu ‘alaihi Wasallam kepada anak-anak adalah tidak membebani mereka di luar kemampuannya. Disebutkan, pada saat perang Uhud, beliau didatangi sejumlah anak yang ingin ikut berperang.

Namun dengan lembut, beliau menolak keinginan mereka lantaran usia mereka yang belum cukup, alias masih kecil. Adapun anak-anak yang datang kepada Rasululloh Sholallohu ‘alaihi Wasallam itu antara lain Abdullah bin Umar bin Khathab, Usamah bin Zayd, Usaid bin Zhuhair, Zayd bin Tsabit, Zayd bin Arqam, Arabah bin Aus, Amr bin Hazm, Abu Said al-Khudri, dan Saโ€˜d bin Habah.
ุงู„ู„ู‡ู… ุตู„ ูˆ ุณู„ู… ุนู„ูŠ ุณูŠุฏู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆ ุนู„ูŠ ุงู„ู‡ ูˆ ุตุญุจู‡

Yaa Alloh Ya Robb Ampunilah kedua orang tua kami, ampunilah kami, keluarga kami dan saudaraยฒ kami.
Jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.
Jadikan kami dan keluarga kami sehat dzohir dan bathin.
Lindungilah kami dari berbagai penyakit, bencana dan kesulitan lainnya.
Jadikan kami, insan yang pandai bersyukur dan bisa membahagiakan orang lain.
Jadikan kami menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
๐Ÿ˜Šโค๐Ÿ‘

firdaus

Leave a Reply